Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Tentang 4 Pilar Gizi Seimbang Dengan Status Gizi Lathifah, Lathifah; Darmin, Darmin; Alkhair, Alkhair; Salsabiila, Salsabiila; Firmasnyah, Muhd; Lestari, Eka Puzi; Oktaviani, Zennith Dwipa; Kuswanti, Nurilah; Harija, Akas
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1568

Abstract

Status gizi yang baik sangat penting bagi kesehatan mahasiswa, terutama dalam mendukung aktivitas fisik dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pengetahuan dan sikap mengenai 4 pilar gizi seimbang dengan status gizi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, sampel dalam penelitian ini yaitu 50 orang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi, Teknik pengambilan sampel dengan cara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk menilai pengetahuan dan sikap, serta pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk menentukan status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang 4 pilar gizi seimbang yang baik dengan status gizi normal yaitu sebesar 36%, artinya semakin baik pengetahuan maka semakin baik status gizi, sementara sikap tentang 4 pilar gizi seimbangan yang positif dengan status gizi normal yaitu sebesar 28%, artinya semakin positif sikap terhadap 4 pilar gizi seimbang maka semakin baik status gizi.
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA SEBELUM DAN SESUDAH MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET TENTANG STUNTING Darmin, Darmin; Khatimah, Nur Husnul; Iksan, Muammar; Alkhair, Alkhair; Avila, Dea Zara
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27336

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.Salah satu faktor yang behubungan dengan kejadian stunting dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap ibu. Tujuan Penelitan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap ibu balita sebelum dan sesudah menggunakan media booklet tentang stunting di Desa Mbawi. Jenis penelitian adalah kuantitatif metode analitik dengan design Eksperimen semu (Quasi Eksperimen). Pendekatan yang digunakan adalah One Group Pretest-Postest uji yang digunakan adalaha Uji T- Dependent. Populasi dalam penelitian seluruh ibu balita yang berada di Desa Mbawi. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sebanyak 50 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan booklet. Tehnik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan Rata-rata nilai pre post pengetahuan ibu balita tentang Stunting sebelum diberikan media Booklet yaitu 0,440 dengan standar deviasi 0,501, Hasil penelitian menunjukan nilai p value sebesar 0.000 <? (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan media Booklet. Sedangkan rata-rata nilai pre post sikap ibu balita tentang Stunting sesudah diberikan media Booklet yaitu 0,240 dengan standar deviasi 0,555, serta p value 0.004 >? (0.05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai sikap ibu balita sebelum dan sesudah diberikan media Booklet. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita agar melakukan perilaku pencegahan Stunting melalui kegiatan peningkatan pencarian informasi kesehatan melalui kegiatan seminar, penyuluhan, serta memanfaatkan media promosi kesehatan.
Analysis of the Effectiveness of Local PMT Biscuits from Jewawut and Swallow's Nest in Improving the Nutritional Status of Toddlers: local food Nur Husnul Khatimah; Alkhair Alkhair; Dea Zara Avila; Hairunnisah Hairunnisah; Muammar Iksan; Juraidin Juraidin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5229

Abstract

Malnutrition in children under five years of age remains a public health challenge in Indonesia, especially in rural areas. Efforts to improve nutritional status through the use of high-value local foods are one sustainable strategy. This study aims to analyze the effectiveness of providing biscuits made from millet and swallow nests in improving the nutritional status of children aged 1-5 years. This study used a pretest-posttest design without a control group with a sample size of 35 children selected purposively. The intervention was carried out for a certain period by providing millet and swallow nest biscuits every day. Nutritional status data were obtained through anthropometric measurements of weight and height, then analyzed using the Paired t-Test and McNemar's Test. The results showed a significant increase in the average nutritional status score of children from 13.45 ± 1.52 to 14.20 ± 1.47 (p = 0.000; p < 0.05). The McNemar test analysis also showed a significant change in the proportion of nutritional status (p = 0.042; p < 0.05), with a decrease in the proportion of malnourished children from 28.6% to 20.0%. These findings indicate that the consumption of millet biscuits and swallow nests has a positive effect on improving the nutritional status of children aged 1-5 years. Conclusion: The provision of jewawut biscuits and swallow nests is effective in improving the nutritional status of toddlers. The use of these local foods has the potential to become an alternative.
EDUKASI MANFAAT ASI EKSLUSIF DAN PEMBERIAN COOKIES DAUN KATUK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ASI DI POSYANDU LEWIJAMBU: Indonesia Alkhair Alkhair; Nursahida Nursahida; Neneng Wahyuningsih; Nur Husnul Khatimah; Aman Ma’arij; Fathurrahman Fathurrahman
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i2.4147

