Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Intensitas Bermain Media Sosial dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Kedokteran Azzahra, Hanifah Insyiroh; Fauziyah, Nida Faradisa; Fithriyah, Sa'idatul; Romadhon, Yusuf Alam
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i3.2121

Abstract

Prestasi belajar mencerminkan kemampuan mahasiswa  yang telah dikembangkan, kemudian dinilai dan diukur melalui penilaian numerik dan pernyataan. Tingkat keterlibatan dalam media sosial diidentifikasi dari sikap seseorang, yang tercermin dalam banyak waktu yang dihabiskan untuk berinteraksi dengan platform tersebut. Motivasi belajar, sebagai elemen psikologis internal, memiliki dampak signifikan pada prestasi belajar karena mahasiswa yang mempunyai motivasi tinggi cenderung bersemangat menghadapi tantangan akademik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain media sosial dan motivasi belajar dengan prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode penelitian menggunakan analisis observasional dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel dengan metode stratified random sampling menghasilkan 92 responden. Analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan hasil signifikan, dengan nilai P sebesar 0,003 dan nilai OR 4,155 penurunan sebesar 4,2 kali terhadap prestasi belajar yang baik setiap kali peningkatan intensitas penggunaan media sosial. Analisis data motivasi belajar didapatkan P 0,012 dan OR dengan nilai 2,433 mengindikasikan peningkatan sebesar 2,4 kali dalam mencapai prestasi belajar yang baik setiap kali peningkatan motivasi belajar. Hal ini mengindikasikan adanya korelasi positif antara intensitas bermain media sosial, motivasi belajar, dan prestasi belajar. Terdapat hubungan antara intensitas bermain media sosial dan motivasi belajar dengan prestasi belajar belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran.
MENGENAL EFEKTIFITAS DAN EFEK SAMPING VAKSIN COVID-19 Fauziyah, Nida Faradisa; Rafsanjani, Ichsan; Fitrian, Viorent Firdausy; Rahmawati, Virana Zuhda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 2. No. 2, September 2022
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.828 KB) | DOI: 10.23917/jpmmedika.v2i2.514

