Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Dimensi Psikologis yang Terkandung dalam Ibadah Shalat dan Zakat Fahira Lubis, Azra; Pasaribu, Anju Yurika; Pradana, Bayu; Br Saragih, Nurmala; Aini, Yusnifa; Lubis, Ramadan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi psikologis yang terkandung dalam ibadah shalat dan zakat serta implikasinya terhadap pembentukan kepribadian dan kesejahteraan psikologis individu. Ibadah dalam Islam tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai psikologis yang berperan penting dalam pengendalian diri, ketenangan batin, serta penguatan empati sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibadah shalat berkontribusi dalam meningkatkan ketenangan jiwa, konsentrasi, kedisiplinan, serta kemampuan pengendalian emosi. Sementara itu, ibadah zakat mengandung dimensi psikologis berupa peningkatan rasa empati, kepedulian sosial, keikhlasan dan kepuasan batin dalam membantu sesama. Kedua ibadah tersebut saling melengkapi dalam membentuk keseimbangan antara aspek spiritual dan sosial yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kesehatan mental dan perilaku prososial individu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian psikologi Islam serta menjadi referensi bagi pengembangan pendidikan dan pembinaan keagamaan yang berorientasi pada kesejahteraan psikologis.
Konsep Al-Qalb dan Al-‘Aql Apriza, Dipa; Sitorus, Khairun Nisa; Buaya, Rizka Amanah; Hakim, Lukmanul; Husaini, Muhammad; Lubis, Ramadan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2359

Abstract

Artikel ini membahas konsep al-qalb dan al-‘aql dalam perspektif psikologi agama Islam. Al-qalb dipahami sebagai pusat spiritual dan moral manusia yang menentukan kualitas perilaku, ketenangan batin, serta kemampuan merespons petunjuk Ilahi. Sementara itu, al-‘aql berfungsi sebagai kemampuan kognitif dan pengendali yang membantu manusia memahami wahyu, menimbang pilihan moral, serta mengarahkan diri pada kebaikan. Pembahasan meliputi pengertian, kedudukan, fungsi, macam-macam keadaan qalb, proses penyucian, contoh nyata pengalaman batin, serta implementasi keduanya dalam kehidupan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hubungan harmonis antara qalb dan aql menjadi fondasi terbentuknya pribadi beriman, berakhlak, dan mampu menjalani kehidupan secara seimbang. Keduanya bekerja sinergis, akal memandu proses berpikir, sementara qalb memurnikan niat dan meluruskan tujuan hidup. Dengan demikian, pengoptimalan qalb dan akal menjadi kunci pembangunan karakter dan kesehatan spiritual dalam Islam.
Konsep An-Nafs dan Ar-Ruh Al Maududi, Abu A’la; Azzahra, Dini; Siahaan, Mariadina; Harahap, Muhammad Nazarruddin; Putri, Rizky Amaliyah; Lubis, Ramadan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2377

Abstract

This article aims to examine the concepts of an-nafs (the soul) and ar-r?? (the spirit) in Islamic thought based on the Qur’an and the perspectives of theistic Muslim philosophers, particularly Al-Ghazali and Buya Hamka. The main issue addressed in this study is the conceptual distinction and interrelation between an-nafs and ar-r??, which are often used interchangeably in Islamic discourse. This research employs a qualitative library research method with a descriptive-analytical approach, focusing on Qur’anic verses, classical and modern Qur’anic exegesis, and selected philosophical works. The findings reveal that an-nafs refers to the human self associated with personal identity and moral disposition, possessing tendencies toward piety or deviation, while ar-r?? is understood as a non-physical spiritual essence originating from the divine command of God and serving as the source of life. In Islamic philosophical thought, ar-r?? is regarded as the core of human existence, whereas an-nafs represents its manifestation in interaction with the body and the material world. This study concludes that a clear understanding of the relationship between an-nafs and ar-r?? offers an integrative framework for comprehending the spiritual, moral, and existential dimensions of human beings in Islam.
Pertumbuhan dan Perkembangan Agama Pada Masa Kanak–Kanak Rifandi Lubis, Ahmad; Nasution, Khairy Fitra; Ardana, Rafli; Siregar, Ratih Naila; Siregar, Rohima Donna; Lubis, Ramadan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2383

