Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBENTUK GAME EDUKASI PADA SUB POKOK BAHASAN REFLEKSI DAN TRANSLASI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA I Nengah Adi Mahendra .; Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v4i1.6884

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan desain produk multimedia berbentuk game edukasi yang dikembangkan sebagai multimedia pembelajaran matematika pada sub pokok bahasan refleksi dan translasi di sekolah menengah pertama; dan (2) mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia yang dikembangkan pada sub pokok bahasan refleksi dan translasi di sekolah menengah pertama. Model pengembangan yang digunakan yaitu Model 4-D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate, tetapi penelitian ini terbatas sampai tahap develop. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji validitas, diperoleh rata-rata skor dari ahli perangkat pembelajaran dan ahli materi adalah 2,6 dan 2,83 yang menunjukan multimedia yang dikembangkan memiliki kriteria layak atau valid. Guru dan para siswa memberikan tanggapan terhadap penggunaan multimedia yang dikembangkan dengan skor 4,5 dan 4,73 yang menunjukan multimedia yang dikembangkan sangat prkatis. Analisis hasil belajar siswa menunjukan 80% siswa memperoleh hasil belajar di atas KKM yang menunjukan multimedia yang dikembangkan efektif sebagai multimedia pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa multimedia yang dikembangkan dapat diterima sebagai multimedia pembelajaran dan diharapkan dapat digunakan sebagai multimedia pembelajaran pada sub pokok bahasan refleksi dan translasi baik oleh siswa maupun guru.Kata Kunci : multimedia, game edukasi, refleksi, translasi This developmental research was aimed to: (1) describe the design of multimedia product in form of educational game which was developed as multimedia of mathematic learning especially in the sub-topic reflection and translation in junior high school; and (2) determine the validity, practicability and effectiveness of the multimedia which was developed in the sub-topic reflection and translation in junior high school. 4-D model was used in this developmental research which consists of define, design, develop and disseminate, but this research was conducted until the development stage only. Descriptive qualitative and quantitative data analyses were used in this research. Based on the result of validity test, the average score of the learning tools’ expert and materials’ expert were 2.6 and 2.83 which showed that the developed multimedia was valid. The score of teacher’s and students’ response to the use of developed multimedia was 4.5 and 4.37 which showed that it was highly practical. The analysis of students’ achievement showed that 80% students could pass the passing grade. Based on the result of this research, it can be concluded that the developed multimedia can be accepted as learning multimedia and expected to be used as learning multimedia in the sub-topic reflection and translation by both students and teachers.keyword : multimedia, educational games, reflection, translation
Pemgaruh Model Pembelajaran Discovery Terbimbing dengan Pendekatan Saintifik terhadap Aktivitas dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja Ni Putu Melan Aryani .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .; Drs. I Nyoman Gita, M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran discovery terbimbing dengan pendekatan saintifik dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII non unggulan SMP Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data aktivitas siswa diperoleh dari pengamatan setiap pertemuan dengan lembar observasi dan data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari tes uraian yang diberikan di akhir penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA dan Uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan aktivitas dan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran discovery terbimbing dengan pendekatan saintifik dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F=62,323 dan Sig.=0,000;p
Pengaruh Teknik Umpan Balik pada Model Pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Divisions) terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII Non Unggulan di SMP Negeri 1 Busungbiu Ketut Rista Anggraini Wulandari .; Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teknik umpan balik sukarela, teknik umpan balik penunjukkan dan teknik umpan balik konvensional pada model pembelajaran STAD. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VII Non Unggulan SMP Negeri 1 Busungbiu. Sampel ditentukan dengan teknik cluster radom sampling. