Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Wedang Uwuh Instan: Pemetaan Strategi Pemasaran Digital untuk Pasar Internasional Rahmawati, Titik; Kurniasih, Julia; Sari, Eka Yulia; Heriyani, Dina Yulina; Irawan, Buntoro; Priyanto, Agung; Al Baihaqi, Javier
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i1.86

Abstract

Wedang Uwuh Sruput hadir sebagai minuman tradisional yang lebih modern karena sudah dibuat dalam bentuk serbuk. Produk ini merupakan salah satu produk unggulan dari hasil program kreativitas mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta dan saat ini dikelola oleh UMKM Sruput Jaya. Pemasaran dan distribusi Wedang Uwuh Sruput saat ini masih menggunakan cara personal selling pada lingkup lokal. Untuk mengembangkan pemasaran wedang uwuh instan ini dan memperkenalkannya lebih luas lagi pada level internasional sebagai minuman tradisional Indonesia yang memiliki banyak manfaat kesehatan, maka Program Studi Informatika UST menginisiasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memetakan strategi pemasaran digital bagi pasar internasional Wedang Uwuh Sruput. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) yang dilakukan secara daring dengan peserta yang meliputi tim pengabdi dari Program Studi Informatika UST, FORMMIT, pengelola UMKM Sruput Jaya, dan akademisi lain di lingkungan Fakultas Teknik UST. Hasil dari kegiatan PkM ini adalah identifikasi peluang, tantangan, dan langkah strategis yang dapat diambil untuk memperkenalkan dan memasarkan produk wedang uwuh instan di pasar internasional khususnya Taiwan, dengan fokus pada penyesuaian produk, pendekatan pemasaran berbasis preferensi lokal, dan pemanfaatan media digital.
MODEL PEMBERDAYAAN SANTRI MENUJU KEMANDIRIAN EKONOMI PESANTREN MELALUI PELATIHAN PRODUK LAUNDRY Kharomen, Agus Imam; Sya’roni, Mokh; Rahmawati, Titik; Priyadi, Danang
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.31962

Abstract

Abstrak: Kemandirian ekonomi pesantren merupakan tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan potensi santri. Pesantren Asy-Syarifah Mranggen, Demak, memiliki keterbatasan dalam aspek kewirausahaan dan penguatan ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan santri melalui pelatihan produksi dan pemasaran produk laundry seperti detergen cair, pewangi, dan pelembut pakaian. Kegiatan dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui enam tahapan: identifikasi masalah, diskusi, perencanaan, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi. Sebanyak 22 santri dilibatkan secara aktif dalam pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri dalam memproduksi serta memasarkan produk laundry secara mandiri. Berdasarkan hasil kuesioner, sebanyak 85% peserta menyatakan telah menguasai dengan baik proses pembuatan produk laundry, sementara sekitar 75% peserta memahami strategi pemasaran seperti analisis pasar dan cara menjangkau konsumen secara tepat. Capaian ini menunjukkan bahwa program pelatihan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kapasitas santri dan menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren secara berkelanjutan.Kemandirian ekonomi pesantren merupakan tantangan sekaligus peluang dalam pengembangan potensi santri. Pesantren Asy-Syarifah Mranggen, Demak, memiliki keterbatasan dalam aspek kewirausahaan dan penguatan ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan santri melalui pelatihan produksi dan pemasaran produk laundry seperti detergen cair, pewangi, dan pelembut pakaian. Kegiatan dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui enam tahapan: identifikasi masalah, diskusi, perencanaan, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi. Sebanyak 22 santri dilibatkan secara aktif dalam pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri dalam memproduksi serta memasarkan produk laundry secara mandiri. Program ini menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi pesantren secara berkelanjutan.Abstract: The economic independence of Islamic boarding schools is both a challenge and an opportunity in developing the potential of students. Asy-Syarifah Islamic Boarding School Mranggen, Demak, has limitations in terms of entrepreneurship and strengthening the productive economy. This community service activity aims to empower students through training in the production and marketing of laundry products such as liquid detergent, fragrances, and fabric softeners. The activity was carried out by the community service team of Walisongo State Islamic University Semarang using the Participatory Action Research (PAR) approach through six stages: problem identification, discussion, planning, socialization, implementation, and evaluation. A total of 22 students were actively involved in the training. The results of the activity showed an increase in the knowledge and skills of students in producing and marketing laundry products independently. Based on the results of the questionnaire, 85% of participants stated that they had mastered the process of making laundry products well, while around 75% of participants understood marketing strategies such as market analysis and how to reach consumers appropriately. This achievement shows that the training program has made a real contribution to strengthening the capacity of students and is a promising initial step in realizing the economic independence of Islamic boarding schools in a sustainable manner.
Pengondisian Sinyal ADXL203 sebagai Sensor Intensitas Getaran Dalam WSN dan IOT Priyanto, Agung; Rahmawati, Titik; Subekti, Dayat
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 1 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) dan Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari di masa sekarang. Penerapannya begitu luas mulai dari peranti paling dekat dengan manusia seperti alat pemantau kesehatan nirkabel sampai dengan peranti untuk mitigasi bencana seperti tanah longsor, banjir dan lain-lain. Dalam perancangannya, banyak ditemui ketakcocokan level tegangan keluaran sensor dengan port masukan perangkat WSN ataupun IoT. Selain ketakcocokan level tegangan, sering kali dibutuhkan sebuah rangkaian pengondisi sinyal tambahan sehingga keluarannya sesuai dengan peruntukannya. Salah satu dari sensor-sensor tersebut adalah sensor ADXL203, sebuah akselerometer yang dapat difungsikan sebagai sensor getaran, sensor perpindahan maupun sensor kemiringan. Tulisan ini akan membahas mengenai perancangan instrumen pengondisi sinyal dan pemrogramannya untuk keluaran ADXL203 yang digunakan sebagai sensor intensitas getaran pada WSN maupun IoT. Hasil akhir yang diperoleh adalah sebuah sensor intensitas getaran yang terintegrasi dengan WSN platform IQRF yang siap digunakan untuk berbagai keperluan.
Pengondisian Sinyal ADXL203 sebagai Sensor Intensitas Getaran Dalam WSN dan IOT Priyanto, Agung; Rahmawati, Titik; Subekti, Dayat
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 1 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) dan Internet of Things (IoT) merupakan teknologi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari di masa sekarang. Penerapannya begitu luas mulai dari peranti paling dekat dengan manusia seperti alat pemantau kesehatan nirkabel sampai dengan peranti untuk mitigasi bencana seperti tanah longsor, banjir dan lain-lain. Dalam perancangannya, banyak ditemui ketakcocokan level tegangan keluaran sensor dengan port masukan perangkat WSN ataupun IoT. Selain ketakcocokan level tegangan, sering kali dibutuhkan sebuah rangkaian pengondisi sinyal tambahan sehingga keluarannya sesuai dengan peruntukannya. Salah satu dari sensor-sensor tersebut adalah sensor ADXL203, sebuah akselerometer yang dapat difungsikan sebagai sensor getaran, sensor perpindahan maupun sensor kemiringan. Tulisan ini akan membahas mengenai perancangan instrumen pengondisi sinyal dan pemrogramannya untuk keluaran ADXL203 yang digunakan sebagai sensor intensitas getaran pada WSN maupun IoT. Hasil akhir yang diperoleh adalah sebuah sensor intensitas getaran yang terintegrasi dengan WSN platform IQRF yang siap digunakan untuk berbagai keperluan.
Pemodelan Sistem Cerdas untuk Pemetaan dan Pendistribusian Bantuan dengan Algoritma Genetika V.Reza Bayu Kurniawan3; Eka Yulia Sari; Titik Rahmawati; V.Reza Bayu Kurniawan
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 18 No. 1 (2025): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/dgtxfx14