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan keagamaan anak merupakan fondasi penting yang seharusnya berasal dari lingkungan keluarga. Namun, dinamika sosial modern menunjukkan pergeseran peran ke lembaga lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pertumbuhan keagamaan pada anak bernama Muhammad Imam Baihaky (6 tahun, kelas 1 SD) yang bertempat tinggal di Komplek Veteran Purnawirawan ABRI Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan subjek, serta dokumentasi kegiatan wawancaraa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan keagamaan Muhammad Imam Baihaky secara signifikan lebih banyak dipengaruhi oleh kegiatan mengaji dan pembelajaran rutin di MDTA. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran orang tua, dalam hal ini, kurang dominan dalam menanamkan nilai-nilai agama secara langsung dan intensif di lingkungan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lembaga pendidikan agama informal seperti MDTA telah menjadi ruang utama bagi anak untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan, secara tidak langsung menggantikan peran tradisional keluarga. Hal ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara orang tua dan lembaga pendidikan, serta menjadi refleksi bagi orang tua di lingkungan serupa untuk lebih meningkatkan keterlibatan aktif dalam pendidikan agama anak.
Perkembangan Beragama Pada Masa Remaja Wibowo, Teguh; Hasibuan, Rohima Rizky; Azizah, Nur; Hendrawan, Niko; Lubis, Ramadan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2333

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan keberagamaan seorang remaja bernama Raihan Fadhilah Wijaya yang berusia 14 tahun melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan subjek berkembang secara positif, ia memahami agama sebagai kepercayaan dan Tuhan sebagai Pencipta Yang Maha Kuasa. Praktik ibadahnya mengalami peningkatan signifikan, ditandai dengan konsistensi salat lima waktu dan kemampuan berpuasa penuh. Faktor keluarga, terutama ibu, menjadi pengaruh terbesar melalui pembiasaan dan teladan. Lingkungan sekolah dan teman sebaya turut memperkuat komitmen beragama subjek. Secara keseluruhan, perkembangan keberagamaan subjek sesuai dengan pola perkembangan remaja menurut teori psikologi agama.
Konversi Agama: Tahapan, Faktor Pendorong, dan Implikasinya terhadap Perilaku Keagamaan Daffa, M. Faiz; Afni, Nurul; Agustin, Rika Nurmida; Jannah, Khurfatul; Ihsan, M.; Lubis, Ramadan
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2356

Abstract

Konversi agama merupakan proses perubahan keyakinan yang terjadi ketika seseorang berpindah dari satu sistem kepercayaan ke sistem kepercayaan lain atau mengalami pendalaman terhadap agama yang dianutnya. Kajian teori menunjukkan bahwa konversi agama memiliki dimensi psikologis, sosial, spiritual, dan kultural yang saling berpengaruh. Secara psikologis, konversi dipicu oleh ketegangan batin, konflik emosi, pengalaman spiritual, serta dorongan kemauan individu. Secara sosial, konversi dapat muncul karena pengaruh keluarga, lingkungan, perubahan status sosial, tekanan ekonomi, maupun interaksi dengan tokoh agama. Proses konversi berlangsung melalui tahapan kegelisahan, pencarian makna, pengalaman pencerahan, hingga terbentuknya ketenangan dan perubahan perilaku keagamaan. Konversi agama juga memberikan dampak penting terhadap kehidupan individu, mulai dari penguatan akidah dan ibadah, perubahan cara berinteraksi dalam masyarakat, hingga dinamika hubungan dalam keluarga. Dengan demikian, konversi agama bukan hanya peristiwa perpindahan keyakinan, melainkan transformasi menyeluruh yang melibatkan aspek mental, sosial, dan spiritual seseorang.
Karakteristik Perkembangan Fisik, Intelektual, Emosi, Sosial, Moral, dan Spiritual Anak Usia 3 Tahun Lubis, Ramadan; Khair, Marhamatul; Andini, Ayu Putri; Misara, Amanda Alia; Sundari, Dewi; Ilmi, Haddadul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36442

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan anak usia tiga tahun di enam domain fundamental: fisik, intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Penelitian ini dimotivasi oleh kebutuhan untuk memahami bagaimana proses perkembangan awal berlangsung di lingkungan alami dan bagaimana interaksi keluarga membentuk pertumbuhan holistik anak. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, yang melibatkan observasi langsung terhadap aktivitas harian anak dan wawancara semi-terstruktur dengan ibu untuk mendapatkan informasi tambahan. Temuan menunjukkan bahwa perkembangan fisik dan motorik anak telah mencapai tingkat yang sesuai dengan usianya, ditandai dengan koordinasi yang stabil, peningkatan kemandirian, dan perilaku eksplorasi yang aktif. Perkembangan intelektual tercermin dalam munculnya pemikiran simbolis, peningkatan kemampuan verbal, dan rasa ingin tahu yang semakin besar. Regulasi emosional masih berkembang, sementara keterampilan sosial menunjukkan transisi dari perilaku egosentris ke interaksi kooperatif sederhana. Pemahaman moral muncul dalam bentuk kepatuhan terhadap aturan dasar, dan perkembangan spiritual muncul melalui imitasi rutinitas keagamaan di rumah. Studi ini menyimpulkan bahwa stimulasi yang konsisten, komunikasi yang mendukung, dan keterlibatan orang tua yang hangat secara signifikan berkontribusi untuk mendorong perkembangan optimal pada usia tiga tahun.
Implikasi Perkembangan Afektif, Kognitif, Psikomotorik, Moral dan Spiritual dalam Pembelajaran Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar Lubis, Ramadan; Hsb, Azka Amalia Ashari; Syahirah, Egi; Hakim, Emi Herliza; Alga, Riska Kalidya; Azhara, Selvyra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36235

