p-Index From 2021 - 2026
9.419
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VISIKES Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Business and Finance Journal AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Medical Technology and Public Health Journal Community Development Journal Human Care Journal To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology International Islamic Medical Journal Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Media Informatika Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Teknika Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) SWARNA Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Communautaire: Journal of Community Service ARembeN Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

PENYUSUNAN PROSEDUR IBPR PT.PLN (PERSERO) UIT JBM SESUAI DENGAN PERATURAN DIREKSI PT. PLN (PERSERO) TENTANG PEDOMAN UMUM MATRIKS TERINTEGRASI TAHUN 2021 Sunaryani, Putri Rosita; Ayu, Friska; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Sahri, Moch
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i2.5693

Abstract

Penelitian Industri kelistrikan memiliki risiko bagi kesehatan dan keselamatan kerja pekerja, maka salah satu upaya pengendalian melalui prosedur kerja Identifikasi Bahaya Pengendalian Risiko (IBPR). Hasil Audit Eksternal PT.PLN UIT JBM Tahun 2021 salah satu temuannya yakni terjadi perbedaan antara prosedur IBPR dengan Peraturan Direksi PT.PLN (Persero)  tinggi, terutama dalam , oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi prosedur IBPR PT.PLN (Persero) UIT JBM dengan Peraturan Direksi tentang Pedoman Umum Matriks Terintegrasi Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan  yakni penelitian kualitatif deskriptif untuk mengali informasi tentang perbedaan prosedur, penyebab perbedaan prosedur antara PT.PLN UIT JBM dengan Peraturan Direksi PT. PLN (Persero) dengan metode wawancara informan, dan melakukan studi dokumen terkait Prosedur IBPR serta melakukan evaluasi penyusunan Prosedur. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan antara Prosedur IBPR dengan Peraturan Direksi yakni selera level risiko yang awalnya 4 skala menjadi 5 skala, Peraturan Direksi PT.PLN ini sudah dikeluarkan sejak tahun 2021 namun belum dilakukan penyesuaian oleh PT. PLN UIT JBM dikarenakan kendala teknis seperti kurangnya sumber daya manusia dalam tim yang bertugas memperbarui prosedur dan kendala waktu dalam menyusun prosedur yang sesuai dengan standar baru. oleh karena itu disarankan agar PT. PLN UIT JBM membentuk tim pengendali dokumen yang bertanggung jawab untuk memperbarui prosedur IBPR secara rutin, serta menetapkan tanggung jawab yang jelas untuk setiap level risiko agar prosedur selalu sesuai dan diterapkan dengan efektif.
Perancangan Penerapan Pengendalian Teknis Sebagai Upaya Penurunan Iklim Kerja Panas Di PT. Autokorindo Pratama Gresik Gozali, Cintana Gabrieila; Gabrieila.G, Cintana Gabrieila.G; Javier A, Javier A; Ayu, Friska; Sahri, Moch; Ayu R, Ratna
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5703

Abstract

PT. Autokorindo Pratama, yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur, adalah perusahaan manufaktur velg kendaraan. Observasi awal menunjukkan suhu di area pembuatan pinggiran velg mencapai 31,7°C dengan kelembapan 56,4%, melebihi batas kenyamanan dan menyebabkan pekerja mengalami kelelahan, keringat berlebihan, serta mudah haus. Penelitian ini bertujuan merancang pengendalian teknis untuk menurunkan suhu kerja. Metode yang digunakan adalah functional prototype dengan panduan penelitian yang sistematis. Sampel penelitian terdiri dari 42 orang dari total 72 pekerja, dengan data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Hasil kuesioner Heat Stress Environmental Symptoms Questionnaire (ESQ) menunjukkan 15 pekerja mengalami gejala ringan, sementara 27 pekerja mengalami heat stress kategori sedang. Pengendalian yang sudah ada, seperti kipas angin, dinilai kurang efektif karena atap transparan dan ventilasi buruk. Oleh karena itu, diperlukan tambahan pengendalian seperti turbin ventilator atau ice cooler fan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan divisi HRGA, usulan pemasangan turbin ventilator disambut baik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengendalian suhu saat ini belum optimal, sehingga rekomendasi sistem pengendalian teknis diperlukan. Analisis biaya dan manfaat menunjukkan pentingnya implementasi ini untuk menghindari risiko sanksi hukum akibat kondisi kerja yang tidak memadai.
Perencanaan Penyediaan APAR di PT X Berdasarkan Permenakertrans Nomor 4 Tahun 1980 Indi Febriyanti Vimala; Ratna Ayu Ratriwardhani; Merry Sunaryo; Friska Ayu
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5743

