Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Karakter Siswa SD Melalui Penyuluhan Anti Bullying dan Edukasi Hukum Tindak Kekerasan oleh Mahasiswa KKN di Desa Dewi Sri Syafrina, Riva; Salsabila, Nurhikmatus; Rangkuti, Nabila Balkis; Pohan, Meliya Rahmah; Natasya, Mahrofa Zagia; Sutarini, Sutarini
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2317

Abstract

Edukasi bullying dan pengenalan hukum untuk membentuk peserta didik untuk memiliki integritas moral, etika, dan kepribadian yang baik. Di tengah tantangan degradasi moral, penyimpangan perilaku, dan krisis identitas yang semakin marak pada anak usia sekolah dasar, melalui pengenalan dasar hukum sebagai sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi bullying dan mengenal hukum dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar tanpa kekerasan, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dikembangkan,serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya.Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan presentasi edukasi, wawancara mendalam dengan guru pembina, kepala sekolah, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi terhadap perencanaan dan laporan kegiatan sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV hingga VI dari lima sekolah dasar di desa dewi sri. Analisis data dilakukan secara induktif dengan cara reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi anti bullying secara signifikan mampu mengembangkan nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK BERBASIS CERITA RAKYAT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS I UPTD SPF SD NEGERI CIBUBUKAN ACEH SINGKIL Risfa Vidya Hastuti; Sutarini; Rita Destini; Dara Fitrah Dwi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4591

Abstract

This study aims to develop a big book learning media based on local folklore with the help of the Canva application, and to evaluate student responses and its feasibility. This big book is based on local legends, uses Indonesian, and presents relevant images to attract students' interest in learning. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, but only three stages are applied: Analysis, Design, and Development. At the analysis stage, pre-research was conducted at the UPTD SPF SDN Cibubukan, where interviews with grade I teachers revealed that learning Indonesian was less interesting for students. At the design stage, the researcher designed a big book using Canva, and at the development stage, the big book media was validated by material experts, media experts, and teachers. The validation results showed a feasibility score of 95% from material experts, 94% from media experts, and 95% from teachers, all of whom concluded that this media was very suitable for use in learning. The big book media developed can be applied as an initial step in the teaching and learning process, indicating that this folklore-based big book is very suitable for use in learning Indonesian.
PENGEMBANGAN MEDIA LITERASI BIG BOOK BERBASIS BUDAYA MELAYU UNTUK MENINGKATKA KERAMPILAN MEMBACA SISWA TEMA PENGALAMANKU SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Mega Utami Aulia; Sutarini; Hidayat; Arrini Shabrina Anshor
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7250

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah |untuk mengetahui media literasi big book untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II Sekolah Dasar dan juga untuk mengetahui hasil siswa terhadap pengembangan media literasi big book berbasis budaya melayu tema  pengalamanku siswa kelas II Sekolah Dasar. Subjek penelitian ini adalah ahli desain media, ahli materi, ahli pembelajaran (guru) dan siswa kelas II Sekolah Dasar 101873 Desa Baru. Objek penelitian ini adalah media literasi big book pembelajaran Tematik yang diciptakan untuk membantu guru dalam pembelajaran kelas II Sekolah Dasar 101873 Desa Baru. Hasil penelitian ini adalah Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa berdasarkan hasil perhitungan di atas maka hasil penilaian dari ahli materi keseluruhan mencapai 87%. Jika persentase yang diperoleh mencapai 61% sampai 90% maka materi yang dicantumkan di dalam media pembelajaran berbantuan Canva  dikategorikan layak. Dari perhitungan di atas diperoleh persentase 87% maka materi tersebut yang di dalam media pembelajaran berbantuan Canva dikategorikan layak. Sehingga materi yang sudah di validasi layak untuk di cantumkan di media pembelajaran digital. Dalam hal ini peneliti tidak perlu melakukan revisi. Berdasarkan hasil perhitungan di atas maka hasil penilaian dari ahli media keseluruhan mencapai 87%. Jika persentase yang diperoleh mencapai 61% sampai 90% maka media pembelajaran berbantuan Canva dikategorikan layak. Dari perhitungan di atas diperoleh persentase 87% maka media pembelajaran berbantuan Canva dikategorikan layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil validasi ahli media, media pembelajaran berbantuan Canva layak untuk dikembangkan dalam pembelajaran tema 5 Pengalamanku dengan persentase 87% hal ini berarti media pembelajaran termasuk dalam kategori layak.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbentuk Video Animasi Berbantuan Aplikasi Filmora Pada Pembelajaran Pecahan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ditha Tiara; Sutarini
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v1i4.425

