Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN PERSEPSI CITRA TUBUH TERHADAP STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 6 PONTIANAK Diah Na'imatul Jannah; Desi; Yanuarti Petrika
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 1 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1124

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan gizi dapat menjadi landasan penting dalam mempengaruhi konsumsi seseorang, dimana tingkat pengetahuan gizi akan mempengaruhi dalam pemilihan bahan makanan yang tepat. Status gizi remaja merupakan indikator penting yang dapat mempengaruhi kesehatan dan produktivitas pada masa remaja. Persepsi citra tubuh adalah pemahaman seseorang tentang fisik yang mencakup penilaian individu yang subyektif berdasarkan pada penilaian orang lain terhadap dirinya. Faktor pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh diyakini memiliki peran dalam pembentukan status gizi remaja, terutama pada remaja putri yang rentan terhadap tekanan sosial terkait bentuk tubuh. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh terhadap status gizi remaja putri di SMA Negeri 6 Pontianak. Metode Penelitian: Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 38 orang remaja putri kelas XI yang diambil menggunakan teknik desain purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi dan kuesioner persepsi citra tubuh, sedangkan status gizi diukur berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi baik (71.1%), persepsi citra tubuh negatif (60.5%), dan status gizi normal (65.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi (p=0.015) dan hubungan yang tidak signifikan antara persepsi citra tubuh dengan status gizi (p=0.191). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh terhadap status gizi remaja putri. Diperlukan upaya edukasi gizi dan penguatan persepsi citra tubuh yang positif dalam rangka menjaga status gizi yang optimal pada remaja. Background: Nutrition knowledge can be an important foundation in influencing a person's consumption, where the level of nutritional knowledge will influence the selection of appropriate food ingredients. Adolescent nutritional status is an important indicator that can influence health and productivity during adolescence. Body image perception is a person's understanding of their physique, which includes subjective individual assessments based on others' assessments of them. Nutrition knowledge and body image perception are believed to play a role in shaping adolescent nutritional status, especially in adolescent girls who are vulnerable to social pressures related to body shape. Objective: This study aimed to determine the relationship between nutritional knowledge and body image perceptions on the nutritional status of adolescent girls at Pontianak State Senior High School 6. Methods: The study design was quantitative with a cross-sectional approach. A sample of 38 eleventh-grade adolescent girls was selected using a purposive sampling technique. The research instruments were a nutritional knowledge questionnaire and a body image perception questionnaire, while nutritional status was measured by body mass index for age (BMI/A). Data were analysed univariately and bivariately using the chi-square test. Results: The study showed that the majority of respondents had good nutritional knowledge (71.1%%), negative body image perceptions (60.5%), and normal nutritional status (65.8%). The chi-square test showed a significant relationship between nutritional knowledge and nutritional status (p=0.015) and an insignificant relationship between body image perception and nutritional status (p=0.191). Conclusion: This study concluded that there is a significant relationship between nutritional knowledge and body image perceptions on the nutritional status of adolescent girls. Nutrition education efforts and strengthening positive body image perceptions are needed to maintain optimal nutritional status in adolescents.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Indsutri Kecil Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus Di Kecamatan Pahandut, Jekan Raya Dan Sabangau) Desi; Miar; Rizani, Ahmad
JEMBA: Jurnal Ekonomi Pembangunan, Manajemen & Bisnis, Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JEMBA : Jurnal Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Bisnis,
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52300/jemba.v3i1.8768

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara modal, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kota Palangka Raya secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan melakukan wawancara dan kuesioner kepada 100 responden pengusaha industri kecil di Kota Palangka Raya (Studi kasus di Kecamatan Pahandut, Jekan Raya dan Sabangau) dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan modal, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara parsial modal, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI GAME BERBASIS ANDROID DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN  PADA REMAJA GASTRITIS DI SMA KRISTEN IMMANUEL DAN SMA SANTU PETRUS PONTIANAK Amelia Ramadania; Iman Jaladri; Desi
