Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Faktor Penyebab Kelelahan pada Pekerja Kontruksi Outdoor dan Indoor yang dapat Mempengaruhi Kinerja dan Keselamatan Kerja Charlos Malino; Suharyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.839

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia menghadapi masalah serius terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dengan sektor konstruksi menyumbang 63,6% dari total kecelakaan kerja nasional menurut data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2022. Kelelahan fisik pekerja, yang disebabkan oleh beban kerja berat serta faktor lingkungan seperti suhu ekstrem, pencahayaan, dan kebisingan berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kecelakaan. Oleh karena itu, pengelolaan kelelahan kerja menjadi kunci penting dalam menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pekerja di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap tingkat kelelahan kerja pada pekerja konstruksi serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh dalam kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 81 pekerja berusia antara 20 hingga 50 tahun. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor fisik lingkungan kerja yang diukur menggunakan Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) dan 4-in-1 Environment Meter, sementara variabel terikatnya adalah kelelahan kerja yang diukur melalui kuesioner International Fatigue Research Committee dan pengujian waktu reaksi. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik, beberapa variabel yang mempengaruhi kelelahan kerja dapat diidentifikasi baik pada kondisi outdoor maupun indoor. Pada pekerja outdoor, dua variabel yang berpengaruh signifikan adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan nilai p = 0,022 dan Temperatur dengan nilai p = 0,026. Sementara pada kondisi indoor, Intensitas Kebisingan menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai p = 0,039. Variabel lainnya seperti usia, lama kerja, intensitas cahaya, dan beban kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada kedua kondisi tersebut.
Pengembangan Desain Kemasan Produk sebagai Media Promosi untuk Meningkatkan Penjualan UMKM Di Kecamatan Gedangan - Sidoarjo Yuli Kurnia Firdausia; Fachrudy Asj’ari; Suharyanto; Widiar Onny Kurniawan; Taudlikhul Afkar
Ekobis Abdimas Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.5.2.9982

Abstract

Kunci keberhasilan penjualan produk terletak pada pengembangan bentuk kemasan dan visualisasi desain yang mampu meningkatkan daya tarik pembeli. Permasalahan terkait kemasan juga dialami oleh pelaku usaha di kelurahan gedangan kabupaten sidoarjo. Sebagian besar pelaku usaha, khususnya di bidang makanan, masih menggunakan kemasan sederhana, bahkan tanpa mencantumkan merek. Kemasan hanya berfungsi sebagai pelindung produk agar mudah dibawa dan lebih tahan lama. Program pelatihan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam teknik pembuatan kemasan produk. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan, pelatihan teknik pembuatan kemasan, serta pendampingan selama proses pembuatannya. Program pengabdian kepada masyarakat yang ditujukan untuk pelaku UMKM di Kelurahan Sepanjang ini berhasil dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan. Antusiasme tinggi dari pelaku usaha menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Penguasaan strategi pengemasan produk diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam meningkatkan penjualan produk mereka
Pollutant Load Analysis of the Barito River Based on Seasonal Scenarios Azizah Shalihah A; Asep Sofyan; Suharyanto
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Barito River is one of the major rivers in Kalimantan Island that plays a strategic role in supporting the social, economic, and environmental aspects of the surrounding communities. However, based on water quality monitoring conducted by the Environmental Agency of Central Kalimantan Province during the years 2021 to 2022 at seven points along the Barito River, it was found that the Water Quality Index indicated a “lightly polluted” status. Residential activities near the river contribute to the pollutant load through direct flow of domestic wastewater into the river. Similarly, the presence of coal stockpiles around the river is also believed to increase the pollution burden. This study aims to predict the water quality conditions resulting from land use activities—particularly residential areas and coal stockpiles—along the Barito River using the Water Quality Analysis Simulation Program (WASP) model. River water quality data was collected at four sampling points. Although the pollutant load carrying capacity from in each segment of the Barito River has not yet been exceeded by the actual pollutant load, the results of the modeling indicate that the concentrations of TSS, BOD, and COD in river water during both the dry and wet seasons have exceeded the water quality standards, with TSS values over 50 mg/L, BOD values above 3 mg/L, and COD concentrations greater than 25 mg/L. Therefore, a strategic management plan for pollution load control is urgently needed to maintain the water quality of the Barito River in accordance with Class II river classification.
Why Nursing Students Struggle in Speaking English: Experience, Challenges, And Coping Strategies Alimah, Nadhira Inas; Suharyanto
Darussalam English Journal (DEJ) Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/dej.v4i2.3395