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang diberikan pada akhir penelitian sebagai pemahaman konsep matematika siswa. Data dianalisis menggunakan Uji ANAVA Satu Jalur dan Uji Scheffe. Dari hasil analisis data diperoleh: pertama, terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika siswa dengan teknik sukarela, teknik penunjukkan dan teknik konvensional (Fhitung=26,7063 lebih besar dari Ftabel=3,09); kedua, rerata skor pemahaman konsep matematika siswa dengan teknik umpan balik melalui penunjukkan lebih tinggi daripada teknik umpan balik secara sukarela (Fhitung= 7,605 lebih besar dari F’= 6,18); ketiga, rerata skor pemahaman konsep matematika siswa yang diterapkan teknik umpan balik sukarela lebih tinggi daripada teknik umpan balik konvensional (Fhitung= 20,3 lebih besar dari F’= 6,18); dan keempat rerata skor pemahaman konsep matematika siswa dengan teknik umpan balik penunjukkan lebih tinggi daripada teknik konvensional (Fhitung= 52,3 lebih besar dari F’= 6,18). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa teknik umpan balik berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Pemahaman konsep matematika siswa dengan teknik umpan balik penunjukkan paling baik daripada teknik umpan balik sukarela dan konvensional. Kata Kunci : teknik umpan balik sukarela, teknik umpan balik penunjukkan, teknik umpan balik konvensional, pemahaman konsep matematika This research aim to study difference of understanding of mathematics concept among student who learn with voluntarily feedback technique , through declaration and conventional technique. The population of this research was the reguler 1st grade students in SMP Negeri 1 Busungbiu. The samples in this research was doing by cluster random sampling. The data collection was conducted through essay test which was given in the end of the research as the the students' mathematically conceptional comprehension. The data were analyzed by using One Way ANAVA Test and Scheffe Test. From the data results, it was obtained: first, there are the differences of the students' mathematically conceptional comprehension, with voluntarily feedback technique, through declaration and conventional feedback technique ( Fcount=26,7063 > Ftable=3,09); second, the average value of the students' mathematically conceptional comprehension with feedback technique through declaration was higher than the voluntarily feedback technique ( Fcount= 7,605 > F'= 6,18 is); third, the average value of the students' mathematically conceptional comprehension with voluntarily feedback technique was higher than the conventional feedback technique ( Fcount= 20,3 > F'= 6,18); and fourth the average value of the students' mathematically conceptional comprehension with feedback technique through declaration is higher than conventional feedback technique. ( Fcount= 52,3 > F'= 6,18). Based on the results, it can be concluded that the feedback techniques give positive effect for the students' mathematically conceptional comprehension. The students' mathematically conceptional comprehension, with the feedback technique through declaration was better than the voluntarily feedback technique and the conventional feedback technique.keyword : the voluntarily feedback technique, the feedback technique through reference, the conventional feedback technique, mathematically conceptional comprehension.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP TURUNAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEHNIK KOMPUTER JARINGAN 3 MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DI SMK NEGERI 3 SINGARAJA Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya .; Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan motivasi belajar dan pemahaman konsep turunan siswa kelas XI TKJ 3 SMK Negeri 3 Singaraja melalui penerapan model pembelajarn kooperatif tipe snowball throwing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang melibatkan subjek sebanyak 27 orang siswa kelas XI TKJ 3 SMK Negeri 3 Singaraja pada semester genap Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Data motivasi belajar siswa dikumpulkan menggunakan angket dan data pemahaman konsep turunan siswa dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar siswa dan pemahaman konsep turunan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus III. Peningkatan optimal terjadi pada siklus III. Rata-rata skor motivasi belajar pada siklus III yaitu sebesar 77,81 dan tergolong tinggi. Rata-rata nilai pemahaman konsep turunan siswa pada siklus III sebesar 73,1 telah memenuhi indikator keberhasilan yaitu 70 karena KKM 70. Peningkatan optimal terjadi pada siklus III karena guru lebih memfokuskan cara menyelesaikan permasalahan aplikasi turunan dengan memperhatikan indikator-indikator pemahaman konsep, selanjutnya siswa juga diarahkan untuk mengidentifikasi materi dengan merangkum isi pokok dari materi, serta memberikan balikan dan penghargaan sehingga siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran. Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif, tipe snowball throwing, motivasi belajar, pemahaman konsep turunan This research aimed to improve learning motivation and understanding the concept of derivative in Student of Class XI TKJ SMK Negeri 3 Singaraja through the implementation of cooperative learning model, with type of snowball throwing. This research model is a research in collaborative class action that which involves the subject of as many as 27 students of class XI TKJ 3 SMK Negeri 3 Singaraja in the second semester of Academic Year 2015/2016. This research was conducted in three cycle. Student motivation data were collected using a questionnaire and students' understanding of concepts data derived using test understanding of the concept. Data that collected will be analyzed descriptively. Results of the research showed that the average score of student’s learning motivation and concept understanding increased from cycle I into cycle III. Optimal improvement occurs in the cycle III. The average score of student’s study motivation is 77,81. The average score of student’s understanding in concept of derivative is 73,1 in cycle III, and it has fulfilled success indicator, i.e. 70, for optimal KKM 70. Optional improvement occurs in cycle III for teacher focused way to solve derivative application problem by observing indicators of understanding the concept of derivative, then students are also directed to identify materials by summarizing the main content of the material, as well as provide feedback and reward so that students became more active in learning process.keyword : cooperative learning model, type of snowball throwing, learning motivation, understanding the concept of derivative
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN ASESMEN KINERJA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 UBUD Ni Ketut Arum .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .; Dr. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8398

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) apakah prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional, (2) apakah prestasi belajar matematika siswa a yang mengikuti asesmen kinerja lebih baik daripada asesmen konvensional serta (3) pengaruh interaksi model pembelajaran dan asesmen pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest only control group design dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMAN 1 Ubud Tahun Ajaran 2015/2016. Pemilihan sampel dilakukan melalui teknik random sampling. Uji hipotesis menggunakan uji t dan uji Anava Dua Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah lebih baik daripada pembelajaran konvensional (t hitung = 4,622 > t tabel = 1,659 ); kedua, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen kinerja lebih baik daripada asesmen konvensional (t hitung = 6,732 > t tabel = 1,659 ); ketiga, terdapat pengaruh interaksi model pembelajaran dan asesmen pembelajaran terhadap prestasi belajar matematika siswa ( F hitung = 3,950 > F 0,05(1,140) = 3,84 ) serta pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dan asesmen kinerja menunjukkan hasil yang paling unggul.Kata Kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, asesmen kinerja, prestasi belajar matematika siswa This research aims at investigating (1) whether mathematics learning achievement of students following problem-based learning model is better than those following conventional learning, (2) whether of mathematics learning achievement of students following learning with assessment of performance is better than those following conventional assessment, and (3) the effect interaction model of learning and assessment of learning to mathematics learning achievement of students. This research used posttest only control group design with research type is quasi experiment. The population in this research is all students in grade X MIPA in SMAN 1 Ubud in academic year 2015/2016. Sample selection is done by random sampling technique. The hypotheses were tested using t-test and Two-Way Anova-test. The result of the research shows that: first, mathematics learning achievement of students following problem-based learning model is better than those following conventional learning (t hitung = 4,622 > t tabel = 1,659 ); second, mathematics learning achievement of students following learning with assessment of performance is better than those following conventional assessment( t hitung = 6,732 > t tabel = 1,659 ); third, there is the effect interaction model of learning and assessment of learning to mathematics learning achievement of students ( F hitung = 3,950 > F 0,05(1,140) = 3,84 ) and learning with problem-based learning model and assessment of performance shows the best results.keyword : problem-based learning model, assessment of performance, mathematics learning achievement of students
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Berbantuan Media Pembelajaran Berbasis GeoGebra untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar Semester Genap Tahun Ajaran 2015/2016 I Made Adi Wira Nata Putra .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .; Dr. I Putu Wisna Ariawan, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra dan (2) mengetahui tanggapan siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar pada semester genap tahun ajaran 2015/2016, sebanyak 35 orang.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi.Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pemahaman konsep matematika berbentuk soal uraian dan data tanggapan siswa dikumpulkan melalui angket tanggapan siswa.Data yang sudah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Rata-rata skor pemahaman konsep matematika siswa dari 50,0 pada refleksi awal terus meningkat dari siklus ke siklus menjadi 73,31 pada siklus III. (2) Tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra dalam pembelajaran matematika tergolong positif yaitu sebesar 59,51. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media pembelajaran berbasis GeoGebra dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa Kelas VIII A SMP Negeri 1 Gianyar.Kata Kunci : group investigation, GeoGebra, pemahaman konsep matematika This study aims to: (1) enhance the concept understanding of math students of class VIII A SMP Negeri 1 Gianyar through the application of cooperative learning model type group investigation aided by GeoGebra based instructional media, and (2) determine the responses of students of class VIII A SMP Negeri 1 Gianyar on the application of cooperative learning model type group investigation aided by GeoGebra based instructional media , This research is a classroom action research with the research subjects are students of class VIII A SMP Negeri 1 Gianyar in the second semester of the 2015/2016 academic year, as many as 35 people. This research was conducted in three cycles, each cycle consisting of planning, action, observation and evaluation, and reflection. Data of mathematics concept understanding was collected using a mathematical concept understanding test and the description about the student response data collected through questionnaires. The collected data was then analyzed descriptively. The results showed that (1) average score of student mathematics concept understanding of 50,0 at the early reflection increas from cycle to cycle up to 73,31 the third cycle. (2) The response of the students to the application of Cooperative learning model type group investigationaided by GeoGebra based instructional media in mathematics relatively positive amounting 59,51. Based on these results it can be concluded that the application of Cooperative learning model type group investigationaided by GeoGebra based instructional media can enhance the math concept understanding of class VIII student of SMP Negeri 1 Gianyar.keyword : group investigation, GeoGebra, concept understanding of mathematics
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA 2 SMA NEGERI 1 SAWAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) DENGAN METODE INDEX CARD MATCH (ICM) I Gede Suparjana Yasa .; Dr. I Putu Wisna Ariawan, M.Si. .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.13092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan motivasi belajar dan pemahaman konsep Matematika siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sawan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write (TTW) dengan metode Index Card Match (ICM). Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sawan yang terdiri dari 23 orang. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar pada siklus I sebesar 114,78 meningkat menjadi sebesar 124,39 pada siklus II, dan meningkat menjadi sebesar 128,61 pada siklus III. Peningkatan ini dapat terjadi karena : (1) siswa didorong untuk berpartisipasi dalam pembelajaran; (2) siswa dapat menemukan konsep Matematika secara mandiri; (3) siswa tidak mudah bosan dengan kegiatan pembelajaran; serta (4) kegiatan pembelajaran meningkatkan interaksi antar siswa. Sementara, rata-rata skor pemahaman konsep pada siklus I sebesar 65,36 meningkat menjadi sebesar 72,24 pada siklus II, dan meningkat menjadi sebesar 77,39 pada siklus III. Peningkatan ini dapat terjadi karena : (1) pada tahap think siswa secara mandiri memahami konsep atau masalah dalam Matematika; (2) pada tahap talk siswa menyampaikan ide atau gagasan melalui diskusi yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir; (3) keterlibatan siswa dalam kegiatan inti mampu membuat proses penyimpanan memori pengetahuan yang diperoleh berlangsung lebih lama; serta (4) pada tahap write siswa menuliskan kesimpulan dari hasil diskusi sehingga pengetahuan yang diperoleh tidak mudah dilupakan.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe Think Talk Write, metode Index Card Match, motivasi belajar, pemahaman konsep This research aim to know how the improvement of learning motivation and understanding of Mathematical concepts through implementation of cooperative learning model Think Talk Write (TTW) with Index Card Match (ICM) method in XI IPA 2 Class at SMA Negeri 1 Sawan. This research is Classroom Action Research (CAR) in three cycles. The subject of this research is students of XI IPA 2 Class at SMA Negeri 1 Sawan that consist of 23 students. The data was gathered by using questionnaire and test. The result show that average score of learning motivation in the first cycle as 114,78 increase become as 124,39 in the second cycle, and increase become as 128,61 in the third cycle. That improvement can be achieved because of : (1) the students forced to participate in learning activity; (2) the students could find Mathematical concepts independently; (3) the students did not easily bored in learning activity; and also (4) learning activity improved the interaction between the students. Meanwhile, average score of understanding of Mathematical concepts in the first cycle as 65,36 increase become as 72,24 in the second cycle, and increase become as 77,79 in the third cycle. That improvement can be achieved because of : (1) the students understood independently the concepts or problems in Mathematics on phase of Think; (2) the students gave ideas through discussion on phase of Talk that could improve their thinking ability; (3) the involvement of students in main activity could make the memory storing process of the knowledge lasts longer; and also (4) the students wrote conclusion of discussion results on phase of Write so that the knowledge not easily to forget.keyword : Cooperative Learning Model Think Talk Write, Index Card Match method, learning motivation, understanding of Mathematical concepts
