p-Index From 2021 - 2026
8.831
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IQTISHODUNA Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam IJTIHAD Islamic Ecomonics Journal An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial MUSLIM HERITAGE: JURNAL DIALOG ISLAM DENGAN REALITAS Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Syariah: Jurnal Hukum dan Pemikiran TSAQAFAH JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Journal of Economicate Studies Al Ahkam Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Jurnal Hukum Ekonomi Syariah AT-TASYRI' Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah MUAMALATUNA Prosiding Conference on Research and Community Services Journal of Islamic Economics and Finance Studies Jurnal Aksi Afirmasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Jurnal Iqtishaduna: Economic Doctrine Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an,Tafsirdan Pemikiran Islam Al Hikmah : Jurnal Studi Keislaman Wadiah : Jurnal Perbankan Syariah Alhamra Jurnal Studi Islam Sustainability (STPP) Theory, Practice and Policy Journal of Islamic Economics Lariba Muslim Heritage An Nafah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Palangka Law Review Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Jurnal Pengabdian Masyarakat (Z-COVIS) An Nafah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Islamic Economics Journal Journal of Shariah Economics Journal of Islamic Banking AL-IKTISAB: Journal of Islamic Economic Law
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS) DALAM IMPLEMENTASI PRODUK KPR SYARIAH IB HEBAT DI BPRS DANA AMANAH SURAKARTA Devid Frastiawan Amir Sup; Muhammad Irkham Firdaus; Aqil Mu’tashim Bilhaq
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 5, No 1 (2023): Fifth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BPRS Dana Amanah Surakarta, sebagai salah satu BPRS syariah, memiliki kewajiban terhadap kepatuhan syariah. Salah satu produk yang dijalankan adalah pembiayaan KPR Syariah iB Hebat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran DPS dalam implementasi produk KPR Syariah iB Hebat di BPRS Dana Amanah Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, deskriptif, penelitian lapangan (field research). Penelitian ini didanai oleh Kemdikbudristek Dikti melalui skema Penelitian Kompetitif Nasional – Penelitian Dosen Pemula Tahun 2023. Hasil yang didapat, DPS melakukan pengawasan terhadap pengembangan produk dan aktivitas baru BPRS dan pengawasan terhadap kegiatan BPRS. Dari hasil pemeriksaan rutin yang dilakukan, apabila DPS menemukan ketidaksesuaian antara pelaksanaan dengan ketentuan syariah, DPS membuat dan menyampaikan laporan hasil pengawasan dan pemeriksaan. Dalam laporan pemeriksaan tersebut DPS menyampaikan saran dan rekomendasi atas hasil temuan. Selain itu, saat mengkaji produk baru, DPS memberikan masukan terkait aspek syariah yang harus diterapkan pada produk baru tersebut. Sampai saat ini, tidak terdapat temuan penyimpangan berat terhadap aspek syariah di BPRS Dana Amanah Surakarta, biasanya hasil temuan sebatas berupa kelengkapan administratif yang dapat dipenuhi
Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) dalam Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) pada Produk Pisang Keju Raja Rasa Ponorogo Devid Frastiawan Amir Sup
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol 4 No 2 (2023): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v4i2.969

Abstract

Umat ​​Islam menginginkan setiap produk wajib memiliki sertifikasi halal, artinya telah memenuhi standar kelayakan dan sesuai dengan syarat halal suatu produk menurut agama Islam. Masa penahapan pertama kewajiban sertifikat halal akan berakhir pada 17 Oktober 2024. Terdapat 3 (tiga) kelompok produk yang harus sudah bersertifikat halal seiring dengan berakhirnya penahapan pertama tersebut, produk makanan dan minuman, bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman, serta produk hasil sembelihan dan jasa penyembelihan. Pendampingan PPH merupakan kegiatan untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil dalam memenuhi persyaratan pernyataan kehalalan produk. Pelaku usaha yang didampingi adalah Bapak Mariadi, dengan jenis produk berupa buah dan sayur dengan pengolahan dan penambahan bahan tambahan pangan dengan merek dagang Pisang Keju Raja Rasa Ponorogo. Dalam pengajuan sertifikasi halal ini, Bapak Mariadi mengalami kesulitan dalam menggunakan komputer/laptop dan internet. Metode pendampingan yang dilakukan adalah pengumpulan data pelaku usaha, identifikasi produk, identifikasi bahan-bahan yang digunakan dalam produk, penyusunan alur proses produksi, submit data melalui laman https://ptsp.halal.go.id, verifikasi dan validasi data oleh Pendamping PPH, dan pemantauan status pengajuan hingga terbit sertifikat halal. Berdasarkan hasil pendampingan yang dilakukan, produk tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan sertifikat halal dari Program SEHATI. Proses pengajuan sertifikasi halal ini dimulai pada tanggal 24 Mei 2022 dan terbit sertifikat halal pada tanggal 12 September 2022 dengan nomor sertifikat ID35110000328590622 dengan masa berlaku hingga 22 Juli 2026.
Pendampingan Proses Produk Halal (PPH) dalam Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) pada Produk Roti Sobek Trizta Devid Frastiawan Amir Sup
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi 6
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v4i2.1042

