Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Studi Komparatif Penurunan Pendapatan Pada Wisata Pantai Alami dan Amenitas Wisata Pantai Akibat Pandemi Covid-19 Endang Gunaisah; Poltak, Hendra; Ismail
Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/jk.v6i1.195

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada Kesehatan manusia, namun memberikan dampak pada semua bidang perekonomian, tidak terkecuali bidang pariwisata.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif komparatif yang bertujuan untuk  mengetahui perbandingan rata-rata penurunan pendapatan sebelum dan sesudah Covid-19 pada 12 destinasi pelaku usaha wisata pantai alami dan 5 destinasi pelaku usaha wisata pantai amenitas di Kota Sorong. Sampel penelitian seluruh populasi destinasi wisata pantai di Kota Sorong berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pariwisata. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara signifikan rata-rata penurunan pendapatan pelaku usaha wisata amenitas lebih besar dari pada rata-rata penurunan pendapatan pelaku usaha wisata alami. Perbedaan disebabkan karena pelaku usaha wisata dengan amenitas lebih responsif untuk menutup tempat wisatanya selama himbauan pemerintah dari pada tempat wisata alami.
DINAMIKA POPULASI IKAN BELOSO (Glossogobius sp) DI PERAIRAN DANAU TEMPE SULAWESI SELATAN, INDONESIA Hadijah, Siti; Wamnebo, Muhammad Ikhsan; Kasmawati, Kasmawati; Bakhtiar, Bakhtiar; Poltak, Hendra
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 16, No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.16.2.2024.77-87

Abstract

Ikan beloso (Glossogobius sp) merupakan spesies endemik di Danau Tempe yang kini langka, hampir tidak ditemukan dalam tangkapan di danau tersebut. Faktor penyebab kelangkaan ini antara lain perubahan fungsi Danau Tempe menjadi kawasan wisata, penggunaan jalur transportasi perahu motor, tekanan pertumbuhan penduduk, serta eksploitasi ikan beloso yang tidak ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inamika populasi ikan beloso di Danau Tempe. Metode survei digunakan untuk menangkap ikan beloso, yang kemudian dihitung jumlahnya dan diukur panjangnya menggunakan papan ukur ikan dengan ketelitian hingga 1 mm. Struktur populasi ditentukan melalui pengelompokan frekuensi ukuran panjang menggunakan metode Bhatacharya berdasarkan data yang diperoleh. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 1974 ekor ikan yang tertangkap, panjangnya berkisar antara 82 mm hingga 231 mm. Persentase tangkapan terbesar ada pada nilai tengah dengan panjang total 127 mm, yaitu 19,50%, sementara yang terkecil dengan panjang total lebih dari 127 mm, sebanyak 0,15%. Sebaran ukuran menunjukkan variasi dari ikan berukuran kecil dengan nilai tengah panjang 84,5 mm hingga ikan berukuran besar dengan nilai tengah panjang 214,5 mm. Kelompok umur pada ikan beloso terdiri dari 3 kelompok pada jantan dan gabungan, serta 2 kelompok pada betina. Parameter panjang maksimum (L”), koefisien pertumbuhan (K), dan usia teoritis (to) ikan beloso masing-masing adalah 325 mm, 0,53 per tahun, dan -0,1595 (gabungan); 321 mm, 0,53 per tahun, dan -0,1560 (jantan); serta 320 mm, 0,48 per tahun, dan -0,1780 (betina). Tingkat mortalitas total (Z), mortalitas alami (M), laju mortalitas penangkapan (F), dan laju eksploitasi (E) pada ikan beloso telah dihitung masing-masing sebesar 4,66, 0,60, 4,06, dan 0,87 untuk gabungan; 3,67, 0,61, 3,06, dan 0,83 untuk jantan; serta 4,01, 0,57, 3,44, dan 0,86 untuk betina. Berdasarkan analisis yang menunjukkan kelompok umur rendah dan tingkat eksploitasi yang sangat tinggi, dapat disimpulkan bahwa kondisi ikan beloso sudah terancam. Diperlukan regulasi dan pengelolaan yang baik untuk menjamin keberlanjutannya.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK NELAYAN KEPITING MELALUI PEMAHAMAN AKSES PERMODALAN DAN ANALISA USAHA KEPITING BAKAU Razak, Abu Darda; Sururi, Misbah; Poltak, Hendra
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.7810

