Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Metode Latihan Half Squad dan Push-Up Terhadap Kemampuan Pasing Bawah Bola Voli Ambon, Klaudius; Mulyono, Mulyono; Utomo, Gatot Margisal; Darisman, Eka Kurnia
Marathon: Jurnal Pendidikan Jasmani Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1: Mei 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jmrthn.v4i1.91991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli pada peserta ekstrakurikuler di SMP Kristen Pirngadi Surabaya melalui latihan passing bawah dengan memantulkan bola ke dinding. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pre-test "“ post-test. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMP Kristen Pirngadi Surabaya. Sebelum diberikan perlakuan (treatment), peserta terlebih dahulu menjalani pre-test. Perlakuan yang diberikan berupa latihan half squat dan push-up, yang dilakukan selama 16 sesi pertemuan. Setelah itu, dilakukan post-test menggunakan tes Brady Wall Volley untuk mengukur keterampilan passing bawah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji hipotesis t-test dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0.000, yang lebih kecil dari 0.05. Hal ini mengindikasikan bahwa latihan half squat dan push-up memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing bawah bola voli pada siswa SMP Kristen Pirngadi Surabaya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan half squat dan push-up efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli.
Latihan Variasi Jarak Terhadap Akurasi Servis Atas Bola Voli Pada Mahasiswa UKM Bola Voli Andiansyah, Aldi; Oemar, Fitry Nachamory; Hadi, Santika Rentika; Hulfian, Lalu; Utomo, Gatot Margisal; Darisman, Eka Kurnia
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Master Penjas & Olahraga (JMPO)
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v5i2.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak latihan variasi jarak terhadap peningkatan akurasi servis atas bola voli pada mahasiswa UKM Bola Voli Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes akurasi servis atas yang dilakukan sebelum dan sesudah program latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan dengan variasi jarak memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan akurasi servis atas dibandingkan dengan metode latihan konvensional. Dari dua kelompok yang diuji, kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan akurasi yang lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, nilai sig. (2-tailed) pada kelompok eksperimen sebesar 0,002, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 0,094. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa latihan dengan variasi jarak lebih efektif dalam meningkatkan akurasi servis atas. Disimpulkan bahwa penerapan latihan dengan variasi jarak memberikan dampak positif terhadap akurasi servis atas dalam bola voli.
SOSIALISASI LATIHAN IMAGERYUNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SHOOTINGPADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA Rizqiawan, Muhammad Aditya; Tudeq, Yohanes Wilhelmus; Mulyono; Darisman, Eka Kurnia; Utomo, Gatot Margisal
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): JP-MAS: Volume 6 Nomor 2 November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan melatihkan teknik imagery sebagai metode peningkatan keterampilan shooting dalam sepak bola bagi siswa Sekolah Sepak Bola (SSB). Imagery adalah teknik pelatihan mental yang melibatkan visualisasi gerakan dalam pikiran untuk meningkatkan performa atlet. Metode ini terbukti efektif dalam membantu atlet memahami teknik yang benar, meningkatkan fokus, dan memperkuat koordinasi motorik. Kegiatan ini dilaksanakan di SSB Surya Putra, Kota Probolinggo, dengan melibatkan 20 siswa. Sosialisasi dilakukan melalui sesi edukasi mengenai konsep dan manfaat imagery, diikuti dengan pelatihan praktik untuk menerapkan teknik visualisasi dalam latihan shooting. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan kemampuan shooting siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan shooting setelah menerapkan latihan imagery, yang mengindikasikan efektivitas metode ini dalam mendukung pembelajaran keterampilan olahraga. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelatih dan siswa SSB dapat memahami pentingnya latihan mental dalam pengembangan keterampilan teknis sepak bola. Program sosialisasi ini juga menjadi langkah awal dalam memperkenalkan imagery sebagai metode pelatihan yang dapat diintegrasikan dalam kurikulum latihan sepak bola usia remaja
Analisis Respons Fisiologis melalui Indikator Waktu Pemulihan dan Saturasi Oksigen pada Atlet Pencak Silat Berbasis Sistem Pemantauan Terintegrasi Gatot Margisal Utomo; Muhammad Wahyono; Ismawandi Bripandika Putra
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.997

