Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

KEGIATAN PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU MENJADI NATA DE SOYA Zuhairiah, Zuhairiah; Marpaung, Jon Kenedy; Suharyanisa, Suharyanisa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair tahu merupakan limbah cair yang berasal dari proses produksi tahu, yaitu dari perendaman, pencucian kedelai, pencucian peralatan, penyaringan, pengepresan dan pencetakan tahu. Komposisi yang masih terdapat pada limbah air tahu merupakan media yang baik untuk di gunakan sebagai bahan baku nata de soya, karna medium fermentasi dalam pembuatan nata harus banyak mengandung karbohidrat, vitamin dan mineral. Nata de soya merupakan makanan rendah kalori dan mempunyai kadar serat yang tinggi sehingga sangat memungkinkan untuk dikembangkan sebagai makanan diet bagi penderita diabetes mellitus dan obesitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pelatihan pemanfaatan limbah cair tahu menjadi nata de soya. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk informasi dan edukasi pemanfaatan limbah cair tahu menjadi nata de soya. Kesimpulan bahwa pelatihan terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik. Setelah melaksanakan pelatihan ini, para peserta lebih memahami bahwa limbah cair dari tahu yang selama ini hanya dibuang begitu saja, saat ini perlu diperhatikan penggunaannya, salah satunya dapat dimanfaatkan menjadi nata de soya. Pentingnya pemanfaatan limbah cair tahu ini dapat menjadi produk yang bernilai.
SOSIALISASI PENTINGNYA VITAMIN D DAN BERJEMUR PAGI HARI TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN MEDAN HELVETIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Suharyanisa, Suharyanisa; Situmorang, Manahan; Hutauruk, Dumartina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 hingga saat ini belum usai, virus ini menyerang individu yang memiliki sistem imunitas yang menurun. Hal ini menyebabkan masyarakat mengalami panic attack untuk membeli dan mengkonsumsi berbagai jenis vitamin untuk memperkuat imunitas. Penyuluhan kesehatan tentang pentingnya vitamin D dan berjemur dibawah sinar matahari pagi adalah upaya dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat untuk menjaga imunitas. Sinar matahari pagi memberikan vitamin D alami pada tubuh bila dilakukan pada jam yang tepat. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi pentingnya vitamin D dan berjemur pagi hari terhadap pengetahuan masyarakat dimasa pandemi Covid-19. Hasil kegiatan pelaksanaan program pengabdian masyarakat dalam bentuk memberikan edukasi dan sosialisasi pentingnya memberikan sosialisasi pentingnya vitamin D dan berjemur pagi hari terhadap pengetahuan masyarakat dimasa pandemi Covid-19. Kesimpulan kegiatan ini membawa dampak dan pengaruh yang baik terhadap pengetahuan masyarakat untuk menyadari bahaya Covid-19 dan pentingnya menjaga kesehatan dengan mengonsumsi vitamin D agar meningkatkan imunitas. Sosialisasi terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapat sambutan yang baik oleh masyarakat Kelurahan Medan Helvetia.
PELATIHAN PENGELOLAAN DAN PENGGUNAAN DAUN MANGKOKAN (POLYSCIAS SCUTELLARIA.BURM.F) SEBAGAI PENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS PYOGENES, STAPHYLOCOCCUS AUREUS, PSEUDOMONAS AERUGINOSA DAN ESCHERICHIA COLI PADA SISWA MENEGAH KEJURUAN FARMASI PHARMA Furqon, Mainal; Suharyanisa; Barus, Darwita Juniwati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun mangkokan (Polyscias Scutellaria) sering dimanfaatkan sebagai tanaman obat atau tanaman herbal, salah satunya antibakteri karna mengandung senyawa flavonoid. Tujuan penyuluhan ini untuk memberikan pemanfaatan daun mangkokan untuk obat yang diinfeksi bakteri. Hasil pelaksaan ini pada masyrakat dalam bentuk informasi dan edukasi pemanfaatan daun mangkokan dapat diolah menjadi ramuan sebagai antibakteri. Setelah melaksakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat lebih mengetahui bahwa daun mangkokan yang selama ini hanya dijadikan sebagai tanaman liar ternyata sangat bagus untuk pengobatan antibakteri.
PENYULUHAN PENGGUNAAN KOSMETIK SEDIAAN NANOKRIM DAUN KATUK (Sauropus androgynus L. Merr.) UNTUK MELEMBABKAN KULIT Chandra, Devina; Suharyanisa; Aman Manik, Tumpak Rudi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosmetik merupakan bahan atau sediaan yang digunakan pada tubuh manusia untuk melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik, salah satunya memelihara kesehatan kulit untuk selalu menjaga kelembaban kulit. Nanokrim merupakan sediaan semisolid dengan bentuk sediaan nanokrim juga lebih mudah digunakan dan penyebaran pada kulit juga mudah, serta nyaman. Katuk (Sauropus androgynus) merupakan tumbuhan sayuran yang banyak dijumpai. Daun katuk memiliki senyawa metabolit sekunder seperti steroid, polifenol, flavonoid berfungsi sebagai antioksidan alami, selain itu daun katuk dapat digunakan sebagai pelembab kulit, vitamin A, B, dan vitamin C yang sangat tinggi yang dapat membentuk kolagen. Tujuan penyuluhan ini untuk memberikan pemanfaatan daun katuk sebagai sediaan Nanokrim. Hasil pelaksanaan ini pada masyrakat dalam bentuk informasi dan edukasi pemanfaatan daun katuk sebagai sediaan Nanokrim. Setelah melaksakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat lebih mengetahui bahwa Daun katuk yang selama ini hanya dijadikan sebagai sayur-sayuran ternyata sangat bagus buat kecantikan salah satunya sebagai pelembab kulit.
EDUKASI BAHAYA PENGAWET BORAKS PADA MAKANAN DI SMA NEGERI 12 MEDAN Suharyanisa, Suharyanisa; Yanti Musyawarah; Betharina br Tarigan; Julia Susanti; Widya Fitri; Panjaitan, Juprianto Yosafat; Nadine Wildan Laoli; Florentina Nafannes Duha; Rumonda Sihaloho; Selvi Anisa Manik; Neiza Damai Nirwana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6809