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling ideal bagi bayi, karena mengandung berbagai zat gizi serta komponen pelindung penting yang berperan dalam menunjang proses tumbuh kembang secara optimal. Kandungan ASI yang sangat kaya dan kompleks—termasuk ratusan senyawa bioaktif—berkontribusi besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi. Dengan pemberian ASI yang optimal, risiko bayi mengalami infeksi dapat dikurangi, sekaligus menurunkan angka kesakitan dan kematian pada masa awal kehidupan. Rendahnya tingkat keberhasilan program ASI eksklusif dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pemahaman ibu mengenai manfaat dan tujuan dari pemberian ASI eksklusif, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kegagalan dalam praktik pemberian ASI secara optimal. Oleh karena itu perlu kiranya dilakukan penanaman pemahaman tentang manfaat ASI Ekslusif Bayi Ibu dan Anak, serta manfaat Daun Katuk dalam produktifitas ASI. Adapun metode yang dilakukan dengan metode ceramah dan pengamatan secara langsung, serta tanya jawab, lalu dilanjutkan dengan pemberian Cookies Daun Katuk pada ibu menyusui. Setelah dilakukan kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui tentang manfaat kesehatan dari ASI eksklusif bagi bayi dan ibu, peningkatan pengetahuan ibu tentang teknik pospel yang benar dan peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui, serta ibu menyusui sangat menyukai produk Cookies Daun Katuk untuk dikonsumsi.
Pendekatan Komunikasi Kesehatan Terintegrasi pada Manajemen Dietetik Pasien Penyakit Hati di Puskesmas Jatibaru Nur Husnul Khatimah; Irma Zuraini; Alkhair; Dea Zara Avila; M. Noris
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1: Januari (2026)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v2i1.27

Abstract

Penyakit hati merupakan masalah kesehatan yang signifikan dengan prevalensi yang terus meningkat di Indonesia. Manajemen diet merupakan komponen krusial dalam penatalaksanaan penyakit hati. Namun, pelaksanaan edukasi dietetik yang komprehensif di fasilitas kesehatan primer sering terkendala oleh keterbatasan waktu konsultasi dan sumber daya tenaga kesehatan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan pendekatan komunikasi kesehatan terintegrasi dalam penyebarluasan informasi manajemen dietetik penyakit hati di Puskesmas Jatibaru melalui kombinasi media leaflet dan edukasi singkat. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Jatibaru selama satu minggu pada bulan Maret 2025 dengan sasaran pasien dewasa (≥20 tahun). Intervensi meliputi distribusi leaflet “Liver Diets” yang berisi prinsip diet hepatoprotektif serta pelaksanaan edukasi singkat selama 3–5 menit. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara informal, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi kegiatan. Program berhasil mendistribusikan sebanyak 30 leaflet dan memberikan edukasi singkat kepada 25 pasien. Sebanyak 30% leaflet diberikan kepada pasien dengan faktor risiko penyakit hati, sedangkan 70% didistribusikan kepada pasien secara acak. Hasil wawancara informal menunjukkan bahwa 83% pasien menyatakan ketertarikan terhadap informasi yang diberikan. Selain itu, ditemukan beberapa miskonsepsi umum terkait hubungan pola makan dengan kesehatan hati yang berhasil diklarifikasi melalui kegiatan edukasi. Pendekatan komunikasi kesehatan terintegrasi efektif meningkatkan akses dan pemahaman informasi dietetik penyakit hati di fasilitas kesehatan primer meskipun dengan keterbatasan waktu konsultasi.
Implementasi Edukasi Kesehatan Berbasis Nilai Keislaman melalui Kajian Ramadhan pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bima Nur Husnul Khatimah; Aman Ma’arij; Alkhair; Dea Zara Avila; Hairunnisah
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli (2026)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v2i2.71

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam edukasi kesehatan melalui kegiatan kajian Ramadhan pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bima. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada pentingnya pendekatan holistik dalam edukasi kesehatan yang tidak hanya menekankan aspek fisik, tetapi juga aspek spiritual dalam membentuk perilaku hidup sehat. Metode yang digunakan adalah pendekatan pre-experimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama bulan Ramadhan dengan melibatkan 150 mahasiswa sebagai peserta. Intervensi dilakukan melalui penyampaian materi kesehatan berbasis nilai keislaman, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 62,4 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test. Selain itu, proporsi peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 16,7% menjadi 73,3%, sedangkan kategori pengetahuan kurang menurun dari 30% menjadi 0%. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi nilai keislaman dalam edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa. Kesimpulannya, kegiatan kajian Ramadhan dapat menjadi media yang efektif dalam menyampaikan edukasi kesehatan berbasis nilai keislaman. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat kesadaran dan motivasi mahasiswa dalam menerapkan perilaku hidup sehat serta memperkuat peran mereka sebagai calon tenaga kesehatan yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BUBUR EKSTRAK SARANG BURUNG WALET UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA POSYANDU BAJO KETA DESA LERE NTB Dea Zara Avila; Nur Husnul Khatimah; Alkhair Alkhair; Nursani Nursani; Muhammad Akbar; Taufik Firmanto; Israjunna Israjunna
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1614

