Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Praklinis Anti-Kanker Myrmecodia Pendans Pada Tikus Putih yang Diinduksi 7,12 –dymethylbenz[α]anthracene (DMBA) Suharyanto; Haryadi, Winarto
Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy) Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), October 2018
Publisher : Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cancer is a growing cells of any type of cell and tissue in the body anywhere, a large number of diseases are characterized by tissue and cell type of origin . Each year found nearly 6 million new patients known to have cancer, and more than 4 million of them died. Until now cancer treatment is done by 3 ways: surgery, radiation, and drug delivery of anti -neoplastic or anti- cancer. The treatments is good however over a lot of side effects to the patient. This study aims to conduct a series of pre-clinical trials to determine the optimal dose of Myrmecodia pendens can be used as a drug to cure lung cancer .The specific objective of this research is to extract Myrmecodia pendens Plant to produce drugs alternative cancer disease. Benefits of this research can be used directly by the public to be used as an herbal medicine, to treat cancer Testing is done by creating a model of lung cancer cells from rats induced with 7,12-dimethylbenz[a]anthracene (DMBA) as much as 10 times along 5 weeks. Therapy is done by adding 250mg/kgW, 500 mg/kgW and 750 kg/KgW extracts Based on the Histopathology test showed that Myrmecodia Pendans extract dose of 750 mg / kg body weight can improve lung tissue damaged by exposure to DMBA.
PEMANFAATAN PERIKANAN PUKAT CINCIN DI PERAIRAN LARANTUKA KABUPATEN FLORES TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Kurman, Mathilda; Suharyanto; Baskoro, Mulyono S.
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 3 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.3.289-302

Abstract

Perikanan layang (Decapterus spp) adalah jenis hasil tangkapan dengan nilai finansial tinggi bagi masyarakat Flores Timur. Berdasarkan data produksi yang diperoleh pada periode 2017-2022, ikan layang tercatat sebagai hasil tangkapan terbanyak oleh nelayan pukat cincin jika dibandingkan dengan jenis ikan pelagis kecil yang lainnya. Maka dilakukan penelitian terhadap pemanfaatan ikan layang di perairan Larantuka dengan tujuan mengetahui nilai pemanfaatan sumberdaya dengan menggunakan kajian bioekonomi model Gordon-Schaefer. Teknik penelitian yang dipakai adalah analisis deskriptif dengan melibatkan informasi pengelolaan ikan layang tahun 2017-2022 dengan perolehan informasi seperti upaya dan hasil tangkapan ikan layang serta informasi penting seperti biaya penjualan dan biaya fungsional. Hasil pengujian bioekonomi model Gordon-Schaefer terhadap ikan layang menunjukkan nilai CMSY sebesar 705.826 kg/tahun dan upaya penangkapan sebanyak 1.278 trip/alat tangkap, nilai CMEY sebesar 686.875 kg/tahun terlebih lagi upaya tangkapannya bertambah 1.069 trip/alat tangkap dan COAE senilai 386.817 kg/tahun dengan jumlah upaya tangkap 2.137 trip/alat tangkap, sedangkan laju pemanfaatan ikan layang (Decapterus spp) di perairan Larantuka telah mencapai angka 103% dengan klasifikasi pemanfaatan berlebihan dan tingkat pengupayaan dengan angka 41%. Berdasarkan hasil eksplorasi, terdapat tiga jenis ikan layang di perairan Larantuka, yaitu ikan layang ekor biru (Decapterus macarellus), ikan layang deles (Decapterus macrosoma), dan ikan layang ekor merah (Decapterus akaadsi). Kata kunci: bioekonomi Gordon-Schaefer, ikan layang, pukat cincin
PENDUGAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN UNTUK BAGAN TANCAP MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI KABUPATEN KARAWANG Wulandari, Ully; Sulistyowati, Beta Indi; Suharyanto; Istrianto, Kadi
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 3 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.3.235-243

