Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning pada Outdoor Study Materi Seni Lukis sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XII IPA 1 SMA Pertiwi 1 Padang Saputri, Delia; Sandra, Yofita
AHKAM Vol 4 No 1 (2025): MARET
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v4i1.4889

Abstract

This type of research is classroom action research (PTK). The subjects of this research were students of class. This research is motivated by the problem of student learning outcomes. This research was carried out in two cycles, with two meetings in each cycle. Data collection in this research used teacher observation sheets, student observation sheets and evaluation sheets of student learning outcomes (tests and projects). This research aims to improve student learning outcomes in learning painting using the project based learning model in outdoor study at SMA Pertiwi 1 Padang. The results obtained in this research show that the Project based learning model in outdoor study can improve learning outcomes in fine arts subjects, especially painting material for class Completion in the pre-cycle was very low with a percentage of 30.6%, increasing in cycle I with a percentage of 72.2% of students completing and increasing in cycle II to 94.4%. Thus, it can be concluded that by applying the Project based learning model in outdoor study, it can improve learning outcomes for class XII IPA 1 on painting art material.
Seni Grafis : Visualisasi Aktivitas Pandai Besi di Nagari Sungai Puar dengan Teknik Relief Print Rafiqi Rafiqi; Yofita Sandra
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 2 No. 1 (2025): Januari : Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v2i1.532

Abstract

This final work aims to contribute to the preservation of local culture, as well as introducing graphic art as a means of telling stories and depicting community life, especially the activities of blacksmiths in Nagari Sungai Puar. Therefore, the author created a work entitled "graphic art: visualization of blacksmith activities in Nagari Sungai Puar using relief print techniques" and wanted to spread various elements in blacksmith activities, starting from the process of making tools and interactions between blacksmiths. The creation method used is the Halma Hawkins method through the stages of exploration, improvisation and formation. With this method, this work can later be visualized into a graphic art work using relief printing techniques. The final work product is ten works of graphic art measuring 55 x 40 cm which depict blacksmith activities in the Sungai Puar village. The works are entitled: Making a rod, Cutting iron, Burning furnace, Forging iron, Forming iron, Grinding a kite, Cooling a knife, Sharpening a knife, Skillful hands, Final stages.
Patterns of Accelerating the Creation of Works of Art: Appropriation of Work Ideas Sandra, Yofita; Ondira ASa, Ferdian; Pebriyeni, Eliya
Proceeding of International Conference on Art, Media, and Culture (ICAMAC) Vol. 1 No. 1 (2024): Proceeding to The 1st International Conference on Arts, Media, and Culture (ICA
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Art lecturers are challenged to maximize the quality of the work produced by students. Lecturers need a long time to prepare the learning equipment. At the same time, the activities that have to be completed are not only teaching but also researching and implementing community service as well. This article describes how realizing such efforts starts with the lecturers themselves. One of the strategies used to create such a work is to make appropriations. Various sources of reading and events triggered the spirit of the lecturer and spread it to the students. The artistic ideas that can be used to stimulate come from music, literature, and even medicine. The method used in this report is art-based research. It is believed that the process of drawing and building a new structure of the existing work has also succeeded in shortening the time and saving the cost of money. As a result, when a lecturer produces one product, students can develop it into more than two to three varied alternatives. This spirit is an important part of transforming the values of new creativity in art and cultural education. It is highly recommended that lecturers make their work a learning medium before adding other sources and references. To enhance student learning, institutions of higher education must prioritize the development and support of their lecturers. Keywords: acceleration, product, appropriation, artwork, education.
Varian Baru Pada Produk Olahan Limbah Sabut Kelapa Untuk Dijadikan Souvenir Berdaya Jual Tinggi M. Zaim; Refnaldi Refnaldi; Yofita Sandra; Rifqi Aulia Zaim
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v1i1.107271

