Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pencegahan Resiko Jatuh Di Ruang Penyakit Dalam Rsud Pringsewu Listiana; Wulandari, Rizki Yeni; Elasari, Yunina
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.727

Abstract

Menurut Komisi Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit(KNKPRS) tahun 2019 jumlah kejadian nyaris cidera (KNC) sebanyak 2534, kejadian tidak cidera (KTC) sebanyak 2554, dan kejadian tidak diharapkan (KTD) sebanyak 2567 kasus. Sedangkan yang menyebabkan kematian sebanyak 243, cidera berat 89, cidera sedang 449, cidera ringan 1247 dan tidak cidera sebanyak 5630. Tujuan untuk mengetahui upaya peningkatan Pencegahan resiko jatuh di ruang penyakit dalam RSUD Pringsewu. Penulisan karya Ilmiah ini dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui proses wawancara, observasi dan pengkajian di ruang Penyakit Dalam Rsud Pringsewu Pada tanggal 11 Mei 2024. Hasil dari penelitian didapatkan ada peningkatan pengetahuan dari 51% Menjadi 82%. Diharapkan Kepada perawat untuk melakukan pengkajian resiko jatuh dan pelaksanaan resiko jatuh untuk melaksanakan asuhan keperawatan agar mutu pelayanan menjadi maksimal.
Penerapan Fungsi Pengarahan (Pre Dan Post Conference) Di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Pringsewu Yuliyanto, Dian; Wulandari, Rizki Yeni; Elasari, Yunina
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.729

Abstract

Pelayanan keperawatan di Indonesia pada saat ini masih dalam suatu proses profesionalisasi, yaitu terjadinya suatu perubahan dan perkembangan karakteristik sesuai tuntutan secara global dan lokal Untuk mewujudkannya maka perawat harus mampu memberikan asuhan keperawatan secara profesional kepada klien yaitu salah satunya pelaksanaan pre post conference sebagai komunikasi antar perawat. Komunikasi antar perawat sangat banyak kendala. Kendala tersebut berupa miskomunikasi antar perawat pelaksana tentang kurang pemahaman perawat tentang pentingnya pelaksanaan pre dan post conference. Tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini untuk mengetahui Penerapan fungsi penerapan (pre dan post conference) di ruang penyakit dalam rumah sakit umum daerah pringsewu. Penulisan karya ilmiah ini dilakukan dengan metode, pengumpulan data menggunakan kuesioner ,lembar observasi Dan dengan menggunakan metode wawancara pada tanggal 16 Mei 2024. Pengkajian dilakukan dengan 4 orang perawat ditemukan bahwa kegiatan pre dan post conference belum optimal dilakukan hanya melakukan di dinas pagi dan siang. Pengkajian yang dilakukan yaitu mengenai data umum dan masalah yang berhubungan dengan manajemen keperawatan di Ruangan Penyakit dalam yang berkaitan dengan fungsi pengarahan (pre dan post conference) yang belum optimal. Hasil dari karya Ilmiah ini adalah diperoleh bahwa tersosialisasinya 9 dari 13 perawat tentang pre dan post conference dengan menggunakan media Booklet. Diharapkan perawat di ruang Penyakit dalam melanjutkan dan menerapkan pre dan post conference dengan baik.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Perawat Terhadap Pelaksanaan Identifikasi Patient Safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Rizki Yeni Wulandari; Tri Adi Nugroho; Celly Devita Febrianti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.696 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.789

