p-Index From 2021 - 2026
9.419
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VISIKES Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health (JIHOH) JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Business and Finance Journal AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Medical Technology and Public Health Journal Community Development Journal Human Care Journal To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology International Islamic Medical Journal Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Media Informatika Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Teknika Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) SWARNA Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Communautaire: Journal of Community Service ARembeN Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemantauan dan Upaya Peningkatan Intensitas Pencahayaan Lokal Pada Pekerjaan Menjahit di KUB Mampu Jaya untuk Mencegah Kelelahan pada Mata Sahri, Moch; Ayu, Friska; Sunaryo, Merry; Zakkiy Fasya, Abdul Hakim; Faradis, Hani; Wicaksono, Rizky Rahadian
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.181 KB) | DOI: 10.61987/communautaire.v1i2.17

Abstract

The purpose of this community service activity is to helpincrease the intensity of additional lighting in each work unitthat is still low in lighting intensity. The implementationmethod in this activity starts from a site survey, coordinationwith related parties such as the Surabaya city health officeand the local health center as the coordinator of theoccupational health post. Then measure the intensity oflighting and increase additional lighting on work units withless lighting intensity. The measurement results in all workunits obtained an average lighting intensity value of 107 lux(standard 500 lux). After installing additional local lighting,the results obtained are the intensity of the lighting with anaverage of 928 lux. When viewed from the measurementresults before and after local lighting was installed, there wasan increase in lighting intensity. After the intervention withthe installation of local lighting there was an increase in theintensity of the lighting in accordance with the standardlighting for the type of sewing work. This condition needs tobe maintained so that workers feel comfortable andcomplaints of eye fatigue can be minimized. In addition, it isnecessary to measure periodically to ensure the intensity ofthe lighting is in accordance with the standard.
Edukasi Inspeksi APAR pada Pekerja di PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia cabang Surabaya Muhammad, Satwiko; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Taqiyyaa, Nirmala Kaana; Rahmatullah, Helmi Ghozy; ayu, friska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i4.5428

Abstract

Kejadian kebakaran dapat terjadi kapanpun dan dimanapun terutama pada industri yang bekerja 24 jam nonstop. Kebakaran dapat menyebabkan kerugian besar, seperti kerugian materi hingga kehilangan nyawa. Pencegahan kebakaran agar tidak semakin besar salah satunya dapat menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). PT. Masaji Tatanan Kontainer Indonesia (MTKI) Surabaya yang bertempat di Jl. Greges Jaya III, Surabaya banyak menggunakan Alat berat. Alat berat yang digunakan tersebut berpotensi mengalami kebakaran. Tidak hanya alat berat, area kantor juga mempunyai potensi kebakaran yang diakibatkan dari hubungan arus pendek listrik. PT. MTKI Surabaya sudah memiliki Alat Pemadam Api Ringan disetiap sisi guna mencegah terjadinya kebakaran, akan tetapi APAR tersebut jarang dilakukan inspeksi dan pekerja yang melakukan inspeksi juga masih belum tahu cara menginspeksi APAR dengan benar. Pelaksanaan kegiatan edukasi ini memiliki sasaran utama yaitu pekerja bagian security, dikarenakan yang bertugas melaksanakan inspeksi APAR adalah security. Kegiatan tersebut dilakukan dalam satu hari, yaitu pada tanggal 19 Juni 2023 di lapangan depo 1 PT. MTKI Surabaya dengan teknis pelaksanaannya menggunakan media poster dan sosialisasi cara menginspeksi APAR tersebut. Monitoring dan evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner yang diambil sebelum edukasi dilakukan dan setelah edukasi dilakukan, Edukasi ini diikuti sebanyak 9 orang pekerja security. Hasil dari kegiatan ini yaitu pekerja security yang mengikuti edukasi mengalami peningkatan pengetahuan dari yang semula mendapat nilai rata-rata 75,5 menjadi 82. Kegiatan yang dilaksanakan dapat dikatakan berhasil, dikarenakan adanya peningkatan pengetahuan setelah kegiatan tersebut dilakukan
Improving Compliance With The Use PPE at PT. Lintech Duta Pratama Through The PPE Distribution and Inspection Program Hana, Eka; Friska Ayu; Ratna Ayu Ratriwardani; Saddam Bill Adli Faza Kuswandi
Community Development Journal Vol 8 No 2 (2024): Community Development Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v8i2.6303