Abstract

This study aims to determine the implementation, challenges, and strategies of nursing students in improving speaking skills in the English for Nursing classroom. This research utilized descriptive qualitative methods using interviews as a data collection technique. This research addresses nursing students in their second semester at Private Health Universities in Central Java, Indonesia, who are currently enrolled in an English course this semester. The results found that the implementation of speaking activity in the English for nursing classroom was in the form of roleplay. Meanwhile, the topic applied in the activity mostly related to the nursing daily routine in the hospital. The challenges faced by nursing students are the limited English vocabulary and accent barriers that affect pronunciation in speaking English. Students utilize the Google Translate application feature and music as a strategy in overcoming the challenges of improving speaking skills. This study also revealed that the implementation used by lecturers and strategies owned by nursing students are considered to be able to overcome challenges in improving English speaking skills.
Analisis Metode Penggalian Terowongan Pengelak Pada Lapisan Tanah Pasir Di Bendungan Tiga Dihaji Pranata, Maulana Septian Dwi; Suharyanto; Hidajat, Wahju Krisna
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.1.61-70

Abstract

Pada pelaksanaan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji yang terletak diKabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan, terdapat pekerjaan terowongan pengelak. Terowongan pengelak memiliki fungsi untuk mengalirkan air sungai selama masa pelaksanaan konstruksi bendungan. Pekerjaan terowongan tersebut sempat terhenti akibat terjadi cave-in dan sinkhole yang diindikasikan terjadi pada lapisan pasir lepas, tepatnya berada pada terowongan pengelak STA 0+318 s/d 0+347,8. Indikasi tersebut diperkuat berdasarkan hasil pemetaan geologi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis metode penggalian berdasarkan ketentuan Pettifier dan Fooker (1994), metode bukaan dan perkuatan terowongan berdasarkan Japan Society of Engineers (JSCE, 2007) serta mengevaluasi penanganan cave-in dan sinkhole yang dilakukan di lapangan sehingga pekerjaan penggalian terowongan pengelak dapat kembali dilanjutkan. Hasil dari penelitian ini didapatkan metode penggalian yang tepat adalah Hard Digging. Metode bukaan berdasarkan JSCE adalah heading dan bench dengan alat penggalian yang digunakan adalah excavator. Metode perkuatan bukaan terowongan yang direkomendasikan menggunakan shotcrete, rockbolts, steel ribs dan invert. Pekerjaan penanganan cave-in dan sinkhole yaitu dengan melakukan modifikasi steel rib membentuk kanopi, melakukan pengisian cave-in dengan mortar foam dengan kuat tekan minimum 0,8 Mpa dan pengisian sinkhole dengan mortarbiasa dengan kuat tekan minimum 5 Mpa.
Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Sarang Semut ( Myrmecodia Pendans) dan Daun Sirsak (Annona muricata) dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrilhidrazyl) Wimpy; Suharyanto
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2014
Publisher : Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Free radicals are highly reactive molecules containing one or more unpaired electrons in its outer orbital Free radicals attackelectron binding molecules in the surrounding areas. Malfunctioning cells, damage cell structures, and even mutations are the effects of free radical. Antioxidants can inhibit reactive oxygen and free radicals in the human body. The compound flavonoid, which is contained in thesoursop’s leaf and sarang semut act as anti-oxidants. This researchaimsto test the antioxidant activity of the combination of extracted sarang semut (Myrmecodia pendans) and Soursop’s leaf (Annona muricata) with DPPH (2,2-diphenyl-1-picrilhidrazyl) method. This researchwas conducted by plant extraction Sarang semut and soursop’s leaf with maceration The results showed that ultrasonic extraction techniqueall fractions are detected such as alkaloids, flavonoids, saponins and tannins, water fraction of sarang semut has76.64 ppm IC50 and the butanol fractions has 76.82 ppm IC50, the combination of extracted sarang semut and extracted soursop’s leaf (1: 1) have 71.09 ppm IC50, the water fraction soursop leafhas 73.48 ppm IC50, and butanol fraction has 99.70 ppm so we can conclude that the water fraction of sarang semut is better than butanol fraction of sarang semut extract. The combination between extracted soursop’sleaf and extracted sarang semut with a ratio of 1: 1 has a better antioxidant activity than the singular.
Metode Ekstraksi Sarang Semut (Myrmecodia Pendans) dengan Teknik Maserasi untuk Menghasilkan Obat Alternatif Kanker Paru Suharyanto; Purwono, Bambang
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2015
Publisher : Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cancer is a growing cells of any type of cell and tissue in the body anywhere, a large number of diseases are characterized by tissue and cell type of origin. Each year found nearly 6 million new patients known to have cancer, and more than 4 million of them died. Until now cancer treatment is done by 3 ways: surgery, radiation, and drug delivery of anti -neoplastic or anti- cancer. However, all three treatments over a lot of side effects to the patient. This study aims to conduct a series of pre-clinical trials to determine the optimal dose of Sarangsemut plant ( Myrmecodia pendens ) can be used as a drug to cure lung cancer. The specific objective of this research is to extract Sarangsemut plant ( Myrmecodia pendens ) and soursop leaves to produce drugs alterlatif cancer disease. Benefits of this research can be used.
Uji Praklinis Anti-Kanker Myrmecodia Pendans Pada Tikus Putih yang Diinduksi 7,12 –dymethylbenz[α]anthracene (DMBA) Suharyanto; Haryadi, Winarto
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2018
Publisher : Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cancer is a growing cells of any type of cell and tissue in the body anywhere, a large number of diseases are characterized by tissue and cell type of origin . Each year found nearly 6 million new patients known to have cancer, and more than 4 million of them died. Until now cancer treatment is done by 3 ways: surgery, radiation, and drug delivery of anti -neoplastic or anti- cancer. The treatments is good however over a lot of side effects to the patient. This study aims to conduct a series of pre-clinical trials to determine the optimal dose of Myrmecodia pendens can be used as a drug to cure lung cancer .The specific objective of this research is to extract Myrmecodia pendens Plant to produce drugs alternative cancer disease. Benefits of this research can be used directly by the public to be used as an herbal medicine, to treat cancer Testing is done by creating a model of lung cancer cells from rats induced with 7,12-dimethylbenz[a]anthracene (DMBA) as much as 10 times along 5 weeks. Therapy is done by adding 250mg/kgW, 500 mg/kgW and 750 kg/KgW extracts Based on the Histopathology test showed that Myrmecodia Pendans extract dose of 750 mg / kg body weight can improve lung tissue damaged by exposure to DMBA.
PEMANFAATAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PERAIRAN LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Kurman, Mathilda; Suharyanto; Baskoro, Mulyono S.
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 3 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.3.289-302