Abstract

Patient safety is a basic principle of health care in health institutions that continues to require quality improvement. Nurses' knowledge and attitudes about patient safety are important because if nurses' knowledge about patient safety is lacking, it will affect the performance of nurses in implementing patient safety in hospitals. Reports of patient safety incidents in Indonesia by the Hospital Patient Safety Committee by the province in 2007 were 46% of incidents related to patient identification, and the results of a survey at Permata Hati Hospital found data from January up to December 2019 there were six incident case reports. January up to September 2020 there were ten incident case reports. The research objective was to determine the correlation between the level of nurses' knowledge and the patient safety identification in the Inpatient Room at Permata Hati Hospital in East Lampung 2021. This type of research was a quantitative, analytical research design with a cross-sectional approach. This research was carried out at Permata Hati Hospital in East Lampung from 15 up to 20 February 2021. The sample required in this research was 35 respondents who were taken from the total number of nurses at Permata Hati Hospital in East Lampung. The test used chi-square. The results showed that there was a correlation between the level of nurses’ knowledge and the patient safety identification, p-value 0.005. (p less than 0.05), there is a correlation between nurses' attitudes towards the patient safety identification p-value 0.002 (p less than 0.05) in the Inpatient Room at Permata Hati Hospital in East Lampung 2021. It is expected that the management can involve all hospital human resources in implementing standards and carry out patient safety implementation procedures.Keselamatan pasien merupakan prinsip dasar perawatan kesehatan di lembaga kesehatan yang terus membutuhkan peningkatan kualitas. Pengetahuan Dan Sikap perawat tentang patient safety merupakan hal yang penting, jika pengetahuan perawat tentang patient safety kurang maka akan berpengaruh terhadap kinerja perawat dalam penerapan patient safety di rumah sakit. Laporan insiden keselamatan pasien di Indonesia oleh Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKPRS) berdasarkan provinsi pada tahun 2007 sebanyak 46 % insiden terkait identifikasi pasien, dengan hasil survey di RS Permata Hati ditemukan data Januari-Desember 2019 terbisa 6 laporan kasus insiden, Januari-September tahun 2020 terbisa 10 laporan kasus insiden. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan perawat terhadap identifikasi patient safety di ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur 2021. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur pada tanggal 15-20 Februari 2021.  Sampel yang diperlukan dalam penelitian ini merupakan35 responden yang diambil dari total keseluruhan perawat di RS Permata Hati Lampung Timur. Uji yang digunakan chi square.Hasil penelitian menunjukkan hubungan tingkat pengetahuan perawat terhadap identifikasi  patient safety p-value 0,005. (p kurang dari 0,05), dengan juga menunjukkan hubungan yang bermakna antara sikap perawat terhadap identifikasi patient safety p-value 0,002 (p kurang dari 0,05) di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur 2021.Diharapkan pihak manajemen bisa melibatkan seluruh SDM Rumah Sakit dalam menerapkan standar dengan menjalankan prosedur pelaksanaan patient safety.
Factors Associated with Readmission Events for BPJS Health Patients in Hospitals Elasari, Yunina; Wulandari, Rizki Yeni; Nugroho, Tri Adi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4542

Abstract

The incidence of inpatient readmissions within 30 days is an indicator of the quality management system and service costs in the National Health Insurance (JKN) program. The high incidence of readmissions creates inefficiency and is detrimental not only to BPJS Health as the guarantor, but also to the patients themselves. Readmissions are also a sign of poor quality of health services in hospitals. Summary of JKN data from 2015 to 2019, the hospital readmission rate was 561 per 10,000 cases or 5.61%. This figure is still above the ideal figure, namely above 1%. This study aims to determine the factors associated with the incidence of BPJS Health patient readmissions in hospitals. Quantitative research method with a cross sectional research design on data collected retrospectively. The research sample was taken using a total sampling technique by taking all inpatients at Mutiara Bunda Hospital, Tulang Bawang Regency in 2023, namely 8879 patients. The research data were processed using the person chi-square correlation test. The results of the analysis showed that there was a significant relationship between gender (p < 0.001) and length of stay (p = 0.046) with the incidence of readmissions. There was no relationship between age (p = 0.177) and case severity (p = 0.914) with the incidence of readmission. Hospital management is expected to be able to improve the quality and efficiency of health services through planning the discharge of patients from the moment they are admitted to the hospital, providing education, and continuity of service by prioritizing age at risk to reduce the incidence of readmissions in hospitals.
Pengaruh Pelaksanaan Discharge Planning Terstruktur Terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Natar Medika Neliwati; Elasari, Yunina; Wulandari, Rizki Yeni; Kurniawan, Moh Heri
Journal of Nursing Invention Vol. 5 No. 2 (2024): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v5i2.681