Abstract

Umat Islam menginginkan setiap produk wajib memiliki sertifikasi halal, artinya telah memenuhi standar kelayakan dan sesuai dengan syarat halal suatu produk menurut agama Islam. Masa penahapan pertama kewajiban sertifikat halal akan berakhir pada 17 Oktober 2024. Terdapat 3 (tiga) kelompok produk yang harus sudah bersertifikat halal seiring dengan berakhirnya penahapan pertama tersebut, produk makanan dan minuman, bahan baku, bahan tambahan pangan, dan bahan penolong untuk produk makanan dan minuman, serta produk hasil sembelihan dan jasa penyembelihan. Pendampingan PPH merupakan kegiatan untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil dalam memenuhi persyaratan pernyataan kehalalan produk. Pelaku usaha yang didampingi adalah Bapak Sutrisno, dengan jenis produk berupa produk bakeri dengan merek dagang Trizta. Dalam pengajuan sertifikasi halal ini, Bapak Sutrisno mengalami kesulitan dalam menggunakan komputer/laptop dan internet. Metode pendampingan yang dilakukan adalah pengumpulan data pelaku usaha, identifikasi produk, identifikasi bahan-bahan yang digunakan dalam produk, penyusunan alur proses produksi, submit data melalui laman https://ptsp.halal.go.id, verifikasi dan validasi data oleh Pendamping PPH, dan pemantauan status pengajuan hingga terbit sertifikat halal. Berdasarkan hasil pendampingan yang dilakukan, produk tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan sertifikat halal dari Program SEHATI. Proses pengajuan sertifikasi halal ini dimulai pada tanggal 26 Maret 2023 dan terbit sertifikat halal pada tanggal 10 Mei 2023 dengan nomor sertifikat ID35110002170720323 dengan masa berlaku hingga 09 Mei 2027.
Metode Penyelesaian Sengketa dalam Produk Keuangan Syariah Devid Frastiawan Amir Sup
Palangka Law Review Vol. 2 No. 2 (2022): VOLUME 2, ISSUE 2, SEPTEMBER 2022
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/palarev.v2i2.4652

Abstract

Pola hubungan yang didasarkan pada akad-akad syariah, diyakini sebagai pola hubungan yang kokoh antara lembaga keuangan syariah dan nasabahnya. Jika terjadi persengketaan, idealnya kedua belah pihak dapat menyelesaikannya dengan musyawarah. Namun, tetap saja dimungkinkan terdapat persengketaan yang tidak dapat diselesaikan dengan musyawarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyelesaian sengketa dalam produk keuangan syariah. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif kepustakaan. Terdapat beberapa hasil yang didapat. Pertama, pada umumnya produk keuangan syariah meliputi pengumpulan dana, penyaluran dana, dan pelayanan jasa. Kedua, potensi sengketa yang muncul pada umumnya meliputi kesalahan penafsiran kontrak, wanprestasi, maupun perbuatan melawan hukum. Ketiga, jika  persengketaan tidak dapat diselesaikan dengan musyawarah, maka penyelesaian sengketa tersebut dapat melalui Basyarnas maupun Pengadilan Agama.  
The Law Concept of Sharia Banking Compliance on Murabaha Financing in Indonesia Ghozali, Mohammad; Sup, Devid Frastiawan Amir; Prastyaningsih, Ika; Adan, Hasanuddin Yusuf
Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam Vol 8, No 3 (2024): Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam
Publisher : Islamic Family Law Department, Sharia and Law Faculty, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sjhk.v8i3.11313

