Claim Missing Document
Check
Articles

Principal Supervision In Elementary Schools Tooy, Olivia A.; Sumual, Tinneke E. M.; Tiwa, Tellma M.
Abdurrauf Science and Society Vol. 1 No. 3 (2025): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v1i3.208

Abstract

This study aims to analyze the principal's academic supervision at the Watutumou Inpres Elementary School. The focus of this study covers four stages of academic supervision, namely planning, implementation, and follow-up. The research method used is a descriptive qualitative approach with interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis was carried out through data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the principal in carrying out supervision is quite good at implementing academic supervision to improve the quality of learning. The principal carries out planning by setting goals and targets, preparing instruments and schedules, parties involved in preparing instruments and schedules, socialization, and preparing teacher administration. At the implementation stage, the principal checks the completeness of learning administration by visiting classes, diagnosing problems based on instruments, and determining problems and how to solve problems. At the follow-up stage, the principal analyzes the results of supervision, feedback, and meetings with teachers to provide continuous reinforcement and guidance
Pengaruh Self Control Terhadap Tekanan Akademik Pada Mahasiswa PGSD Universitas Negeri Manado Angkatan 2024 Fasyha, Muhammad Fizhar Raza; Tiwa, Tellma M; Hartati, Meike Endang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Self Control terhadap Tekanan Akademik pada mahasiswa PGSD Universitas Negeri Manado angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan anggota populasi dalam penelitian berjumlah 226 orang dengan menggunakan dengan teknik sampling perhitungan rumus Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan 5% sehingga diperoleh sample sebanyak 149 orang. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar -0,806 dengan nilai t-hitung sebesar -4,743 dengan nilai absolut 4,743. Nilai t-hitung ini kemudian dibandingkan dengan t-tabel yang besarnya 1,65529 pada tingkat signifikansi 5%. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 juga jauh di bawah batas kritis 0,05, semakin memperkuat kesimpulan bahwa pengaruh tersebut bersifat signifikan secara statistik. Temuan ini secara tegas mendukung hipotesis penelitian bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Self Control terhadap Tekanan Akademik pada mahasiswa PGSD Universitas Negeri Manado angkatan 2024.
Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Guru SMA Negeri 3 Manado Maliangkay, Agnes T.; Tiwa, Tellma M.; Sengkey, Stevi B.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3386

Abstract

Kepuasan Kerja guru merupakan salah satu faktor penting dalam menentukkan kualitas pendidikan di sekolah. Salah satu variabel yang berperan dalam membentuk kepuasan kerja adalah motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi kerja Terhadap kepuasan Kerja pada Guru Sma negeri 3 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi sebanyak 70 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner. Berdasarkan hasil analisis data t yakni (7,098) dengan nilai signifikansi (0,000) (p<0,05) dimana terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara motivasi kerja dan kepuasan kerja. Kemudian melalui uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square atau koefesiien determinasi bernilai 0,426 artinya Motivasi Kerja memberikan sumbangan pengaruh sebesar 42,6% pada Kepuasan Kerja pada Guru Sma Negeri 3 Manado. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Motivasi Kerja yang dirasakan oleh para Guru maka semakin tinggi juga tingkat Kepuasan Kerja yang dirasakan.
Pengaruh Pola Asuh Permisif terhadap Prokrastinasi Akademik pada Siswa SMA Negeri 1 Tomohon Lowing, Della; Tiwa, Tellma M.; Kaunang, Sinta E.J.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3434