Abstract

Abstract. The potential of mangrove habitat which has high economic potential cannot be optimized to improve the welfare of mangrove crab fishermen. Capital factors and lack of understanding in conducting business analysis are problems for fishermen who carry out their business activities to increase their income. The purpose of this community service is to provide an understanding of access to capital and business analysis of mud crab so that fishermen are able to carry out business analysis independently.The solution to the problem is carried out in the coordination stage with the fisheries office, surveys, Forum Group Discussions, implementation of community service through lectures using media challenges that invite fisheries and banking offices and empathetic team mentoring of locations, and evaluation of activities through interviews. The results of the activity provide an increase in partners' understanding of the process of facilitating banking capital and business feasibility analysis. Abstrak.  Potensi habitat mangrove yang memiliki potensi ekonomis tinggi belum dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan kepiting bakau. Faktor permodalan dan ketidakpahaman melakukan analisa usaha menjadi permasalahan bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas usahanya meningkatkan pendapatannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman akses permodalan dan analisa usaha kepiting bakau sehingga masyarakat nelayan mampu melakukan analisa usaha secara mandiri. Solusi permasalahan mitra dilakukan melalui tahapan koordinasi dengan pihak dinas perikanan, survey, Forum Group Discussion, pelaksanaan pengabdian masyarakat melalui ceramah menggunakan media daring yang mengundang dinas perikanan dan perbankan dan pendampingan tim secara luring di empat lokasi, serta evaluasi keberhasilan kegiatan melalui wawancara. Hasil kegiatan memberikan peningkatan pemahaman mitra terhadap proses fasilitasi permodalan perbankan dan analisa kelayakan usaha.
Persepsi nelayan terhadap penangkapan ikan terukur ditinjau dari aspek sosial ekonomi dan lingkungan Poltak, Hendra; Handayani; Muhfizar; Ndahwali, Daniel Heintje; Gunaisah, Endang; Karubaba, Oktovianus Cristian; Purnomo, Adi
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsep.v9i3.105

Abstract

This study aims to understand the perceptions of fishermen towards the regulated fishing policy implemented by the Indonesian government. This policy is an effort to maintain the sustainability of fishery resources and marine ecosystems. The research method used is a quantitative survey with a descriptive approach, conducted on fishermen in the Sorong Manoi District, West Papua. Data were collected through questionnaires, structured interviews, and field observations, with a sample of 72 fishermen. The results of the study show that most fishermen have a positive understanding of this policy, recognizing its benefits in maintaining the sustainability of fish resources and reducing conflicts among fishermen. However, there are concerns related to the short-term economic impact and the need for more effective socialization and technical assistance. Fishermen also realize the importance of maintaining the marine ecosystem and support the use of environmentally friendly fishing gear.
RESOURCES COMPOSITION OF FISH RESULTS ABOUT TRACKING FISH IN WEST PAPUA MALAUMKARTA WATERS poltak, hendra; Sururi, Misbah; Suruwaky, Amir Machmud; Katili, Vicky Rizky; Tjarles, Lay; Ismail, ismail
Jurnal Harpodon Borneo VOLUME 15 NO.1 APRIL 2022
Publisher : Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/harpodon.v15i1.2507