Abstract

Pendistribusian bantuan yang efisien menjadi tantangan utama dalam proses penyaluran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem cerdas yang mampu memetakan dan menyalurkan bantuan secara optimal dengan pendekatan algoritmik. Metodologi yang digunakan meliputi pemodelan sistem dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML), perancangan struktur basis data relasional, dan perancangan algoritma penyaluran berdasarkan kriteria prioritas dan efisiensi logistik. UML digunakan untuk menggambarkan arsitektur sistem secara visual, meliputi use case, class, dan diagram aktivitas. Perancangan basis data dilakukan untuk memastikan integritas data dan kemudahan pengelolaan informasi bantuan, lokasi, dan kebutuhan penerima. Algoritma yang dikembangkan memanfaatkan pendekatan heuristik untuk menentukan rute penyaluran dan prioritas penerima berdasarkan parameter lokasi geografis. Hasil penelitian ini berupa prototipe model konseptual yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan sistem cerdas berbasis teknologi untuk mendukung proses penyaluran bantuan yang adaptif dan responsif.
Increasing Student’s Understanding on Adolescent Reproductive Health Trough the Crossword Puzzle Media and Learning Videos Aided Counseling Wijayanti, Erna; Rahmawati, Titik; Syaroni, Mokh; Arafat, Ahmad Tajuddin; Saadah, Ira Naila; Purnamaningrum, Arifah; Rasyida, Nisa
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 23 No. 1 (2023)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2023.231.16231

Abstract

Adolescence is important for students because it transitions from childhood to adulthood. Knowledge about changes in adolescence, especially adolescents in Islamic boarding schools regarding adolescent reproductive health, is still low, so it needs to be improved. This service aims to increase the knowledge of service partners, especially students in Islamic boarding schools, regarding adolescent reproductive health. This devotion used the ABCD method, which consists of five stages: inculturation, discovery, design, definition, and reflection. This service program is carried out in July–August 2022. Service partners are students from classes X, XI, and XII. The service program is carried out with a learning model of team games tournaments (TGT) assisted by crossword puzzles and learning videos. Service data were obtained using pre- and post-tests regarding adolescent reproductive health. The data obtained are analyzed qualitatively and descriptively. The service results showed that counselling activities using crossword puzzle media and learning videos increased the knowledge of service partners by an average of 8.41.
Implementing Self-Defense Training and Legal Assistance to Prevent Sexual Violence in Pesantren Environments Rahmawati, Titik; Syaroni, Mokh; Salim, Zuraida Febriani; Nada, Ella Izzatin
Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Services - UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/dms.2023.232.21957