Abstract

Sabut kelapa dikenal masyarakat sebagai limbah yang dapat diolah untuk dijadikan bahan bakar ketika hendak memasak atau dapat juga dijadikan keset. Tidak banyak yang mengetahui bahwa limbah sabut kelapa tersebut masih dapat diurai menjadi lebih kecil untuk kemudian dijadikan souvenir. Pada pelatihan yang diberikan kepada generasi muda Pakandangan, Kabupaten Padang Pariaman kali ini, disosialisasikan proses untuk mengurai sabut kelapa menjadi patung kecil sebagai souvenir khas Sumatera Barat. Pelatihan yang diberikan selama 6 bulan berturut-turut telah berhasil menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk menciptakan produk seni dengan nilai jual yang lebih tinggi. Dimulai dengan pengenalan alat dan bahan, kemudian dilanjutkan dengan proses penciptaan karya seni dari serbuk sabut kelapa. Rangkaian kegiatan yang dikembangkan secara bertahap dan berkelanjutan mampu mengarahkan aktivitas masyarakat untuk lebih jeli melihat peluang pasar. Ide-ide baru yang diserap dari lingkungan ditransformasikan dalam bentuk sket dan dijadikan prototype industri.  Dan dari prototype industri tersebut dikembangkan lagi menjadi produk inovasi. Produk inovasi inilah yang menjadi wujud nyata ditemukannya bentuk baru pengolahan limbah sabut kelapa (cocopeat) menjadi souvenir.
PENGOLAHAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI HIASAN Muhammad - Zaim; Refnaldi - Refnaldi; Yofita - Sandra; Rifqi Aulia Zaim
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v2i1.110711

Abstract

Nagari Pakandangan is located in Padang Pariaman as an area coconut crops. Most of the villagers use the coconut fruit to full fill their daily needs. Almost no wasted  from the stems, leaves, coir, water, to the branches or leaf of coconut tree. But unfortunately  only few people know the right way to make coconut become souvenir. Through training and mentoring activities in community service or Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), the community is given knowledge and skills to process coconut coir waste into souvenir. People enthusiasm for this training can be seen from the number of participants who joined the activity. Initially the team provided facilities for 10 participants, but later increased to 16 participants, ranges between 18 – 45 years old, representing 5 Korong in Nagari Pakandangan. As a result, the people of Nagari Pakandangan were able to create decorative products from coconut husk waste in the form of wind chimes and stickers. Good news, considering that the training provided is used by Wali Nagari Pakandangan to maintain and continue nurturing community to success Tourism Village (DESWITA). The creation produced through the training are used as souvenirs for tourists visiting Nagari Pakandangan.
Eccedentesiast Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Grafis Teknik Cetak Tinggi Linda Puspita, Siti; Sandra, Yofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26814

