Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

GAMBARAN PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DENGAN KONSTIPASI DAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT YARSI PONTIANAK Yati, Umi; Yanuarti Petrika; Desi
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 2 No. 4 (2025): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Desember 2025
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1113

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) tipe II merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang membutuhkan penatalaksanaan khusus, termasuk asuhan gizi terstandar, Konstipasi adalah  gangguan saluran cerna yang ditandai dengan kesulitan buang air besar, sedangkan hipertensi adalah kondisi tekanan darah tinggi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi. Kedua penyakit  ini sering  menjadi komorbid pada pasien DM tipe II. Proses asuhan gizi terstandar (PAGT) adalah pendekatan sistematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah gizi, meningkatkan masalah gizi, meningkatkan kualitas suatu layanan, dan memastikan keberhasilan asuhan gizi. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses asuhan gizi terstandar pada pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Konstipasi Dan Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak. Metode Penelitian : Metode penelitian yang dilakukan adalah metode Kualitatif dengan desain studi kasus (case study), pengumpulan data dilakukan dengan berupa observasi mendalam yang terfokus pada penerapan proses asuhan  gizi terstandar (PAGT), dengan melakukan wawancara, pengukuran antropometri, pemeriksaan klinis, dan analisis food recall pada 1 pasien diabetes melitus dengan konstipasi dan hipertensi yang menjalani perawatan inap. Hasil : Pasien mengalami penurunan nafsu makan yang dimana asupan makan pasien kurang  dari  kebutuhan yaitu sebesar 80-110 %, hasil pengukuran antropometri IMT pasien 18,53 (Normal), diagnosis pasien meliputi domain intake asupan (NI), domain clinic (NC) dan domain behavior (NB), pada intervensi  yang dilakukan pemberian diet Diabetes mellitus (DM) 1500 kkal, Tinggi Serat dan Rendah Garam III, serta edukasi pengaturan pola makan sesuai prinsip 3J (jumlah, Jenis, Jadwal).
DIGITALISASI LAYANAN PUBLIK DAN PELESTARIAN BUDAYA LOKAL IMPLEMENTASI KKN SMART VILLAGE DI DESA USSU Rahma Cahyani; Ninis Renita S; Hera; Amelia; Yurnita Gujali; Ragil Arrayyan; Nabila Fatika Sari Z; Rezha Fauziah; Sriwulandari Bahtiar; Nurcindy; Desi
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.1916

Abstract

Transformasi digital yang semakin cepat menuntut desa untuk beradaptasi menuju konsep desa cerdas tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal yang telah mengakar. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Smart Village di Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, dilaksanakan sebagai langkah memperkuat identitas budaya masyarakat melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan kekuatan dan potensi lokal sebagai dasar pembangunan yang berkelanjutan. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan melalui tahapan discovery, design, define, hingga refleksi dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Program KKN ini menghasilkan sejumlah pencapaian penting, seperti pengembangan website resmi desa, penerapan layanan administrasi digital melalui Digides (Digitalisasi Desa), penyusunan infografis layanan publik, serta pembuatan video edukasi digital. Inovasi-inovasi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan literasi digital warga, efektivitas layanan administrasi, keterbukaan tata kelola, serta meningkatnya peran aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi yang dipadukan dengan kearifan lokal mampu menciptakan tata kelola desa yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, KKN Smart Village di Desa Ussu dapat dijadikan contoh model pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa cerdas berbasis kearifan lokal di era digital.
ANALISIS RASIO KEUANGAN KABUPATE BERAU TAHUN 2020-2024 Meyli; Desi; Rizki; Dino; Mega Tunjung Hapsari
KEUDA (Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah) Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52062/keuda.v10i3.5017