Abstract

Padat dan tingginya aktivitas di wilayah pesisir Dusun Tangkolak mengakibatkan tekanan dan turut menjadi penyumbang sampah serta pencemaran di wilayah perairan pesisir Dusun Tangkolak. Selain itu, musibah terjadinya tumpahan minyak yang disebabkan oleh bocornya pipa Pertamina yang berada di kawasan perairan pantai wilayah Karawang juga menyebabkan terjadinya pencemaran perairan di kawasan pesisir Karawang. Dampak tersebut kemudian menyebabkan terjadinya degradasi daerah penangkapan ikan dan pergeseran daerah penangkapan ikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menduga wilayah perairan yang potensial sebagai daerah penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap bagan tancap di wilayah pesisir Dusun Tangkolak, Kabupaten Karawang. Pelaksanaan penelitian selama enam bulan (Maret-Agustus 2021). Data penelitian dikumpulkan secara insitu untuk parameter oseanografi yaitu suhu, salinitas, pH, sedangkan pendugaan daerah penangkapan ikan dikumpulkan melalui data citra satelit Aqua Modis untuk parameter suhu dan klorofil-a. Analisis dilakukan secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dugaan wilayah potensial penangkapan ikan adalah pada koordinat -5.8360 LU 107.5080 BT sampai dengan -5.9440 LU 107.7090 BT pada bulan Maret dan -5.5610 LU 107.5510 BT sampai dengan -5.9620 LU 107.7540 BT pada bulan April. Sedangkan bulan Mei sampai dengan Agustus adalah bulan paceklik untuk nelayan bagan di Karawang. Kata kunci: aqua modis, bagan tancap, daerah penangkapan ikan, Karawang
Analisis Faktor Penyebab Kelelahan pada Pekerja Kontruksi Outdoor dan Indoor yang dapat Mempengaruhi Kinerja dan Keselamatan Kerja Charlos Malino; Suharyanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i2.839

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia menghadapi masalah serius terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dengan sektor konstruksi menyumbang 63,6% dari total kecelakaan kerja nasional menurut data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2022. Kelelahan fisik pekerja, yang disebabkan oleh beban kerja berat serta faktor lingkungan seperti suhu ekstrem, pencahayaan, dan kebisingan berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kecelakaan. Oleh karena itu, pengelolaan kelelahan kerja menjadi kunci penting dalam menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pekerja di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap tingkat kelelahan kerja pada pekerja konstruksi serta mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh dalam kelelahan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 81 pekerja berusia antara 20 hingga 50 tahun. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor-faktor fisik lingkungan kerja yang diukur menggunakan Wet Bulb Globe Temperature (WBGT) dan 4-in-1 Environment Meter, sementara variabel terikatnya adalah kelelahan kerja yang diukur melalui kuesioner International Fatigue Research Committee dan pengujian waktu reaksi. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik, beberapa variabel yang mempengaruhi kelelahan kerja dapat diidentifikasi baik pada kondisi outdoor maupun indoor. Pada pekerja outdoor, dua variabel yang berpengaruh signifikan adalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan nilai p = 0,022 dan Temperatur dengan nilai p = 0,026. Sementara pada kondisi indoor, Intensitas Kebisingan menunjukkan pengaruh signifikan dengan nilai p = 0,039. Variabel lainnya seperti usia, lama kerja, intensitas cahaya, dan beban kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan pada kedua kondisi tersebut.
Integrated of Pore Water Pressure, Hydraulic Gradient and Time Lag for Early Warning System at Sindang Heula Dam Patra, Fadel Muhammad; Suharyanto; Sukamta
UKaRsT Vol. 9 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/ukarst.v9i2.7076

Abstract

Excessive pore water pressure (PWP) is a primary factor contributing to internal erosion and catastrophic failures in embankment dams, accounting for nearly 40% of dam-related incidents worldwide. Despite routine monitoring, current practices remain limited by the absence of integrated analytical frameworks that simultaneously evaluate multiple hydraulic parameters for early warning system. This study aims to design an early warning system based on PWP, hydraulic gradient, and time lag parameters. The research was conducted at Sindang Heula Dam with 1,696 daily observation data (2020–2025) from four upstream and four downstream piezometers. Linear regression analysis was employed to predict PWP at low (86.613 masl), normal (106.613 masl), and maximum (108.613 masl) reservoir water level (RWL) conditions. Hydraulic gradients were derived from upstream–downstream head differentials, while time lags were determined based on the delay between peak reservoir levels and corresponding piezometric responses. The results revealed that upstream piezometers exhibited rapid responses (7–14 days) with strong correlations RWL (R² = 0.71–0.81), while downstream piezometers show delayed responses (35–42 days) with weaker correlation RWL (R² = 0.31–0.44). Hydraulic gradients increased from 0.32 at low to 0.63 at maximum RWL, indicating intensified seepage potential. The proposed integrated framework introduces a three-tier (green–yellow–red) early warning system based on real-time RWL thresholds, thereby improving proactive risk mitigation and strengthening dam safety management.
OPTIMALISASI EDUKASI DAN KESADARAN KODE INTERNASIONAL PEMASARAN PRODUK PENGGANTI ASI MELALUI APLIKASI “PELANGGARANKODE” UNTUK PERLINDUNGAN GIZI IBU DAN ANAK Ambarwati, Kusmayra; Marliana, Thika; Suharyanto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i4.71166