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READING CONCEPT MAP RECIPROCAL TEACHING (REMAP RT) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Nyoman Sumiartini; I Made Ardana; I Putu Wisna Ariawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Remap RT terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII non unggulan SMP Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII A6 sebagai kelas kontrol dan VIIIA8 sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post test only control group. Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep matematika. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t ekor kanan dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Adapun nilai  dengan pada taraf signifikasi 0,05 adalah , sehingga  ditolak. Sehingga pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Remap RT lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, penerapan pembelajaran dengan model pembelajaran Remap RT memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata kunci: pemahaman konsep, Remap RT, pembelajaran konvensional. 
Penerapan Model Pembelajaran Heuristik Vee untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas XI AP4 SMK Negeri 2 Singaraja. Ni Komang Riantini; I Putu Wisna Ariawan; Sariyasa Sariyasa
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses peningkatankemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui penerapan modelpembelajaran Heuristik Vee dan (2) mengetahui tanggapan siswa terhadappenerapan model pembelajaran Heuristik Vee dalam pembelajaran yangdilaksanakan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yangdilaksanakan tiga siklus. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI AP4 SMKNegeri 2 Singaraja sebanyak 40 orang. Data kemampuan pemahamankonsep matematika siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yangtelah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa persentase banyaknya siswa dengan kemampuan pemahamankonsep matematika yang berada pada kategori tuntas pada siklus I, siklus II,dan siklus III berturut-turut yaitu: 25%, 55%, dan 85%. Peningkatanpemahaman konsep matematika siswa tercapai karena beberapa hal yaitusiswa aktif dalam bereksplorasi dan bereksperimen, sehingga siswa mampumenemukan sendiri konsep yang dipelajari dan setiap siswa dibiasakan untukmampu mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya sehingga siswamelakukan diskusi dengan serius. Hal ini berdampak pada peningkatankemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Tanggapan siswa kelasXI AP4 SMK Negeri 2 Singaraja terhadap penerapan model pembelajaranHeuristik Vee berada pada kategori positif. Hal ini dapat dilihat dari rata-rataskor tanggapan siswa yaitu 62,93%Kata kunci: model pembelajaran Heuristik Vee, kemampuan pemahamankonsep matematika
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VII-1 SMP LABORATORIUM UNDIKSHA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING Ni Luh Heni Purnamayanti; I Putu Wisna Ariawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan model pembelajaran process oriented guidedinquiry learning (POGIL) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan (2)tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran POGIL. Jenis penelitian ini adalah penelitiantindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMPLaboratorium Undiksha sebanyak 26 siswa pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Datakomunikasi matematis siswa dikumpulkan menggunakan tes komunikasi matematis dan tanggapansiswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi matematis siswa mengalami peningkatanrata-rata nilai dari 43,59 pada refleksi awal terus meningkat dari siklus ke siklus menjadi 83,33 padasiklus III dari nilai maksimal 100. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 7,69% padarefleksi awal menjadi 84,62% pada siklus III. Rata-rata skor tanggapan siswa telah berada dalamkategori positif. Peningkatan pada setiap siklus terjadi karena guru lebih menekankan pada: (1)penggalian informasi secara aktif oleh siswa dengan menyelesaikan permasalahan pada kegiataneksplorasi, (2) menganalisa informasi yang telah diperoleh serta mengevaluasi ide dan gagasanberdasarkan informasi, (3) memperbanyak latihan soal sehingga siswa banyak berlatih dalammengekspresikan dan menuliskan ide yang mereka miliki menggunakan notasi matematika, (4)menayangkan video yang berkaitan dengan manfaat dari materi yang dipelajari untuk memotivasi siswa.Kata kunci: POGIL, Kemampuan Komunikasi Matematis, Tanggapan.
