Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Mendesain Media Pembelajaran Berbasis Literasi Pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia SD 1 UMN Al Washliyah Sutarini, Sutarini; Sutikno, Sutikno; Rosadi, Mimi; Juwita, Putri
Jurnal Pendidikan West Science Vol 2 No 02 (2024): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v2i02.1226

Abstract

Model Project based Learning (PjBL) adalah model pembelajaran yang inovatif dan berpusat kepada mahasiswa dalam menghasilkan suatu proyek pembelajaran. Model PjBL ini menuntut mahasiswa untuk dapat berpikir kritis dan kreatif, sedangkan peran pendidik sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mendesain media pembelajaran berbasis literasi melalui penerapan model PjBL dalam proses belajar mengajar pada mata kuliah Bahasa Indonesia SD. Peranan media dalam pembelajaran sangatlah penting, sehingga mahasiswa harus diberikan bekal dalam mendesain media pembelajaran yang sesuai untuk menjadi guru yang kreatif dan professional. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi PGSD UMN Al Washliyah. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SHOW AND TELL TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V SDN 06728 SUNGGAL Lestari, Novi; Sutarini, Sutarini; Anshor, Arrini Shabrina; Hasanah, Hasanah
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i4.7821

Abstract

This study aims to determine the effect of the Show and Tell learning method on students’ speaking skills in the Indonesian language subject for fifth-grade students at SDN 06728 Sunggal. The background of the study stems from students’ low speaking skills, as indicated by a lack of confidence in expressing opinions and difficulty in orally conveying the content of texts. This research uses a quantitative approach with a quasi-experimental method and a non-equivalent control group design. The population consists of all fifth-grade students at SDN 06728 Sunggal, with two sample classes: class VA as the experimental group and class VB as the control group. The instruments used were observation sheets and oral tests to measure speaking skills. Data analysis techniques included normality test, homogeneity test, and t-test (hypothesis testing). The results showed a significant difference in speaking skills between students taught using the Show and Tell method and those who were not. This is evidenced by the t-test result where the t-count value is greater than the t-table at a significance level of 0.05. Furthermore, the average improvement in speaking skills after applying the Show and Tell method reached approximately 31.95%. Therefore, it can be concluded that the Show and Tell method has a significant effect on improving speaking skills in fifth-grade students for the Indonesian language subject. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Show and Tell terhadap keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SDN 06728 Sunggal. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya keterampilan berbicara siswa, yang ditandai dengan kurangnya keberanian dalam mengungkapkan pendapat serta rendahnya kemampuan menyampaikan kembali isi teks secara lisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment), desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 06728 Sunggal, dengan sampel sebanyak dua kelas yaitu kelas VA sebagai kelas eksperimen dan VB sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan tes lisan untuk mengukur keterampilan berbicara. Teknik analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji-t (uji hipotesis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan berbicara siswa yang diajar menggunakan metode Show and Tell dengan yang tidak. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai thitung lebih besar dari ttabel dengan taraf signifikansi 0,05. Selain itu, peningkatan rata-rata keterampilan berbicara siswa setelah penerapan metode Show and Tell mencapai ±31,95%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Show and Tell berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Peranan Potensi Intrapersonal Melalui Model Problem Based Learning Bermuatan Karakter Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Husna, Tiflatul; Desniarti, Desniarti; Sutarini, Sutarini; Juwita, Putri
Jurnal Pendidikan West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v4i01.3089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan potensi intrapersonal melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) bermuatan karakter dalam meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa. Penelitian melibatkan 40 orang mahasiswa sebagai responden, dan data diperoleh melalui tiga instrumen utama, yaitu angket potensi intrapersonal, angket kepercayaan diri, dan lembar observasi penerapan model PBL bermuatan karakter. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Prosedur Penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Pelaksanaan dilakukan melalui pemberian pretest, perlakuan pada kelompok eksperimen, dan posttest pada kelompok eksperimen serta kontrol. Data kemudian dianalisis menggunakan uji statistika. Hasil penelitian ini. Hasil penelitian pada 40 mahasiswa PGSD semester IV menunjukkan potensi intrapersonal berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 4,07, kepercayaan diri mahasiswa juga tinggi dengan rata-rata 4,03, serta penerapan model PBL bermuatan karakter terlaksana dengan baik dengan rata-rata 4,04. Terdapat hubungan positif antara potensi intrapersonal, penerapan PBL, dan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa, sehingga model ini layak dijadikan alternatif strategis dalam pengembangan karakter dan kompetensi pribadi mahasiswa.
Penguatan Karakter Siswa SD Melalui Penyuluhan Anti Bullying dan Edukasi Hukum Tindak Kekerasan oleh Mahasiswa KKN di Desa Dewi Sri Syafrina, Riva; Salsabila, Nurhikmatus; Rangkuti, Nabila Balkis; Pohan, Meliya Rahmah; Natasya, Mahrofa Zagia; Sutarini, Sutarini
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2317