Abstract

Background: Discharge Planning is a continuous process that must be started or implemented since the patient is admitted and hospitalized in the hospital with the aim of helping patients and families in improving or maintaining their health. Discharge planning for patients who are being treated has not been implemented optimally because the role of nurses is still limited to carrying out routine activities only, namely only in the form of information about the re-check schedule Objective: The purpose of this study is to optimize the implementation of Discharge planning at Natar Medika Hospital. Method: The research design used was quantitative research with a pre-experimental approach conducted on August 1-25, 2024. The sample in this study was 40 patients in the inpatient room of Natar Medika Hospital, with a purposive sampling technique. The statistical test in this study used the Wilcoxone test. Results: The results of the univariate analysis obtained results from 40 respondents before being given socialization of the implementation of discharge planning, the most was less than 30 people (75%), after being given socialization, the most was good with 35 people (85.5%), the results of the bivariate analysis showed a p-value of 0.000 <0.05 there was an effect of socialization on the implementation of structured discharge planning at Natar Medika Hospital in 2024, and the implementation of structured discharge planning at Natar Medika Hospital has been running optimally. Conclusion: The suggestion from this study for the management of Natar Medika Hospital is to carry out a supervision process related to the implementation of discharge planning for nurses so that structured discharge planning activities when patients are treated at the hospital until the patient is declared home can run optimally.
Hubungan Pengetahuan Perawat Tentang CPPT Dan Penerapan Handover Menggunakan Metode SBAR Dengan Kualitas Asuhan Keperawatan Wulandari, Rizki Yeni; Elasari, Yunina; Surmiasih; Jingga Marsanda, Jingga
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i1.690

Abstract

Background: CPPT and SBAR communication during handover are essential components in nursing care. However, some nurses are still not optimal in documenting CPPT and implementing SBAR during shift handovers. This can affect the continuity and quality of nursing care provided to patients in hospital inpatient units. Objective: This research to examine the relationship between nurses' knowledge of CPPT and the implementation of handover using the SBAR method with the quality of nursing care in the inpatient unit of RSU Muhammadiyah Metro. Method: This study applied a quantitative approach with a cross-sectional research design and analysed data using the Gamma statistical test. The research sample consisted of nurses in the inpatient ward of Muhammadiyah Metro General Hospital, with a total of 107 respondents selected through proportionate stratified random sampling. The research instruments used three questionnaires: a questionnaire on nurses' knowledge about Integrated Patient Development Notes (CPPT), a Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) handover method questionnaire, and a nursing care quality questionnaire. The research was conducted from September 13-20, 2024. Result: There is a significant relationship between nurses' knowledge of Integrated Patient Progress Notes (CPPT) and the quality of nursing care, with a p-value of 0.007. Additionally, there is a significant correlation between the implementation of patient handover using the Situation, Background, Assessment, Recommendation (SBAR) method and the quality of nursing care, with a p-value of 0.011. Conclusion: The hospital is expected to conduct supervision on CPPT documentation and the implementation of SBAR handover method, to improve the quality of nursing care provided to patients.
Hubungan Pelaksanaan Discharge Planning Terstruktur Dengan Kepatuhan Kontrol Ulang Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Natar Medika greita andriana; Elasari, Yunina; Setiawan, Moh Heri; Wulandari, Rizki Yeni
Journal of Nursing Invention Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v6i1.698

Abstract

Background: One of the qualities of health services is post-inpatient patient compliance with control examinations after undergoing in-patient treatment at the hospital. Factors that can cause compliance to return control are the provision of discharge planning. Discharge planning has an important influence on health services, including reducing the occurrence of rehospitalization. Meanwhile, the current phenomenon is that the implementation of discharge planning at Natar Medika Hospital is still not good, this can be proven from the results of the pre-survey, 5 out of 10 patients stated that discharge planning was not implemented. by nurses properly. Purpose: This study was to determine the relationship between the implementation of discharge planning and compliance with re-control of post-inpatient patients at Natar Medika Hospital. Method: This research uses the Analytical Survey method with a cross sectional approach. The sample in this study amounted to 94 respondents using proportionate stratified random sampling technique. This research was carried out from July 22 to September 7 2024. Results: The research that was carried out found that 85 (90.5%) respondents were in the good category in implementing discharge planning. Meanwhile, 88 (93.6%) respondents underwent re-control after hospitalization. The statistical test results obtained p-value = 0.002, which means p<α = 0.005. Conclusion: There is a relationship between the implementation of structured discharge planning and patient compliance with post-hospitalization follow-up. It is hoped that the results of this research can increase nurses' motivation in implementing discharge planning better, so that patients do not experience rehospitalization before it is time for control patients.
Hubungan Penerapan SOP Perawatan Luka dengan Tingkat Kepuasan Pasien Ulkus Diabetukum Suwanto, Suwanto; Wulandari, Rizki Yeni
Journal of Current Health Sciences Vol. 1 No. 1: 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.v1i1.3

