Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Digital Terhadap Minat Belajar Siswa X TKR Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Otomotif Rizky, Muhammad; Dani Saputra, Hendra; Sugiarto, Toto; Wagino; Suhelmi, Qodri; Usri, Hafiz
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i2.309

Abstract

Temuan penelitian ini didukung oleh minat belajar siswa yang sebagian besar menunjukkan variasi yang signifikan, dengan beberapa siswa gagal memberikan tanggapan positif terkait penggunaan media pembelajaran digital. Beberapa siswa terlihat kurang perhatian, kurang fokus, atau tidak memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya dalam kegiatan belajar mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media pembelajaran digital dengan minat belajar siswa kelas X TKR pada mata pelajaran Dasar-Dasar Otomotif di SMK N 1 Padang. Dalam mencari data untuk penelitian ini, pendekatan korelasional kuantitatif digunakan, bersama dengan teknik pengumpulan data seperti observasi dan angket. Sebanyak 50 siswa dipilih secara sengaja untuk penelitian ini dari populasi yang terdiri dari 100 siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi yang kuat antara penggunaan materi pembelajaran digital dan minat belajar siswa. The findings of this study are supported by students' learning interests which mostly showed significant variations, with some students failing to respond positively to the use of digital learning media. Some students appear to be less attentive, less focused, or do not make the best use of technology in their learning activities. The purpose of this study is to determine the relationship between the use of digital learning media and learning interest of class X TKR students in the subject of Automotive Basics at SMK N 1 Padang. In seeking data for this study, a quantitative correlational approach was used, along with data collection techniques such as observation and questionnaire. A total of 50 students were purposively selected for this study from a population of at least 100 students. The findings of this study indicate that there is a strong correlation between the use of digital learning materials and students' interest in learning.
KERAGAAN PERKEMBANGAN PEMBUNGAAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DENGAN MENGGUNAKAN DUA VARIETAS YANG BERBEDA DI KEBUN PRAKTIK INSTITUT TEKNOLOGI SAWIT INDONESIA Wagino; Eka Bobby Febrianto; Nanang Supena; Yusvita Seto Okta Viani; Henry Budi Hasibuan
Agro Estate Vol 9 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Teknologi Sawit Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman monoecious yang memiliki bunga betina dan bunga jantan yang terdapat pada satu pohon. Biasanya perkawinan silang terjadi dengan bantuan agen polinasi (Elaeidobius kamerunicus) untuk menghasilkan tandan buah kelapa sawit. Fenologi merupakan ilmu yang mempelajari fase-fase alami pada tanaman. Fenologi pembungaan merupakan jenis tanaman yang menjadi karakter penting dalam siklus hidup tanaman untuk berkembang biak. Pengamatan siklus perkembangan bunga hingga buah dapat menjadi acuan saat panen dan diperlukan untuk mengatasi permasalahan terkait rendahnya produksi buah. Penelitian dilaksanakan di kebun praktik Institut Teknologi Kelapa Sawit Indonesia (ITSI) Medan. Waktu penelitian dimulai dari bulan September 2021 sampai dengan Maret 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji bagaimana tahapan pembungaan tanaman kelapa sawit pada dua varietas yang berbeda sebagai perkembangan bahan tanaman kelapa sawit dengan karakteristik pembungaan yang berbeda pada dua varietas yang berbeda. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan model kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas yang berbeda memberikan hasil perkembangan yang berbeda terhadap pertumbuhan generatif dan vegetatif tanaman kelapa sawit. Fase pertumbuhan generatif dan vegetatif sangat dipengaruhi oleh bibit unggul yang digunakan. Pengamatan vegetatif dilakukan sebagai penunjang perkembangan tanaman kelapa sawit. Hasil uji T-Test menunjukkan bahwa nisbah kelamin, tinggi tanaman, jumlah helaian daun, panjang rachis, tebal tangkai daun, penampang melintang tangkai daun (PxL), jumlah anak daun sepihak, lebar anak daun, luas daun dan luas daun total berpengaruh terhadap penerimaan H0 (perbedaan tidak nyata) sedangkan uji T-Test pada keliling batang, lebar tangkai daun dan panjang anak daun memberikan pengaruh menolak H0 (berbeda nyata)
Kontribusi Praktik Kerja Industri Terhadap Kesiapan Kerja Siswa Kelas XII TBSM SMK Negeri 4 Kota Lubuk Linggau Yanto, Ardi; Wagino; Sugiarto, Toto
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v3i2.302

