Claim Missing Document
Check
Articles

Makna Love Language pada Persahabatan Sesama Jenis Nike Rifda Salsabila; Nanang Martono; Endang Dwi Sulistyoningsih
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.6794

Abstract

Artikel ini menggambarkan makna bahasa cinta pada mahasiswa yang menjalani hubungan persahabatan sejenis menggunakan perspektif sosiologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa hasil wawancara kepada empat pasang mahasiswa yang telah menjalin hubungan persahabatan sesama jenis minimal satu tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa cinta pada pelaku persahabatan sejenis dimaknai sebagai cara untuk mempererat hubungan yang sudah terjalin lama. Bahasa cinta yang paling penting dalam persahabatan ini adalah tindakan  membantu karena dianggap sebagai bentuk kepedulian seorang sahabat yang saling menyayangi dan tidak bisa diucapkan lewat kata-kata. Informan perempuan cenderung membantu dalam pemenuhan kebutuhan primer dan memberikan dukungan emosional ketika sahabatnya memerlukan bantuannya. Informan laki-laki lebih memilih memberikan bantuan materi, transportasi, dan membantu mengerjakan tugas kuliah. Bahasa cinta lain juga dilakukan informan melalui kata-kata pujian atau perhatian dan meluangkan waktu bersama. Hal ini memberikan kesan intim dalam hubungan persahabatan sejenis. Dengan demikian, penggunaan bahasa cinta dalam hubungan persahabatan bertujuan membangun interaksi yang lebih baik.  This article describes the meaning of love language among students who are in same-sex friendship relationships using a sociological perspective. This study used a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of interviews with four pairs of students who had established same-sex friendships for at least one year. The results of the study show that the language of love for perpetrators of same-sex friendship is interpreted as a way to strengthen long-standing relationships. The most important love language in this friendship is the act of service because it is considered a form of concern for a friend who loves each other and cannot be expressed in words. Female informants tend to help with primary needs and provide emotional support when their friends need help. Male informants prefer to provide material assistance, transportation, and help with college assignments. Other love languages are also used by informants through words of praise or attention and spending time together. This gives the impression of being intimate in a friendship of the same sex. Thus, the use of love languages in friendship relationships aims to build better interactions. 
Persepsi Siswa Miskin mengenai Perilaku Siswa Kaya di Sekolah Tutut - Setianingsih; Nanang Martono; Elis Puspitasari
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i4.7205

Abstract

Tulisan ini menggambarkan persepsi siswa miskin mengenai perilaku siswa kaya di sekolah. Siswa kaya di lingkungan sekolah unggulan memiliki perilaku yang berbeda dan memiliki stereotip negatif di masyarakat seperti gaya hidup yang mewah dan prestasi yang tinggi akibat modal yang dimiliki. Stereotip tersebut tidak sepenuhnya benar. Siswa kaya dan miskin di dalam sekolah memiliki berbagai perbedaan terkait habitus dan kebiasaan. Mereka juga melakukan interaksi yang kemudian memunculkan persepsi dari siswa miskin mengenai perilaku siswa kaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi siswa miskin dan kaya disekolah, habitus yang dilakukan siswa kaya, dan pengalaman yang dialami siswa miskin menimbulkan berbagai persepsi positif dan negatif mengenai perilaku siswa kaya. Persepsi positif meliputi perilaku siswa kaya yang memiliki sikap rajin belajar dan persepsi negatif meliputi siswa kaya yang suka melakukan gaya hidup mewah serta berperilaku dehumanisme terhadap siswa miskin.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Achsan, Ibnu Adinda Triani Rahma Putri Adinda Triani Rahma Putri Agung Kurniawan Agung Kurniawan Agung Kurniawan Aldri Frinaldi Alfiana Meyla Putri Amalia Nur Ramadhani Amalia Nur Ramadhani Apriliani, Adelia Apriyanti, Siti Arif Darmawan Arlina, Dyah Nur Aurellia, Alya Nisa' Ayuningsih, Iis Baharuddin, Nalfaridas Dimas Kurnia Nurfathoni Elis Puspitasari Elis Puspitasari Elsa Novi Pravitriani Endang Dwi Sulistyoningsih Febrianti, Laetare Clara Febryanti, Mirna FX Wardiyono Wardiyono Gandarukmi, Mijil Sekar Gempita Pesta Demokrasi Hadiraharjo, Muhamad Dwidyandra Handika, Pamungkas Harlinda Zahra Kamila Haura Sabitta Zikra Loen Hepi Nursela Herni Yulianti Imam Santosa Indratno, Geisella Purnamaputri Insannia, Rumaisha Cahaya Ishfa Nur Azizah Isnania, Rahma Kintan Putri Salsabiil Kusuma, Andhika Raka Kusuma, Lisa Dwijaya Laila Sabrina Layli Triana Lestari, Soetji Lisnawati Lisnawati Lisnawati Lisnawati Luhjingga Panasari Urbaningrum Maharani, Aulia Putri Mahesta Dwi Oktaviana Manziz, Ilham Marlinah, Titi Maulida, Maliha Binta Mawarni, Gina Putri Mentari, Tania Ridi Putri Mintarti Mintarti Mintarti Mintarti Mintarti Mintarti, Mintarti Muthia Arliza Salsabila Nabilla Khansa Naura Nabilla Khansa Naura Nafa Izah Nafa Izah Nafis, Aulia Hakqi Naura, Nabilla Khansa Naysilla Aisyah Putri Nurfazila Nike Rifda Salsabila Niken Paramarti Dasuki Noviana, Zein Kharisma Yogi Nugraheni, Rakhma Nurhikmah, Nazilah Nurlita Dwi Amara Nurokhmah, Wulan Nurrokhmah, Wulan Nurul Hidayati Oca Salsa Kasalina Olivia Nur Fatimah Olivia Nur Fatimah Orchida Azzahrra Putri Hidayah Pamekas, Anggraitha Widya Cahyaningrum Pangesti, Shinta Maulidya Permata Indah Sari Permatasari, Sri Metaria Pingkan Zahra Azizah Prasetyoningsih, Tri Wahyu Setiawan Pravitriani, Elsa Novi Primadata, Ankarlina Pandu Putri, Amanda Nurmala Radite, Nabila Dian Rahayu, Retno Sri Rahma Isnania Rahma Isnania Rakhma Nugraheni Ratna Dewi Ratna Dewi Regina Agistira Helena Reva Akhila Fiandari Rinaningsih Rinaningsih Riyani Lintang Viona Riyanti, Salwa Sabita Alya Siti Azahra Sabrina, Laila Safitri, Annisa Aulia Salma, Nisrina Dheya Salsabilla Retno Sedah Mirah Murcahyaningrum Shafara, Adiva Putri Shinta Dewi Agustina Shinta Julianti Sintia Margani Siti Murtafiah Suci Ramadhani, Suci Sulyana Dadan Syamsiar, Syamsiar Tri Rini Widyastuti Tri Rini Widyastuti Triana, Layli Try Rini Widyastuti Tutut - Setianingsih Tyas Retno Wulan Umami, Zahratul Urip Tri Wijayanti Utama, Rifa'i Setia Vina Octaviani Viona, Riyani Lintang Wahyuni, Elsya Wardhana, Ivan Satria Wibisono, Sentot Satrio Wiman Rizkidarajat Windiasih, Rili Wiyasri, Megi Wulan Nurrokhmah Xielfa, Balqist Maghfira Zahrah, Vidya Lathifa