Abstract

Increasing compliance in the use of Personal Protective Equipment (PPE) in the work environment is one of the top priorities in maintaining work safety. This study aims to evaluate the effectiveness of the PPE distribution program and inspection implemented at PT Lintech Duta Pratama in increasing compliance with the use of PPE by employees. The research methodology involves analyzing data before and after the implementation of the program, involving 200 employees as respondents. The results of the study show that before the program was implemented, the compliance rate for the use of PPE only reached 65%. After the implementation of a more structured PPE distribution program and regular inspections, the compliance rate increased significantly to 90%. This increase shows a positive correlation between the PPE distribution program and the frequency of inspections with employee awareness and compliance with the use of PPE in the workplace.
Sosialisasi Penerapan Konsep 5R dalam Upaya Meningkatkan Kesadaran Pekerja di UD. Radalla Collection Sidoarjo Reynaldi, Ivan Alvian; Sunaryo, Merry; Ayu, Friska; Sugiantoro, Sugiantoro; Sunaryani, Rosita Putri; Nurani, Ilmi Tri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 4 (2024): JAMSI - Juli 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1241

Abstract

Salah satu cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman adalah dengan menerapkan metode 5R, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Metode ini menekankan pada manajemen kondisi fisik tempat kerja yang terorganisir. Asal usulnya berasal dari Jepang dan dikenal sebagai 5S, yaitu Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin). Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, tempat kerja di UD. Radalla Collection saat ini sangat berantakan, sehingga diperlukan upaya pengendalian.Tujuan pengabdian untuk meningkatkan kualitas operasional dan membangun budaya kerja 5R.Metode pengabdian meliputi survei lokasi dan pengenalan diri, memahami alur kerja, identifikasi risiko bahaya, menentukan topik 5R, promosi 5R kepada pekerja, dan menyusun laporan akhir PKL. Hasil promosi K3 di UD. Radalla Collection berpengaruh bervariasi pada pemahaman pekerja. Meskipun sebagian besar mengalami peningkatan, beberapa tidak mengalami perubahan atau bahkan menurun. Fokus dan keterlibatan pekerja dalam sosialisasi penting untuk efektivitas program. Perlunya implementasi yang konsisten untuk maksimalkan efisiensi dan keselamatan di tempat kerja ditekankan. Kesimpulan pengabdian ini pekerja belummenerapkan 5R dikarenakan tidak terbiasa dan kurangnya arahan dari perusahaan.
Penerapan Program Kenali Risiko Lingkungan Kerja (KELINGAN) sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Kerja Octavianus Hutapea; Muslikha Nourma Rhomadhoni; Friska Ayu; Merry Sunaryo; Moch Dwikoryanto; Moch.Nafiis Damanhuri Thoba; Afandi Sudarmawan
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i1.2006

Abstract

Faktor lingkungan kerja dapat mempengaruhi kondisi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pekerja. Industri sepatu merupakan sektor informal yang memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat berisiko terhadap kondisi kesehatan pekerja. Faktor fisik lingkungan kerja yang kurang memadai seperti kondisi blower ruangan yg bentuknya kecil dan kadang tidak berfungsi, bau yang ditimbulkan dari bahan baku yang ditumpuk dan penggunaan lem kuning dan lem putih, kursi jahit yang tidak ergonomi, dan para pekerja yang masih kurang disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri. Oleh karena itu tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membangun kesadaran pekerja akan potensi bahaya dan risiko lingkungan kerja salah satunya dengan penerapan program KELINGAN (Kenali Risiko Lingkungan Kerja) sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Kegiatan ini dimulai dari survey kelompok sasaran, edukasi kepekerja dan kader pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) dan terakhir demonstrasi penggunaan alat pelindung diri. Hasil evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pretest dan post test menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan terkait faktor bahaya di lingkungan kerja dan Teknik pencegahan dan pengendalian risiko yakni 0.0040.05 menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hal ini menunjukan bahwa informas bisa di terima dan dipahami dengan baik oleh para pekerja. Harapannya kegiatan ini bisa berlanjut dengan kegiatan PkM lainnya
Analysis Of The Relationship Between Nutritional Status And Length Of Work On Fatigue In PT. X Sunaryo, Merry; Hutapea, Octavianus; Ayu, Friska
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 6 No 2 (2022): Medical Technology and Public Health Journal September 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v6i2.3441