Abstract

Pendidikan sistem ganda di SMK dilakukan untuk membantu lulusan sekolah menengah kejuruan menjadi lebih siap kerja dengan meningkatkan kesadaran mereka akan nilai pelatihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi Praktik Kerja Industri Terhadap kesiapan kerja siswa. Metode penelitian dilakuakan dengan pendekatan eksplorasi kuantitatif dengan metodologi kuantitatif tersendiri. Hasil penelitian menunjukkan kontribusi prakerin terhadap kesiapan kerja siswa berbanding lurus berdasarkan data kependudukan (N=76), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi prakerin maka akan mendongkrak kesiapan kerja siswa dan sebaliknya. Berdasarkan model regresi ini, variable kesiapan kerja siswa Y diperkirakan akan meningkat sebesar 0,701 satuan setiap kenaikan satuan X atau skor Prakerin. Dengan menggunakan hasil uji t ditentukan bahwa p (0,000 < 0,05) lebih kecil atau sama dengan 7,969 untuk v hitung, dan nilai ini lebih besar dari 1,665 untuk v tabel. Disimpulkan  Prakerin secara signifikan meningkatkan persiapan siswa memasuki dunia kerja. Dual system education in vocational high schools is carried out to help vocational high school graduates become more work-ready by increasing their awareness of the value of training. Given the problem, this research uses a quantitative exploration approach with its own quantitative methodology. The contribution of internship to students' work readiness is directly proportional based on population data (N = 76), which shows that the higher the internship, the higher the students' work readiness and vice versa. Based on this regression model, the student work readiness variable Y is estimated to increase by 0.701 units for each increase in x or the internship score. Using the t-test results, it is determined that p (0.000 <0.05) is less than or equal to 7.969 for v table, and this value is greater than 1.665 for v table. It is concluded that internship significantly improves students' preparation to enter the workforce.
Prototype and Application Implementation of Domestic and Foreign Labor Distribution Amin, Muhammad; Muin , Agus Alim; Rasyidan , Muhammad; Wagino
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 3 No. 2 (2023): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v3i2.2748

Abstract

In today's globalized world, many people are looking for domestic and international work for various reasons, such as higher salaries and better work experience. This application will assist job seekers in finding suitable job vacancies. With their skills and interests, as well as helping companies find candidates that suit their needs, information on job vacancies in the country and abroad. In the initial phase of developing this application, an application prototype will be created that includes the main features of this application. These features include information on job vacancies in the country and abroad, a job search system based on skills and interests, and a system design method using UML (Unified Modeling Language) design. This modeling is a system implementation of how to put a strategy into an image (visual) in the form of a diagram. This model facilitates the making of an application program or implementation and can be used in the long term, not only at this time but continuously and continuously. Because application programs are used for a long time, it is necessary to have a good and precise analysis of planning, design, and modeling, such as flow for application programs. In this study, using the UML method, submitting online job applications, as well as a notification.
Analisis Pemanfaatan AI Untuk Pengembangan Buku Ajar Interaktif di SD IT Anak Sholeh Mandiri Banjarmasin rasyidan, muhammad; Silvia Ratna; M. Muflih; Herry Adi Chandra; Yusri Ikhwani; Wagino; Nur Alamsyah
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): JIPMAS : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jipmas.v2i3.223

Abstract

This community service activity aims to enhance the competence of teachers at SD IT Anak Sholeh Mandiri Banjarmasin in utilizing Artificial Intelligence (AI) for the development of interactive teaching materials. In the digital era, AI has great potential to assist teachers in designing learning materials that are more engaging, innovative, and tailored to students’ needs. The training covers the introduction of basic AI concepts, the utilization of various AI-based tools for creating teaching materials, as well as hands-on practice in developing interactive content that can improve learning effectiveness. The methods used include presentations, discussions, workshops, and simulations of AI technology implementation in the creation of teaching materials. It is expected that through this training, teachers at SD IT Anak Sholeh Mandiri Banjarmasin will become more creative and efficient in preparing learning resources, making the learning process more interesting and aligned with technological advancements in education. Moreover, this training also aims to build the school’s readiness to adopt digital technologies in order to support the improvement of education quality.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PSPTKR Kelas XI di SMK N 5 Padang Arsyad, Dora; Wagino; Maksum, Hasan; Saputra, Hendra Dani; Nofriandi
MSI Transaction on Education Vol 4 No 4 (2023): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v4i4.125

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan proses pembelajaran masih berpusat pada guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran pemeliharaan sasis dan pemindah tenaga kendaraan ringan kelas XI SMK N 5 Padang. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen semu (Quasi Experimental Design). Dengan rancangan pretest dan posttes. Teknik pemilihan sampel penelitian ini adalah Teknik total sampling dengan jumlah 52 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif, hal ini terlihat dari hasil hipotesis didapatkan nilai signifikansi 0.000< 0,05 yang menandakan H0 ditolak dan H1 diterima, dinyatakan model problem based learning berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik di SMK N 5 Padang The low student learning outcomes are because the learning process is still teacher-centered. The aim of this research is to find out whether there is an effect of implementing the Problem Based Learning learning model on the subjects of chassis maintenance and power transfer for class XI SMK N 5 Padang. This type of research uses a quasi-experimental method (Quasi Experimental Design). With a pretest and posttest design. The sample selection technique for this research was a total sampling technique with a total of 52 students. The results of the research show that there is an influence of the application of the Problem Based Learning Model on student learning outcomes in the cognitive domain. This can be seen from the results of the hypothesis which shows a significance value of 0.000<0.05 which indicates that H0 is rejected and H1 is accepted, it is stated that the problem based learning model has a significant effect on student learning outcomes at SMK N 5 Padang
Pengembangan Simulator Sistem Pengisian IC Regulator sebagai Media Pembelajaran Siswa SMK Subeki, Kevin; Sugiarto, Toto; Maksum, Hasan; Saputra, Hendra Dani; Wagino
MSI Transaction on Education Vol 5 No 1 (2024): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v5i1.132