Abstract

Abstract This study aims to analyze the financial performance of the Berau Regency Government based on APBD data from 2020 to 2024 by employing five financial ratios: regional independence ratio, regional financial efficiency ratio, degree of decentralization ratio, regional dependency ratio, and regional tax effectiveness ratio. The research method used is descriptive quantitative with secondary data obtained from the APBD Realization Report. The findings reveal that the average regional independence ratio is only 13%, classified as low, while the financial efficiency ratio is consistently above 100%, indicating inefficiency. The degree of decentralization ratio averages 9%, categorized as very low, whereas the regional dependency ratio averages 75.5%, showing a very high reliance on central government transfers. On the other hand, the tax effectiveness ratio varies, with an average of 92%, categorized as effective, although it declined significantly in the final year. Overall, the financial performance of Berau Regency has not been fully optimal, highlighting the need for strategies to increase local revenue and improve expenditure efficiency in order to reduce dependency on central government transfers. Keywords: Financial Performance, APBD, Berau Regency, Financial Ratios
FINANCIAL RATIO ANALYSIS IN ASSESSING THE PERFORMANCE OF COMPANY PROFITABILITY AND LIQUIDITY AT PT. PERTAMINAGEOTHERMAL ENERGYTBK PERIOD 2022-2023 Desi; Putri Sumaiyya; Siti Rahmah; Widia Safitri
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2061

Abstract

This research was conducted to assess the financial performance of PT Pertamina Geothermal EnergyTbk for the 2022–2023 period using a financial ratio analysis approach focused on profitability and liquidity ratios. The research method used is quantitative descriptive, utilizing secondary data sourced from the company's financial statements. Indicators used in the profitability analysis includeNet Profit Margin, Return on Assets( ROA), and Return on Equity(ROE), while liquidity analysis is carried out usingCurrent Ratio, Quick Ratio, AndNet Working Capital Ratio.The analysis results show an increase in the profitability ratio, reflecting improvements in operational efficiency and the company's ability to utilize assets to generate profits. On the other hand, although the liquidity ratio has improved, its value has not yet reached the ideal level, indicating that the company still faces challenges in meeting its short-term obligations. Overall, PT PertaminaGeothermal EnergyTbk during the 2022–2023 period showed increasingly improving profitability performance, but still needs to pay attention to and strengthen liquidity conditions to maintain the company's financial stability.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN PERSEPSI CITRA TUBUH TERHADAP STATUS GIZI REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 6 PONTIANAK Jannah, Diah Na'imatul; Desi; Yanuarti Petrika
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 1 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Maret 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2804/mgk.1811.1124