Abstract

Dalam dunia akademik, siswa diharapkan dapat mengerjakan berbagai tugas yang diberikan oleh guru. Dengan berbagai aktivitas dan prioritas yang dimiliki, siswa berpotensi menimbulkan prokrastinasi akademik. Dampak dari prokrastinasi akademik dapat menyebabkan siswa terlambat dalam menyelesaikan studinya. Salah satu faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik adalah pola asuh orang tua permisif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh permisif terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tomohon. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pola asuh permisif dan prokrastinasi akademik, dengan kontribusi sebesar 8,4% (R-squared = 0,084). Koefisien regresi sebesar 0,324 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan dalam pola asuh permisif akan diikuti dengan peningkatan sebesar 0,324 pada prokrastinasi akademik. Dengan demikian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang berarti semakin tinggi tingkat pola asuh permisif, semakin tinggi pula tingkat prokrastinasi akademik siswa. Meskipun kontribusinya tergolong rendah, pola asuh permisif tetap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi prokrastinasi akademik siswa.
Pengaruh Grit terhadap Keterlibatan Kerja Guru Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Tomohon Montolalu, Vanessa D.; Tiwa, Tellma M.; Kapahang, Gloridei L.
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh grit terhadap keterlibatan kerja guru Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik sampel jenuh, melibatkan 86 responden guru dari tiga sekolah. Instrumen penelitian berupa skala Grit (Duckworth et al., 2007) dan skala Utrecht Work Engagement Scale (Schaufeli et al., 2007) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa grit berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,960. artinya 96% variasi keterlibatan kerja dapat dijelaskan oleh grit, sedangkan 4% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) serta nilai t hitung 44,927 > t tabel memperkuat bahwa pengaruh grit terhadap keterlibatan kerja berada pada kategori sangat kaut. Temuan ini menegaskan bahwa guru dengan grit tinggi cenderung memiliki semangat (vigor), dedikasi (dedication), dan keasyikan (absorption) yang lebih baik dalam menjalankan tugas.
Pengaruh Perilaku Konsumtif Dalam Fashion Terhadap Citra Diri Mahasiswa Aktif Ikatan Nyong Dan Noni Universitas Negeri Manado Kilala, Erald R.; Tiwa, Tellma M; Hartati, Meike Endang
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.707

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana perilaku konsumtif dalam fashion memengaruhi citra diri pada anggota Ikatan Nyong dan Noni Universitas Negeri Manado. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 47 orang yang ditentukan melalui teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa skala perilaku konsumtif fashion serta skala citra diri, yang sebelumnya telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana memperlihatkan bahwa perilaku konsumtif fashion berpengaruh signifikan terhadap citra diri. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,337 mengindikasikan bahwa 33,7% variasi citra diri dapat diterangkan oleh perilaku konsumtif fashion. Selain itu, diperoleh nilai koefisien beta dengan T hitung 4,780 yang lebih dari dibandingkan T tabel 1,677, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dan bersifat negatif antara perilaku konsumtif fashion dengan citra diri. Artinya, semakin tinggi tingkat konsumtifitas fashion, maka semakin rendah citra diri yang dimiliki individu.
HUBUNGAN TOXIC MASCULINITY DENGAN KONSEP DIRI PADA REMAJA LAKI-LAKI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Bawangun, Yulia; Tiwa, Tellma M.; Kaunang, Sinta E. J.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12169