Abstract

Edukasi bullying dan pengenalan hukum untuk membentuk peserta didik untuk memiliki integritas moral, etika, dan kepribadian yang baik. Di tengah tantangan degradasi moral, penyimpangan perilaku, dan krisis identitas yang semakin marak pada anak usia sekolah dasar, melalui pengenalan dasar hukum sebagai sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi bullying dan mengenal hukum dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar tanpa kekerasan, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dikembangkan,serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan presentasi edukasi, wawancara mendalam dengan guru pembina, kepala sekolah, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi terhadap perencanaan dan laporan kegiatan sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV hingga VI dari lima sekolah dasar di desa dewi sri. Analisis data dilakukan secara induktif dengan cara reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi anti bullying secara signifikan mampu mengembangkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DIKOLABORASIKAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (TEKS EKSPLANASI) Rosadi, Mimi; Saragih, Alkausar; Sutarini, Sutarini; Sutikno, Sutikno
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.692-699

Abstract

Urgensi dalam pembelajaran inovatif adalah pembelajaran yang langsung memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh kelas, berdasarkan kondisi kelas yang menjadi permasalahan tertentu dalam suatu pembelajaran. Pembelajaran inovatif merupakan pembelajaran yang berorientasi pada strategi, metode atau upaya menigkatkan semua kemampuan positif dalam proses pengembangan potensi atau kemampuan berpikir kritis serta mengaktifkan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas. Untuk itu pentingnya pembelajaran inovatif dan kreatif dikembangkan dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas peserta didik dalam pembelajaran sehingga membuat pembelajaran lebih menyenangkan juga tidak membebani peserta didik. Tujuan pembelajaran inovatif ini dapat menggunakan model pembelajaran projek based learning. Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai media. Menurut Kemdikbud (2013), peserta didik melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintesis, dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar. Model pembelajaran ini akan dikolaborasikan dengan metode demonstrasi yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik ddalam mengemukakan pendapat/argumennya di depan kelas serta dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik untuk tampil di depan temannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang akan dijabakan satu persatu sesuai dengan model dan metode pembelajaran yang digunakan. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini sebagai masukan dan evaluasi kepada guru khususnya pada mata kuliah bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK BERBASIS CERITA RAKYAT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS I UPTD SPF SD NEGERI CIBUBUKAN ACEH SINGKIL Risfa Vidya Hastuti; Sutarini; Rita Destini; Dara Fitrah Dwi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4591

Abstract

This study aims to develop a big book learning media based on local folklore with the help of the Canva application, and to evaluate student responses and its feasibility. This big book is based on local legends, uses Indonesian, and presents relevant images to attract students' interest in learning. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, but only three stages are applied: Analysis, Design, and Development. At the analysis stage, pre-research was conducted at the UPTD SPF SDN Cibubukan, where interviews with grade I teachers revealed that learning Indonesian was less interesting for students. At the design stage, the researcher designed a big book using Canva, and at the development stage, the big book media was validated by material experts, media experts, and teachers. The validation results showed a feasibility score of 95% from material experts, 94% from media experts, and 95% from teachers, all of whom concluded that this media was very suitable for use in learning. The big book media developed can be applied as an initial step in the teaching and learning process, indicating that this folklore-based big book is very suitable for use in learning Indonesian.