Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Realizing “Deconstructional” Justice Through Agrarian Civil Law Reform: A Review Of Jacques Derrida’s Theory Sahlan; Miqat, Nurul; Susi Susilawati
Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan
Publisher : Magister of Law, Faculty of Law, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ius.v12i3.1559

Abstract

Agrarian law in Indonesia has a long history influenced by various power regimes. However, it still faces challenges such as agrarian conflicts and inequalities in land distribution. This research aims to analyze the application of Jacques Derrida's deconstruction concept in the reform of Indonesian agrarian civil law, by identifying and evaluating critical aspects that need to be deconstructed to realize more substantive and inclusive agrarian justice. This study uses normative legal research methods with a conceptual approach, analyzing primary, secondary, and tertiary legal materials through literature studies, and applying qualitative analysis techniques including descriptive, interpretative, and critical analysis to examine the application of Jacques Derrida's deconstruction theory in Indonesian agrarian civil law reform. The research results show that Jacques Derrida's deconstruction concept can be applied in Indonesian agrarian civil law reform to achieve more substantive justice. This approach allows for the dismantling of existing agrarian legal structures, revealing inconsistencies and contradictions within them, and opening space for new, more inclusive interpretations. Critical aspects that need to be deconstructed include colonial legacies in agrarian law, dualism between customary and national law, inequalities in land tenure, unfair conflict resolution mechanisms, lack of integration between agrarian policies and environmental protection, and weak implementation of indigenous peoples' rights. Through the deconstruction of these aspects, agrarian law reform can be directed to create a more just, inclusive, and sustainable system, taking into account broader social, cultural, and economic contexts.. Keyword: Deconstruction, Agrarian, Justice, Reform, Derrida.
Understanding the Concept of Photo Electricity: Applications and Implications in Quantum Physics Subandi, Yunita Kristianti; Sulastri, Endang; Bukangdonu, Feronika; Yohakim, Yoman Ribeta Ratu; Jufriansah, Adi; Sahlan
Bincang Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 03 (2024): Bincang Sains dan Teknologi
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bst.v3i03.702

Abstract

This research investigates the photoelectric effect using PhET Simulation to verify and test hypotheses related to this phenomenon. The study focuses on the interaction between ultraviolet (UV) light and sodium electrodes, analyzing the relationship between light wavelength and the resulting electron energy. Through experiments, critical constants in physics, such as Planck's constant, are calculated to validate the theories of the photoelectric effect. The findings demonstrate a non-linear relationship between UV light wavelength and current strength, with optimal photon energy required to induce maximum electron ejection at specific wavelengths. This research highlights the significance of simulation tools in understanding quantum physics concepts and aims to enhance teaching methods for more effective and engaging physics education.
Optimalisasi Pelatihan Edupreneurship Islami (BATIK SIBORI) Mahasiswa PGMI–FSI Universitas Muhammadiyah Riau Deprizon, Deprizon; Refika; Cyintia Kumalasari; Hanim; Sahlan; Ucy Rahmayani Nursyam; Astri widyanthi; Siti Aisyah Hanim
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 3 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i3.8232

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memastikan bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Muhammadiyah Riau memperoleh keterampilan pembuatan Batik Shibori. Mengintegrasikan nilai-nilai Islami ke dalam kegiatan kewirausahaan adalah tujuan program ini. Ini juga bertujuan untuk memberikan mahasiswa keterampilan praktis yang dapat membantu mereka menjadi lebih mandiri finansial. Pelatihan Batik Shibori dipilih karena memiliki nilai estetika dan pasar yang tinggi sambil tetap mudah dipelajari yang dilaksanakan di yayasan ja’fariyah pekanbaru. Metode pelatihan yang digunakan adalah kelas intensif. Kelas ini membahas dasar-dasar batik, teknik pembuatan Batik Shibori, dan gagasan pendidikan Islami yang mengacu pada etika bisnis Islam. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu menguasai teknik pembuatan Batik Shibori dasar dan memahami konsep dasar pendidikan Islami, yang dapat digunakan dalam kegiatan bisnis. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan keinginan siswa untuk berusaha sendiri dan mengembangkan keterampilan kreatif yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Melalui kegiatan ini, mahasiswa PGMI FSI Universitas Muhammadiyah Riau diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu membangun usaha kreatif yang berdasarkan nilai Islami di lingkungan sekitarnya.
Strategi Nafkah Rumah Tangga Nelayan Pencari Ikan Di Desa Binanga Karaeng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang Fadilah, Nur; Jumiati; Sahlan
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 8 No 1 (2025): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v8i1.42215

