Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Pembelajaran CTL (Contextual Teaching Learning) Terhadap Keterampilan Menulis Puisi Pada Siswa Kelas V SDN 122379 Kota Pematangsiantar Juwairiyah, Juwairiyah; Lubis, Ramadan; Syaifullah, Muhammad
Komprehensif Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pendekatan pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas V di SDN 122379 Kota Pematangsiantar. Penelitian menggunakan metode eksperimen kuasi dengan melibatkan dua kelompok: kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan CTL dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa dibandingkan pendekatan konvensional. Penggunaan metode ini memungkinkan siswa menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata, meningkatkan kreativitas, dan memperdalam pemahaman mereka terhadap menulis puisi. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan metode CTL untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada kemampuan menulis puisi siswa sekolah dasar.
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembentukan Karakter Siswa Profil Pelajar Pancasila SDIT Al Hijrah 2 Deli Serdang Andini, Nabila Putri; Lubis, Ramadan
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 13, No 2: JUNE 2025
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi implementasi kurikulum merdeka dalam pembentukan karakter siswa profil pelajar Pancasila di kelas 1 SDIT Al Hijrah 2 Deli Serdang. Kurikulum merdeka menerapkan program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) sebagai upaya pendidikan karakter yang bertujuan membentuk siswa sesuai dengan enam dimensi P5. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Implementasi kurikulum merdeka di sekolah ini dimulai pada tahun 2021 dan telah memasuki tahun keempat. SDIT Al Hijrah 2 Deli Serdang merupakan salah satu sekolah penggerak yang menekankan pendidikan karakter sebagai prioritas utama. Program P5 di sekolah ini berhasil membentuk karakter siswa yang sesuai dengan enam dimensi, yaitu: beriman, mandiri, bergotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter melalui kurikulum merdeka dapat membentuk siswa yang memiliki karakter yang kuat dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Pengembangan Instrumen Penilaian Berbasis Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Kelas IV SDN 050695 Batang Serangan Br Pakpahan, Tania Amara; Lubis, Ramadan
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 13, No 1: MARCH 2025
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan dasar utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghadapi persaingan global. Dalam upaya menanamkan fleksibilitas dalam pembelajaran, Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Namun, implementasi HOTS di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan guru dalam menyusun instrumen penilaian yang mendukung keterampilan ini. Penelitian ini bertujuan merancang instrumen penilaian berbasis HOTS pada materi wujud zat dan perubahannya untuk siswa kelas IV SDN 050695 Batang Serangan dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi dan konstruk serta diuji coba kepada siswa, menghasilkan skor rata-rata validasi sebesar 86%. Implementasi instrumen menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 46,3 (pre-test) menjadi 78,15 (post-test) dengan N-gain 0,59 (kategori sedang), sementara respon siswa terhadap instrumen sangat positif dengan skor kepuasan rata-rata 86,8 (95%), dan respon guru berada dalam rentang 55–60 dengan persentase 92%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengembangan instrumen berbasis HOTS mampu meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, serta relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, sehingga diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan instrumen serupa dalam mata pelajaran lain guna mencapai tujuan pendidikan nasional.
Mengamati Perkembangan Anak Kelas 6 SD Melalui Kunjungan Rumah Lubis, Ramadan; Asrini Batubara, Azzahra Rezekina; Caniago, Khairunnisa; Marpaung, Sri Rizki Azzakia; Handayani, Dewi; Maulana, Hafiz
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak kelas 6 Sekolah Dasar merupakan fase penting yang menandai akhir masa kanak-kanak dan awal masa pra-remaja. Pada tahap ini, anak mengalami perkembangan yang kompleks dan saling terkait dalam aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Secara fisik, anak kelas 6 mulai menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat sebagai bagian dari proses pubertas, yang dapat mencakup perubahan tinggi badan, peningkatan massa otot, serta munculnya ciri-ciri seksual sekunder, meskipun tingkat perkembangannya dapat berbeda antara laki-laki dan perempuan. Aspek kognitif juga mengalami peningkatan signifikan, di mana anak mulai mampu berpikir logis, memahami konsep abstrak, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Mereka menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memecahkan masalah, memahami hubungan sebab-akibat, serta merencanakan dan mengevaluasi tindakan. Mereka semakin peka terhadap norma sosial dan sering kali terlibat dalam kerja sama kelompok, namun juga dapat menghadapi tekanan dari teman sebaya. Selain itu, hubungan dengan keluarga tetap penting, namun anak mulai menunjukkan keinginan untuk lebih mandiri. Aspek emosional anak pada tahap ini ditandai dengan kesadaran diri yang meningkat dan kemampuan yang lebih baik dalam mengelola emosi. Mereka mulai memahami perasaan sendiri dan orang lain, meskipun masih mungkin mengalami kebingungan dalam menghadapi perasaan baru yang lebih kompleks.
Mengamati Perkembangan Anak Usia 2 Tahun 11 Bulan Melalui Kunjungan ke Rumah Lubis, Ramadan; Khairani, Isnanda Marsyah; Dabutar, Wulan Safhani; Purba, Syofia Nabila; Masitha, Nurul; Efendi Purba, Rionaldo Erlanda
Pedagogik: Jurnal Pendidikan dan Riset Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak usia 0–5 tahun melalui kunjungan ke rumah merupakan salah satu pendekatan strategis dalam memantau pertumbuhan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas kunjungan rumah sebagai metode observasi perkembangan anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari serangkaian kunjungan rumah yang dilakukan oleh tenaga pendidik dan tenaga kesehatan kepada keluarga dengan anak balita. Hasil observasi menunjukkan bahwa kunjungan rumah memberikan wawasan kontekstual yang lebih mendalam terhadap kondisi lingkungan anak serta hubungan antar anggota keluarga, yang berdampak pada perkembangan anak. Selain itu, kunjungan ini memungkinkan intervensi dini dan pemberdayaan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara keluarga dan tenaga profesional dalam memantau dan merangsang perkembangan anak secara optimal sejak dini.
SELF-REFLECTION TECHNIQUES TO INCREASE SELF-ACCEPTANCE IN MAN TEBING TINGGI STUDENTS Siregar, Dihra Ardaly; Lubis, Ramadan
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v6i3.1090