Abstract

Angka stunting dan permasalah gizi masih menjadi fokus utama permasalahan kesehatan di Indonesia. Sebab, angka ini menjadi salah satu tolok ukur indikator kesehatan suatu negara. Indonesia telah melakukan berbagai bentuk intervensi untuk mencegah dan menurunkan angka stunting ini. Namun, tantangan berupa keterbatasan manajemen, sumber daya, serta minimnya pemahaman tentang Kode Internasional Pemasaran Produk Pengganti ASI (PASI) menghambat efektivitas advokasi dalam rangka pencegahan angka stunting. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan platform digital “PelanggaranKode” sebagai sarana pelaporan pelanggaran kode PASI. Metode yang digunakan mencakup pelatihan manajemen, kolaborasi teknologi, kampanye kesadaran masyarakat, dan pembentukan kelompok pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan 80% capaian program pada pengurus mitra terlatih, 600 peserta terjangkau melalui kampanye, serta terbentuknya dua kelompok pendampingan. Meskipun capaian sosialisasi dan advokasi meningkat, jumlah laporan pelanggaran yang masuk ke platform masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan strategi kampanye digital yang lebih masif, pendampingan berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Program ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran gizi ibu-anak, perlindungan menyusui, serta pencapaian target SDGs dan RIRN.
ANALISIS REMBESAN PADA BENDUNGAN SINDANG HEULA MENGGUNAKAN METODE SEEPAGE INDEX DAN KRITERIA TINGGI BENDUNGAN Patra, Fadel Muhammad; Suharyanto; Sukamta
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 21 No. 2 (2026): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v21i2.61710

Abstract

Rembesan pada bendungan merupakan ancaman serius terhadap keamanan bendungan, dengan 47% kegagalan bendungan disebabkan erosi internal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi rembesan Bendungan Sindang Heula dengan metode seepage index dan kriteria tinggi bendungan menggunakan data instrumentasi lapangan. Data tekanan air pori dari Embankment Piezometer dan debit rembesan dari V-Notch dikumpulkan selama Januari 2020–Juni 2025. Analisis regresi linier diterapkan pada V-Notch dengan data tersaring curah hujan. Evaluasi menggunakan kriteria tinggi bendungan menunjukkan debit rembesan pada kondisi rendah, normal, dan maksimal masing-masing 0,034, 0,275, dan 0,323 liter/menit/meter, dengan status aman hingga antara (ambang batas ketidakamanan pada 0,56 liter/menit/meter). Metode Seepage Index menghasilkan nilai QI sebesar 0,025 (rendah), 0,039 (normal), dan 0,042 (maksimal), jauh di bawah ambang kritis (QI < 1). Kedua metode mengkonfirmasi Bendungan Sindang Heula dalam kondisi aman dengan integritas baik dan tidak berisiko terhadap piping atau erosi internal dalam jangka operasional saat ini.
Penguatan Pengelolaan Keuangan BUMDes Sebagai Upaya Menuju Desa Mandiri di Desa Kebontunggul Mojokerto Sawitri, Aristha Purwanthari; Afkar, Taudlikhul; Suhardiyah, Martha; Suharyanto
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v5i2.4324

Abstract

The purpose of the implementation of this community service activity is to provide an understanding of the financial management of BUMDes. The problem faced by partners is that bumdes financial management has not been properly managed, resulting in the optimal governance of BUMDes in the partner village. The un availability of accommodated resources in the village is one of the causes of the unsanying of local potential in partner villages and their surroundings. This method of community service implementation is carried out by providing training on the importance of accounting management as a form of business management accountability and providing assistance to partners in compiling financial statements in accordance with financial accounting standards (SAK). The result of this community service activity is that BUMDes managers are able to compile BUMDes financial statements in a simple way including cash statements, income statements, capital change reports and financial position statements. Although the results of financial reporting compiled by partners are still very simple, this reporting has been done with SAK and it is expected that in the future the management of the partner's financial system is well organized.
SOSIALISASI KUALITAS PRODUK BAGI UMKM DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Suharyanto; Herlina, R. Lisye; Widjaya, Warkianto; Fauzan, Muhamad; Defia, Adinda; Asyila, Nur; Syahla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JPKM) KEBANGSAAN Vol. 1 No. 1 (2025): EDISI 1
Publisher : LPPM UKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/jpkmkebangsaan.v1i1.4044