Abstract

Fire is an accident that can cause significant losses to humans, assets, and company productivity. PT X, a manufacturing company engaged in the production of metal and plastic, has a high risk of fire due to the use of flammable materials and production activities that generate sparks. This study aims to plan the provision of Fire Extinguishers (APAR) at PT X in accordance with the provisions of Permenakertrans Number 4 of 1980. The use of APAR is crucial for providing initial fire protection as they are easy to operate and can be placed at various strategic points. This study employs a qualitative method with data collection techniques including interviews, observations, measurements, documentation, and literature studies. The study involved three informants. The results show that PT X requires 10 APAR units to ensure optimal protection in production areas including office, workshop, u-bend, plastic, welding, spot welding, metal stamping, warehouse, and assembling. The recommended APAR types are dry powder and carbon dioxide (CO2), effective in extinguishing fires involving solid, liquid, gas, and electrical equipment. The placement of APARs is done considering fire risks and accessibility for quick and safe evacuation. The conclusion of this study is that the implementation of APAR according to the applicable standards is crucial to enhance workplace safety at PT X. Procuring dry powder and CO2 APARs, providing regular training for employees, and conducting routine inspections and maintenance of APARs are essential steps to ensure the company's readiness in facing potential fires. This research is expected to serve as a guideline for PT X in improving workplace safety and minimizing fire risks. Fire is an accident that can cause significant losses to humans, assets, and company productivity. PT X, a manufacturing company engaged in the production of metal and plastic, has a high risk of fire due to the use of flammable materials and production activities that generate sparks. This study aims to plan the provision of Fire Extinguishers (APAR) at PT X in accordance with the provisions of Permenakertrans Number 4 of 1980. The use of APAR is crucial for providing initial fire protection as they are easy to operate and can be placed at various strategic points. This study employs a qualitative method with data collection techniques including interviews, observations, measurements, documentation, and literature studies. The study involved three informants. The results show that PT X requires 10 APAR units to ensure optimal protection in production areas including office, workshop, u-bend, plastic, welding, spot welding, metal stamping, warehouse, and assembling. The recommended APAR types are dry powder and carbon dioxide (CO2), effective in extinguishing fires involving solid, liquid, gas, and electrical equipment. The placement of APARs is done considering fire risks and accessibility for quick and safe evacuation. The conclusion of this study is that the implementation of APAR according to the applicable standards is crucial to enhance workplace safety at PT X. Procuring dry powder and CO2 APARs, providing regular training for employees, and conducting routine inspections and maintenance of APARs are essential steps to ensure the company's readiness in facing potential fires. This research is expected to serve as a guideline for PT X in improving workplace safety and minimizing fire risks.
Inovasi Pembuatan Sistem Inspeksi Alat Pemadam Api Ringan Berbasis Website Di PT. Semen Indonesia Logistik Sahri, Moch.; Ayu, Friska; Rhomadhoni, Muslikha Nourma; Dewi, Fitri Rahma
Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Vol 7 No 2 (2025): April 2025
Publisher : Prodi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jteksis.v7i2.1907

