Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN MELALUI ANEKA MEDIA PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN (F54210053), Sumiati; ., Fadillah; Miranda, Dian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan  perencanaan dan pelaksanan penggunaan aneka media serta untuk mendeskripsikan  peningkatan  kemampuan menulis  permulaan  pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Pertiwi 1 Setda Provinsi Kalimantan Barat setelah menggunakan aneka media. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan bentuk penelitian yang digunakan adalah  penelitian  tindakan  kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru dan 20 anak yang berusia 4-5 tahun. Hasil penelitian ini yaitu dalam meningkatkan kemampuan menulis melalui aneka media pada anak usia 4-5 di TK pertiwi 1 Setda Provinsi Kalimantan Barat  adalah berhasil. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan aneka media pada anak kelompok A TK Pertiwi 1 Setda Provinsi Kalimantan Barat, dapat meningkatkan kemampuan menulis anak. Kata Kunci : Menulis Permulaan, Media, Anak Usia 4-5 Tahun.   Abstract: This study aims to describe the planning and implementation as well as the use of various media to describe the increase in beginning writing skills in children aged 4-5 years in Pertiwi 1 Kindergarten Setda Province West Kalimantan after using various media. This study used a descriptive method, while the study is a form of action research. Subjects in this study were 1 teacher and 20 children aged 4-5 years. The results of this research is to improve writing skills through a variety of media in children aged 4-5 in Pertiwi 1 Kindergarten Setda Province West Kalimantan is managed. It can be concluded that the application of various media on children in group A Pertiwi 1 Kindergarden Setda province of West Kalimantan, can improve children's writing skills. Keywords: Writing Starters, Media, Children Aged 4-5 Years.
FUNGSI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN INTEGRASI SOSIAL SISWA SMA NEGERI 1 SEGEDONG (F55009016), Hamditika; Zakso, Amrazi; Budjang, Gusti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi kegiatan Ekstrakurikuler dalam meningkatkan integrasi sosial siwa SMA Negeri 1 Segedong. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data adalah panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler berlangsung di SMA Negri 1 Segedong telah mampu meningkatkan integrasi sosial siswa dengan melalui fungsi pengembangan, fungsi sosial, fungsi rekreatif dan fungsi persiapan karir kegiatan ekstrakurikuler. Kata kunci : Fungsi, Ekstrakurikuler, Integrasi Sosial. Abstract: This research is conducted in order to know the function of extracurricular activity in increasing social integration of students in SMA Negeri 1 Segedong. In conducting this research, the researcher used qualitative approach by using descriptive method. The researcher used observation, interview, and documentation study to collecting data. To complete the process, the researcher used observation check-list, interview guidance, and documentation as tools in collecting data. The finding tells that the students who took extracurricular activity in SMA Negeri 1 Segedong increased their ability in social integration through development function, social function, recreative function, and extracurricular career praparation. Keywords: Function, Extracurricular, Social Integration.