Abstract

Masa remaja merupakan periode kritis dalam perkembangan individu, khususnya dalam pembentukan identitas dan konsep diri. Konsep diri yang sehat menjadi fondasi penting dalam menunjang kesehatan mental, perilaku sosial yang adaptif, serta pencapaian prestasi individu. Namun, perkembangan konsep diri remaja sangat rentan dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosial dan budaya, termasuk nilai-nilai maskulinitas yang berlaku dalam masyarakat. Stigma masyarakat mengenai maskulinitas, atau angapan bahwa laki-laki harus maco, kuat, tegas, berani dan tidak menggunakan sesuatu yang berkaitan dengan perempuan karena laki-laki yang kurang maskulin dalam situasi sosial adalah laki-laki yang dianggap lemah sehinggah mempengaruhi konsep  diri mahasiswa. Konsep diri merupakan  pendapat,  pandangan,  atau  gambaran  seseorang  terhadap  dirinya  penilain tentang diri merupakan hal penting yang diperhatikan remaja karena perasaan tidak diterima oleh orang lain akan membuat konsep diri individu rendah. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui hubungan antara maskulinitas beracun dengan konsep diri, serta juga mengetahui gambaran tingkat maskulinitas dan konsep diri pada remaja laki-laki fakultas ilmu Pendidikan dan Psikologi. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan jumlah sampel 100 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling, dan analisis data menggunakan uji parametik pearson. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara maskulinitas beracun dengan konsep diri dengan arah hubungan yang negatif.  Kata Kunci : Maskulinitas , Konsep diri Adolescence is a critical stage in individual development, especially in the formation of identity and self-concept. A healthy self-concept serves as a vital foundation for supporting mental health, adaptive social behavior, and individual achievement. However, the development of adolescents' self-concept is highly susceptible to the influence of social and cultural environmental factors, including the prevailing values of masculinity in society. Societal stigma surrounding masculinity—such as the belief that men must be macho, strong, assertive, brave, and must not engage with anything associated with femininity—can lead to the perception that men who appear less masculine in social situations are weak, thus negatively impacting male students’ self-concept. Self-concept refers to an individual's opinion, view, or perception of themselves. This self-assessment is particularly important for adolescents, as feelings of rejection from others can lead to a low self-concept. The purpose of this study is to examine the relationship between toxic masculinity and self-concept, as well as to provide an overview of the levels of masculinity and self-concept among male students in the Faculty of Education and Psychology. The research method used is correlational, with a sample size of 100 participants selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using Pearson's parametric test. The results indicate a significant relationship between toxic masculinity and self-concept, with a negative correlation.  
PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Tulungen, Chrisna; Tiwa, Tellma M.; Kasenda, Rinna Y.
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh adversity quotient terhadap quarter-life crisis pada mahasiswa tingkat akhir Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah skala adversity quotient dan quarter-life crisis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data diperoleh dari sampel sebanyak 127 mahasiswa tingkat akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa adversity quotient berpengaruh negatif dan signifikan terhadap quarter-life crisis (nilai signifikansi 0,000 < 0,05), dengan koefisien regresi sebesar -0,503 dan nilai R2 sebesar 0,254. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi adversity quotient, maka semakin rendah kecenderungan individu mengalami quarter-life crisis. Temuan ini memperkuat pentingnya peran ketangguhan mental dalam mengurangi dampak psikologis transisi dewasa awal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan intervensi psikologis untuk meningkatkan kesiapan mental mahasiswa menghadapi tantangan hidup.
PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP WORK-LIFE BALANCE PADA KARYAWAN LAPANGAN DI PERUSAHAAN KEUANGAN DI SULAWESI UTARA Kolondam, Anggischa; Tiwa, Tellma M.; Naharia, Melkian
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap work-life balance pada karyawan lapangan di Perusahaan Keuangan di Sulawesi Utara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi yang sering dialami oleh karyawan lapangan akibat tingginya beban kerja. Work-life balance yang buruk dapat menurunkan kesejahteraan psikologis dan produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Data dikumpulkan dari 98 responden melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yang mengukur tingkat beban kerja dan work-life balance. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work-life balance dengan kontribusi sebesar 23,1%. Artinya, semakin tinggi beban kerja yang dirasakan, maka semakin rendah tingkat keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi karyawan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa beban kerja merupakan faktor yang dapat menurunkan kualitas work-life balance.
ANALISIS SELF EFFICACY PADA DEWASA AWAL DI GPDI EBEN HAEZER WAWALINTOUAN TONDANO Pelealu, Christine E. E.; Tiwa, Tellma M.; Veronika, Tiara
PSIKOPEDIA Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v6i3.12295