Abstract

Inspection of Light Fire Extinguishers is one of the important steps in maintaining safety in the work environment. PT. Semen Indonesia Logistik previously conducted inspection of Light Fire Extinguishers manually, which caused problems such as delays in recording, lack of data accuracy, and difficulty in monitoring inspection history. This study aims to describe the manual inspection of Light Fire Extinguishers process, implement a website-based inspection system, and evaluate the effectiveness of the system in improving inspection accuracy and efficiency. The research method used is development research with the stages of needs analysis, system design, implementation, and evaluation. The system is developed using the Laravel framework and applies QR Code technology to facilitate the identification of Light Fire Extinguisher. Based on the conclusions from the analysis and discussion, the website-based APAR inspection system developed has proven effective in supporting inspection activities at PT. Semen Indonesia Logistik. The implementation of this technology not only improves work efficiency but also strengthens transparency and accountability in the management of Light Fire Extinguisher.
Gambaran Kelelahan Kerja Pada Operator Alat Berat Bagian Coal Handling di PT. X Putri, Ulfatun Nadiyah; Sahri, Moch; Sunaryo, Merry; Ayu, Friska
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/jbkm.v9i1.781

Abstract

Background: A heavy equipment operator is someone who is skilled at operating vehicles such as excavators and bulldozers. Work fatigue is a condition of weakening of activities and physical exhaustion from doing work. Several factors of work fatigue include work factors (work shifts, work load and work period), individual factors (age, education, work nutrition). Method: This research uses quantitative descriptive with analytical design and a cross-sectional approach. The population and sample were 24 workers, the sampling technique used total sampling. Results: Statistical test results using crosstab showed that many complaints of work fatigue were obtained from the results of mild fatigue as many as 22 respondents (91.7%) and moderate fatigue 2 respondents (8.3 %). Conclusion: on work fatigue factors including age, education, nutritional status, length of work, workload and work shifts influence the occurrence of fatigue.
ASSESSMENT PERILAKU K3 PERILAKU KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PEKERJA AREA PRODUKSI DI PT X Reynaldi, Ivan Alvian; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Sunaryo, Merry; Ayu, Friska
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i4.6681

Abstract

Kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan aspek krusial dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama di industri konstruksi baja yang memiliki tingkat risiko tinggi. Di PT X, meskipun APD telah disediakan sesuai standar dan kebijakan keselamatan telah diterapkan, observasi menunjukkan bahwa implementasi di lapangan belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat kepatuhan penggunaan APD pada pekerja area produksi PT X serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhinya berdasarkan pendekatan Lawrence W. Green. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 50 pekerja bagian fabrikasi. Hasil dari faktor preisposisi domininan meliputi usia > 35 tahun, pendidikan baik (98%), perilaku positif (86%), dan masa kerja baru. Faktor pemungkin didukung oleh ketersediaan APD (100%), dan kenyamanan (86%). Faktor penguat adalah pengawasan (100%) dan kebijakan perusahaan (88%). Hasil analisis cross tabulasi didapatkan hasil pekerja yang tidak patuh memiliki karakteristik usia ≤ 35 tahun, pengetahuan cukup, perilaku cukuo, masa kerja ≤ 5 tahun, kenyamanan APD rendah, pemahaman kebijakan yang belum sepenuhnya diterapkan. Perusahaan disarankan melakukan pengawasan lebih sering dan ketat.
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN APD TERHADAP BAHAYA FISIK SUHU PANAS PADA SEKTOR PERTANIAN puspitasari, Yeni Dwi; Sahri, Moch.; Ayu, Friska; Irawan, Amanda Nabilla Maharani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48189