Abstract

Protection from work accidents and occupational diseases is what occupational health and safety refers to for employees who are valued assets for enterprises. If this disease is not appropriately treated, symptoms such as work tiredness, which has numerous potential causes, may manifest. In order to prevent worker weariness, it is crucial to understand the causes of it. In this work, cross sectional observational research with quantitative approaches is used. The study's population consisted of PT. Y employees, with a sample size of 45 individuals. The findings of this study suggest that a number of factors influence worker weariness at work. According to the investigation, the length of the workday and nutritional status are the main contributors to fatigue at PT. Y. It is evident from the significance value's results, which have a value less then  0.05. according to the value is the connection between nutritional status and the occurrence of fatigue, it is known that it has a p-value of <0.005, which is 0.000.  Then on the results of the analysis of the length of work with fatigue it is known that the p-value <0.005, which is 0.015.  Therefore, it can be said that variables contributing to the onset of weariness include nutritional state and the length of work. Therefore, changes must be made to prevent or lower the incidence of worker weariness, such as implementing "fit to work," a nutritious diet, regulating the workload, and getting enough rest.
Relationship Between Individual Factors And Work Factors With Work Stress At The Harbor Mobile Crane Operator (HMC) At PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional III East Java Al-Faris, Muhammad Nadhori Faqih; Wijaya, Satria; Handayani, Dwi; Ayu, Friska
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 6 No 2 (2022): Medical Technology and Public Health Journal September 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v6i2.3542

Abstract

The implementation of K3 cannot be separated from the existence of Occupational Diseases and Occupational Accidents. One of the jobs that are at risk of experiencing Occupational Diseases and Occupational Accidents is the Harbor Mobile Crane Operator. One of the diseases caused by work is work stress. The purpose to analyze the relationship between individual factors and work factors on the work stress of Harbor Mobile Crane operators at PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional III East Java. The research methodology used is an analytical survey research with a Cross Sectional approach. The primary data was collected by taking the sample through the DASS 21 questionnaire while the secondary data through the company profile provided by the Branch Manager of PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional III East Java. The research sample was 26 operators which were taken from the entire population. Data analysis used chi-square test for nominal data and Spearman correlation test for ordinal data. The results showed that most of the operators experienced is normal and a small portion experienced heavy work stress. Factors related to operator work stress, namely, age, marital status, education level, work period and shift work. The results of relationship test of marital status showed a relationship with work stress and the others factor is not showing relationship with work stress. The conclusion of the study shows that there is a relationship between individual factors with operator work stress. From the results of the study, companies are advised to give a conselling session to the unmartial operators to reduce work stress  operators.
GAMBARAN BAHAYA DAN RISIKO KESEHATAN DI PT. ELANG JAGAD Amalia Sofwan, Mufida; Ayu, Friska; Sahri, Moch; Cahya, Krisna Dwi
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri logam sangat penting untuk membuat berbagai produk, tetapi juga menimbulkan risiko serius bagi kesehatan pekerja. Bahaya dalam industri ini meliputi paparan bahan kimia beracun, debu logam, dan potensi cedera fisik. Logam berat seperti timbal, merkuri, dan kadmium dapat menyebabkan keracunan, gangguan sistem saraf, dan kanker. Debu logam dari proses pengolahan dan pengelasan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Kecelakaan kerja menjadi perhatian, terutama yang berkaitan dengan alat berat dan peralatan listrik. Langkah-langkah pencegahan, seperti alat pelindung diri dan prosedur kerja yang aman, sangat penting untuk meminimalkan risiko kesehatan. PT Elang Jagad, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan logam, mengambil langkah-langkah untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko kesehatan di antara para pekerjanya serta mempromosikan keselamatan dan kesehatan kerja melalui materi pendidikan dan diskusi. Langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran pekerja akan bahaya dan risiko kesehatan sedang dievaluasi melalui wawancara sebelum dan sesudah intervensi. Sangatlah penting untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan dalam industri logam untuk memastikan kesejahteraan pekerja dan produktivitas secara keseluruhan
Gambaran Faktor Risiko Terhadap Keluhan Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja (GOTRAK) pada Pekerja Pengangkut Gula di PT. X Nurani, Ilmi Tri; Sunaryo, Merry; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Ayu, Friska
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i2.42885