Abstract

This study aimed to analyze the physiological responses of pencak silat athletes through the indicators of recovery time and oxygen saturation (SpO₂) using an integrated physiological monitoring system. A quasi-experimental pretest–posttest design was employed with 30 athletes as participants. Each athlete followed a controlled high-intensity training program while physiological data were collected in real-time to assess bodily adaptation to training load. Results showed a significant reduction in recovery time from an average of 183 ± 15 seconds to 152 ± 12 seconds, alongside a stable increase in SpO₂ from 96 ± 1.2% to 97 ± 1%. These findings indicate that high-intensity training with physiological monitoring can improve cardiac recovery efficiency and maintain oxygenation stability. The study highlights the importance of individualized training programs based on real-time data to optimize athlete performance and minimize overtraining risks. In conclusion, the integrated monitoring system is effective in measuring physiological adaptation of pencak silat athletes to high-intensity training programs, providing a scientific basis for more personalized and data-driven training strategies.
Pemanfaatan Teknologi Biometrik Olahraga untuk Memantau Adaptasi Fisiologis Atlet Bulutangkis Selama Latihan Intensitas Tinggi Muhammad Wahyono; Gatot Margisal Utomo; Ismawandi Bripandika Putra
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.998

Abstract

This study aims to examine the utilization of sports biometric technology to monitor physiological adaptations in badminton athletes during high-intensity training. A quasi-experimental research design with a pretest–posttest model was applied to 30 badminton athletes who participated in a structured high-intensity training program. Physiological parameters observed included resting heart rate, recovery time, and heart rate variability, which were recorded using an integrated wearable-based physiological monitoring system. Data were collected before and after the training intervention period and analyzed using descriptive and inferential statistical approaches to identify changes in physiological adaptation. The results demonstrated significant improvements in athletes’ physiological adaptation following high-intensity training, indicated by reduced recovery time, enhanced cardiovascular response efficiency, and improved heart rate stability after exercise. These findings suggest that sports biometric technology provides objective and real-time insights into athletes’ physiological responses throughout the training process. In conclusion, the application of sports biometric technology is effective as a supportive tool for monitoring the physical condition of badminton athletes and serves as a data-driven basis for coaches in optimizing training load management with greater precision.
Examining associations among physical activity, motivation, attitudes, physical activity behaviour, and perceived fitness Hakim, Luqmanul; Utomo, Gatot Margisal; Suganda, Mikkey Anggara; Ramos-Álvarezoliver , Oliver
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 7 No. 1 (2026): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/esijope.2026.vol7(1).25707

Abstract

Background: Elementary students’ perceived fitness is an important marker of health, yet few studies have examined how school-based physical activity programmes are associated with perceived fitness through motivation, attitudes toward physical activity, and physical activity behaviour. Objectives: This study aimed to examine the structural relationships among school-based physical activity programmes, motivation, attitudes toward physical activity, physical activity behaviour, and perceived fitness, and to test whether motivation, attitudes, and physical activity behaviour statistically mediated these relationships. Methods: A cross-sectional design was employed involving 150 Grade IV-VI students from public primary schools in Indonesia selected via cluster sampling. Variables were measured using five-point Likert-scale self-report instruments. School-based physical activity referred to students’ perceived engagement in existing programmes rather than exposure to an experimental intervention. Data were analysed using PLS-SEM. Results: School-based physical activity programmes were positively associated with students’ motivation (β = 0.575) and attitudes (β = 0.482). Motivation (β = 0.400) and attitudes (β = 0.336) were associated with more frequent physical activity behaviour, which showed a strong association with perceived fitness (β = 0.600). The model explained variance in physical activity behaviour (R² = 0.344) and perceived fitness (R² = 0.360). Conclusion: Physical activity programmes, motivation, attitudes, behaviour, and perceived fitness were interrelated among elementary school students, with physical activity behaviour acting as a key link between psychological factors and perceived fitness. These findings should be interpreted in light of the study’s cross-sectional design, reliance on self-report measures, and school sample, which limit causal inference and generalisability.
Analisis Kualitas Layanan Sports Massage di Kota Surabaya dengan Menggunakan Pendekatan SERVQUAL Mulyono; Darisman, Eka Kurnia; Utomo, Gatot Margisal
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i2.1005