Abstract

Rumah tangga nelayan penangkap ikan menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang disebabkan oleh faktor alam, perubahan musim, serta keterbatasan akses terhadap sumber daya. Untuk mengatasi hambatan tersebut, mereka mengadopsi beragam strategi nafkah guna menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi nafkah serta aset nafkah rumah tangga nelayan pencari ikan di Desa Binanga Karaeng, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pemilihan informan secara purposive sampling, yaitu penentuan informan secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif model Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa nelayan di Desa Binanga menerapkan strategi nafkah dengan mencari sumber pendapatan tambahan di luar sektor perikanan, seperti bertani dan berdagang. Selain itu, pengelolaan aset nafkah dilakukan dengan memaksimalkan 5 jenis modal utama, yaitu modal alam, manusia, sosial, finansial, dan fisik. Pemanfaatan optimal dari kelima modal ini berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan ekonomi rumah tangga nelayan serta membantu mereka dalam menghadapi tantangan yang muncul dalam mata pencaharian.
Implementasi Metode SMART Dengan Integrasi Telegram Pada Sistem Pemilihan Pemeran Terbaik Drama Musikal Skylite SMA Labschool Kebayoran Maulana Muhamad Sulaiman; Sahlan; Andi
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 4 No 04 (2025): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skylite Musical Drama is an annual event initiated by the students of SMA Labschool Kebayoran. This event is entirely student-led, with participants handling scriptwriting, choreography, stage set design, and even sponsorship acquisition independently.The selection process for the Best Actor in this musical drama is both challenging and time-consuming, as it requires a thorough evaluation to ensure the best performance. The assessment criteria include vocals, intonation, articulation, choreography, and expression.Until now, the evaluation process for selecting the Best Actor has been conducted manually, often resulting in subjective assessments due to frequently changing criteria without fixed standards. This research aims to streamline the evaluation process, automate score calculations, and minimize subjectivity in the selection process.The Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) is used to calculate the candidates' scores objectively. To enhance efficiency, a web-based system has been developed and integrated with Telegram notifications to announce the final results to participants. This system significantly improves the assessment process by ensuring that calculations are based on structured evaluation attributes.
The Role of Agricultural Extension Workers in Empowering Farmer Groups Rifaldi, Muh Yusril; Akbar; Sahlan; Jumiati; Saleh, Muh Ikmal
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v11i2.21836

Abstract

The role of agricultural extension workers is crucial in the process of empowering farmer groups. In reality, the level of farmer participation and group independence remains low. This condition is caused by the lack of farmers’ trust in extension workers due to their limited direct involvement in agricultural field activities. This study aims to examine the role of agricultural extension agents in empowering farmer groups in Kajang District, Bulukumba Regency. Respondents were selected using a random sampling technique, with a total sample of 24 farmer group members. The data were analyzed using a quantitative descriptive method to identify and measure the level of extension agents’ roles based on predetermined indicators. The results reveal four main indicators of the extension agents’ roles: as educators, analyzers, consultants, and organizers. The role as educator obtained an average score of 2.16, the role as analyzer 2.28, the role as consultant 2.34, and the role as organizer 2.23. All these scores fall into the “moderately significant role” category. These findings indicate that the role of agricultural extension agents in empowering farmer groups in Tambangan Village still needs to be improved across all aspects. Extension agents are expected to be more active, innovative, and evenly involved in facilitating farmer group activities, including knowledge transfer, problem analysis, solution provision, and group organization. Optimizing these roles is expected to enhance the effectiveness of empowerment programs so that their benefits can be fully experienced by all group members. Therefore, strengthening the capacity of extension agents is a key factor in promoting the independence and sustainability of farmer groups in the study area.
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU KARYA TERE-LIYE (ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA) Abdul Jabar Pati. B; Sahlan; Marwati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.664 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Rembulan Tenggelan Di wajahmu Karya Tere-Liye. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif selalu bersifat deskriptif artinya data yang dianalisis berbentuk kejadian, fenomena, atau keadaan secara sosial, serta ketika dalam menjelaskan konsep-konsep yang berkaitan satu sama lain menggunakan kata-kata atau kalimat bukan menggunakan angka-angka statistik. Penelitian ini mendeskripsikan karakter tokoh yang digambarkan dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu karya Tere-Liye. Hasil penelitian ini mengaplikasikan pendapat sudewo tentang nilai-nilai idealisasi karakter yang ditinjau dari struktur kepribadian tokoh menunjukkan bahwa (1) karakter tokoh Rehan/Ray: visioner, kesatria, rasa ingin tahu, dan bersahabat/komunikatif, Diar: tidak egois dan sabar, Penjaga Panti: bersungguh-sungguh, memperbaiki diri, dan berkorban, Natan: bersahabat/komunikatif, dan visioner, Plee: bersahabat/komunikatif dan visioner, Jo: bersahabat/komunikatif dan baik, Fitri: sabar dan memperbaiki diri, Koh Cheu: berkorban, Vin: tidak egois, rasa ingin tahu, dan sabar; (2) beberapa tokoh lebih didominasi aspek id dari pada aspek (3) menjelaskan implikasi penelitian ini terhadap pembelajaran sastra disekolah seperti yang terlihat pada strata SMA/MA kelas XII semester II baik dari rpp, silabus dan materi ajar. Kesembilan tokoh ini memiliki kepribadian/karakter yang dimana hampir secara kekesuruhan tokoh lebih di dominasi oleh aspek id dari pada ego dan superegonya. Penelitian ini ditinjau berdasarkan keterlibatan dan kesesuaian pada Silabus dan RPP serta ideal sebagai materi ajar siswa kelas XII Semester II.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL KETIKA HUJAN MENANGIS KARYA EKA ARYANI Ahmad Ramadhan; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.627 KB) | DOI: 10.36709/bastra.v7i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengembangan konflik dalam alur cerita novel Ketika Hujan Menangis karya Eka Aryani serta mengidentifikasi konflik sosial yang terdapat dalam novel tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniadalah model analisis isi. Proses analisis pada penelitian ini menggunakan pendekatan struktural serta mengacu pada teori Tafsir yang membedakan tahapan alur menjadi lima bagian dan juga teori Rahmat M yang membagi konflik sosial menjadi empat jenis. Penelitian ini mengungkap bahwa pola pengembangan konflik dalam alur cerita novel Ketika Hujan Menangis terdiri atas empat bagian yaitu tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian konflik. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap bahwa konflik sosial yang terdapat dalam novel Ketika Hujan Menangis berjenis konflik antarindividu dan konflik antarkelompok. Penelitian ini menjelaskan pula implikasi penelitian terhadap pembelajaran sastra di sekolah strata SMA/MA kelas XII semester II baik dari rpp, silabus, dan materi ajar. Hasil penelitian pada novel Ketika Hujan Menangis karya Eka Aryani, dengan pembahasan mengenai konfik sosial menggunakan pendekatan stuktural, yaitu dengan menelaah teks yang ada dalam karya sastra yang kemudian mengidenkipsikan pola pengembangan konflik dalam alur cerita novel Ketika Hujan Menangis serta mengidentifikasi konflik sosial yang terdapat di dalam novel Ketika Hujan Menangis karya Eka Aryani. Penelitian ini berimplikasi terhadap pembelajaran di masyarakat maupun di dunia pendidikan.
FAKTA CERITA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL HIJAB PALSU KARYA KIFA ANSU Ain Aprillah; Sri Suryana Dinar; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v7i4.126