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) are crucial environments that should ensure the safety and well-being of their students. However, reports of sexual violence incidents involving students, particularly perpetrated by teachers or educators within the pesantren, have raised serious concerns. This community service initiative aims to mitigate such issues through a program focused on self-defense training and legal support. Implemented using the ABCD (Asset Based Community Development) method, the program involved 30 male and female students from Pondok Pesantren Usysyaqul Qur’an Kendal. Evaluation of the program's impact revealed significant outcomes: 95% achievement of training objectives, 98% achievement of material delivery targets, an 87% improvement in students' understanding of sexual violence issues, and 90% satisfaction among students regarding the program's effectiveness and enjoyment. These results underscore the program's success in enhancing students' awareness and preparedness concerning sexual violence prevention in pesantren settings.
Benefits of AI-Based Application in Facilitating English Learning Damayanti, Alvionita; Kurniawan, Roni; Shalli Anziila, Astrid; Rahmawati, Titik; Rafi; Fauzi, Iwan
Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar & Menengah | EduMedia
Publisher : Pusat Kajian Bahasa Daerah & Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69743/edumedia.v3i2.48

Abstract

This study investigates the role of Artificial Intelligence (AI) applications in enhancing vocabulary acquisition and receptive skills—specifically reading and listening—in English language learning. Focusing on three widely used platforms—Memrise, Cake, and Duolingo—a literature review of 21 peer-reviewed sources was conducted. Findings indicate that Memrise effectively supports vocabulary retention through spaced repetition and native speaker input, Cake addresses listening comprehension challenges via authentic, adaptive video materials, and Duolingo promotes vocabulary growth and reading fluency through gamified, personalized learning. Collectively, these AI tools foster learner autonomy, sustain motivation, and create flexible, engaging learning environments. The study underscores the importance of strategically integrating AI technologies into English as a Foreign Language (EFL) instruction to address diverse learner needs and improve learning outcomes.
Pengembangan Sistem Deteksi Otomatis untuk Kelayakan Lingkungan Penanaman Microgreen Buatan Berbasis Sensor IoT Sari, Eka Yulia; Rahmawati, Titik; Septianto, Yudhistira Wahyu; Maharani, Rahil Putri
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 10 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol10.no2.a17553

Abstract

One of the issues that needs to be acknowledged by all parties is the decreasing agricultural land due to its conversion into residential areas, while the human population continues to grow in proportion to food demand. Urban farming emerges as a solution to address the constraints of agricultural land by utilizing available space. Moreover, urban farming could be the support for food security, especially at the household level. The utilization of IoT technology could be applied to support this urban farming initiative. We have designed a prototype of an artificial ricefield for microgreen cultivation that is integrated with IoT to monitor the planting process and provide environmental feasibility recommendations. Environmental feasibility recommendations are measured by three indicators: room temperature, air humidity, and soil moisture. The devices used are the DHT11 sensor for detecting temperature and air humidity, and the NodeMCU ESP32 DevKit V.1 microcontroller for data processing, enabling the DHT11 sensor detections to be displayed on a website. The test results show that the Mean Squared Error (MSE) for each indicator is as follows: temperature 2,9 %, air humidity 3,9 %, and soil moisture 5,4%. Because each indicator of the MSE value obtained is low, this prototype is suitable for development.
Challenges and Opportunities in Early Childhood Religious and Moral Education: A Perspective from the Evaluation of Logical Models Istiyani, Dwi; Wibowo, A.M; Taruna, Mulyani Mudis; Rahmawati, Titik; Atmanto, Nugroho Eko
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 7 No 2 (2024): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v7i2.4843

Abstract

This study is an evaluation that aims to analyze the development of religious and moral values aspects of early childhood. The method used is a qualitative method, where data are collected through in-depth discussions with a logical model evaluation analysis in early childhood religious and moral values (NAM) development programs. The results of the study found three important things, namely first, so far value-based learning for early childhood is done through understanding religious symbols, daily routine worship practices, and daily prayers, while moral strengthening is done through fairy tales containing good values. Understanding and strengthening religious moral values in early childhood is implemented variably according to the needs of each school. This study also identified some weaknesses in the cultivation of religious and moral values in early childhood, namely routine activities that can obscure children's understanding and children's lack of enthusiasm due to mistakes in approaches that are not adapted to psychological development. Variations in teaching methods that are not appropriate for children's psychology can cause a distorted understanding of religious and moral values to become shallow. A holistic and diverse approach that takes into account the needs and characteristics of each child is needed to ensure that the cultivation of religious and moral values is effective and sustainable.