Abstract

Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan di Desa Kemiri, Mojokerto, untuk menerapkan prinsip K3 di sektor pertanian. Fokus utama adalah bahaya paparan suhu panas yang dialami petani, yang sering diabaikan. Panas berlebih dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius dan menurunkan produktivitas. Kegiatan ini mencakup edukasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan peningkatan kesadaran akan risiko kerja, dengan tujuan melindungi kesehatan petani dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali respons petani terhadap penggunaan APD dalam menghadapi paparan suhu panas, serta mengidentifikasi risiko jika APD tidak digunakan. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung saat sosialisasi, lalu dianalisis menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode ini membantu menguraikan tahapan kerja, mengenali bahaya fisik, menentukan APD yang sesuai, dan merumuskan langkah pengendalian guna meningkatkan keselamatan kerja petani secara sistematis. Hasil Edukasi kepada 10 petani menunjukkan bahwa mereka terbiasa bekerja di bawah panas tanpa APD dan memiliki pemahaman rendah tentang K3, dipengaruhi oleh usia lanjut dan pendidikan rendah.Keluhan fisik seperti nyeri punggung dan gangguan penglihatan muncul akibat paparan panas. Sosialisasi dan pemberian APD langsung membantu meningkatkan kesadaran dan mendorong petani mulai menggunakan APD saat bekerja di sawah. Kesimpulan Mayoritas warga Desa Kemiri bekerja sebagai petani yang rentan terpapar panas matahari. Hasil sosialisasi menunjukkan banyak petani masih mengabaikan penggunaan APD karena alasan ketidaknyamanan dan kurangnya pemahaman. Peneliti menekankan bahwa penggunaan APD adalah langkah penting dan nyata untuk melindungi diri, bukan sekadar formalitas. Usia lanjut dan pendidikan rendah (SD) memengaruhi pemahaman petani terhadap materi sosialisasi. Mereka cenderung kesulitan menyerap informasi teoritis dan konsep yang tidak familiar, sehingga dibutuhkan metode penyampaian yang lebih sederhana, visual, dan praktis agar lebih efektif.
Penguatan Keterampilan P3k Dan Bantuan Hidup Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar andhaning, lintang; Friska Ayu; Moch Sahri; Muhammad Ilmi Ashshiddiqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): JPM SEPTEMBER 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i2.2771