Abstract

In sugar porters at PT. X, manual handling is still performed using the shoulder and upper back. This study aims to describe the risk factors for musculoskeletal disorders (MSDs) among sugar porters at PT. X. This study uses a cross-sectional design with 41 respondents. Data were collected through observation, interviews, and filling out questionnaires related to work fatigue and MSD complaints based on the Indonesian National Standard (SNI) 9011:2021. The results showed that the majority of workers were aged 19-44 years (57%) and had worked for more than 5 years (73%). Most workers are in the very dangerous category for the musculoskeletal system (57%). MSD complaints with a high risk were found in the shoulders, upper back, and legs. The most frequently reported MSD complaints were in the shoulders, upper back, and legs. Factors such as age, work posture, length of service, and work fatigue were found to be associated with MSD complaints. This study emphasizes the importance of implementing proper ergonomics in the workplace to reduce the risk of MSD complaints. It is recommended to provide training on correct work postures, the use of lifting aids, and increase social support and employee welfare.
Sosialisasi Alat Pelindung Diri pada Pekerja Repair di PT. X Rahmatullah, Helmi Ghozy; Ratriwardhani, Ratna Ayu; Satwiko, Muhammad; Attaqiya, Nirmala Kaana; Ayu, Friska
Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : Loddos Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jpmp.v2i2.187