Abstract

Hand line is a fishing gear consisting of a single string and hook for fishing and is widely used by fishermen in Malaumkarta waters. The purpose of this study is to identify the types of fish resources caught in the waters of Malaumkarta with the Drift Fishing system for resource conservation. The research was conducted 6 (six) times in 3 locations from June to September 2021. The method used was fishing survey using Handline Metal Jig drift system at depths 50 meters and 50 meters. The analysis was carried out quantitatively and qualitatively. The results showed that there were 134 individuals and 20 types of fish caught with a total weight of 126,194 kg. The type of fish that was most often caught was Letrinus sp, while in quantity it was Eumegistus illustris. The catch at three fishing locations showed that at a depth of 50 meters, 17 species were caught, 62 individuals, 104.625 kg with an average weight of 1.69 kg, while at a depth of 50 meters, 11 species were caught, 73 individuals, 22,039 kg with a weight of fish average 301.91 gr. The result of the research is that fish resources are utilized at a depth of 50 meters using a drift fishing system, with a metal jig fishing line.
ANALISIS SENTIMEN PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN EKSPOR SEDIMEN LAUT INDONESIA MELALUI PLATFORM X.COM Poltak, Hendra; Handayani, Handayan; Ismail, Ismail; Lina, Tirsa Ninia; Ulat, Muhamad Ali; Muhfizar, Muhfizar; Karubaba, Octavianus Kristian
PAPALELE (Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan) Vol 8 No 2 (2024): PAPALELE: Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/papalele.2024.8.2.180

Abstract

Indonesia's marine sediment export policy has become a controversial topic among the public, especially in relation to environmental and socio-economic impacts. This research aims to analyze public sentiment towards Indonesia's marine sediment export policy via the X.com platform (formerly Twitter) using Natural Language Processing (NLP) techniques. Data was taken during the period September to October 2024 using the scraping method using the Twitter API. The dataset consisting of 72 tweets was processed through a data preprocessing step to remove irrelevant elements. Sentiment is analyzed using the BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers) model, which allows deep detection of sentiment context. The analysis results show that 67% of tweets contain negative sentiment, 25% are neutral, and 8% are positive. This finding shows that the public is worried about the impact of marine sediment export policies.
Analisis Bibliometrik Tren dan Kebijakan Sosial Ekonomi Akuakultur 2015-2025 Poltak, Hendra; Ernawati, Ernawati; Puspitasari, Asthervina Widyastami; Suhermanto, Achmad; Valentine, Riris Yuli
Jurnal Pari Vol 11, No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : BPPSDMKP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jp.v11i1.15973

Abstract

Akuakultur berkelanjutan merupakan aspek penting dalam mendukung ketahanan pangan dan konservasi ekosistem laut di tengah tantangan perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik untuk menganalisis tren publikasi, jaringan konseptual, pola kolaborasi global, dan implikasi kebijakan dalam akuakultur berkelanjutan selama periode 2015–2025 dengan menganalisis 345 dokumen penelitian. Data diperoleh dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan VOSviewer dan OpenRefine. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan jumlah publikasi dengan dominasi negara maju serta kemunculan kata kunci utama seperti “sustainability”, “climate change”, dan “blue economy”. Analisis jaringan konseptual mengidentifikasi tujuh klaster tematik utama yang mencakup adaptasi iklim, konservasi ekosistem, ekonomi biru, sosial-ekologi, dan tata kelola kebijakan. Studi ini menegaskan perlunya integrasi multidimensi dalam kebijakan akuakultur berkelanjutan untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. Rekomendasi strategis meliputi penguatan kolaborasi internasional, pengembangan teknologi adaptif, dan pemberdayaan komunitas lokal guna mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Rekomendasi ini memberi manfaat bagi pemerintah dalam perumusan kebijakan berbasis bukti, pelaku industri akuakultur dalam adopsi praktik berkelanjutan, serta peneliti dalam identifikasi kesenjangan penelitian dan arah riset masa depan.Sustainable aquaculture is a crucial aspect in supporting food security and marine ecosystem conservation amidst the challenges of climate change and global economic growth. This study employs a bibliometric approach to analyze publication trends, conceptual networks, global collaboration patterns, and policy implications in sustainable aquaculture from 2015 to 2025 by examining 345 research documents. Data were obtained from the Scopus database and analyzed using VOSviewer and OpenRefine. The results show a significant increase in publication numbers, dominated by developed countries, along with the emergence of key keywords such as 'sustainability,' 'climate change,' and 'blue economy.' The conceptual network analysis identified seven major thematic klasters, including climate adaptation, ecosystem conservation, blue economy, socio-ecology, and policy governance. This study affirms the need for multidimensional integration in sustainable aquaculture policies to optimize economic benefits while preserving environmental sustainability and social welfare. Strategic recommendations include strengthening international collaboration, developing adaptive technologies, and empowering local communities to support the implementation of the Sustainable Development Goals (SDGs). These recommendations benefit governments in evidence-based policymaking, aquaculture industry players in adopting sustainable practices, and researchers in identifying knowledge gaps and future research directions.
ANALISIS FAKTOR TEKNIS DAN SOSIAL EKONOMI DALAM KEBERHASILAN BUDIDAYA UDANG VANAME DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA poltak, hendra; Ernawati, Ernawati; Puspitasari, Asthervina Widyastami; Abadi, Agung Setia; Yani, Ahmad
MARLIN Vol 6, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V6.I2.2025.73-86