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu tindakan yang dapat menyelamatkan diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. K3 juga harus diterapkan, terutama bagi anak-anak sekolah dasar. Hal ini dikarenakan banyaknya potensi bahaya di sekolah dasar, seperti jatuh dan terpeleset. Fakta menunjukkan bahwa lingkungan sekolah merupakan tempat anak-anak menghabiskan waktu dan berpotensi menyebabkan cedera ringan. Penting bagi anak-anak sekolah dasar untuk mengetahui cara menangani luka dengan pertolongan pertama dan penting bagi siswa untuk mengetahui pengetahuan bantuan hidup dasar. Penggunaan UKS juga harusnya diperlukan dalam kegiatan ini. Namun, UKS yang berada di Sekolah Dasar Kemiri 1 ini sudah tidak berfungsi daan dialih fungsikan menjadi ruang penyimpanan dan peletakkan alat-alat olahraga lainnya. Tahapan pelaksanaan ini dibagi menjadi 3 yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Metode pelaksanaan sosialisasi ini dilakukan dengan penyampaian materi menggunakan power point, penampilan edukasi video, dan praktek langsung mengenai P3K dan BHD. Pengukuran keberhasilan kegiatan sosialisasi ini menggunakan Pre Test dan Post Test dan lalu diukur menggunakan uji sample paire T test. Setelah dilakukannya sosialisasi ini banyak siswa yang menjadi paham dan bisa mempraktekkan langsung bagaimana penggunaan P3K dan BHD.
Simulasi Penanggulangan Kebakaran Pada UMKM Surabaya Alfarizi, Ridwan Khafid; Ayu, Friska; Saffana Zahra, Julianti; Hikmiah, Syahriatul; Sunaryo, Merry
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia akan keselamatan kebakaran masih tergolong rendah. Berbagai kejadian kecelakaan kebakaran seperti yang akhir-akhir ini terjadi banyak disebabkan oleh rendahnya pemahaman dan kesadaran terhadap bahaya kebakaran. Perilaku tidak aman (unsafe behaviour) masyarakat masih sering terjadi seperti penggunaan listrik secara tidak benar yang mengakibatkan hubungan pendek arus listrik. Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berisi tentang bagaimana penggunaan Alat pemadam APi RIingan (APAR), Alat Pemadam Tradisional dan sistem tanggap darurat kebakaran. Pada sosialisasi ini menggunakan poster sebagai alat media promosi K3 dan pelaksanaan pre-test dan post-test untuk mengetahui perkembangan pengetahuan dari para pekerja yang mengikuti sosialisasi dan simulasi. Dari data tersebut menunjukkan sebelum diadakannnya sosialisasi dan simulasi memiliki nilai yang belum maksimal karena nilai dibawah 50 yang dimiliki 5 orang pekerja, dan 7 pekerja memiliki nilai diatas 50. Hal tersebut dikarenakannya pekerja belum maksimal mengetahui secara luas adanya penanganan kebakaran. Setelah diadakannya sosialisasi dan simulasi seluruh pekerja memiliki nilai maksimal yakni diatas rata rata. Maka dari itu kegiatan sosialisasi ini bisa dikatakan berhasil karena para pekerja memberikan sebuah jawaban ketika diberikan kesimpulan yang bisa saya dapat dari KUB Mampu Jaya yang merupakan suatu kelompok UMKM yang berproduksi sandal sepatu dan sandal atau sepatu fashion. Pekerja di area KUB Mampu Jaya tersebut itu belum mengetahui tentang cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dan juga pekerja KUB Mampu Jaya kurangnya pengetahuan akan penanggulangan kebakaran. Untuk yang paham akannya penanggulangan kebakaran ada 2 orang laki laki dan yang tidak paham yaitu 10 perempuan. Hasil yang di dapatkan setelah sosialisasi dan simulasi terkait pemahaman banyak yang paham akan cara pemadaman api dan cara penanggulangi kebakaran karena saya juga mengadakan simulasi penggunaan Alat Pemadaman Api Ringan dan Alat Pemadam Tradisonal kami untuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan, tentu saja tidak lepas dari SOP atau petunjuk penggunaan agar terlepas dari human error, kemudian saran kami pada artikel ini tentu saja akan serius dalam menanggapi atau menanggulangi kejadian kebakaran api lebih besar dengan penempelan poster penggunaan dengan baik dan benar.  
