Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal solma

Pelatihan Asesmen Diagnostik Non-Kognitif untuk Guru MGMP IPA sebagai Pendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pengenalan Karakter Siswa Iramadhani, Dwi; Safriana; Astuti, Widi; Muna, Zurratul; Dwi Puspa, Cindy; Syahridha, Putri Ulfah
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.13297

Abstract

improvement, and qualitative and quantitative evaluations were carried out. Result: In general, the participants gave a very good rating to the first speaker. The participants also gave a qualitative assessment of this training. Teachers find out the crucial conditions of students that can ultimately help students in the learning process. Pre-tests and post-tests were also carried out in this service in the form of tests of teachers' knowledge of PBIS learning methods. The mean pre-test score was 21.06 and the mean post-test score was 23.66. Conclusion: Furthermore, the conclusion is this training is able to effectively increase teachers' knowledge related to Non-Cognitive Diagnostic Assessment for Lhokseumawe City Science MGMP teachers as a support to the implementation of Merdeka Learning Curriculum for Student Character Recognition.
Internalisasi Nilai Respect untuk Meningkatkan Profesionalisme Perawat dalam Layanan terhadap Rekan Sejawat Musni, Riza; Astuti, Widi; Anastasya, Yara Andita; Julistia, Rini; Muna, Zurratul; Maszura, Leni; Setiawan, Tio; Harahap, T.R. Fitrah At-Taqwa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21408

Abstract

Background: Salah satu permasalahan yang terdapat pada salah satu Puskesmas di Aceh Utara yaitu Puskesmas Banda Baro adalah rendahnya sikap saling menghargai (respect) antar perawat, yang terlihat dari kurangnya penghargaan terhadap rekan sejawat. Hal ini dipengaruhi faktor internal, seperti keengganan menerapkan sikap respect, kurangnya kontribusi dalam lingkungan kerja, serta rendahnya partisipasi dalam kegiatan bersama. Pengabdian ini bertujuan agar nilai respect dapat terinternalisasi sehingga dapat meningkatkan profesionalisme dalam layanan terhadap rekan sejawat. Metode: Sejumlah 25 perawat mengikuti psikoedukasi yang dikemas dalam bentuk tanya jawab, FGD (Focus Group Discussion), simulasi, role play dan games. Hasil: Terdapat adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diuji menggunakan pre-test dan post-test. Peningkatan pengetahuan terjadi pada 10 dari 25 perawat yang mengikuti kegiatan, hal ini bermakna terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 40%, menyatakan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif membantu menumbuhkan dan mengaplikasikan nilai respect di lingkungan puskesmas. Kesimpulan: Pentingnya menerapkan nilai respect pada aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja sehingga dapat memunculkan sikap kerja yang profesional sehingga dapat meningkatkan mutu layanan terhadap rekan sejawat.