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal merupakan salah satu cara penanggulangan masalahstunting. Desa Lere merupakan salah satu desa penghasil sarang burung waletdan sarang burung walet bermanfaat mengatasi gizi buruk, meningkatkan dayatahan tubuh dan metabolisme tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakatini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akanmanfaat mengkonsumsi bubur ekstrak sarang burung walet dan dapat diaplikasikan sebagai makanan tambahan pada saat kegiatan posyandu. Metodeyang digunakan adalah pelatihan dan penyuluhan tentang manfaat, kandungangizi serta cara pembuatan bubur sarang burung walet. Peserta dalam pengabdianini adalah seluruh ibu balita yang hadir dalam kegiatan posyandu. Pengabdian inidilakukan di Posyandu Bajo Keta Desa Lere Kecamatan Parado Kabupaten BimaNusa Tenggara Barat pada tanggal 3 Agustus 2023 pukul 09.00 WITA sampaiselesai. Hasil dari kegiatan aparat desa, kader posyandu memiliki ketertarikanuntuk menjadikan bubur sarang burung walet ini sebagai salah satu makanantambahan untuk balita di desa tersebut.
Pengukuran Atropometri Untuk Deteksi Dini Masalah Gizi Pada Anak Usia Sekolah Di SDN 05 Kota Bima Nur Husnul Khatimah; Salsabila; Alkhair
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64479/jtpm.v1i1.7

Abstract

Anak usia sekolah berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga asupan gizi yang tepat sangat penting untuk mendukung proses ini. Pengukuran antropometri mencakup pengukuran berat badan, tinggi badan dan indeks massa tubuh merupakan pengukuran sederhana yang dapat dilakukan secara rutin guna mendeteksi gangguan gizi pada anak-anak dan remaja. Tujuan dari penelitian  ini adalah untuk menganalisis peran pengukuran antropometri dan edukasi gizi dalam mendeteksi dini masalah gizi pada anak usia sekolah. Hasil pengukuran status gizi anak usia sekolah di SDN 05 Kota Bima diperoleh bahwa dari 53 siswa yang diteliti, 84,91% memiliki status gizi baik, sementara 9,43% mengalami gizi kurang dan 5,66% mengalami gizi lebih. Diperlukan pengukuran status gizi secara berkala untuk memantau status gizi anak usia sekolah serta melakukan edukasi gizi untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada anak usia sekolah.
Edukasi Pemberian MP-Asi Sehat Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kolo Eka Puzi Lestari; Alkhair
Jurnal Teras Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Juli (2025)
Publisher : PT. Teras Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dua tahun pertama kehidupan merupakan masa krusial bagi tumbuh kembang anak, di mana asupan gizi optimal sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Setelah usia enam bulan, ASI saja tidak mencukupi kebutuhan nutrisi bayi, sehingga diperlukan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sehat dan sesuai standar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya pemberian MP-ASI yang tepat guna mencegah masalah gizi pada anak. Metode kegiatan bersifat partisipatif dan edukatif, dilaksanakan pada 9 April 2025 di Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima, melalui penyuluhan langsung kepada ibu-ibu dengan anak usia 6–24 bulan, disertai media buku panduan dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Meskipun tidak dilakukan evaluasi tertulis atau tindak lanjut, kegiatan ini memberikan pengetahuan dasar tentang prinsip pemberian MP-ASI yang sehat, seperti waktu, tekstur, variasi, dan kebersihan makanan. Kesimpulannya, edukasi ini berpotensi menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat dan mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.
PENGARUH PERILAKU EMPAT PILAR GIZI SEIMBANG TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD KOTA BIMA Fahrani, Aiska; Alkhair, Alkhair; Darmin, Darmin; Zara Avila, Dea
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v5i1.4895

Abstract

Hypertension is a noncommunicable disease with a steadily rising prevalence and is a major risk factor for cardiovascular disease. This study aims to analyze the effect of the four pillars of balanced nutrition on the incidence of hypertension among outpatients at the Bima City General Hospital. The study used a quantitative analytical approach with a case-control design. The study population consisted of 305 outpatients, with a sample of 78 respondents comprising 39 cases and 39 controls selected using purposive sampling. The research instruments consisted of a questionnaire on the four pillars of balanced nutrition and a blood pressure monitor. Data analysis used univariate and bivariate tests with the Chi-Square test and Odds Ratio at a significance level of 0.05. The results of the study indicate that a varied diet (p = 0.039), physical activity (p = 0.000), weight monitoring (p = 0.042), and the total score for the four pillars of balanced nutrition (p = 0.000) have a significant effect on the incidence of hypertension, while clean living behaviors did not have a significant effect (p = 0.481). The conclusion of this study is that the four pillars of balanced nutrition play an important role in controlling hypertension, particularly physical activity as the most dominant factor.