Articles
Studi Pendahuluan Peningkatan Pemahaman Konsep pada Muatan Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SDN Socah 4 Bangkalan
Choirul Umam;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah studi awal dalam Identifikasi permasalahan yang dihadapi kelas III SDN Socah 4 Bangkalan dalam muatan Bahasa Indonesia. Identifikasi permasalah dalam muatan Bahasa Indonesia dilaksanakan agar dapat ditemukan sebuah solusi dalam upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket, dan wawancarai yang dilaksanakan mulai 25 Februari 2020. Responden meliputi 11 siswa dan guru kelas III SDN Socah 4 Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep siswa di SDN Socah 4 Bangkalan tergolong masih sangat kurang, dimana siswa kelas III banyak ditemukan siswa yang tidak mendengarkan penjelasan guru dikarenakan siswa sulit memahami materi yang disampaikan oleh guru. Tindakan yang dilakukan oleh guru yaitu dengan memberikan penjelasan ulang, pemahaman konsep, pengunaan media pembelajaran sederhana dan mencatat serta memberikan tugas-tugas.
Identifikasi Kemampuan Membaca dan Memahami Teks pada Siswa Kelas III SDN Buluh 3 Socah
Dian Natalia;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian dilakukan untuk mengetahui kemampuan membaca pada siswa kelas III. Penelitian dilakukan dengan pengambilan studi pendahuluan serta metode pengumpulan data menggunakan tes lisan, lembar observasi untuk mengamati kemampuan membaca pemahaman siswa dan metode dokumentasi. Fokus penelitian pada penelitian ini yaitu guru dan siswa sedangkan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III SDN Buluh 3 Socah sebanyak 30 siswa dengan 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan pengambilan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data kualitatif secara deskriptif. Dari hasil observasi dan test yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa yang lolos dalam tes membaca dan memahami teks, sehingga 22 siswa lainnya masih kurang mampu dalam membaca dan memahami teks. Dari hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa model belajar yang digunakan guru kurang tepat tepat sehingga siswa kurang memahami teks bacaan yang sedang dibaca.
Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menulis Kata Baku dan Tidak Baku pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Ervinda Olivia Privana;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari studi pendahuluan ini untuk mengetahui seberapa besar pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia menulis kata baku dan tidak baku kelas V SDN Buluh 3 di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Teknik analisis data kualitatif secara deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan pengambilan angket. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Februari hingga selesai. Subjek dalam studi pendahuluan ini adalah 31 siswa ( 16 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan) dan 1 guru kelas atau wali kelas V SDN Buluh 3. Dari hasil observasi dan pengambilan angket yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa yang kategori baik sekali , 4 siswa yang kategori baik, 9 siswa yang kategori cukup dan 10 siswa yang kategori kurang mampu membedakan kata baku dan tidak baku. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada 10 siswa yang tingkat pemahaman siswa tergolong masih sangat kurang.
Identifikasi Pemahaman Membaca Puisi Siswa Kelas IV SDN Junganyar 02
Krismonarofah, Krismonarofah;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman membaca puisi Siswa Kelas IV SDN Junganyar 02. Metode penelitaian ini menggunakan Deskriptif Kualitatif, dimana Instrumen yang digunakan adalah instrumen wawancara dan instrumen bservasi yang dlaksanakan pada tanggal 25 Februari 2020 . Peneliti menggunakan analisis kualitatif, dimana data yang telah diperoleh seperti hasil wawancara dan observasi akan dianalisis secara kualitatif. Instrumen observasi dan wawancara digunakan pada studi awal penelitian untuk mengetahui informasi mengenai pemahaman siswa tentang membaca puisi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel Jenuh yang merupakan semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Junganyar 02 yang terdiri dari 14 siswa yang berkisar umur 10 tahun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman membaca puisi siswa di kelas IV SDN Junganyar 02 masih sangat kurang atau rendah sehingga siswa mendapatkan nilai tidak sesuai dengan KKM. Berdasarkan observasi dikelas IV menujukkan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konversional, kurangnya ketertarikan siswa kepada muatan Bahasa Indonesia.
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Keterampilan Berbicara dalam Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III di SDN Telang 1
Shofatul Isnainy;
Agung Setyawan
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
an Penelitian untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap hasil belajar siswa kelas III SDN Telang 1., Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dimana instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, wawancara, lembar pengamatan, dan tes hasil belajar (kognitif). wawancara diberikan setelah penerapan metode bercerita, lembar pengamatan untuk mengamati pelaksanaan metode bercerita dan tes hasil belajar berupa kognitif dengan KKM 75. Sampel dari penelitian ini berjumlah 23 orang terdiri dari Laki-Laki 13 orang dan Perempuan 10 orang. Hasil penelitian ini hasil tes hasil belajar dan wawancara menunjukan bahwa metode bercerita membuat siswa lebih banyak memahami materi yang disampaikan guru. Hasil pengamatan menunjukan bahwa metode bercerita membuat siswa cenderung lebih pasif dan hanya fokus dalam memperhatikan penjelasan guru. Penerapan metode bercerita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara kognitif siswa dengan nilai ketuntasan kelas 35% siswa lebih aktif dan mengalami peningkatan dalam berbicara. Simpulan secara umum menunjukkan bahwa Penerapan metode bercerita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara kognitif siswa rekomendasi dalam pelaksanaan pembelajaran, hendaknya guru lebih kreatif dan lebih banyak memberi kesempatan dan motivasi kepada siswa
Studi Pendahuluan Peningkatan Pemahaman Konsep pada Muatan Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SDN Socah 4 Bangkalan
Choirul Umam;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah studi awal dalam Identifikasi permasalahan yang dihadapi kelas III SDN Socah 4 Bangkalan dalam muatan Bahasa Indonesia. Identifikasi permasalah dalam muatan Bahasa Indonesia dilaksanakan agar dapat ditemukan sebuah solusi dalam upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, angket, dan wawancarai yang dilaksanakan mulai 25 Februari 2020. Responden meliputi 11 siswa dan guru kelas III SDN Socah 4 Bangkalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep siswa di SDN Socah 4 Bangkalan tergolong masih sangat kurang, dimana siswa kelas III banyak ditemukan siswa yang tidak mendengarkan penjelasan guru dikarenakan siswa sulit memahami materi yang disampaikan oleh guru. Tindakan yang dilakukan oleh guru yaitu dengan memberikan penjelasan ulang, pemahaman konsep, pengunaan media pembelajaran sederhana dan mencatat serta memberikan tugas-tugas.