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan peradangan dari mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi, gastritis biasanya diawali oleh pola makan yang tidak teratur. Kebiasaan makan yang buruk dan mengkomsumsi makanan yang tidak hygien merupakan faktor resiko terjadinya gastritis. Bila penyakit ini tidak ditangani dengan baik dan dibiarkan hingga kronis, grastritis akan berkembang menjadi ulkus peptikus yang pada akhirnya bisa terjadi komplikasi seperti perdarahan, perforasi gaster, peritonitis, bahkan kematian. Perkembangan teknologi yang begitu pesat dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut secara bertahap. Game edukasi memberikan proses pembelajaran secara tidak langsung yang terjadi pada saat bermain, sehingga proses pembelajaran akan lebih menarik dan menyenangkan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan pola makan pada remaja gastritis di SMA Kristen Immanuel dan SMA Santu Petrus Pontianak. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan non randomized control group pretest posttest design. Uji yang digunakan adalah uji chi-square, paired t-test, independent t-test, wilcoxon, dan mann whitney. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 20 sampel dan waktu penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2018 selama dua minggu. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan perlakuan melalui game berbasis android dengan nilai p=0,002 (p<0,05), dan tidak ada perbedaan rata-rata pola makan setelah diberikan  perlakuan melalui leaflet dengan nilai p=0,083 (p>0,05). Saran dalam penelitian ini adalah sebaiknya untuk peneliti selanjutnya yang akan meneliti pola makan dan pengetahuan agar dapat melakukan penelitian dalam waktu 1 bulan-3 bulan.
GAMBARAN DAYA TERIMA CRACKERS DENGAN SUBSTITUSI DARI TEPUNG JAGUNG (ZEA MAYS L) DAN TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L) Klara Nopelia; Desi; Mulyanita
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Crackers merupakan biskuit maupun wafer mudah digigit juga pipih. Crackers bisa disantap oleh bermacam usia, crackers umumnya dijadikan cemilan maupun menu makan pagi. Pembuatan adonan crackers dengan cara fermentasi dibentuk pipih dengan rasa mengarah ke asin bertekstur renyah. Karakteristik utama dari crackers ialah memiliki tekstur renyah, tidak padat, serta kala di gigit tidak keras. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima crackers substitusi tepung jagung dan tepung kacang merah dengan konsentrasi (30:20), (35:15), (40:10). Metode: Metode penelitian ini menggunakan eksperimen atau percobaan. Panelis yang digunakan dalam penelitian adalah panelis agak terlatih berjumlah 25 orang yang menilai aspek warna, aroma, rasa dan tekstur. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap warna dengan kriteria suka sebesar 56% pada F1, aroma terhadap F3 dengan kriteria suka sebesar 60%, rasa terhadap F2 dengan kriteria suka sebesar 48% dan tekstur terdapat pada F3 dengan kriteria suka sebesar 48%.
HUBUNGAN PAPARAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PEMILIHAN MINUMAN KEKINIAN DAN ASUPAN GIZI MINUMAN KEKINIAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 5 PONTIANAK Nurrizky Natasha Gunawan; Sopiyandi; Desi
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :  Minuman kekinian adalah minuman inovatif yang sedang tren di kalangan remaja, seperti boba, cheese tea, thai tea, kopi susu brown sugar, dan matcha latte. Ciri khasnya adalah rasa yang unik, penampilan visual yang menarik, serta kandungan kalori yang tinggi. Minuman ini sering diperkenalkan dan dipromosikan melalui media sosial, khususnya TikTok, sehingga cepat menjadi populer dan mudah diakses oleh remaja. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan media sosial TikTok terhadap pemilihan minuman kekinian dan asupan gizi minuman kekinian pada remaja putri di SMA Negeri 5 Pontianak. Metode : Desain penelitian adalah cross-sectional dengan sampel sebanyak 64 remaja putri kelas XI yang dipilih menggunakan teknik proportionated random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat keterpaparan TikTok dan Food Frequency Questionnaire (FFQ), lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara paparan TikTok dengan pemilihan minuman kekinian (p= 0,067), namun terdapat hubungan signifikan antara paparan TikTok dengan asupan gizi minuman kekinian (p= 0,000), di mana semua responden dengan asupan gizi berlebih berasal dari kelompok paparan tinggi. Kesimpulan : Paparan media TikTok berpengaruh terhadap asupan gizi minuman kekinian, tetapi tidak  memengaruhi pemilihan minuman kekinian