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan fakta cerita dan nilai pendidikan karakter dalam novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu. Jenis penelitian adalah kepustakaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian adalah data tertulis, yaitu segala unsur cerita yang berkaitan dengan fakta cerita dan nilai pendidikan karakter dalam novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu. Sumber datanya adalah novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu (Solo: Tinta Medina, cetakan pertama, November 2019). Teknik pengumpulan data dengan cara menggunakan teknik analisis isi, yang dianalisis dengan menggunakan pendekatan struktural. Hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini ini menunjukkan bahwa, novel Hijab Palsu karya Kifa Ansu mengandung 12 nilai pendidikan karakter yaitu religius, jujur, toleransi, kreatif, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial dan tanggung jawab.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 KONAWE SELATAN Elisa Megawati; zalili Sailan; Sahlan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalahterhadap kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Konawe Selatan terfokus pada kelas VIII-A. Desain penelitian One Group Pretest-Postest dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Preeksperimen. Berdasarkan hasil penelitian dalam menulis teks persuasi siswa kelas VIII-A SMP Negeri 11 Konawe Selatan sebelum pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalahpada materi teks persuasi tergolong tinggi, cukup, dan rendah dimana 4 siswa atau 13,79% siswa yang memperoleh nilai 75, serta 23 atau 79,31% siswa memperoleh nilai antara 43 sampai 68, dan 2 siswa atau 6,89% yang memperoleh nilai 25. Kemudian setelah menggunakan model pembelajaran berbasis masalahmeningkat dengansangat baik, karena dimana dari 29 siswa mendapatkan pengaruh dan memperoleh nilai sangat baik dibandingkan sebelum menggunakan model pembelajaran berbasis masalahdiantaranya 3 atau 10,34% siswa yang memperoleh nilai 62 sampai 68, serta 19 atau 65,51% siswa memperoleh nilai antara 75 sampai 87, dan 7 atau 24,13% memperoleh nilai antara 93 sampai 100. Pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalahmemberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII-A SMP Negeri 11 Konawe Selatan. Hal ini berdasarkan hasil analisis inferensial menggunakan SPSS version 16.0 dengan nilai thitung = 8,814 dan p=0,000 < α = 0,05artinya secara keseluruhan siswa telah mampu dalam menulis teks persuasi.