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA DALAM BAHASA INDONESIA MELALUI KEGIATAN BERNYANYIPADA ANAK 5-6 TAHUN (F54210015), Gustiana; Syukri, M.; ., Marmawi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated children low language skills as the child is not yet clear to speak with correct pronunciation and sounds, children may not be able to formulate a good word to reveal the contents of the song about favorite foods,children may not be able to answer more questions about the food kesukaan.Bentuk this study is action research. The method used in this research is descriptive method. Subjects were 1 teacher and 15 anak.Berdasarkan results of the research data showed that: 1) Planning learning in enhancing the development of the ability to speak the Indonesian language through beryanyi.2) Implementation of learning in improving the ability to speak the Indonesian language through singing.3) Increased ability to speak the Indonesian through bernyanyi.Hasil research can be concluded that learning in enhancing the development of speech through singing activities can be categorized baik.Tujuannya implemented to carry out learning,especially in improving the speech of children aged 5-6 years with the implementation of beryanyi activities, teachers can design approach should be useful in motivating children to learn in order to speak the child 's ability to thrive as it should . Keywords:Speech,SingingEvents Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan berbahasa anak rendah seperti anak belum jelas untuk berbicara dengan lafal dan bunyi yang benar, anak belum dapat menyusun kata yang baik dalam mengungkapkan isi lagu tentang makanan kesukaan, anak belum dapat menjawab prtanyaan lebih lengkap tentang makanan kesukaan.Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.Subjek penelitian adalah 1 orang guru dan 15 orang anak.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan pengembangan kemampuan berbicara menggunakan bahasaIndonesia melalui kegiatan beryanyi. 2) Pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan berbicara menggunakan bahasa Indonesia melalui kegiatan bernyanyi.3) Peningkatan kemampuan berbicara menggunakan bahasa Indonesia melalui kegiatan bernyanyi.Hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran dalammeningkatkan pengembangan kemampuan berbicara melalui kegiatan bernyanyi dapat dikategorikan terlaksana dengan baik.Tujuannya untuk melaksanakan pembelajaran khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun dengan penerapan kegiatan beryanyi, hendaknya guru dapat merancang pendekatan yang berguna dalam memotivasi anak dalam belajar agar kemampuan berbicara anak dapat berkembang sebagaimana mestinya. Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Kegiatan Bernyanyi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN ENGKLEK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210005), Darmayeti; Endang, Busri; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Engklek Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Pertiwi I Setda Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan hasil peningkatan motorik kasar anak setelah melakukan permainan engklek. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian diperoleh melalui observasi yang dilakukan dengan 2 siklus dimana masing-masing siklus terdapat 5 kali pertemuan. Hasil observasi perencanaan mencapai 80%, observasi pelaksanaan 85,31% dan observasi peningkatan kemampuan motorik kasar mencapai 90%. Jadi dapat disimpulkan bahwa motorik kasar anak meningkat setelah melakukan permainan engklek. Kata kunci: Peningkatan kemampuan, Motorik Kasar, Permainan Engklek Usia 5-6 Tahun. Abstract : The Study is titled the increased ability of motoric hard skills through game hopscotch in children aged 5 to 6 years in kindergarten Pertiwi I Setda Provinsi Kalimantan Barat. The purpose of this study to describe how the planning and implementation of childrens motoric hard skills improved results after doing hopscotch game. The method used is descriptive method. This research uses the classroom action research (PTK). The research results were obtained through observation made with 2 siklus wherein each siklus there are 5 sessions. The planning observation can reach 80%, implementation observation 85,31% and increasing observation motoric hard skills reaches 90%. So it can be concluded that increasing a childs motoric hard skills after doing hopscotch game. Keywords : The increased ability, Motoric hard skills, hopscotch game ages 5 to 6 years.