Abstract

ABSTRAK Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan suatu kasus kejadian penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-Cov-2). Beberapa upaya dalam pencegahan meluasnya penularan COVID-19 juga dilakukan seperti vaksin. Vaksinasi bertujuan memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit, sehingga apabila seseorang terpajan penyakit tersebut maka tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Hambatan utama dalam pelaksanaan vaksin COVID-19 adalah keraguan masyarakat terhadap vaksin. Beberapa jenis vaksin COVID-19 terus dikembangkan, namun individu masih belum bersedia menerima vaksin. Oleh karena  itu,  penting  untuk dilakukan penyuluhan mengenai  efektifitas  dan  efek  samping vaksin COVID-19 karena saat ini pandemi belum selesai. Sasaran peserta penyuluhan ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik  Univrsitas Muhamadiyah Surakarta yang belum pernah mendapat penyuluhan dalam aspek tersebut.  Harapannya  dengan diadakannya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa/i serta dapat mencegah penularan COVID-19 dengan melakukan vaksinasi tanpa keraguan.   ABSTRACT Coronavirus Disease (COVID-19) is a case of infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-Cov-2). Several efforts to prevent the spread of COVID-19 transmission are also carried out, such as vaccines. Vaccination aims to provide specific immunity against a disease, so that if a person is exposed to the disease, they will not get sick or only experience mild illness. The main obstacle in implementing the COVID-19 vaccine is public doubt about the vaccine. Several types of COVID-19 vaccines are being developed, but individuals are still not ready to receive the vaccine. Therefore, it is important to conduct counseling regarding the effectiveness and side effects of the COVID-19 vaccine because the pandemic is not over yet. The target participants for this counseling are students of the Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta who  have never received counseling in this aspect. The hope is that holdingthis activity
Failure Mode Effect And Analysis (FMEA) Sistem Digitalisasi Dalam Jaringan Farmasi Menggunakan Pendekatan Mutu Di Rumah Sakit Orthopedi Prof. Dr. dr. SOEHARSO Mahabhagawati, Iga Kustin; Sari, Dhony Nurlita; Hadi, Cahyono; Muyassar, Ziyad Agung; Romadhon, Yusuf Alam; Fauziyah, Nida Faradisa; Yunus, Yunus
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggunakan pendekatan Failure Mode Effect and Analysis (FMEA) di Rumah Sakit Ortopedi Prof. Dr. Soeharso untuk menyelidiki bagaimana jaringan apotek menggunakan teknologi digitalisasi. Penelitian ini menyoroti kemungkinan bahaya yang terkait dengan penerapan SIMRS di sektor farmasi, termasuk alokasi obat yang salah dan keterlambatan pengiriman. Temuan analisis menunjukkan bahwa sosialisasi dan modifikasi formularium diperlukan untuk meningkatkan implementasi SIMRS. Teknik mitigasi kegagalan sistem dikembangkan dengan bantuan FMEA. Diharapkan bahwa penelitian ini akan menawarkan saran untuk meningkatkan layanan farmasi berbasis digital untuk meningkatkan efektivitas dan kebahagiaan pasien.
The Relationship Between Prostate Volume Measured Transabdominal Ultrasound And International Prostate Symptom Score In Patients With Benign Prostate Hypertrophy Ulum mahfud, Miftakhul; Nida Faradisa Fauziyah
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal EduHealt, Edition January - March, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benign prostatic hypertrophy (BPH) refers to the enlargement of the prostate gland or urinary dysfunction due to prostate enlargement. Transabdominal ultrasonography is one method used to assess the prostate. The validated International Prostate Symptom Score (IPSS) questionnaire is the best way to evaluate the severity of lower urinary tract symptoms most often caused by BPH. This study is a diagnostic test research with a cross-sectional design. Sampling technique was consecutive sampling method on BPH patients recorded in the Radiology Department of Dr. Moewardi Regional General Hospital during the period from July to August 2023. The total sample consisted of 31 individuals. Research data were obtained through medical record data. Statistical analysis used normality analysis and Spearman correlation test. In this study, 31 patients were diagnosed with BPH. The mean age was 64.93 ± 11.18 years. The majority of patients had grade 1 volume category (67.7%), and most patients had moderate IPSS scores (51.6%). The Spearman correlation test results showed a strong significant relationship between prostate volume results via transabdominal ultrasound and IPSS scores in a positive direction. There is a significant relationship between prostate volume results via TAUS and IPSS scores. The higher the prostate volume value, the higher the IPSS score obtained.
Association of Cigarette Smoke Exposure with Tuberculosis in Children: A Literature Review Yunitama, Alifa Agil Dhillu; Asmara, Desilva Zahra; Balqis, Aida; Zahra, Adinda Aisyah; Shoom, Listyani Mubshiro Shom; Fauziyah, Nida Faradisa
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.5485

Abstract

Purpose: This study purpose is to discuss cigarette smoke exposure as a risk factor for tuberculosis in children. Methodology: This study is a literature review, conducted through an extensive search of international literature using the BMC, Nature, PubMed, Scopus, and JEPH databases. The inclusion criteria: 1) Published in the last 5 years; 2) Sought for retrieval; 3) Abstract recording to the theme; 4) Free full text; 5) Content of the journal match the theme. Results: The filtering processes produced 15 articles that were relevant to this study. 13 studies stated that there was a remarkable relationship between smoking and TB in children. Cigarette smoke diminishes the effector cytokine response and hampers the ability of infected human macrophages to contain mycobacteria, increasing susceptibility to TB. Applications/Originality/Value: This study can be use for a reference regarding the influence of cigarette smoke exposure to tuberculosis in children.
Correlation of Eosinophil-basophil Count and Ratio with Length of Stay in Children Dengue Infection Yunitama, Alifa Agil Dhillu; Puspitasari, Metana; Jatmiko, Safari Wahyu; Fauziyah, Nida Faradisa
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2024: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.5486