Abstract

Submission to sharia is a fundamental factor which discriminates sharia banking from the conventional one. Therefore, sharia banking as intermediating institution and provider of financial services which base their operation on Islamic sharia values have to ensure their compliance towards sharia principles. Besides, sharia banking applies profit sharing principle as the main foundation in fund collection, fund distribution, and financing. A product dominating and attracting customers the most is murabaha. This product still receives tough critics from scientists, though, so that this research aims at investigating sharia banking compliance on murabaha financing viewed from the perspective of fatwa from DSN-MUI. This research applies qualitative design with normative approach (DSN-MUI fatwa). The result of the study shows that murabaha contract in Indonesian sharia banking must fulfill sharia compliance stated in the Qur’an, Sunnah, Regulation of Bank of Indonesia, and DSN-MUI fatwa.
Pendampingan Digitalisasi Produk Peternakan Ayam Petelur Lahuri, Setiawan Bin; Sup, Devid Frastiawan Amir; Hibatullah, Lutfhi Ilham; Maylaffasya, Ghiyatska Shairafi; Khamid, Mohammad Abdul; Winarno, Rivaniansyah Siacahyo; Yahya, Ahmad; Putra, Rafif Mulana; Tajudin, Hafidh; Nawawi, Barkaa Alhudaebi; Rizky, Al Dihan Fiery; Handoko, Gesang Dwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 5 No. 1 (2024): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v5i1.1314

Abstract

In this era full of digitalization, there are still some business actors who still use traditional marketing techniques, where these techniques have a very tight level of competition with modern marketing techniques using digital media, so that if a business actor is unable or fails to compete with other business actors, it will cause them to be slowly eliminated from the market. This also happened to our partner, namely UD. Fajar Mulya. Although currently competition in the chicken egg market is not as fierce as in the vegetable market, it does not rule out the possibility that something similar will happen one day. The method used is the assistancing method, refer to approaches or strategies used to provide guidance, support, and assistance to UD. Fajar Mulya in achieving goals or overcoming problems in the form of digitizing laying chicken farming products. The results obtained after assistancing, currently UD. Fajar Mulya has a logo, print media (banners), social media, profile videos, and geographical indications. This assistance is carried out because, even though a business sector has great potential, if it cannot keep up with current developments, it is possible that it will lose out to other competitors.
Praktik Kerjasama Usaha dalam Perspektif Musyarakah Sup, Devid Frastiawan Amir; Masruri, Achmad Hasyim
Al Hikmah: Jurnal Studi Keislaman Vol. 13 No. 01 (2023): AL HIKMAH
Publisher : Institut Agama Islam Al-Hikmah Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/hjsk.v13i01.4027

Abstract

Abstract, Musyarakah is the concept of cooperation in an economic business based on sharia principles, which in this case uses a profit-sharing system, where profits and losses are share. There is a practice of collaboration with the name Pawon Emak As_Na with a business in the form of intestinal chips. This cooperation is carried out by two people. The two people agreed to collect capital to set up a business and the implementation of the business was carried out jointly, from the production process to marketing. This research aims to find out the mechanism of cooperative practice in the intestinal chips business at Pawon Emak As_Na and how this cooperation is practiced from a musyarakah perspective. This research is a qualitative research, descriptive, field research. The results of this research are that the mechanism of business cooperation practices at Pawon Emak As_Na is carried out by two people with the same portion of capital. Both of them are running their business, be it the search for raw materials, the production process, to marketing. The cooperation agreement is made verbally. Their principle is mutual trust because they already understand the character of each party. Then the practice of cooperating with intestinal chips at Pawon Emak As_Na in the musyarakah perspective is included in the uqud musyarakah, namely syirkah mufawadhah. The pillars and conditions of the musyarakah contract have been fulfilled, but ijab and qabul of their business cooperation are not strong, because the agreement has not been written so that if a conflict arises it can be denied by one of the parties. Keywords: Cooperation; Business; Musyarakah
Implementasi Akad Syariah Dalam Surat Perjanjian Pada Produk KPR Syariah IB Hebat Di BPRS Dana Amanah Surakarta Amir , Devid Frastiawan; Firdaus, Muhammad Irkham; Bilhaq, Aqil Mu'tasim
At-Tasyri': Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 01 (2024)
Publisher : Fakultas Syari'ah Institut Agama Islam Riyadlatul Mujahidin Ngabar (IAIRM) Ponorogo.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55380/tasyri.v5i01.619