PENINGKATAN PENGENALAN BENTUK GEOMETRI MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210181), Yuliana; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan bangsa sehingga kita tidak tertinggal dari bangsa maju lainnya. Masa usia dini merupakan masa peletak dasar atau pondasi awal bagi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Untuk itu, agar pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara optimal, maka dibutuhkan situasi dan kondisi yang kondusif pada saat memberikan stimulasi dan upaya pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Masa awal anak-anak sering disebut sebagai tahap bermain, karena dalam periode ini hampir semua permainan menggunakan mainan. Adapun dalam memperoleh data untuk mengetahui keberhasilan pada indikator diberikan : 1. Anak dikatakan belum berkembang (BB) apabila nilai yang dipe-rolehnya 0%-25%. 2. Anak dikatakan mulai berkembang (MB) apabila nilai yang diperolehnya 25,1%-50%. 3. Anak dikatakan berkembang sesuai harapan (BSH) apabila nilai yang diperolehnya 50,1%-75%. 4. Anak dikatakan berkembang sangat baik (BSB) apabila nilai yang diperolehnya 75,1%-100% Kata Kunci: Bentuk Geometri, Metode, Demonstrasi Abstract : Education aims to improve the intelligence of the nation so that we do not lag behind other developed nations . Early childhood is the foundation stone of the future or the beginning foundation for further growth and development . And so, for the growth and development of children achieved optimally , it is necessary conducive circumstances at the time of stimulation and education efforts that fit the needs of the child . The beginning of children is often referred to as a stage play , because in this period almost all games using toys . As in obtaining the data to determine the success of the indicators is given : 1 . Child is not yet developed ( BB ) if the value of the trea - rolehnya 0 % -25 % . 2 . Said the child begins to develop ( MB ) if the value obtained is 25.1 % -50 % . 3 . Son said to develop according to expectations ( BSH ) if the value obtained is 50.1 % -75 % . 4 . Children's developing very well says ( BSB ) if the value obtained is 75.1 % -100 % Keywords : Shape Geometry , Methods , Demonstrations
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI KELAS XI IPS SMA KEMALA BHAYANGKARI 1 (F55008016), Shufiarni; Rivaie, Wanto; Buwono, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah motivasi berhubungan dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS SMA Kemala Bhayangkari 1 Kabupaten Kubu Raya. Sebanyak 64 siswa dipilih secara acak sebagai responden dan diminta untuk mengisi 20 item angket yang mengungkap motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa dalam pembelajaran sosiologi. Selanjutnya skor hasil angket tiap siswa dikorelasikan dengan skor hasil belajar sosiologi. Hasil pengolahan dan analisis data menggunakan teknik korelasi Product moment dapat ditarik kesimpulan umum bahwa terdapat hubungan motivasi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS SMA Kemala Bhayangkari 1 Kabupaten Kubu Raya yang tergolong sedang( rhitung = 0,5210 dan rtabel = 0,244). Siswa diharapkan meningkatkan motivasi belajar terutama motivasi belajar instrinsik untuk memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi. Kata kunci: Motivasi belajar, hasil belajar, SMA, Sosiologi. Abstract: The problem in this research is whether the motivation is related to students learning outcomes in Sociology subjects in class XI IPS 1 SMA Kemala Bhayangkari Kubu Raya district. A total of 64 students were randomly selected for the research and asked to complete a 20 item questionnaire that reveals the intrinsic and extrinsic motivation in learning sociology. Furthermore, the results of the questionnaire scores were correlated with scores for each student learning outcomes sociology. The results of the processing and data analysis techniques Product Moment correlation general conclusion can be drawn that there is a motivation to the students learning outcomes in Sociology subjects in class XI IPS 1 SMA Kemala Bhayangkari Kubu Raya district that are categorized as medium ( raccount = 0,5210 and rtable = 0,244). Students are expected to enhance learning motivation, especially intrinsic motivation to obtain higher learning outcomes. Keywords: motivation to learn, learning outcomes, high school, Sociology.