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan di sektor perikanan budidaya Indonesia dengan potensi ekonomi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor teknis dan sosial ekonomi yang memengaruhi keberhasilan budidaya udang vaname di berbagai wilayah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan multisitus, dimana data dikumpulkan dari 12 lokasi budidaya di Indonesia melalui laporan resmi produksi, Feed Conversion Ratio (FCR), dan tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR). Selain itu, aspek sosial ekonomi seperti pelatihan teknis, akses modal, dan dukungan kelembagaan juga dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan antar lokasi dalam produksi, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup, yang dipengaruhi oleh praktik manajemen usaha serta faktor sosial ekonomi. Efisiensi pakan dan pengelolaan kualitas air terbukti sebagai faktor teknis utama yang mendukung keberhasilan budidaya, sementara pelatihan dan dukungan kelembagaan menjadi faktor sosial ekonomi yang memperkuat produktivitas dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi faktor teknis dan sosial ekonomi serta pendekatan manajemen yang adaptif untuk mendukung keberhasilan budidaya udang vaname di Indonesia.
Analysis of the Social, Economic, and Ecological Impact of Mining Activities of PT. Gag Nickel on Society and Coral Reef Ecosystem in Gag Island, Raja Ampat District Ulat, Muhamad Ali; Handayani, Handayani; Mulya, Anjar; Poltak, Hendra; Ismail, Ismail
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i10.11612

Abstract

This study analyses the social, economic, and ecological impact of PT. Gag Nickel mining activities on the society and coral reef ecosystem in Gag Island, Raja Ampat district. The data was obtained through in-depth interviews, observations, and questionnaires distributed to employees of PT. Gag Nikel and the surrounding community. The results of the research show that the presence of P.T. Gag Nikel has improved the income and well-being of the local population, with the majority of the population working as employees of the company. However, mining activities also cause damage to coral reef ecosystems, including soil erosion, sedimentation, and marine water pollution. In conclusion, in order to better sustainability, increased commitment of companies in managing environmental impacts and public involvement in decision-making related to mining activities is required. This research provides important insights for mining companies and other stakeholders in managing the impact of mining activities sustainably.
Kesukaan Konsumen terhadap Kerupuk yang Dimasak dengan Pasir Pantai, Pasir Gunung, Minyak Goreng Curah, dan Minyak Goreng Kemasan Gunaisah, Endang; Muhfizar, Muhfizar; Ndahawali, Daniel Heintje; Ruzuki, Rezza; Poltak, Hendra
Action Research Literate Vol. 8 No. 2 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i2.262