Abstract

Purpose: This study purpose is to determine the correlation between the number of absolute eosinophils, absolute basophils, and eosinophil-basophil ratio (EBR) with the length of stay of pediatric patients with dengue virus infection. Methodology: The study design used cross-sectional. The samples used in this study were taken from routine hematologic laboratory medical record data for the period January-October 2024, using consecutive non-probability sampling technique. Results: 49 samples were obtained and met the restriction criteria as subjects of this study. The results of the Spearman correlation bivariate test showed that the number of absolute eosinophil count, absolute basophil count, and EBR with length of stay had statistical data results respectively p = 0.139, p = 0.993, and p = 0.536. Applications/Originality/Value: This study provides a reference in laboratory results to determine the length of stay (LOS) in children with dengue virus infection.
PUZZLE AND FLASHCARD EDUCATIONAL MEDIA'S IMPACT ON CHILDREN'S TOOTH ERUPTION KNOWLEDGE Sari, Nendika Dyah Ayu Murika; Kinanti, Sukma Ayu; Fransisca, Alicia Putri Dhea; Kaswindiarti, Septriyani; Suparno, Nilasary Rochmanita; Kurniawati, Dwi; Hafizi, Ikmal; Fauziyah, Nida Faradisa
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Vol 12, No 1 (2025): Vol 12 No 1 (Juni 2025)
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v12i1.1837

Abstract

Introduction: The results of the 2018 Basic Health Research (RISKESDAS) survey stated that the prevalence of children's tooth persistence in the mandibula was 66.23%, and in the maxilla it was 33.77%.  The primary factor influencing the process of tooth eruption in children is their attention to dental health. Health promotion using educational game media can improve knowledge about tooth eruption and make it less boring. Educational games for children aged 7–10 years include puzzles and flash cards. The objective is to evaluate the impact of educational media puzzles and flashcards on children's understanding of tooth eruption. Method: This type of research is quasi-experimental with a pretest-posttest design. The study was conducted on 97 children aged 7-10 years at SD Muhammadiyah 16 Karangasem, Laweyan, Surakarta. The study began with a pretest. Small groups of 5-7 children and 1 researcher played the game. Each small group was given puzzle or flashcard media. The game was played every morning for 7 days; on the seventh day, a posttest was conducted. Results: Flashcard pretest scores, flashcard posttest scores, puzzle pretest scores, puzzle posttest scores. Each group's dependent t-test yielded a p-value of 0.000, while the independent t-test yielded p-values of 0.099 and 0.115. Conclusion: Flashcard and puzzle educational media are each effective in increasing children's knowledge about tooth eruption, but there is no significant difference when the two are compared.
Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Swasta: Studi Cross Sectional: Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Swasta: Studi Cross Sectional Fauziyah, Nida Faradisa; Nurhayati, Asti; Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Lestari, Nining; Romadhon, Yusuf Alam; Ichsan, Burhannudin; Sari, Nendika Dyah Ayu Murika
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 1 (2025): Januari-April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i1.1613