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BALOK PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN (F54210034), Nazilah; ., Fadillah; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study is titled "Improving Cognitive Ability Through Beam Media Usage in Children Aged 4-5 Years". This study aimed to obtain information about learning with the use of media in enhancing cognitive abilities beams children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State 05 One-Stop SDN 14 Tanjung Ketapang Neither Budi. Study is a form of action research with descriptive research method. The results showed a response to the child in learning to use the media very well the beam can be categorized by criteria developed according to expectations by 80%. That is because most of the children to pay attention and interest in learning is effective in improving the cognitive abilities of children. Abstrak : Penelitian ini berjudul Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Penggunaan Media Balok pada Anak Usia 4-5 Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pembelajaran dengan penggunaan media balok dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun pada TK Negeri Pembina 05 Satu Atap SDN 14 Tanjung Baik Budi Ketapang. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan respon anak dalam pembelajaran dengan menggunakan media balok dapat dikategorikan sangat baik dengan kriteria penilaian berkembang sesuai harapan sebesar 80%. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar anak menaruh perhatian dan minat belajar yang efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Kata Kunci : Peningkatan Kemampuan Kognitif, Media Balok
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN MENCARI URUTAN LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210041), Nurmalasari; ., Marmawi; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 11 (2013): Nopember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a form of action research with descriptive methods . Subjects were 1 teacher and children , amounting to 15 children . Based on the research that has been done and through the results obtained after an analysis of data that : 1 ) Planning for meningatkan learning cognitive skills through the game looking for a symbol sequence numbers 1-10 in children can be categorized as " excellent " , while the teachers' planning has been done include: formulating learning goals , choosing a theme , selecting play materials , teaching methods , assessing learning outcomes . 2 ) Implementation of learning to improve skills through the game looking for a symbol sequence numbers 1-10 in children can be categorized as " excellent " , while the implementation has been done , among others : the teacher pre- learning activity , the teacher opened the lesson , the teacher core activities of learning , teacher close the learning . 3 ) Improvement of cognitive abilities through the game looking for a symbol sequence numbers 1-10 in children can be categorized as " developed in line with expectations " with activities including: a) the child can sort the symbol numbers 1-10. b ) children 1-10 numbers mentioned symbol. c ) and connecting the child match numbers with symbol numbers 1-10 . Keywords: Cognitive, Games Looking Sequence Numbers Symbol Abstrak: Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru 1 orang dan anak yang berjumlah 15 anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang diperoleh setelah diadakan analisis data bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran untuk meningatkan kemampuan kognitif melalui permainan mencari urutan lambang bilangan 1-10 pada anak dapat dikategorikan baik sekali, adapun perencanaan yang telah dilakukan guru antara lain: merumuskan tujuan pembelajaran, memilih tema, memilih bahan main, menggunakan metode pembelajaran, menilai hasil belajar. 2) Pelaksanaan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan melalui permainan mencari urutan lambang bilangan 1-10 pada anak dapat dikategorikan baik sekali,adapun pelaksanaan yang telah dilakukan antara lain: guru melakukan kegiatan pra pembelajaran, guru membuka pembelajaran, guru melakukan kegiatan inti pembelajaran, guru menutup pembelajaran. 3) Peningkatan kemampuan kognitif melalui permainan mencari urutan lambang bilangan 1-10 pada anak dapat dikategorikan berkembang sesuai dengan harapan dengan kegiatan antara lain: a) anak dapat mengurutkan lambang bilangan 1-10 b) anak menyebutkan lambang bilangan 1-10 c) anak mencocokkan dan menghubungkan bilangan dengan lambang bilangan 1-10. Kata Kunci : Kognitif, Permainan Mencari Urutan Lambang Bilangan