Program Kampoeng Wisata Lawas Maspati Tanggap Bencana Kebakaran sebagai Upaya Pemenuhan Sertifikasi CHSE Friska Ayu; Hutapea, Octavianus; Mardhotilla, Rachma Rizqina; Moch.Sahri; Zahra, Julianti Saffana; Ramadhani, Husnul Kirom; Syahriatul Hikmiah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Destinasi wisata yang memberikan jaminan terhadap pelayanan kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) akan dapat meningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi wisata yang nantinya akan berdampak terhadap peningkatan ekonomi. Aspek Keselamatan di destinasi wisata merupakan salah satu aspek penting yang masih sering disepelekan oleh wisatawan dan warga sekitar destinasi wisata, salah satunya adalah kesiapsiagaan dalam penanganan bencana kebarakan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat terkait Kesiapsiagaan dalam penanggulangan Bencana Kebakaran sebagai salah satu upaya pemenuhan sertifikasi CHSE. Metode pelaksanaan kegiatan PkM dilakukan dengan metode Educative dan Drill method dengan sasaran adalah warga dan pengurus kampoeng lawas mespati sebanyak 40 orang. Hasil kegiatan PkM menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada warga kampoeng lawas maspati terkait kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana kebakaran sebelum dan setelah dilakukan kegiatan, hal ini terlihat dari uji paired sample T-Test menunjukkan nilai 0,007<0,05 dapat disimpulkan bahwa informasi dapat diterima dengan baik oleh para warga kampoeng lawas maspati.
Co-Authors A Yunin A, Atik Qurrota A.S, Nur Azizah Abdul Hakim Adani, Tarissa Shinta Adini Anggun Risanti Putri Aditya Bhayusakti Aditya Bhayusakti Afandi Sudarmawan Afandi Sudarmawan Afina, Rizka Dany Afridah, Wiwik Ahla Tamaro Ainul Rofik Al-Faris, Muhammad Nadhori Faqih Alfarizi, Ridwan Khafid Alfiah, Anggi Algristian, Hafid Alvianshah, Nikhen Hanifah Alviatuz Zahro Subiyakto Alviatuz Zahro Subiyakto Amalia Sofwan, Mufida andhaning, lintang Arfian Kurnia Akbar Ari Anda Putri Melati Arrochman, Muhammad Attaqiya, Nirmala Kaana Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri Ayu R, Ratna Ayu, Ratna Bagus Apriyan Trio Afandy Bhayusakti, Aditya Bondan Winarno Budhi Setianto Cahya Ardie Firmansyah Cahya, Krisna Dwi Cahyawati, Nindy Kurnia Cherry Indira Cahyani Dayu Satriya Wibawa Dewi, Fitri Rahma Dwi Handayani Dwi Handayani Dwimantoro Iman Prilistyo Ersalina Nidianti Fadeli Wibisono Fadeli Wibisono Fadli Firmansyah Fain Roudlotull Jannah Faradis, Hani Firdaus Gabrieila.G, Cintana Gabrieila.G Genta Lasono Giftania Wardani Sudjarwo Gozali, Cintana Gabrieila Gumilang, Retna Hana, Eka Helmi Ghozy Rahmatullah Heris Santy, Wesiana Hikmiah, Syahriatul Hutapea, Octavianus Hutapea, Octavianus Indi Febriyanti Vimala Indu Dewi, RR.Galuh Ajeng Irawan, Amanda Nabilla Maharani Istiar, Bayu Javier A, Javier A Julianti Saffana Zahra Julianti Saffana Zahra Julianti Saffana Zahra Karya, Denis Fidita Khairul Bariyah, Khadijah Khamida, Khamida Kiranti Aisyah Fitri Kuswandi, Saddam Bill Adli Faza Larasati, Diah Ayu Lilis Hindun Wahyuni Mardhotilla, Rachma Rizqina Maya Nurahmadiana Syarifah Merry Sunaryo Moch Dwikoryanto Moch. Sahri Moch.Nafiis Damanhuri Thoba Moh. Nafiis Damanhuri Thoba Mohamad Nurhamzah Ramadani Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Ilham Rizqi Dermawan Muhammad Ilham Wahyudi Muhammad ilham Wahyudi Muhammad Ilmi Ashshiddiqi Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman Muhammad Satwiko Muhammad, Satwiko Mulyani Mulyani Muslikha Nourma Muslikha Nourma R Muslikha Nourma Rhomadhoni Nikhen Hanivah Alviansyah Nirmala Kaana Attaqiya Norus Sholeha Novembrianto, Rizka Novera Herdiani, Novera Nur Ainiyah Nur Muhamad Nuzulul Syufi Nurani, Ilmi Tri Nurani, llmi Tri Nurul Hasanah Oktavia Sari P, Krisna Dwi Cahya S. Pratama, Muchamad Rafi Wahyu Pratiwi, Eka Hana Prilistyo, Dwimantoro Iman puspitasari, Yeni Dwi Putri Ayu Ananda Putri Ekawati Ariyantono Putri, Ulfatun Nadiyah Rahmatullah, Helmi Ghozy Ramadhani, Husnul Kirom Ratna Ayu Ratna Ayu Ratriwardani Ratriwardhani , Ratna Ayu Ratriwardhani, Ratna Ayu Raudhatul Jannah, Ken Putri Reynaldi, Ivan Alvian Reza Hery Mahendra P Rhomadhoni, Muslikha Rhomadhoni, Muslikha Nourma Ridwan Al Farizi Ridwan Khafid Al Farizi Ridwan Khafid Alfaridzi Rifky Dwi Aditya Iryawan Riskiani, Aprillia Rizka Wahyu Safitri Rohmawati, Riska RR.Galuh Ajeng Indu Dewi S, Mufida Amalia Saddam Bill Adli Faza Kuswandi Saffana Zahra, Julianti Safitri, Rizka Wahyu Satwiko, Muhammad Sofia, Ainin Sugiantoro Sugiantoro Sunaryan, Rosita Putri Sunaryani, Putri Rosita Sunaryani, Rosita Putri Sunaryo, Merry Syahriatul Hikmiah Syahriatul Hikmiah Syahriatul Hikmiah Syahriatul Syerina Silvi Fitriyah Taqiyyaa, Nirmala Kaana Tiway, Moch. Fahmi Husaini Vidia Rahmawati, Vidia Wahyudi , Muhammad Wahyudi, Muhammad Ilham Wibawa, Dayu Satriya Wibawa Wibisono, Fadeli Wicaksono, Rizky Rahadian Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Yauwan Tobing Lukiyono Zahra, Julianti Saffana Zakkiy Fasya, Abdul Hakim