Abstract

With the increasing public demand for the quality of health services, the service function needs to be improved for providing patient satisfaction. Based on the results of 2015 data from health services focused on wound nursing services in Bogor Indonesia there are 148 patients there are 148 diabetic ulcer patients. At Takhir Clinic in 2020, 227 patients were injured with a diagnosis of Diabetic Ulcer. The quality of service consisting of many people can be mutually uniformed and improved by applying Standard Operational Procedures (SOP) that are prepared with applicable provisions. This study aims to find out the relationship of the application of wound care SOP with the level of patient satisfaction of Diabetukum. This research is a type of quantitative research, using a cross sectional study design with a sample number of 64 respondents determined by accidental sampling techniques by conducting interviews using questionnaires. This research was conducted. The results showed that there is a meaningful relationship between compliance with the application of wound care SOPs with the satisfaction of Diabetukum Ulcer patients with p-Value less than 0.001. Finally, it is expected that Takhir Lampung Timur Clinic can continue to maintain and improve the quality of services through the identification of factors that affect compliance in the application of wound care SOPs.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat Terhadap Identifikasi Patient Safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur Mualimah, Siti; Wulandari, Rizki Yeni; Amirudin, Ikhwan; Ardinata, Ardinata
Journal of Current Health Sciences Vol. 1 No. 1: 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.v1i1.6

Abstract

Keselamatan pasien merupakan prinsip dasar perawatan kesehatan di lembaga kesehatan yang terus membutuhkan peningkatan kualitas. Pengetahuan perawat tentang patient safety merupakan hal yang penting, karena jika pengetahuan perawat tentang patient safety kurang maka akan berpengaruh terhadap kinerja perawat dalam penerapan patient safety di rumah sakit. Laporan insiden keselamatan pasien di Indonesia oleh Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KKPRS) berdasarkan provinsi pada tahun 2007 sebanyak 46 % insiden terkait identifikasi pasien, dan hasil survey di RS Permata Hati dietmukan data Januari-Desember 2019 terdapat 6 laporan kasus insiden. Januari- September tahun 2020 terdapat 10 laporan kasus insiden Tujuan penelitian ini untuk Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat terhadap Identifikasi Patient Safety di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilaksanakan di Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur pada tanggal 15-20 Februari 2021.  Sampel yang diperlukan dalam penelitian ini adalah35 responden yang diambil dari total keseluruhan perawat di RS Permata Hati Lampung Timur. Uji yang digunakan chi square.Hasil penelitian didapatkan terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Perawat terhadap Identifikasi  Patient Safety  di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Permata Hati Lampung Timur 2021 didapatkan  nilai p- value 0,01. (p kurang dari 0,05).Diharapkan Melibatkan seluruh SDM Rumah Sakit dalam menerapkan standar dan menjalankan prosedur pelaksanaan patient safety.
Edukasi dan Pelatihan Perawatan Bayi Baru Lahir untuk Meningkatkan Pengetetahuan Ibu di RS Akhmad Yani Metro Palupi, Rini; Kusuma, Anggi; Elasari, Yunani; Wulandari, Rizki Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 1 No 2 (2023): JPMII - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.296