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan gizi dapat menjadi landasan penting dalam mempengaruhi konsumsi seseorang, dimana tingkat pengetahuan gizi akan mempengaruhi dalam pemilihan bahan makanan yang tepat. Status gizi remaja merupakan indikator penting yang dapat mempengaruhi kesehatan dan produktivitas pada masa remaja. Persepsi citra tubuh adalah pemahaman seseorang tentang fisik yang mencakup penilaian individu yang subyektif berdasarkan pada penilaian orang lain terhadap dirinya. Faktor pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh diyakini memiliki peran dalam pembentukan status gizi remaja, terutama pada remaja putri yang rentan terhadap tekanan sosial terkait bentuk tubuh. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh terhadap status gizi remaja putri di SMA Negeri 6 Pontianak. Metode Penelitian: Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 38 orang remaja putri kelas XI yang diambil menggunakan teknik desain purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan gizi dan kuesioner persepsi citra tubuh, sedangkan status gizi diukur berdasarkan indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi baik (71.1%), persepsi citra tubuh negatif (60.5%), dan status gizi normal (65.8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan status gizi (p=0.015) dan hubungan yang tidak signifikan antara persepsi citra tubuh dengan status gizi (p=0.191). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dan persepsi citra tubuh terhadap status gizi remaja putri. Diperlukan upaya edukasi gizi dan penguatan persepsi citra tubuh yang positif dalam rangka menjaga status gizi yang optimal pada remaja. Background: Nutrition knowledge can be an important foundation in influencing a person's consumption, where the level of nutritional knowledge will influence the selection of appropriate food ingredients. Adolescent nutritional status is an important indicator that can influence health and productivity during adolescence. Body image perception is a person's understanding of their physique, which includes subjective individual assessments based on others' assessments of them. Nutrition knowledge and body image perception are believed to play a role in shaping adolescent nutritional status, especially in adolescent girls who are vulnerable to social pressures related to body shape. Objective: This study aimed to determine the relationship between nutritional knowledge and body image perceptions on the nutritional status of adolescent girls at Pontianak State Senior High School 6. Methods: The study design was quantitative with a cross-sectional approach. A sample of 38 eleventh-grade adolescent girls was selected using a purposive sampling technique. The research instruments were a nutritional knowledge questionnaire and a body image perception questionnaire, while nutritional status was measured by body mass index for age (BMI/A). Data were analysed univariately and bivariately using the chi-square test. Results: The study showed that the majority of respondents had good nutritional knowledge (71.1%%), negative body image perceptions (60.5%), and normal nutritional status (65.8%). The chi-square test showed a significant relationship between nutritional knowledge and nutritional status (p=0.015) and an insignificant relationship between body image perception and nutritional status (p=0.191). Conclusion: This study concluded that there is a significant relationship between nutritional knowledge and body image perceptions on the nutritional status of adolescent girls. Nutrition education efforts and strengthening positive body image perceptions are needed to maintain optimal nutritional status in adolescents.
Makna Komunikasi Simbolik Tradisi Mowindahako dalam Pernikahan Adat Tolaki desi; Edy Basri; Hasdi Syahid Kasim
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Mowindahako merupakan prosesi sakral dalam pernikahan adat suku Tolaki yang kaya akan simbol dan nilai-nilai filosofis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan makna komunikasi simbolik yang terkandung dalam tradisi Mowindahako di Desa Awua Jaya, Kecamatan Asinua, Kabupaten Konawe. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana simbol-simbol verbal maupun non-verbal dalam tradisi tersebut dimaknai oleh masyarakat sebagai instrumen legalitas, etika, dan identitas budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh adat, kepala desa, dan masyarakat setempat, serta dokumentasi terkait. Analisis data dilakukan menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang membedah tanda melalui tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna komunikasi simbolik dalam Mowindahako tercermin melalui keberadaan fisik benda-benda adat (Puuno o’sara) serta tahapan Sara Peana dan tuturan adat (Sara Meparamesi) sebagai syarat sah pernikahan. Penggunaan bahasa perumpamaan dalam tuturan tersebut mengandung nilai etika berkomunikasi, sementara simbol kebendaan seperti kain putih, kerbau, gong, dan kalung emas merupakan wujud tanggung jawab laki-laki serta bentuk penghormatan tertinggi terhadap perempuan. Lebih jauh, prosesi ini membentuk kepercayaan kolektif masyarakat bahwa kesempurnaan alat dan tata cara adat merupakan penentu keharmonisan serta keberkahan hidup bagi pasangan di masa depan. Ketidakpatuhan terhadap detail ritual diyakini dapat mendatangkan sanksi adat (mate sara) maupun ketidakharmonisan, sehingga Mowindahako berfungsi sebagai instrumen komunikasi vital dalam menjaga keseimbangan tatanan sosial masyarakat Tolaki.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Pada Indsutri Kecil Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus Di Kecamatan Pahandut, Jekan Raya Dan Sabangau) Desi; Miar; Rizani, Ahmad
JEMBA: Jurnal Ekonomi Pembangunan, Manajemen & Bisnis, Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JEMBA : Jurnal Ekonomi Pembangunan, Manajemen dan Bisnis,
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Palangka Raya (UPR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52300/jemba.v3i1.8768

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh antara modal, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil di Kota Palangka Raya secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan melakukan wawancara dan kuesioner kepada 100 responden pengusaha industri kecil di Kota Palangka Raya (Studi kasus di Kecamatan Pahandut, Jekan Raya dan Sabangau) dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan modal, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara parsial modal, produktivitas tenaga kerja dan upah tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.