Abstract

BPRS Dana Amanah Surakarta is the second BPRS in Surakarta. The need for housing is a primary need and until now houses are still a rarity for most Indonesian people. Not everyone can afford to buy a house in cash. In connection with the collaboration between BPRS Dana Amanah Surakarta and PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) as a secondary housing finance company, and in order to realize the community's need for home ownership, BPRS Dana Amanah Surakarta issued KPR Syariah iB Hebat product. Sharia Mortgage (KPR) is a type of service provided by BPRS to customers to obtain housing loan financing based on a sharia contract. This research aims to describe the implementation of sharia contract in the letter of agreement on KPR Syariah iB Hebat products at BPRS Dana Amanah Surakarta. This research used a qualitative approach, descriptive, field research. The results obtained, the implementation of contract agreements in BPRS must pay attention to legal aspects and positive legal regulations which have a very important position so that they can provide legal basis and prevent risks that have an impact on BPRS, on the other side, sharia principles must also be considered in implementing these agreements. The contract used in the KPR Syariah iB Hebat product at BPRS Dana Amanah Surakarta is a murabahah contract (Fatwa DSN-MUI No: 04/DSN-MUI/IV/2000 concerning Murabahah), istishna’ parallel (Fatwa DSN-MUI No: 22/DSN-MUI/III/2002 concerning Sale and Purchase of Istishna’ Parallel), and musyarakah mutanaqishah (Fatwa DSN-MUI No: 73/DSN-MUI/XI/2008 concerning Musyarakah Mutanaqishah). The provisions listed in the Fatwa DSN-MUI are then compiled into a letter of agreement, namely the letter of agreement that used murabahah without wakalah contract, murabahah bil wakalah contract, istishna’ paralel contract, and musyarakah mutanaqishah contract.
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Produk BSI Tabungan Easy Wadiah Sup, Devid Frastiawan Amir; Sabaruddin
WADIAH Vol. 8 No. 2 (2024): Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/wadiah.v8i2.1440

Abstract

Banks in their development will always face very competitive situations. It is important for banks to be able to achieve competitive advantage, one thing banks can do is to develop service quality. Banks must do several things that can bind customers' hearts to remain loyal to the bank, so the services provided by the bank must be right on target, so that customer satisfaction becomes an important part of maintaining customer loyalty to the bank. This research aims to measure the influence of service quality on customer satisfaction with the BSI Easy Wadiah Savings product, at Bank Syariah Indonesia KCP Magelang Muntilan, Central Java. The method used in this research is a quantitative method, using SPSS software analysis tools. There are two variables used in this research, namely the independent variable Service Quality (X) and the dependent variable Customer Satisfaction (Y). The results obtained from this research are that there is a positive and significant influence between service quality and customer satisfaction. If service quality increases, customer satisfaction will also be higher. This is proven by the results of the t test analysis which shows the calculated t is 19.213 with a significance level of 0.01.
Legal Opinion Dalam Perspektif Hukum Islam Firdaus, Muhammad Irkham; Sup, Devid Frastiawan Amir
El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman Vol 21 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/el-ghiroh.v21i1.360