KEMAMPUAN MENGENAL BINATANG YANG HIDUP DI AIR MELALUI MEDIA GAMBAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210132), Martini; Lestari, Sri; Ali, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kemampuan anak mengenal binatang yang hidup di air sebelum menerapkan media gambar pada Anak Usia 5-6 Tahun TK Mekar Harapan Pontianak, 2) Pembelajaran mengenal binatang yang hidup di air dengan menggunakan media gambar pada Anak Usia 5-6 Tahun TK Mekar Harapan Pontianak, 3) Kemampuan anak mengenal binatang yang hidup di air setelah menerapkan media gambar pada Anak Usia 5-6 Tahun TK Mekar Harapan Pontianak dan 4) Peningkatan kemampuan anak mengenal binatang yang hidup di air setelah menerapkan media gambar pada Anak Usia 5-6 Tahun TK Mekar Harapan Pontianak. Peneliti menggunakan metode deskriptif. Adapun bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan berupa observasi, IPKG I, IPKG 2 dan wawancara. Langkah-langkah penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan, 3). Pengamatan atau Observasi dan 4). Refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan anak mengenal binatang yang hidup di air setelah menerapkan media gambar pada Anak Usia 5-6 Tahun TK Mekar Harapan Pontianak, mengalami peningkatan di mana pada siklus I pertemuan ke III memperoleh nilai 51.85, sedangkan pada siklus II pertemuan ke III memperoleh nilai 94.44. Kata Kunci: Mengenal Binatang, Media Gambar.   Abstract: The purpose of this study was to determine: 1) The ability of the child to know the animals that live in water before applying the image media in Children Aged 5-6 Years Kindergarten Blooming Hope Pontianak, 2) Learning to know the animals that live in the water by using the media image in Children age 5-6 Years Kindergarten Blooming Hope Pontianak, 3) the ability of children to know the animals that live in water after applying media images on 5-6 Year Olds Kindergarten Blooming Hope Pontianak and 4) Increasing the ability of children to know the animals that live in water after applying the media images on 5-6 Year Olds Kindergarten Blooming Hope Pontianak. Researchers using descriptive methods. The research is a form of class action. Analysis of the data used in the form of observation, I IPKG, IPKG 2 and interviews. The steps of this research are as follows: 1). Planning, 2). Implementation, 3). Observations or observation and 4). Reflection. The results showed an increase in the ability of the child to know the animals that live in water after applying media images on 5-6 Year Olds Kindergarten Blooming Hope Pontianak, where the increase in the first cycle to the third meeting of scoring 51.85, while the second cycle III meeting to obtain value of 94.44. Keywords: Animals Know, Media Image.
PENANAMAN SIKAP CINTA TANAH AIR MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54210068), Yohana; Syukri, M.; ., Halida
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 2 (2014): Februari 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menanamkan sikap cinta tanah air melalui metode bercerita. Dari 15 anak hanya 5 anak saja yang dapat memahami ciri khas bangsa Indonesia atau dapat peneliti persentasekan sebanyak 33% saja. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif, secara umum dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran untuk menanamkan sikap cinta tanah air melalui metode bercerita sudah dapat terlaksana dengan baik. Untuk melaksanakan pembelajaran khususnya dalam sikap cinta Tanah Air pada anak usia 5-6 tahun, hal-hal yang dapat dilakukan antaralain: 1) Dalam perencanan guru dapat mengupayakan media pembelajaran yang dapat memotivasi minat anak dalam belajar seperti menggunakan bahan alam yangterdapat disekitar guna untuk memberikan gambaran .kepada anak dalam mencintai tanah air yang ada dilingkungan sekitar. 2) Dalam pelaksanaan guru dapat mengefesienkan waktu sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan guna untuk mencegah kebosanan pada pada anak dalam belajar. 3) Untuk mengoptimalkan anak dalam belajar guru dapat mengupayakan tindakan pendekatan terhadap anak yang masih mengalami kesulitan dalam belajar. Kata Kunci : Cinta Tanah Air, Metode Bercerita Abstract : This research is motivated low unpatriotic attitudes in children aged 5-6 years , the low attitude of patriotism in children include the children can not interpret the meaning of the color of the flag , the children can not tell the back story of the flag that had been heard , the children can not create their own story about the red and white flag . Of the 15 children only 5 children are able to understand the characteristic of Indonesia or to researchers persentasekan much as 33 % only . This research is a form of action research with descriptive methods , in general can be drawn a conclusion that : In order to implement the learning, especially in the country of love attitudes in children aged 5-6 years , things to do antaralain : 1 ) In planning the teacher can seek learning media that can motivate a child's interest in learning such as the use of natural materials in order to provide yangterdapat around the picture . loving to children in the existing ground water environment around . 2 ) In the exercise of the teacher can mengefesienkan time according to a predetermined allocation in order to prevent boredom on the child in learning . 3 ) To optimize the child in learning approaches teachers can pursue action against children who are still experiencing difficulties in learning . Keywords : Love the country, Methods Bererita