Abstract

Karya akhir ini bertujuan untuk menggugah kesadaran tentang pentingnya kejujuran emosional. Dengan menyoroti fenomena eccedentesiast, penulis ingin mengajak penikmat untuk memahami bahwa banyak orang yang menyembunyikan perasaan sebenarnya dibalik senyuman. Karya ini diharapkan dapat menyampaikan pesan bahwa senyuman tidak selalu mencerminkan kebahagiaan sejati dan diharapkan dapat memicu empati dan diskusi tentang kesehatan mental. Oleh karena itu penulis menciptakan karya yang berjudul “Eccedentesiast sebagai ide penciptaan karya seni grafis teknik cetak tinggi”. Metode penciptaan yang di gunakan yaitu metode Halma Hawkins melalui tahap eksplorasi, improvisasi dan pembentukan. Dengan metode tersebut karya ini nantinya dapat divisualisasikan ke dalam Karya Seni Grafis dengan teknik cetak tinggi. Produk karya akhir ini adalah sepuluh karya seni grafis berukuran 55 x 40 cm yang mengambarkan kondisi dimana seseorang berusaha menyembunyikan perasaan sedih atau kesedihannya dengan menampilkan ekspresi bahagia. Karya-karya tersebut berjudul: Dua sisi wajah, Senyum yang menyimpan luka, Broken home, Behind the mask, Cerita yang tak terucapakan, Bayang-bayang bullying, Patah hati, Menyendiri, Dibalik topeng bahagia, dan Topeng sandirwara.
Pengembangan E-Modul Seni Rupa Berbasis Flipbook Pada Materi Menggambar Bentuk di Kelas VII SMP Negeri 18 Padang Febriana Maharani Butidang, Betta; Sandra, Yofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Seni Rupa berbasis Flipbook pada materi menggambar bentuk bagi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Padang. Latar belakang pengembangan modul ini adalah rendahnya motivasi belajar dan pemahaman konsep menggambar yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif serta keterbatasan media ajar digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D dari Thiagarajan yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Prosedur pengembangan melibatkan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi ahli, uji praktikalitas oleh guru, dan uji efektivitas oleh peserta didik. Subjek uji coba terdiri dari 31 siswa kelas VII dan satu guru seni budaya. Instrumen pengumpulan data berupa angket validitas, praktikalitas, dan efektivitas, dengan analisis data menggunakan skala Likert dan kategori penilaian Sugiyono (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis Flipbook tergolong valid, praktis, dan efektif. Hasil validasi ahli menunjukkan persentase 100% oleh ahli materi, 96% oleh ahli media, 80% oleh ahli bahasa, dan 92% oleh ahli kegrafikaan. Praktikalitas dinilai sebesar 88% oleh guru dengan kategori sangat praktis. Sedangkan uji efektivitas oleh peserta didik memperoleh nilai 92,5%, dengan kategori sangat efektif. Dengan
Pesan Moral Cerita Pinokio melalui Karya Seni Grafis Amelia, Putri; Sandra, Yofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30847

Abstract

Karya ini dibuat dengan tujuan menjadikan seni grafis sebagai sarana untuk menyampaikan pesan moral secara mudah agar dipahami oleh masyarakat, terutama kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penulis menciptakan sebuah karya berjudul “pesan moral cerita pinokio melalaui karya seni grafis” dengan harapan karya ini tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga mengandung unsur edukatif yang dapat memberikan pembelajaran bagi penikmatnya. Metode yang digunakan dalam proses penciptaan karya ini adalah metode L.H.Chapman , yang mencakup tahapan merumuskan gagasan, menyempurnakan ide awal dan visualisasi dalam bentuk medium. Melalui metode ini, karya dapat diwujudkan dalam bentuk Seni Grafis menggunakan teknik relief print. Hasil akhir dari penciptaan ini berupa sepuluh karya seni grafis berukuran 50 x 45 cm yang menggambarkan pesan moral dalam kisah pinokio, setiap karya memiliki judul yang mencerminkan nilai moral tertentu, yaitu: Kejujuran Itu Penting, Jangan Mudah Tergoda, Kelurga Itu Penting, Tanggung Jawab, Tidak Mengulang Kembali, Usaha, Jalan Pintas, Pindah, Belajar dari Kesalahan dan Berbuat Baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams-Achievement Division (STAD) terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran SeniRupa Kelas VIII SMP Negeri 15 Padang Saputra, Ridho; Sandra, Yofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Kooperatif STAD dengan hasil belajar sisiwa yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran Kooperatif STAD Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran SeniRupa Kelas VIII SMP Negeri 15 Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Negeri 15 Padang yanmg berjumlah 192 siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII. 1 dan VIII. 2, pengambilansample ini dilakukan dengan teknik Purposive Random Sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan bentuk eksperimen murni (True Experiment), data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer berupa hasil pretestdan posttest. Instrumen penelitian ini berupa tes objektif. Jenis analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan teknik uji beda menggunakan SPSS versi 30. Berdasarkan pengolahan data diketahui bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD dengan hasil belajar siswa tanpa model pembelajaran kooperatif STAD dengan taraf signifikansi 0.000 < 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif STAD berpengaruh terhadap hasil belajar.
Pelatihan Teknik Melukis Imajinatif bagi Guru SBdP dI SDN 10 Ganting dan SDN 31 Pasir Kandang Padang Wikarya, Yusron; Sandra, Yofita; Wikarya, Rahmi Oktayory; Fitryona, Nessya; Eswendi, Eswendi; Wikarya, Fadhil Nugraha; Fahrezi, Fahmi Ade
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v6i1.131315