Abstract

Latar belakang: Boraks merupakan senyawa kimia yang dilarang dalam makanan karena bersifat toksik dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Boraks sering disalahgunakan oleh produsen makanan untuk meningkatkan kekenyalan, tekstur, dan daya simpan makanan. Konsumsi boraks secara terus-menerus dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti iritasi saluran pencernaan, kerusakan ginjal dan hati, serta gangguan metabolisme. Remaja sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan boraks karena sering mengonsumsi makanan jajanan di lingkungan sekolah tanpa mengetahui kandungan bahan tambahan yang digunakan. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMA Negeri 12 Medan terhadap bahaya penggunaan pengawet boraks pada makanan, sehingga siswa mampu mengenali risiko kesehatan yang ditimbulkan serta selektif dalam memilih makanan yang aman di lingkungan sekolah. Metode: Diharapkan dengan adanya edukasi bahaya pengawet boraks pada makanan, siswa SMA Negeri 12 Medan mengalami peningkatan pemahaman mengenai pengertian boraks, ciri-ciri makanan yang mengandung boraks, serta dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat konsumsinya. Keberhasilan kegiatan edukasi ini ditunjukkan melalui peningkatan nilai pre-test dan post-test sebagai indikator peningkatan pengetahuan. Hasil: Setelah pelaksanaan penyuluhan, siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran terhadap keamanan pangan, khususnya terkait risiko penggunaan boraks pada makanan jajanan yang beredar di lingkungan sekolah. Kesimpulan: Kegiatan edukasi bahaya pengawet boraks pada makanan di SMA Negeri 12 Medan berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa tentang keamanan pangan. Siswa menjadi lebih mengenal bahaya boraks dan lebih berhati-hati dalam memilih makanan jajanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi di lingkungan sekolah penting dilakukan sebagai upaya pencegahan agar siswa terhindar dari konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya.
Co-Authors Aman Manik, Tumpak Rudi Annisa Fadhilla Ayu, Herti Berton Sitanggang Betharina Br Tarigan Binsar Sitorus Br Purba, Hana Ike Dameria Chandra, Devina Cut Masyitah Thaib Darwita Juniwati Barus Darwita Juniwati Barus Devina Chandra Dhea Nur Fadhilah Dumartina Hutauruk Eva Dian Sari Marbun Evarina Sembiring Fauzi, KMS Amin Fentiana, Nina Fitri, Nadiatul Florentina Nafannes Duha Furqon, Mainal Harefa, Makarios Harianja, Ester Saripati Hasibuan, Poppy Anjelisa Zaitun Hestina Hutauruk, Dumartina Irwan Edianto Purba Jon Kenedy Marpaung Jon Kenedy Marpaung* Julia Susanti Karnirius Harefa Kenedy Marpaung, Jon Komsary, Pauline Lina br Tarigan, Frida Loi, Astina Manahan Situmorang Manihuruk, Nurpita Putri Manik, Maria Partiwi Marbun, Eva Diansari Marpaung, Jon Kenedy Monica Suryani Monica Suryani Mulyono Mulyono Nadine Wildan Laoli Nasution, Pandapotan Natanael P Neiza Damai Nirwana Nurpita Putri Manihuruk Panal Sitorus Pandapotan Nasution Panjaitan, Grace Emmas Sondang Panjaitan, Juprianto Yosafat Purwandari, Vivi Putri Rosina Sitohang Roslianizar, Syarifah Rumonda Sihaloho Sahma Desriani Sinaga Selvi Anisa Manik Simbolon, Lampita Putri Sitanggang, Berton Sitanggang, Rolastri Siti Nurbaya Siti Nurbaya Sitohang, Eva Enjelina Sitorus, Panal Situmorang, Manahan Suedy Jordan Nainggolan suharmita, Suharmita Suhendri, Martin Sulisty, Yenni Surbakti, Christica Ilsana Syahfitri, Novita Syifa Yasfini Tampubolon, Manuppak Irianto Tarigan, Yenni Gustiani Ulfata, Zikri Vivi Purwandari Widya Fitri Wilson Sembiring, Antonius Yanti Musyawarah Yenni Gustiani Tarigan Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi Zuhairiah Nasution, Zuhairiah