Abstract

Perikanan layang (Decapterus spp) adalah jenis hasil tangkapan dengan nilai finansial tinggi bagi masyarakat Flores Timur. Berdasarkan data produksi yang diperoleh pada periode 2017-2022, ikan layang tercatat sebagai hasil tangkapan terbanyak oleh nelayan pukat cincin jika dibandingkan dengan jenis ikan pelagis kecil yang lainnya. Maka dilakukan penelitian terhadap pemanfaatan ikan layang di perairan Larantuka dengan tujuan mengetahui nilai pemanfaatan sumberdaya dengan menggunakan kajian bioekonomi model Gordon-Schaefer. Teknik penelitian yang dipakai adalah analisis deskriptif dengan melibatkan informasi pengelolaan ikan layang tahun 2017-2022 dengan perolehan informasi seperti upaya dan hasil tangkapan ikan layang serta informasi penting seperti biaya penjualan dan biaya fungsional. Hasil pengujian bioekonomi model Gordon-Schaefer terhadap ikan layang menunjukkan nilai CMSY sebesar 705.826 kg/tahun dan upaya penangkapan sebanyak 1.278 trip/alat tangkap, nilai CMEY sebesar 686.875 kg/tahun terlebih lagi upaya tangkapannya bertambah 1.069 trip/alat tangkap dan COAE senilai 386.817 kg/tahun dengan jumlah upaya tangkap 2.137 trip/alat tangkap, sedangkan laju pemanfaatan ikan layang (Decapterus spp) di perairan Larantuka telah mencapai angka 103% dengan klasifikasi pemanfaatan berlebihan dan tingkat pengupayaan dengan angka 41%. Berdasarkan hasil eksplorasi, terdapat tiga jenis ikan layang di perairan Larantuka, yaitu ikan layang ekor biru (Decapterus macarellus), ikan layang deles (Decapterus macrosoma), dan ikan layang ekor merah (Decapterus akaadsi). Kata kunci: bioekonomi Gordon-Schaefer, ikan layang, pukat cincin
PENDUGAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN UNTUK BAGAN TANCAP MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI KABUPATEN KARAWANG Wulandari, Ully; Sulistyowati, Beta Indi; Suharyanto; Istrianto, Kadi
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 3 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.3.235-243

Abstract

Padat dan tingginya aktivitas di wilayah pesisir Dusun Tangkolak mengakibatkan tekanan dan turut menjadi penyumbang sampah serta pencemaran di wilayah perairan pesisir Dusun Tangkolak. Selain itu, musibah terjadinya tumpahan minyak yang disebabkan oleh bocornya pipa Pertamina yang berada di kawasan perairan pantai wilayah Karawang juga menyebabkan terjadinya pencemaran perairan di kawasan pesisir Karawang. Dampak tersebut kemudian menyebabkan terjadinya degradasi daerah penangkapan ikan dan pergeseran daerah penangkapan ikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menduga wilayah perairan yang potensial sebagai daerah penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap bagan tancap di wilayah pesisir Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang. Pelaksanaan penelitian selama enam bulan (Maret-Agustus 2021). Data penelitian dikumpulkan secara insitu untuk parameter oseanografi yaitu suhu, salinitas, pH, sedangkan pendugaan daerah penangkapan ikan dikumpulkan melalui data citra satelit Aqua Modis untuk parameter suhu dan klorofil-a. Analisis dilakukan secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dugaan wilayah potensial penangkapan ikan adalah pada koordinat -5.8360 LU 107.5080 BT sampai dengan -5.9440 LU 107.7090 BT pada bulan Maret dan -5.5610 LU 107.5510 BT sampai dengan -5.9620 LU 107.7540 BT pada bulan April. Sedangkan bulan Mei sampai dengan Agustus adalah bulan paceklik untuk nelayan bagan di Karawang. Kata kunci: aqua modis, bagan tancap, daerah penangkapan ikan, Karawang