Abstract

Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Salah satu bentuk penerapan  K3 di tempat kerja yaitu berupa sosialisasi APD. Alat Pelindung Diri (APD) digunakan untuk melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan. APD harus sesuai dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaannya sehingga efektif melindungi pekerja sebagai penggunanya. Dalam prakteknya, APD diatur dalam perundang-undangan dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi yaitu Permenakertrans No. Per. 01/Men/1981 Pasal 4 ayat (3) yang menyebutkan bahwa kewajiban pengurus menyediakan secara cuma-cuma APD yang diwajibkan penggunaannya oleh tenaga kerja yang berada di bawah pimpinannya untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK). Walaupun Alat Pelindung Diri tidak melindungi tubuh dari potensi bahaya secara sempurna, namun penggunaan alat pelindung diri dapat mengurangi tingkat keparahan yang mungkin terjadi.
Co-Authors A Yunin A, Atik Qurrota A.S, Nur Azizah Abdul Hakim Adani, Tarissa Shinta Adini Anggun Risanti Putri Aditya Bhayusakti Aditya Bhayusakti Afandi Sudarmawan Afandi Sudarmawan Afina, Rizka Dany Afridah, Wiwik Ahla Tamaro Ainul Rofik Al-Faris, Muhammad Nadhori Faqih Alfarizi, Ridwan Khafid Alfiah, Anggi Algristian, Hafid Alvianshah, Nikhen Hanifah Alviatuz Zahro Subiyakto Alviatuz Zahro Subiyakto Amalia Sofwan, Mufida andhaning, lintang Arfian Kurnia Akbar Ari Anda Putri Melati Arrochman, Muhammad Attaqiya, Nirmala Kaana Aufar Zimamuz Zaman Al Hajiri Ayu R, Ratna Ayu, Ratna Bagus Apriyan Trio Afandy Bhayusakti, Aditya Bondan Winarno Budhi Setianto Cahya Ardie Firmansyah Cahya, Krisna Dwi Cahyawati, Nindy Kurnia Cherry Indira Cahyani Dayu Satriya Wibawa Dewi, Fitri Rahma Dwi Handayani Dwi Handayani Dwimantoro Iman Prilistyo Ersalina Nidianti Fadeli Wibisono Fadeli Wibisono Fadli Firmansyah Fain Roudlotull Jannah Faradis, Hani Firdaus Gabrieila.G, Cintana Gabrieila.G Genta Lasono Giftania Wardani Sudjarwo Gozali, Cintana Gabrieila Gumilang, Retna Hana, Eka Helmi Ghozy Rahmatullah Heris Santy, Wesiana Hikmiah, Syahriatul Hutapea, Octavianus Hutapea, Octavianus Indi Febriyanti Vimala Indu Dewi, RR.Galuh Ajeng Irawan, Amanda Nabilla Maharani Istiar, Bayu Javier A, Javier A Julianti Saffana Zahra Julianti Saffana Zahra Julianti Saffana Zahra Karya, Denis Fidita Khairul Bariyah, Khadijah Khamida, Khamida Kiranti Aisyah Fitri Kuswandi, Saddam Bill Adli Faza Larasati, Diah Ayu Lilis Hindun Wahyuni Mardhotilla, Rachma Rizqina Maya Nurahmadiana Syarifah Merry Sunaryo Moch Dwikoryanto Moch. Sahri Moch.Nafiis Damanhuri Thoba Moh. Nafiis Damanhuri Thoba Mohamad Nurhamzah Ramadani Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Ilham Rizqi Dermawan Muhammad Ilham Wahyudi Muhammad ilham Wahyudi Muhammad Ilmi Ashshiddiqi Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman Muhammad Iqbal Fahdi Arrochman Muhammad Satwiko Muhammad, Satwiko Mulyani Mulyani Muslikha Nourma Muslikha Nourma R Muslikha Nourma Rhomadhoni Nikhen Hanivah Alviansyah Nirmala Kaana Attaqiya Norus Sholeha Novembrianto, Rizka Novera Herdiani, Novera Nur Ainiyah Nur Muhamad Nuzulul Syufi Nurani, Ilmi Tri Nurani, llmi Tri Nurul Hasanah Oktavia Sari P, Krisna Dwi Cahya S. Pratama, Muchamad Rafi Wahyu Pratiwi, Eka Hana Prilistyo, Dwimantoro Iman puspitasari, Yeni Dwi Putri Ayu Ananda Putri Ekawati Ariyantono Putri, Ulfatun Nadiyah Rahmatullah, Helmi Ghozy Ramadhani, Husnul Kirom Ratna Ayu Ratna Ayu Ratriwardani Ratriwardhani , Ratna Ayu Ratriwardhani, Ratna Ayu Raudhatul Jannah, Ken Putri Reynaldi, Ivan Alvian Reza Hery Mahendra P Rhomadhoni, Muslikha Rhomadhoni, Muslikha Nourma Ridwan Al Farizi Ridwan Khafid Al Farizi Ridwan Khafid Alfaridzi Rifky Dwi Aditya Iryawan Riskiani, Aprillia Rizka Wahyu Safitri Rohmawati, Riska RR.Galuh Ajeng Indu Dewi S, Mufida Amalia Saddam Bill Adli Faza Kuswandi Saffana Zahra, Julianti Safitri, Rizka Wahyu Satwiko, Muhammad Sofia, Ainin Sugiantoro Sugiantoro Sunaryan, Rosita Putri Sunaryani, Putri Rosita Sunaryani, Rosita Putri Sunaryo, Merry Syahriatul Hikmiah Syahriatul Hikmiah Syahriatul Hikmiah Syahriatul Syerina Silvi Fitriyah Taqiyyaa, Nirmala Kaana Tiway, Moch. Fahmi Husaini Vidia Rahmawati, Vidia Wahyudi , Muhammad Wahyudi, Muhammad Ilham Wibawa, Dayu Satriya Wibawa Wibisono, Fadeli Wicaksono, Rizky Rahadian Wijaya, I Gusti Ngurah Satria Yauwan Tobing Lukiyono Zahra, Julianti Saffana Zakkiy Fasya, Abdul Hakim