Abstract

Perawatan bayi baru lahir baik dengan kondisi normal maupun kondisi patologis tetap harus dilakukan dikarenakan bayi baru lahir masih rentan terhadap perubahan yang terjadi saat keluar dari Rahim ibu. Pengetahuan khusus diperlukan dalam penanganan bayi baru lahir terutama pada ibu yang baru pertama kali melahirkan. Stimulus yang diberikan diharapkan membuat pertumbuhan dan perkembangan menjadi optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan perawatan bayi baru lahir pada orang tua baru dan menyegarkan pengetahuan pada orang tua yang sebelumnya sudah pernah melahirkan. Metode yang digunakan dengan pemberian materi yang diberikan dengan presentasi, praktek perawatan bayi baru lahir kurang lebih masing-masing materi 20 menit dan pemberian leafleat jika nanti ibu menginat kembali materi yang sudah diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan ibu mampu menjelaskan kembali pengertian, manfaat dan dapat mampu melakukan tindakan sesuai dengan materi yang telah diberikan. Beberapa ibu menanyakan terkait dengan kondisi anak yang berbeda dengan bayi normal terhadap materi yang diberikan. Beberapa peserta merupakan ibu dengan bayi yang bukan anak pertama, tetap mengikuti edukasi hingga selesai. Edukasi diberikan tidak hanya pada kehamilan dan kelahiran anak yang pertama sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi pada umumnya.
Co-Authors Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Adi Prasandi Adi Prasandi Agustriyani, Feri Ahmad Hidayat Alifiyanti Muharramah Alxenia, Salsabila Amalia Siti Nurazizah Amirudin, Ikhwan Anggi Regita , Bella Anggun Anggun Ardinata Ardinata Ardinata, Ardinata Ari Kurniawan Arif Rahman Hakim Arif Rahman Hakim Artiawati, Ian Riana Asril HS Atika Zainab Bella Anggi Regita Cahya Kinanti, Adelia Celly Devita Febrianti Chandra Pratama Chusairil Pasa Deni Kurniati Deni Kurniati Desi Kumalasari Desi Merdiyanti Dewi, Apri Rahma Dhia Istiqomah Dian Arif Wahyudi Elasari, Yunani Elita Elpa Putri Agista Endang Listiana Eva Yunitasari Fachry Abda El Rahman Fenti Dwi Kusuma Ningrum Feri Kameliawati Fitri Alfiani, Fitri Fransisca Janu Wardani Futri, Yuli Sena Giri Susanto greita andriana Hardono Hardono Hendrawan, Frenky Herleni, Herleni Hermawan, Agung Hidayatus Sholiha Holdiana, Holdiana Incik Erick Fhatirisq Intan, Intan Priskila Jingga Marsanda, Jingga Kurniawan, Moh Heri Kurniawan, Moh. Heri Kusnita, Fani Euis Kusuma, Anggi Laura Okta Diny Linda Puspita Listiana M. Rifqi Abdillah Mahmud, Uus Husni Mareza Yolanda Umar Mareza Yolanda Umar Mariah Mariah, Mariah Maya Handayani, Maya Moh Heri Kurniawan Moh. Heri Kurniawan Moh. Heri Kurniawan Mualimah, Siti Mufreni, Agung Muhamad Dhenda Raihan nabilla anna cressia Nasasi Nindya Saputri Nashiratunnisa, Ratu Siti Neliwati Noverita Gusmeta Novita Putri Hardiyati Nugroho, Tri Adi Nur Anggraini, Silvia Nur, Sulistia Nuraini Nuraini Nuria Salsabila Nurjanah, Fadilla Octaviani, Nurul Oktarina, Anggita Dwi Palupi, Rini Prasandi, Adi Pratiwi, Liliek Psiari Kusuma Wardani Puji Oktaviane Prasasti Rahmi Nabilah Retno Rahayu Ningsih Rice Hernanda Rika Damayanti Rini Palupi Rini Wahyuni Rio Saputra Riska Hediya Putri Riza Dwiningrum Riza Dwiningrum, Riza Saputri, Rani Kurnia Sari, Dina Yulia Sari, Fitri Ana Septi Rahmayani Septiana, Marisa Setia Putri, Ayu Setiawan, Moh Heri Sintya, Vina Siti Nur Hazizah Siti Rohani Subari, Ahmad Suhendra, Aan Surmiasih Surmiasih Surmiasih Surmiasih Surmiasih Surmiasih, Surmiasih Suwanto Suwanto Tejaningsih, Oktiani Tri Adi Nugroho Tri Adi Nugroho Wardani, Fransisca Janu winarto, em Wisnu Probo Wijayanto Wisnu Sadhana Yosi Hafid Muammar Yugiyanti, Desita Yuli Sena Futri Yuliyanto, Dian Yunina Elasari Yunina Elasari Yunina Elasari Yunina Elasari, Yunina Yunitasari, Eva