Abstract

Legal opinion mempunyai peranan penting dalam siklus hukum yang berlaku di sebuah negara. Di sisi lain, adanya legal opinion tidak menjadi jaminan bagi klien untuk bisa menang pada sengketa hukum di pengadilan, karena legal opinion berfungsi sebagai doktrin bagi hakim dalam memberikan keputusan dalam sebuah perkara, artinya dapat pula menjadi pertimbangan hakim dalam memberi keputusannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perspektif hukum Islam terhadap argumentasi atau pendapat para ahli hukum tentang masalah hukum, atau sebagai bentuk pendapat hukum yang membantu hakim dalam mengeluarkan putusan atas suatu perkara. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif kepustakaan. Hasil yang didapat adalah legal opinion dalam Islam telah dikenal sejak dulu, karena banyak ahli-ahli hukum Islam yang ber-ijtihad untuk dapat memberikan pendapat hukum pada sebuah perkara yang kemungkinan secara tekstual tidak tertulis dalam al-Quran dan Hadis, sehingga para ulama berusaha untuk menafsirkannya guna menemukan hukum yang sesuai dengan perkara tersebut. Ijtihad merupakan bentuk dari sebuah kebebasan berpikir yang dapat dilakukan oleh ulama, artinya seorang ulama dapat menetapkan dan mengemukakan pemikirannya dengan berlandaskan pada al-Qur’an dan Hadis.
Co-Authors Abdul Jafar Abdul, Muhammad Abdullah Chamber Abdurrahman , Hujjatul Islam Musthafa Achmad Michael Adi Putra Ahmad Yahya Akhmad Affandi Mahfudz Akhmad Affandi Mahfudz Al Maskuri, M. Mava Saputra Annas Syams Rizal Fahmi Aqil Mu’tashim Bilhaq Arif Dian Santoso Arifin, Mohamad Zaenal Azidni Rofiqa Azzahid, Ziad Abdurrahman Bilhaq, Aqil Mu'tasim Bilhaq, Aqil Mutashim Bilhaq, Aqil Mu’tashim Choir, Muhammad Iqbal Daud Sukoco Eko Nur Cahyo Elsyafa, Thoriq Izza Excel Abu Ramadhan Fadhila Sukur Indra Faiz Izzatullah Faridl Noor Hilal Fatahna Fathan Mubina Fathurrohman, Robby Handoko, Gesang Dwi Hasanuddin Yusuf Adan Hibatullah, Lutfhi Ilham Hujjatul Islam Musthafa Abdurrahman Ibnu Yaqzan Qurany Ibrahim Fahad Sulaiman Ifandi Suhendi Imam Kamaluddin Iman Nur Hidayat Izzatullah, Faiz Izzuddien Setiaji Khamid, Mohammad Abdul Khoirul Umam Lathiif Chandra Septian Lucky Adha Febrian M. Mava Saputra Al Maskuri Masruri, Achmad Hasyim Maylaffasya, Ghiyatska Shairafi Mega Fatimah Rosana Meitria Cahyani Milenia Ayu Saraswati Mohamad Zaenal Arifin Mohammad Ghozali Mohammad Ghozali, Mohammad Mohammad Syifaurrosyidin Muhammad Abdul Aziz Muhammad Abdul Aziz Muhammad Hadi Wijaya Munir Muhammad Haidar Muhammad Halimul Umam Muhammad Iqbal Choir Muhammad Irkham Firdaus Muhammad Syamsul Arifin, Muhammad Syamsul Munir, Muhammad Hadi Wijaya Nadia Mira Kusumaningtyas Namira Muthia Rosalina Naufal Azmi Ramadhan Nawawi, Barkaa Alhudaebi Nur Ahid Nur Ihsan Nurizal Ismail Nurizal Ismail Nurizal Ismail Nurizal Ismail Ismail Prastyaningsih, Ika Putra, Rafif Mulana Putri, Sri Firda Rahmi Aliya Rachmawati, Andini Ramadhan, Excel Abu Ramadhan, Naufal Azmi Retnowati, May Shinta Reyhan, Muhammad Rizky, Al Dihan Fiery Robby Fathurrohman Rofiqa, Azidni Rokhmat Muttaqin Sabaruddin Sahira Sajjadia Luthia Sahputra, Jaya Saipul Nasution Saleh, Muhammad Aunurrochim Bin Mas'ad Savier Nayaka Gunawardana Selamet Hartanto Selamet Hartanto Setiaji, Izzuddien Setiawan Bin Lahuri Shinta, May Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Aisyah Sulaiman, Ibrahim Fahad Sup, Amir SYAMSURI Tajudin, Hafidh Tegas Bijaksana Ulfatun Wahidatun Nisa Wildan Hakim Wildan Hakim, Wildan Winarno, Rivaniansyah Siacahyo Yeni Zannuba Arifah Zannuba, Yeni Ziad Abdurrahman Azzahid Zulfatus Sa’diah