Abstract

Penelitian dilatar belakangi kurangnya media pembelajaran pada mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kendaraan ringan di SMK Negeri 1 Bukittinggi. Tujuan penelitian merancang media pembelajaran berupa simulator sistem pengisian IC Regulator yang digunakan oleh guru dan siswa dalam proses belajar. Penelitian ini memakai metode penelitian dan pengembangan model (4-D). Hasil Penelitian dilihat dari hasil uji validitas dan pratikalitas yang diperoleh dari ahli dan responden. Berdasarkan hasil uji validitas dari ahli media tingkat pencapaian skor sebesar 93% pada kategori “sangat valid. Ahli materi 91% pada kategori “sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh guru didapatkan tingkat pencapaian skor 94% pada kategori “sangat praktis” dan dari siswa 88% pada kategori “praktis”. Disimpulkan bahwa media pembelajaran simulator sistem pengisian IC Regulator yang telah dibuat pada kategori sangat valid dan praktis. This research was motivated by the lack of learning media on the subject of light vehicle electrical maintenance at SMK Negeri 1 Bukittinggi. The aim of the research is to design learning media in the form of an IC Regulator charging system simulator that is used by teachers and students in the learning process. This research uses research and model development methods (4-D). The research results were seen from the results of validity and practicality tests obtained from experts and respondents. Based on the results of media expert validity tests, the score achievement level was 93% in the "very valid" category. Material experts 91% in the "very valid" category. The results of the practicality test carried out by the teacher showed an achievement level of 94% in the "very practical" category and 88% of students in the "practical" category. It was concluded that the IC Regulator charging system simulator learning media that had been created was in the very valid and practical category.
Pengembangan Modul Interaktif Berbasis Alat Praktik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan (PMKR) Roni Sandra; Arif, Ahmad; Wagino; Saputra, Hendra Dani
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan alat praktik pada sistem bahan bakar, pengapian, dan pendinginan di SMKN 1 X Koto Diatas berdampak pada rendahnya pengalaman praktik siswa dalam mata pelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan (PMKR). Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul interaktif sebagai media pembelajaran alternatif untuk meningkatkan efektivitas praktik siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Modul dirancang dalam format PDF interaktif yang dapat diakses melalui perangkat digital dan divalidasi oleh ahli materi, ahli media, serta guru pengguna. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 65,7 menjadi 86,8 setelah penggunaan modul. Temuan ini membuktikan bahwa pengembangan modul interaktif berbasis digital learning dapat menjadi solusi atas keterbatasan sarana praktik di SMK serta berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar pada pendidikan vokasi.  The limited availability of practical tools in the fuel, ignition, and cooling systems at SMKN 1 X Koto Diatas has reduced students’ hands-on experience in the Light Vehicle Engine Maintenance (PMKR) subject. This study aims to develop an interactive module as an alternative learning medium to enhance students’ practical skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The module was designed in an interactive PDF format accessible through digital devices and validated by material experts, media experts, and subject teachers. The findings revealed a significant improvement in students’ learning outcomes, with the average score increasing from 65.7 to 86.8 after using the module. These results confirm that interactive digital learning modules can effectively overcome the limitations of school practice facilities and contribute to improving learning outcomes in vocational education.
Keadilan Sosial dan Distribusi Akses Pendidikan Inklusif di Indonesia: Analisis Rawlsian terhadap Ketimpangan Fasilitas Sekolah Perkotaan dan Pedesaan Setiawan, Ricky; Sujarwanto; Wagino; Mochamad Nursalim; Putri Rachmadyanti
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.2929

Abstract

Ketimpangan akses dan kualitas pendidikan inklusif antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Indonesia merupakan persoalan keadilan sosial yang bersifat struktural dan sistemik. Meskipun kebijakan nasional telah mengafirmasi prinsip inklusivitas dan non-diskriminasi, implementasi di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam distribusi sumber daya, kualitas layanan, serta dukungan kelembagaan bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan tersebut melalui perspektif filsafat keadilan John Rawls, khususnya difference principle sebagaimana dirumuskan dalam A Theory of Justice. Menggunakan pendekatan kajian filosofis-normatif dengan analisis kritis terhadap kebijakan dan praktik pendidikan inklusif di Indonesia, artikel ini berargumen bahwa pemberian sumber daya yang lebih besar kepada kelompok paling rentan bukan merupakan bentuk diskriminasi, melainkan prasyarat moral bagi terwujudnya keadilan distributif. Lebih lanjut, artikel ini mengusulkan transformasi model birokrasi pendidikan dari pendekatan egalitarian-administratif menuju birokrasi afirmatif-inklusif yang berorientasi pada keadilan substantif. Kajian ini diharapkan berkontribusi pada penguatan landasan filosofis pendidikan inklusif dan menjadi rujukan normatif bagi reformasi kebijakan pendidikan di Indonesia