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang: Digitalisasi rekam medis elektronik (RME) menjadi kebutuhan di rumah sakit, meningkatkan mutu layanan namun implementasinya belum sepenuhnya optimal dan berdampak pada variabilitas kepuasan pengguna. Tujuan: Menganalisis hubungan antara penggunaan RME terhadap kepuasan pengguna sebagai dasar kebijakan pengembangan sistem di rumah sakit swasta. Metode: Studi analitik cross-sectional terhadap 132 responden (dokter, perawat, radiologi, laboratorium, kasir) dari lima RS dengan kuesioner HOT Fit, analisis univariat dan bivariat (uji Chi Square, r). Hasil: Penggunaan RME kategori baik (50,76%) berkorelasi kuat dengan tingkat kepuasan (r=0,609; p<0,05); variabel human, organisasi, teknologi, dan manfaat memiliki hubungan signifikan dengan penggunaan RME. Simpulan: Penggunaan RME berdampak pada peningkatan kepuasan dan efektivitas kerja, khususnya pada pengguna yang aktif dan telah mendapat pelatihan terstandar. Saran: Rumah sakit perlu mempertahankan, mengembangkan fitur sesuai kebutuhan pengguna, dan melakukan pelatihan berkala agar optimalisasi kepuasan tercapai.  
Dampak Integrasi Teknologi Informasi dan Clinical Pathway terhadap Efisiensi Operasional di Rumah Sakit X: Studi Mixed-Methods Binuko, Raafika Studiviani Dwi; Fauziyah, Nida Faradisa; AlFajri, Asri; Hernawan, Budi; Syifa, Hasna Nurwina
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1975

Abstract

Efisiensi operasional merupakan isu strategis bagi rumah sakit di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan kesehatan berkualitas. Integrasi teknologi informasi dan clinical pathway dipandang potensial untuk meningkatkan efisiensi, meskipun hasil implementasinya belum konsisten. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak integrasi tersebut terhadap efisiensi operasional di Rumah Sakit X dengan desain mixed-methods. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi langsung, serta analisis data sekunder operasional. Tiga indikator efisiensi dianalisis, yaitu waktu tunggu pasien, lama rawat inap, dan tingkat pemanfaatan sumber daya manusia (SDM) medis. Uji ANOVA dan regresi linier digunakan untuk menilai signifikansi perubahan indikator sebelum dan sesudah integrasi, dengan konfirmasi validitas melalui uji normalitas, homogenitas varians, dan autokorelasi. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada waktu tunggu pasien dan lama rawat inap, serta peningkatan efisiensi dalam pemanfaatan tenaga medis pasca integrasi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi teknologi informasi dan clinical pathway berkontribusi positif terhadap efisiensi operasional, sekaligus menyoroti pentingnya pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan sistem pelayanan rumah sakit berbasis data dan bukti empiris.
Pendampingan Implementasi Praktik SOP Limbah Medis Rumah Sakit Menuju Era Green Hospital Dwi Binuko, Raafika Studiviani; Fauziyah, Nida Faradisa; Al Fajri, Asri; Nuryulia P, Aflit; Amirinda, Khansa Annora; Aini, Farida Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6444

Abstract

Pengelolaan limbah medis di rumah sakit merupakan aspek krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan, namun masih banyak fasilitas kesehatan yang belum menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara optimal. Rendahnya tingkat pemahaman dan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap prinsip pengelolaan limbah yang benar serta minimnya integrasi dengan konsep green hospital menjadi hambatan utama. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan praktik pengelolaan limbah medis sesuai SOP melalui pelatihan dan pendampingan intensif. Metode yang digunakan meliputi survei pre-test dan post-test terhadap tenaga medis dan petugas kebersihan, pelatihan klasifikasi limbah, simulasi pemilahan limbah di titik sumber, serta pembentukan tim monitoring internal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 52% menjadi 84% setelah pelatihan. Lebih dari 80% unit pelayanan berhasil mengadopsi pemisahan limbah sesuai standar, serta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang aman dan ramah lingkungan. Observasi lapangan juga mencatat perubahan perilaku peserta dalam praktik sehari-hari serta adanya komitmen untuk menerapkan prinsip green hospital secara lebih sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik langsung dan partisipatif sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi SOP pengelolaan limbah medis. Simpulannya, program pendampingan ini berhasil mendorong transformasi budaya kerja rumah sakit menuju arah yang lebih hijau, berkelanjutan, dan sesuai dengan standar keselamatan lingkungan.