Abstract

Perkembangan usaha UMKM saat ini dalam lingkungan industri 4.0, memberikan peluang sekaligus tantangan untuk memajukan diri dengan peningkatan pemasaran. Namun di sisi lain, peningkatan pemasaran tidak terlepas dari tuntutan kualitas yang baik menurut penilaian konsumen di Indonesia atas semuan produk UMKM. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, dimaksudkan untuk memberikan pencerahan sekaligus pemahaman bagi pelaku UMKM di Bandung Barat khususnya untuk dapat mengikuti perkembangan tersebut. Materi sosialisasi kualitas produk diberikan kepada para pelaku UMKM dan siswa Program Paket C di PKBM Bina Bangsa Berkarakter Bandung Barat. Sosialisasi dilaksanakan dalam satu hari berupa ceramah dan tanya jawab. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 26 orang peserta pelaku UMKM, 7 orang dosen dan 3 orang mahasiswa Teknik Industri. Sosialisasi berlangsung dengan metode ceramah dan tanya jawab yang berhubungan dengan kualitas produk yang diperlukan konsumen dan penerapan pada aneka produk UMKM di Indonesia khususnya. Hasil evaluasi setelah sosialisasi menunjukkan bahwa peserta pelaku UMKM dan warga belajar PKBM Bina Bangsa merasakan pengetahuan dan wawasannya tentang kualitas meningkat.
PEMANFAATAN SISTEM CERDAS IRIGASI SEBAGAI SOLUSI MANAJEMEN IRIGASI DI DESA SUKAJAYA KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT Hadikaryana, Oscar; Abdurrohim, Iim; Hariman, Irman; Yasri; Rahman, Alkautsar; Suprihadi, Deni; Atmaja, Subhanjaya Angga; Suharyanto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (JPKM) KEBANGSAAN Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi 2
Publisher : LPPM UKRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/jpkmkebangsaan.v1i2.4352

Abstract

This community service activity was conducted in Sukajaya Village, Malangbong District, Garut Regency, aiming to enhance farmers’ technological literacy through the implementation of a smart irrigation system based on the Internet of Things (IoT) and Artificial Intelligence (AI). The main problem faced by the community is the inefficiency in water use and manual irrigation management. The program employed a Participatory Action Learning (PAL) approach, engaging local farmers in hands-on learning and technology application. The activities consisted of seminars, training sessions, and live demonstrations of an automatic irrigation system integrating soil moisture sensors and IoT modules to regulate watering automatically. Evaluation results indicated a 68% increase in participants’ understanding of smart system concepts and their applications in agriculture. Participants also showed strong enthusiasm to develop similar systems in their own fields. This program demonstrates that participatory-based education effectively bridges the technological gap between universities and rural communities, serving as an initial step toward the adoption of sustainable precision agriculture.
Co-Authors Abdurrohim, Iim Adi Darmawan Aditya, Nurdicky Febrian Ahmad Sulaiman, Ahmad Akbar, Raden Mohamad Adha Alimah, Nadhira Inas Andri Yano, Aan Anggraini, Anastasia Puspa Anggraini, Rika Zulvamita Aristha Purwanthari sawitri Asyila, Nur Azizah Shalihah A Bambang Haryanto Bambang Purwono Barokah, Sinatria Bayu Adi Bieng Brata Charlos Malino Defia, Adinda Dendi Haris Dwijayanti, Ririn Edi Sulistyawan Fachrudy Asj'ari Faradilla Rosita Firdausia, Yuli Kurnia Firmansyah, Angga Maulana Ghozin Hadikaryana, Oscar Hartika, Citra Haura Zahra , Winsa Hayati, Rini Nur Herlina, R. Lisye Hermawan, Angga I Made Bagus Dwiarta Irman Hariman Ismiarti Istrianto, Kadi Juhana, Riyadi Kurman, Mathilda Kusmayra Ambarwati, Kusmayra Laksamana, Patria Larasati, Rakhma Fitria Latif, Nashrudin Mantani, Sayuri Marliana, Thika Martha Suhardiyah Mildawani , M.M.T.S Mohammad Afrizal Miradji Muhamad Fauzan Muhammad Hakim A Maulana Ishaq Mulyono S. Baskoro Mustaruddin Nafia, Isya Nashrudin Latif Nurdina Nurdina Nuri Sabilah, Liha Nurlela, Eli Patra, Fadel Muhammad Perangin angin, Robet Pranata, Maulana Septian Dwi Pratiwi, Nugraheni Nur Prayitno, Muhamad Riyono Edi Purbo Wartoyo, Bayu Puspito, Sigit Putra, Daniel P Rahayu, Risma Dewi Nur Rahman, Alkautsar Sari, Ratih Purnama Saripudin Saripudin Sofyan, Asep Subhanjaya Angga Atmaja Sukamta Sulistyowati, Beta Indi Sumaryo Suprihadi, Deni Suripin Susilowati Sutrisno, Bagus Oktori Syahla Taudlikhul Afkar Taufik, M. Irham Tony Susilo Wibowo Ulfa Puspa Wanti Widodo Ully Wulandari, Ully Untung Lasiyono Urip Santoso Wahju Krisna Hidajat Wardi Warnoto Widiar Onny Kurniawan Widjaja, Warkianto Widjaya, Warkianto Wimpy Winarto Haryadi Woki Bilyaro Yasri Yurike