Abstract

This study aims to determine the analysis of self efficacy in early adults at GPdI Eben Haezer Wawalintouan Tondano. The type of research used is qualitative research, with the aim of knowing the role of self-efficacy in early adult individuals in facing service activities at GPdI Eben Haezer Wawalintouan Tondano. The sample used in this study amounted to 4 people. The data collection techniques used are observation, interview and documentation. The results showed that there are several factors that play a role in the formation of self-efficacy of the research subjects, namely direct experience, social persuasion, and physical and emotional conditions. From all the results of the subject interviews, there is one common factor, namely direct experience that forms the self efficacy of each subject. This phenomenon is influenced by factors that contribute to each subject. Keyword : Self Efficacy, Early Adulthood, Services
Co-Authors Aldjon N. Dapa Alfa R. Makausi Amaria Mokoginta Anasthasya E. Runtu Angeli V. Pangemanan Anggelina R. E. Sendow Angkow , Yesaya Ariska N. Kambong Avni D. Pangemanan Bawangun, Yulia Benhurd F. Pamikiran Dasmasela, Diyana Mayangsari Deetje J Solang Dewo A. N. Narosaputra Dewo Narosaputra Diaz, Maria F. Dina M. Siregar Diny D. Dalending Dory A. br Sitepu Dvi C. S. Sarasvati Efelin Y. S. Oley Elma E. A Gigir Elsa N. Pardede Elsa T. H. Br. Munthe Epiphanias Panjaitan Esterina, Yesica S. Excelia Masinambow Fasyha, Muhammad Fizhar Raza Ferendita S. Manatar Fernando D. Putra Fifiana Debora Pengambu Firna A. Waladin Gloridei Lingkanbene Kapahang Gorius Geor Great E. Kaumbur Great E. Kaumbur Great E. Kaumbur Hartati, Meike E. Hartati, Meike Endang Heru C. Naharia Idris Soleman Ivannia Sonnia Christabela Montolalu Jelly Michael Engelheart Lahamendu Jihan T. Wulandari Jofie Hilda Mandang Johana Rily Kojo Kaeng, Randy S. Kasenda, Rinna Y. Kaumbur , Great E. Kaunang, Sinta E. J. Kaunang, Sinta E.J. Kilala, Erald R. Kodoatie, Ketsia Kolondam, Anggischa Korompis, Alisya F. M. Kristin S. Manongko Kumaat, Theophany D Kumaat, Theophany Deasinatalia Lensun, Meygan V. Linda Liando, Linda Lovihan, Mike A. K. Lowing, Della Makausi, Alfa Roland Maliangkay, Agnes T. Mamahit , Peter J. Mamengko, Monica C. Mandang, Jofie H. Mangantes , Meisie L Mariolis G. Tohama Marssel Michael Sengkey Matondong, Julia Meicksel Tahulending Meike E Hartati Meike E. Hartati Meike E. Hartati Melkan Naharia Melkian Naharia Melkian Naharia Meylani Masloman Milinia J. Pongai Millan Rogahang Mokoagow, Nevalia Monigir, Non Norma Montolalu, Vanessa D. Naharia, Melkian Naomi P. Tully Natasjja A. Lawalata Natasjja Lawalata Nesimnasi, Frendelina N. Noviani, Ni Made Ovelia Maramis Panambunan, Marcella Jeisyra Pelealu, Christine E. E. Ratunuman, Chinta R. Raynaldi D. Kumajas Rivaldo B. Wauran Rivaldo Wauran Rizaldy J. Illy Roos M. S. Tuerah Sarudi, Regina Kezya Sinta E. J. Kaunang Sinta E. Kaunang Sinta E. Kaunang Siregar Rewai Solang, Deetje J. St Darmah Stevi Becher Sengkey Stifani Walangitan Subiyanto, Dwi Sumual, Tinneke E. M. Susanti Abdullah Tamalonggehe, Meifi Stefani Tambuwun, Dwi Renaldy Tarente , Orva Taroreh, Anggraini Taruh, Kristianto S. Tesalonika T. F. Makawekes Theophany D. Kumaat Theophany D. Kumaat Theresia S. M. Saragih Tiara Veronika Timban, Meily C. M. Tooy, Olivia A. Tulungen, Chrisna Tumbel, Cristie Nelly Virginia A. Tuwaidan Wawo, Fiorella S. Winstein R. Tampinongkol Wowor, Thessalonica G. A. Wurangian, Blessing Yehezkiel J. Pua Yohanes C. Mundung