Abstract

This study aims to analyze student responses, validity and effectiveness of the development of interactive learning media in the form of animated videos assisted by Filmora application in learning fractions of grade V elementary school students. This research uses the learning device development model suggested by S.Thiagarajan, namely the 4d model (Define, Design, Develop and Disseminate). The instruments used in this research are validation questionnaire, needs and test sheets. From the results of student responses, it is known that students really like and are interested in interactive learning media in the form of animated videos aided by the Filmora application that researchers develop, it can be seen from the student response which shows an average of 83.5% with the criteria "very good. Furthermore, the validity and effectiveness of the product were carried out, involving learning practitioners, material experts, interactive media and students to conduct pretests and posttests. The result of the validity is that the media is very valid with a validity percentage of 87.6% and a category of "very valid" and only requires minor revisions. Finally, the effectiveness test was conducted to determine the effectiveness of the product developed by conducting pretests and postests, and the result was that interactive learning media in the form of animated videos assisted by the Filmora application in learning fractions of grade V elementary school students were effective in improving student learning outcomes, it was seen from the increase in student scores before and after using interactive learning media.
Pengaruh Metode Drill terhadap Kemampuan Penggunaan Tanda Baca pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar Swasta Alwashliyah Indrapura Siti Nur’ibni Aulia Hutagalung; Rizky Seni Utami; Sutarini Sutarini
ARZUSIN Vol 6 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/arzusin.v6i1.8813

Abstract

Students’ difficulties in understanding the use of punctuation in Indonesian language learning remain an obstacle that hinders the development of their effective writing skills. This study aimed to determine the effect of the drill method on the ability to use punctuation in Indonesian language learning among Grade V students at Alwashliyah Indrapura Private Elementary School. The research instrument consisted of 33 multiple-choice items, which were validated through a trial with 25 students from another school, resulting in 25 valid items with a reliability coefficient of 0.733, indicating a reliable category. The study employed a pretest–posttest design involving 25 students as the sample. Baseline data were obtained through a pretest, after which the drill method was implemented over several sessions to repeatedly practice the use of various punctuation marks. The results showed a significant improvement in students’ punctuation abilities, with the mean pretest score of 57.68 increasing to 75.76 in the posttest. The Shapiro–Wilk normality test indicated that the data were normally distributed, while the paired sample t-test yielded a significance value of < 0.001, indicating that the drill method had a significant effect on improving students’ abilities. Indicator-level analysis demonstrated improvement across all types of punctuation tested, thereby confirming that the drill method is effective in enhancing the accuracy and skill in punctuation use. These findings affirm that the drill method can serve as an alternative instructional strategy in Indonesian language learning at the elementary school level to optimize students’ mastery of punctuation.
Analisis Konseptual Pembelajaran Geometri Bangun Datar Melalui Pendekatan Etnomatematika di Sekolah Dasar Dinda Agustina Nasution; Safrida Napitupulu; Dinda Yarshal; Isnan Nisa Nasution; Sutarini
Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jep.v2i1.549

Abstract

Pembelajaran geometri bangun datar pada jenjang sekolah dasar berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir spasial, visualisasi, dan pemahaman struktur matematis siswa. Dalam praktiknya, penyampaian materi masih sering berfokus pada penerapan rumus dan prosedur perhitungan sehingga siswa kurang memperoleh pemahaman terhadap makna konseptual dari setiap bentuk geometri. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah etnomatematika, yaitu pendekatan yang memanfaatkan unsur budaya sebagai konteks dalam menjelaskan konsep matematika formal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis konseptual terhadap pembelajaran geometri bangun datar melalui pendekatan etnomatematika di sekolah dasar. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional yang relevan dengan tema kajian. Analisis difokuskan pada landasan teoretis, bentuk implementasi pembelajaran berbasis budaya, serta tantangan yang muncul dalam penerapannya. Hasil sintesis menunjukkan bahwa berbagai artefak budaya, seperti struktur bangunan tradisional, kerajinan anyaman, motif tekstil daerah, dan permainan tradisional, memiliki keterkaitan dengan konsep bangun datar dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperdalam pemahaman konseptual siswa. Meskipun demikian, keberhasilan penerapan pendekatan ini bergantung pada kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang sistematis dan kontekstual.
PEMAHAMAN KONSEPTUAL TITIK, GARIS, DAN SUDUT SERTA IMPLEMENTASINYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Meta Irensia Br Barus; Safrida Napitupulu; Dalimawaty Kadir; Sutarini; Putri Juwita
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar geometri yang meliputi titik, garis, dan sudut serta keterkaitannya dengan objek nyata dalam kehidupan sehari-hari. Titik dipahami sebagai konsep dasar geometri yang tidak memiliki dimensi (panjang, lebar, dan tinggi), melainkan hanya menunjukkan suatu posisi. Garis merupakan kumpulan titik-titik yang memanjang tanpa batas ke dua arah, sedangkan sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bertemu pada satu titik pangkal yang sama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan konseptual melalui analisis contoh-contoh konkret di lingkungan sekitar. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konsep geometri akan lebih mudah dipahami apabila dikaitkan dengan objek nyata seperti ujung pensil (titik), sisi meja dan tepi jalan (garis), serta sudut pintu dan jarum jam (sudut). Dengan demikian, pembelajaran geometri dasar menjadi lebih kontekstual, representatif, dan mudah dipahami oleh mahasiswa maupun siswa sekolah dasar.
Eksplorasi Lingkungan sebagai Strategi Kontekstual dalam Pembelajaran Konsep Luas Tak Baku di Sekolah Dasa Rosari Br Sianturi; Safrida Napitupulu; Nazriani Lubis; Sutarini; Muhammad Noer Fadlan
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.536