Abstract

This study aims to reveal the experiences of students in practicing muhasabah (self-reflection) and to examine how these experiences contribute to the formation of self-acceptance. The research employs a qualitative approach with a case study design, which allows for an in-depth exploration of the subjective meanings constructed by participants through their spiritual experiences. The research subjects consisted of two tenth-grade students from MAN Tebing Tinggi, selected through purposive sampling, along with two supporting teachers: a Guidance and Counseling (BK) teacher and an Islamic Religious Education (PAI) teacher. Data were collected through in-depth interviews, non-participatory observation, and reflective documentation. The findings indicate that muhasabah, carried out both through school-based religious activities and personal reflection, has a positive impact on how students perceive themselves. This process helps students to understand and accept their shortcomings, cultivate gratitude, and strengthen their spiritual connection with Allah SWT. Additionally, acceptance of destiny (takdir) plays a significant role in fostering inner peace and sincerity in dealing with life’s realities. These findings emphasize that muhasabah affects not only the spiritual aspect but also contributes meaningfully to the psychological well-being of students. In the context of Islamic education, muhasabah can be integrated as a reflective strategy to develop character and strengthen students’ self-acceptance. This study contributes to the development of Islamic counseling that emphasizes internalized values and the holistic formation of self-awareness.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Assertive Training Terhadap Self Adjustment Siswa SMP Negeri 1 Pagar Marbau Azhari, Putri Novi; Rusman, Abdul Aziz; Lubis, Ramadan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1631

Abstract

Tujuan penelitian ini agar melihat Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Assertive Training Terhadap Self Adjustment Siswa SMP N 1 Pagar Merbau. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yakni pre-eksperimen, metode yang digunakan yaitu one group pretest-posttest design. Populasi tersebut merupakan keseluruhan siswa kelas VII SMP N 1 Pagar Merbau yang berjumlah 100 siswa, sampel yang diperoleh berjumlah 8 siswa yang memiliki Self Adjustment yang rendah. Sampel yang digunakan yaitu sampel non-probability sampling tepatnya teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan skala Self Adjustment. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu Uji-t dengan bantuan SPSS versi 27, diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan demikian.dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima. Maka dapat dikatakan layanan bimbingan kelompok dengan teknik assertive training berpengaruh terhadap self adjusment siswa Kelas VII di Sekolah SMP N 1 Pagar Merbau.
Analisis Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Jiwa Beragama Siswa SD IT Al-Hijrah 2 Nanda, Vira Dwi; Lubis, Ramadan; Damayanti, Wanisa; Ardini, Rizka; Fatiha, Tasya; Aulia, Tazkiya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12654