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kesukaan konsumen terhadap bahan makanan yang dimasak dengan berbagai macam bahan untuk memasak yang bertujuan 1. Mengetahui perbedaan kesukaan antara kerupuk yang dimasak dengan pasir pantai, pasir gunung, minyak goreng curah, dan minyak goreng kemasan  menurut persepsi konsumen. 2. Mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap produk kerupuk tersebut menurut usia dan 3.  Mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap produk kerupuk tersebut menurut jenis kelamin. Metode penelitian menggunakan uji hedonik dan analisa statistik dengan desain eksperiman acak sempurna, eksperimen factorial 3 x 4, dan eksperimen factorial 2 x 4. Hasil penelitian  sesuai tujuan di atas yaitu  (a) Ditinjau dari cara memasak kerupuk, maka kerupuk yang paling disukai secara berurutan adalah kerupuk yang dimasak pasir pantai (PP) dengan nilai X= 4,26, urutan kedua yang dimasak dengan minyak kemasan (MK) dengan nilai kesukaan X=3,95, disusul pasir gunung (PG) nilai X= 3,80 dan minyak curah (MC) dengan nilai kesukaan sebesar X=3,52.  Selanjutnya (b) Jika ditinjau dari usia , maka didapatkan usia konsumen tidak mempunyai efek signifikan terhadap kesukaan kerupuk, cara memasak kerupuk tidak signifikan, dan efek bersama antar perlakuan usia dan cara memasak signifikan. Terakhir (c) ditinjau dari jenis kelamin menunjukkan bahwa jenis kelamin tidak mempunyai efek signifikan terhadap kesukaan kerupuk, terdapat perbedaan efek macam cara memasak kerupuk sangat signifikan, dan efek bersama antara perlakuan jenis kelamin dan cara memasak tidak signifikan (interaksi antar perlakuan tidak tersekat secara baik).
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abadi, Agung Setia Abudarda Razak Adi Purnomo Agung Setia Abadi ahmad yani Ali ulat, Muhamad Amir M Suruwaky Amir M. Suruwaky Amir Machmud Suruwaky Anak Agung Gede Sugianthara Anjas AS Komboe Arhandy Arfah Asmira Rumalolas Astervina W. Puspitasari Astuti Astuti Bagas Prakoso Bakhtiar Bakhtiar Bambang Winarno Boby W Ziliwu Charles Nalle Dheni Rossarie Endang - Gunaisah Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ernawati Ferdinand Hukama Taqwa Gatot Hendra Prakoso Hafita, Yuniar Ayu Handayan Handayani HANDAYANI Handayani - Handayani Handayani Handayani, Handayan Heri Sutanto Hismayasari, Intanurfemi B I Komang H Permana Intanurfemi Bacandra Hismayasari Intanurfemi Hismayasari Iskandar Iskandar Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Ismail Jaulim Sirait Kadarusman Karubaba, Octavianus Kristian Katili, Vicky Katili, Vicky Rizky Lay Tjarles Leoni Hayu Sabrina Putri Lila Gardenia Maqdits Hikmatian Matahari Matahari Misbah Sururi Moejiono Moejiono Muh Guntur Ketuut Muh Kasim Muh. Kasim Muhamad Ali Ulat Muhammad Ali Ulat Muhammad Idris Muhammad Zaky Latif Muhfizar Muhfizar Muhfizar, Muhfizar Mulya, Anjar Mustasim, Mustasim Ndahawali, Daniel Heintje Ndahwali, Daniel Heintje Nur Anjelika Saputri Nurfitri Rahim Nurul Huda Oktovianus Cristian Karubaba Pujianto, Andreas Puspitasari, Asthervina Widyastami Ratna Ratna Razak, Abu Darda Renaldo Fredly Rumaherang Rezza Ruzuqi Ristiana Dwi Cahyani Ristiani Ruzuki, Rezza Samsul Muhammad Sayuti, Mohammad Serisanthi Irsani Oklan Bothmir Sigit Purnomo Sidhi Simon Manutilaa Siti Hadijah Sri Wahyuni Firman Sudirman Sudirman Suharyanto Suharyanto Suhermanto, Achmad Sulistyowati, Beta Indi Suruwaky, Amir Machmud Syafril Sanusi Tamaulina Br Sembiring Tinggal Hermawan Tio Arriela Doloksaribu Tirsa Ninia Lina Tjarles, Lay Ulat, M Ali Ulat, Muhammad Ali Valentine, Riris Yuli Vicky Rizky Affandy Katili Wamnebo, Muhammad Ikhsan Yani Nurita Purnawanti Zakeus Wuarbanaran