Identifikasi Kemampuan Membaca dan Memahami Teks pada Siswa Kelas III SDN Buluh 3 Socah
Dian Natalia;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian dilakukan untuk mengetahui kemampuan membaca pada siswa kelas III. Penelitian dilakukan dengan pengambilan studi pendahuluan serta metode pengumpulan data menggunakan tes lisan, lembar observasi untuk mengamati kemampuan membaca pemahaman siswa dan metode dokumentasi. Fokus penelitian pada penelitian ini yaitu guru dan siswa sedangkan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III SDN Buluh 3 Socah sebanyak 30 siswa dengan 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan pengambilan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data kualitatif secara deskriptif. Dari hasil observasi dan test yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa yang lolos dalam tes membaca dan memahami teks, sehingga 22 siswa lainnya masih kurang mampu dalam membaca dan memahami teks. Dari hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa model belajar yang digunakan guru kurang tepat tepat sehingga siswa kurang memahami teks bacaan yang sedang dibaca.
Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menulis Kata Baku dan Tidak Baku pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Ervinda Olivia Privana;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari studi pendahuluan ini untuk mengetahui seberapa besar pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia menulis kata baku dan tidak baku kelas V SDN Buluh 3 di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Teknik analisis data kualitatif secara deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan pengambilan angket. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 Februari hingga selesai. Subjek dalam studi pendahuluan ini adalah 31 siswa ( 16 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan) dan 1 guru kelas atau wali kelas V SDN Buluh 3. Dari hasil observasi dan pengambilan angket yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat 8 siswa yang kategori baik sekali , 4 siswa yang kategori baik, 9 siswa yang kategori cukup dan 10 siswa yang kategori kurang mampu membedakan kata baku dan tidak baku. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada 10 siswa yang tingkat pemahaman siswa tergolong masih sangat kurang.
Identifikasi Pemahaman Membaca Puisi Siswa Kelas IV SDN Junganyar 02
Krismonarofah, Krismonarofah;
Agung Setyawan;
Tyasmiarni Citrawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman membaca puisi Siswa Kelas IV SDN Junganyar 02. Metode penelitaian ini menggunakan Deskriptif Kualitatif, dimana Instrumen yang digunakan adalah instrumen wawancara dan instrumen bservasi yang dlaksanakan pada tanggal 25 Februari 2020 . Peneliti menggunakan analisis kualitatif, dimana data yang telah diperoleh seperti hasil wawancara dan observasi akan dianalisis secara kualitatif. Instrumen observasi dan wawancara digunakan pada studi awal penelitian untuk mengetahui informasi mengenai pemahaman siswa tentang membaca puisi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sampel Jenuh yang merupakan semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Junganyar 02 yang terdiri dari 14 siswa yang berkisar umur 10 tahun. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat pemahaman membaca puisi siswa di kelas IV SDN Junganyar 02 masih sangat kurang atau rendah sehingga siswa mendapatkan nilai tidak sesuai dengan KKM. Berdasarkan observasi dikelas IV menujukkan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konversional, kurangnya ketertarikan siswa kepada muatan Bahasa Indonesia.
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Keterampilan Berbicara dalam Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III di SDN Telang 1
Shofatul Isnainy;
Agung Setyawan
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
an Penelitian untuk mengetahui pengaruh metode bercerita terhadap hasil belajar siswa kelas III SDN Telang 1., Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dimana instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, wawancara, lembar pengamatan, dan tes hasil belajar (kognitif). wawancara diberikan setelah penerapan metode bercerita, lembar pengamatan untuk mengamati pelaksanaan metode bercerita dan tes hasil belajar berupa kognitif dengan KKM 75. Sampel dari penelitian ini berjumlah 23 orang terdiri dari Laki-Laki 13 orang dan Perempuan 10 orang. Hasil penelitian ini hasil tes hasil belajar dan wawancara menunjukan bahwa metode bercerita membuat siswa lebih banyak memahami materi yang disampaikan guru. Hasil pengamatan menunjukan bahwa metode bercerita membuat siswa cenderung lebih pasif dan hanya fokus dalam memperhatikan penjelasan guru. Penerapan metode bercerita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara kognitif siswa dengan nilai ketuntasan kelas 35% siswa lebih aktif dan mengalami peningkatan dalam berbicara. Simpulan secara umum menunjukkan bahwa Penerapan metode bercerita memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berbicara kognitif siswa rekomendasi dalam pelaksanaan pembelajaran, hendaknya guru lebih kreatif dan lebih banyak memberi kesempatan dan motivasi kepada siswa