Abstract

The priority problem consists of two aspects, namely: (1) the aspect of mastering the concept of imaginative painting techniques. (2) The aspect of applying imaginative painting techniques. The methods for solving the problem are: (1) model design, (2) counseling and discussion, (3) training. The end of the activity is expected to produce: (1) scientific publications in accredited national journals, (2) activity videos, and (3) publications in print/online media, (4) increased understanding of the concept of imaginative painting, and (5) increased imaginative painting skills. After the activity is completed, it has produced: (1) scientific articles published in accredited national journals, (2) activity videos published on YouTube, and (3) news articles published in print/online media, (4) increased understanding of the concept of at least 70% of the imaginative painting material mastered by participants, (5) Increased skills of at least each participant producing two imaginative paintings.
Co-Authors Achmad Nurmandi Aditya Indarto Adriyan Suhada Afridion Rezki Ajeng Dian Pertiwi Ajeng Dian Pertiwi, Ajeng Dian Akbar, Muhammad Naufal Ali Akbar Amelia, Putri Aminuyati Anggraini, Depi Arif Prasetyo Ariusmedi Ariusmedi Asa, Ferdian Ondira Bambang Irawan Bobby Bachry Budiman Budiman Budiwirman Budiwirman Butidang, Betta Febriana Maharani Chairina Chairina Depi Anggraini Dian Suluh Kusuma Dewi Dimas Herjuno Dwi Puspita Sari Eki Wirahman Elija Pitri Eliya Pebriyeni Endriatmo Soetarto Ernis Ernis Eswendi, Eswendi Evita Widyawati Fahrezi, Fahmi Ade Febriana Maharani Butidang, Betta Fitryona, Nessya FX Wardhiyono Geo Sugiwang Halimatus Sakdiah Hartrisari Hardjomidjojo I Gusti Ketut Arya Sunu I Nyoman Natajaya Igo Fernando Iradhad Taqwa Sihidi Irwan Irwan Irwan Irwan Johan Sentosa Linda Puspita, Siti Loilatu, Mohammad Jafar M. Zaim Mardhatillah, Mardhatillah Mela Rosita Melati Sukma Muhammad - Zaim Munzir Absa Murti, Rina NAVA ALFARIZI Nia Andriani Nopri Yandri Asri Novita . Nuraini Fatmi Nurbaiti . Okta Yunita Putri P.P.S, lfonsus Rifalrik Peri Pernando Pramesty, Isnaini Nur Putri Ayu Hayati Putri Ratricia Rahmadeni Rahmadeni Rahmat Rahmat Rahmi Oktayory Wikarya Ramlah Ramlah Refnaldi - Refnaldi Refnaldi Refnaldi Reno Tiora Rezki Pratama Ridho Saputra, Ridho Riska Rahayu Rosalena Aprizia Ruci Wibowo Sami?un, Sami?un Sami’un Sami’un Saputri, Delia Sofyan Cholid, Sofyan Sotyania Wardhiana Suci Rahmayani Sugeng Santoso Sumardjo Sutrisno Sutrisno Syafei Syafei Tambunan, Ayu Anggraini Taqyuddin Taqyuddin Toher Muhammad Toher Wahyu Ardiansyah Wahyu Pratama Wikarya, Fadhil Nugraha Yan Ellia H. Hutagaol Yopy Hidayat Yusron Wikarya Yusron Wikarya Zaim, M Zaim, Rifqi Aulia Zayyadi Zayyadi Zulfadli Sayfulhak