Abstract

Berdasarkan permasalah yang diteliti peneliti mengambil jenis penelitian kualitatif yaitu jenis penelitian yang dilakukan untuk menganalisis pendidikan agama islam dalam perkembangan jiwa beragama siswa di sekolah SD IT Al-Hijrah. Pendidikan agama Islam merupakan upaya sadar dan terencana untuk mempersiapkan peserta didik menjadi orang yang berilmu, pengertian, apresiatif, beriman, bertakwa, serta menunjukkan akhlak mulia dan hadis. Melalui kegiatan konsultasi, pendidikan dan pelatihan. , Memanfaatkan pengalaman. Dengan seruan untuk menghormati agama lain, bertujuan untuk kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat, demi tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa. Pertumbuhan siswa merupakan faktor penting yang perlu diwaspadai oleh guru. Memahami perkembangan siswa membantu guru menciptakan desain pembelajaran yang sesuai untuk siswa. Desain pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan siswa menjamin keberhasilan pembelajaran yang maksimal.
Hubungan Burn-Out terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Tambunan, Rahma Sari Putri; Lubis, Ramadan; Nurhayani, Nurhayani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami jenuh dan lelah secara fisik, psikis dan emosi. Prokrastinasi merupakan perilaku yang menunjukkan kecenderungan untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara burnout dan prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Stambuk 2021 UIN Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan meotde penelitian kuantitatif dengan Correlational design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa BKPI stambuk 2021 UIN Sumatera Utara dengan total populasi 175 orang dan jumlah sampel 44 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan skala burnout dan prokrastinasi akademik. analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji korelasi product moment dengan menggunakan pemograman SPSS 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 14% mahasiswa mengalami burnout dengan kategori tinggi, 75% dengan kategori sedang dan 11% dengan kategori rendah. Dan sebanyak 23% mahasiswa mengalami prokrastinasi dengan katgori tinggi, 66% dengan kategori sedang dan 11% dengan kategori rendah. Hasil uji korelasi didapatkan nilai r sebesar 0,564 dan sig. 0.000 > 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara burnout dan prokrastinasi akademik mahasiswa BKPI stambuk 2021 UIN Sumatera Utara. Dengan penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat menyadari burnout yang dialami untuk dapat menurunkan perilaku prokrastinasi akademik mereka.
Development of Komipa Media to Improve Students Scientific Thinking at MIS Al-Musthafawiyah Siregar, Nurul Rizki Amalia; Anas, Nirwana; Lubis, Ramadan
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 2 July 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i2.1989

Abstract

The research entitled "Development of Komipa Media to Improve Students' Scientific Thinking at MIS AL-Musthafawiyah" was carried out by students who have scientific thinking in the field of Natural Sciences (Natural Sciences). This research shows that teachers use discovery in teaching materials. The aim of this research is to measure the development of students' scientific thinking by using comics as a learning medium. Previously, teachers used traditional media and rarely used comics. This research is an RND (Research and Development) study following the ADDIE model. The number of class III students at MIS Al-Mustafawiyah who took part was 18 people. Collection methods include questionnaires, interviews, and tests before (pretest) and after (posttest). The comic material assessment results show very high accuracy of up to 95%. In terms of language, the figure is 91.66%, which is also considered very important, and for media products it reaches 93.3% and in terms of design it gets a score of 80%.  Teachers' responses to the use of comics as a teaching medium show that comics are a very valid learning medium with a rating of 89.9%. Meanwhile, students' opinions on comics show that learning comics is very practical with a score of 89.2%. which will occur pre and post tests provide the most effective N growth of 86.7%. Based on research results, it is proven that komipa media is very easy and effective in improving students' science/scientific thinking skills at MIS Al-Mustafawiyah and is used by teachers as a solution, especially when the material changes the form of objects.
Co-Authors Abdul Aziz Rusman Afrida, Elmi Ahunaya, Dea Aisah, Nazmi Al-Saudia, Nadhira Anas, Nirwana Andini, Nabila Putri Ardini, Rizka Asrini Batubara, Azzahra Rezekina Asyura, Asyura Aulia, Tazkiya Azhari, Putri Novi Azzahra, Nazwa Br Pakpahan, Tania Amara Brutu, Sabila Meliani Caniago, Khairunnisa Dabutar, Wulan Safhani Damayanti, Wanisa Dayanti, Nurma Dewi Handayani Dwi Haryati Dwika, Adinda Efendi Purba, Rionaldo Erlanda Fatiha, Tasya Fiqri, Muhammad Fitrah, Aidil Fitriyani, Nuri Al Hafiz Maulana, Hafiz Hairani, Mutiara Harahap, Army Fahita Harahap, Heppy Ariani Harahap, Salsabilah Hasibuan, Agus Aini Purnama Hutabarat, Satria Innayah, Azzira Juwairiyah Juwairiyah Khairani, Isnanda Marsyah Khairunnisa, Anggun Khatulistiwa Lubis, Iga Nailah Aulia Br Marpaung, Sri Rizki Azzakia Masitha, Nurul Muhammad Syaifullah, Muhammad Nanda, Vira Dwi Nasution, Abdillah Nasution, Salsabila Nazhira, Najwa Nia Anggraini Nurhayani nurhayani Nursyafitri, Dila Octarina, Hani Pohan, Dea Azka Nadira Prasetyo, Ikhsan Purba, Syofia Nabila Rahayu, Arum Dewi Rahmah Rahman, Anisa Hayati Rais, Syazwina Dinda Damara Rambe, Siti Sarah Rezky, Rita safran, safran Sembiring, Rizki khairunisa Sholeh, Asmar Sholin, Aribah Sihotang, Ayu Saniah Siregar, Dihra Ardaly Siregar, Nurul Rizki Amalia Siregar, Shavika Sarlina Eziyanti Sitepu, Fatimah Azzahra Suryani, Ikhrawati Syafitri, Nur Indah Syinta Ramadhani, Syinta Tambunan, Rahma Sari Putri Ulayya, Salsabil Beli Widiawati, Nuri Wulandari, Yesi Yosantri, Widya Ayu Zunidar Zywetta, Aurora