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami secara mendalam perkembangan afektif, kognitif, psikomotorik, moral, dan spiritual siswa sekolah dasar sebagai dasar penerapan pembelajaran yang holistik, dengan tujuan menggambarkan implikasi perkembangan tersebut pada proses belajar siswa kelas 5. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap seorang siswa dan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek perkembangan siswa berkembang secara positif dan saling mendukung, ditandai dengan meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan berpikir logis konkret, keterampilan motorik yang baik, serta perilaku moral dan spiritual yang terbentuk melalui pembiasaan di rumah dan sekolah. Temuan ini menyimpulkan bahwa perkembangan peserta didik berlangsung secara terpadu dan berkontribusi signifikan terhadap efektivitas pembelajaran, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas langsung, dukungan emosional, dan penanaman nilai untuk mengoptimalkan perkembangan siswa secara menyeluruh.
Co-Authors Abda Abda Abdul Aziz Rusman Afrida, Elmi Agustin, Rika Nurmida Ahunaya, Dea Aini, Yusnifa Aisah, Nazmi Al Maududi, Abu A’la Al-Saudia, Nadhira Alga, Riska Kalidya Anas, Nirwana Andini, Ayu Putri Andini, Nabila Putri Apriza, Dipa Ardana, Rafli Ardini, Rizka Asrini Batubara, Azzahra Rezekina Asyura, Asyura Aulia, Tazkiya Azhara, Selvyra Azhari, Putri Novi Azzahra, Dini Azzahra, Nazwa Bayu Pradana Br Pakpahan, Tania Amara Br Saragih, Nurmala Brutu, Sabila Meliani Buaya, Rizka Amanah Caniago, Khairunnisa Daffa, M. Faiz Damayanti, Wanisa Dayanti, Nurma Dewi Handayani Dewi Sundari, Dewi Dwi Haryati Dwika, Adinda Fahira Lubis, Azra Fatiha, Tasya Fiqri, Muhammad Fitrah, Aidil Fitriyani, Nuri Al Hafiz Maulana, Hafiz Hairani, Mutiara Hakim, Emi Herliza Harahap, Army Fahita Harahap, Heppy Ariani Harahap, Muhammad Nazarruddin Harahap, Salsabilah Hasibuan, Agus Aini Purnama Hasibuan, Rohima Rizky Hendrawan, Niko Hsb, Azka Amalia Ashari Hutabarat, Satria Ilmi, Haddadul Innayah, Azzira Jannah, Khurfatul Juwairiyah Juwairiyah Khair, Marhamatul Khairunnisa, Anggun Khatulistiwa Lubis, Iga Nailah Aulia Br Lukmanul Hakim M. Ihsan Marpaung, Sri Rizki Azzakia Misara, Amanda Alia Muhammad Husaini Muhammad Syaifullah, Muhammad Nanda, Vira Dwi Nasution, Abdillah Nasution, Khairy Fitra Nasution, Salsabila Nazhira, Najwa Nia Anggraini Nur Azizah Nurhayani nurhayani Nursyafitri, Dila Nurul Afni Octarina, Hani Pasaribu, Anju Yurika Pohan, Dea Azka Nadira Putri, Rizky Amaliyah Rahayu, Arum Dewi Rahmah Rahman, Anisa Hayati Rais, Syazwina Dinda Damara Rambe, Siti Sarah Rezky, Rita Rifandi Lubis, Ahmad safran, safran Sembiring, Rizki khairunisa Sholeh, Asmar Sholin, Aribah Siahaan, Mariadina Sihotang, Ayu Saniah Siregar, Nurul Rizki Amalia Siregar, Ratih Naila Siregar, Rohima Donna Siregar, Shavika Sarlina Eziyanti Sitepu, Fatimah Azzahra Sitorus, Khairun Nisa Suryani, Ikhrawati Syafitri, Nur Indah Syahirah, Egi Syinta Ramadhani, Syinta Tambunan, Rahma Sari Putri Teguh Wibowo Ulayya, Salsabil Beli Widiawati, Nuri Wulandari, Yesi Yosantri, Widya Ayu Zunidar Zywetta, Aurora