Abstract

The development of sports massage services in large cities such as Surabaya requires service providers to deliver service quality that meets customer expectations. This study aimed to analyze the service quality of sports massage services in Surabaya using the SERVQUAL approach. A descriptive quantitative method with a survey design was employed. The research sample consisted of 100 respondents who were users of sports massage services, selected using an accidental sampling technique. The research instrument was a SERVQUAL questionnaire comprising five dimensions: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, measured using a 5-point Likert scale. Data were analyzed descriptively by calculating the mean scores of perceptions, expectations, and the service quality gap (perception–expectation). The results indicated that all SERVQUAL dimensions exhibited negative gap values, suggesting that customers’ perceptions had not fully met their expectations. The largest gaps were found in the reliability and assurance dimensions (–0.57), while the smallest gap was observed in the responsiveness dimension (–0.52). In conclusion, the quality of sports massage services in Surabaya can be categorized as good; however, improvements are still required, particularly in service reliability and assurance, to optimally meet customer expectations.
Co-Authors Achmal Yudha Hardiansyah Agusman, Muhammad Aji, Wahyu Mukti Ambon, Klaudius Andiansyah, Aldi Angga Indra Kusuma Anggreni, Made Ayu Bayu Akbar Harmono Wahyono BP, Ismawandi Brahmana Rangga Prastyana Bramianto Setiawan Darisman, Eka Kurnia Daru Cahyono Daru Cahyono Dharma Utamayasa, I Gede Dimas Bagus Yulianto Eka Kurnia Darisman Eka Kurnia Darisman Hardiansyah, Achmal Yudha Harmono, Bayu Akbar Harmono, Bayu Akbar Harwanto Hayati Hayati Hulfian, Lalu Iasha, Vina Illah, Atok Ismawandi BP Ismawandi Bripandika Ismawandi Bripandika Putra Ismawandi Bripandika Putra Jauhari, Mochamad Haris Kandupi, Ardiansyah D Kusuma, Angga Indra Luqmanul Hakim Luqmanul Hakim Made Ayu Anggreni Mikkey Anggara Suganda Moh Hanafi Moh. Hanafi Moh. Ifkhal Sianto Moh. Yusroni Muhammad Muhyi Muhammad Muhyi, Muhammad Muhammad Wahyono Muhammad Wahyono Wahyono Mulyono Mulyono Mulyono Mulyono Oemar, Fitry Nachamory Pelamonia , Shandy Pieter Putra, Ismawandi Bripandika Rachmadtullah, Reza Ramadhany Hananto Puriana ramadhany hananto puriana Ramos-Álvarezoliver , Oliver Rentika Hadi, Santika Reza Rachmadtullah Riga Mardhika, Riga Rizky Randy utomo Rizqiawan, Muhammad Aditya Rosmi, Yandika Fefrian Samudra, Krisna Bayu Santika Rentika Hadi, Santika Rentika Sardiman Sari, Marthinna Ratna Septiana Rinal Ably, Demma Shandy Pieter Pelamonia Susilo, Panji Tudeq, Yohanes Wilhelmus Usbah, M utomo, Rizky Randy Vina Iasha Wibowo, Danatullah Loudry Yandika Fefrian Rosmi Yandika Fefrian. R Zainuddin, Erwin Zen, Mohammad Zaim