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan hasil observasi pembelajaran mengenai penerapan metode eksplorasi lingkungan dalam mengajarkan konsep luas tak baku di sekolah dasar. Pembelajaran geometri masih sering disampaikan secara abstrak sehingga menimbulkan kesenjangan antara pemahaman prosedural dan konseptual. Studi terkini menegaskan pentingnya penggunaan media konkret, integrasi etnomatematika, dan pendekatan outdoor learning dalam memperkuat pemahaman konsep luas. Berdasarkan hasil pengamatan kegiatan pembelajaran di kelas, siswa terlibat aktif dalam mengukur dan membandingkan luas benda di sekitar menggunakan satuan tidak baku. Pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual membantu siswa memahami konsep luas sesuai tahap perkembangan kognitifnya. Dengan demikian, metode eksplorasi lingkungan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran geometri pada kelas rendah sekolah dasar.
Integrasi Etnomatematika dalam Arsitektur Rumah Bolon Simalungun untuk Penguatan Pembelajaran Geometri di Sekolah Dasar Andika Aditiya; Safrida Napitupulu; Sutarini; Putri Juwita; Zamalludin Sembiring
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep etnomatematika dalam arsitektur Rumah Bolon Simalungun ke dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Permasalahan penelitian terletak pada masih terbatasnya pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber belajar kontekstual dalam pendidikan matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dan analisis struktur bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Bolon Simalungun memuat konsep geometri seperti persegi panjang, segitiga, prisma, tabung, simetri, proporsi, serta kemiringan atap yang dapat dijelaskan melalui trigonometri. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyajian arsitektur budaya sebagai media integratif untuk penguatan pembelajaran geometri. Simpulan menunjukkan bahwa integrasi etnomatematika dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman konsep dan apresiasi budaya siswa.
ANALISIS KONSEPTUAL MATERI JARING JARING KUBUS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MAHASISWA PGSD Tarimoi; Safrida Napitupulu; Sutarini; Sujarwo; Putri Juwita
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.572

Abstract

Pembelajaran jaring-jaring kubus di sekolah dasar sering berfokus pada hafalan bentuk tanpa pendalaman konsep dan keterkaitannya dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kesenjangan (gap) ini menyebabkan peserta didik kurang memahami hubungan antara bentuk dua dimensi dan bangun ruang kubus secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual materi jaring-jaring kubus serta mengidentifikasi relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui telaah buku ajar, jurnal ilmiah, dan sumber teoretis yang relevan tanpa melakukan penelitian lapangan atau observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara matematis terdapat 11 bentuk jaring-jaring kubus yang berbeda, masing-masing memiliki enam sisi berbentuk persegi yang saling terhubung dan dapat dilipat membentuk kubus sempurna. Secara kontekstual, konsep ini ditemukan pada kemasan berbentuk kubus seperti kotak kado, dadu, dan kotak penyimpanan. Pemahaman konseptual yang menekankan visualisasi, proses melipat, dan keterkaitan dengan benda nyata terbukti memperkuat kemampuan spasial dan berpikir logis siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa analisis konseptual jaring-jaring kubus yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan pemahaman bermakna tanpa harus melalui penelitian empiris langsung.