Co-Authors ., I Gede Suparjana Yasa ., I Made Adi Wira Nata Putra ., I Nengah Adi Mahendra ., I Putu Cahaya Adhi Putra ., Ketut Rista Anggraini Wulandari ., Ni Ketut Arum ., Ni Putu Melan Aryani ., Ni Putu Urip Vidanti ., Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya ., Putu Novita Santika Dewi Adie Wahyudi Oktavia Gama Agus Adiarta,ST,MT . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anantawikrama Tungga Atmadja Andayani, Made Susi Lissia Ardita, I Made Ary Dwijayanti Arya Arimbawa, Gusti Putu Astriani, Dewi Yulvi AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Basilius Redan Werang Candra Manik Maheyeti Citariani, I Gusti Ayu Oka Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi Yulvi Astriani Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Dwijayanti, Ary Fanny Taslim Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Fitria, W. Rizki Gede Erni Sulindawati, Ni Luh Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Harefa, Darmawan Heni Purnamayanti, Ni Luh I Gede Astra Wesnawa I Gede Margunayasa I Gede Suparjana Yasa . I Gst Nyoman Yudi Hartawan I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ayu Oka Citariani I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Ketut Agus Buda Sumiranata . I Ketut Agus Buda Sumiranata ., I Ketut Agus Buda Sumiranata I Ketut Widiastra . I Komang Aditya Saptayana . I Komang Aditya Saptayana ., I Komang Aditya Saptayana I Komang Karisma Aditya . I Made Adi Wira Nata Putra . I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suwastika Dharma Arta I Made Yudana I Nengah Adi Mahendra . I Nyoman Gita I Nyoman Werna I Putu Cahaya Adhi Putra . I Putu Hendra Widiartana . I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Gunartha Indra Puspita Dewi, Kadek Kadek Dwi Septia Angga Suari . Kadek Dwi Septia Angga Suari ., Kadek Dwi Septia Angga Suari Kadek Dwipayani Pratiwi . Kadek Dwipayani Pratiwi ., Kadek Dwipayani Pratiwi Kadek Indra Puspita Dewi Ketut Rista Anggraini Wulandari . Kusumadewi, Ni Luh Wahyu Lestari, N L P Kartika Wira Luh Eka Wahyuni Luh Putu Teta Lamdani Nusantari . Luh Putu Teta Lamdani Nusantari ., Luh Putu Teta Lamdani Nusantari Made Emi Sugiartini Made Kurnia Widiastuti Giri Maheyeti, Candra Manik N L P Kartika Wira Lestari Nengah Arnawa Ni Ketut Arum . Ni Komang Riantini Ni Luh Ayu Sarastuti . Ni Luh Ayu Sarastuti ., Ni Luh Ayu Sarastuti Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Ita Darmayanti . Ni Luh Ita Darmayanti ., Ni Luh Ita Darmayanti Ni Luh Wahyu Kusumadewi Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Melan Aryani . Ni Putu Urip Vidanti Ni Putu Urip Vidanti . Ni Putu Urip Vidayanti Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya . Ni wayan Andhika Prastyani Ni Wayan Desi Maryawathi . Ni Wayan Desi Maryawathi ., Ni Wayan Desi Maryawathi Ni Wayan Eka Sentana Wati . Ni Wayan Eka Sentana Wati ., Ni Wayan Eka Sentana Wati Ni Wayan Rena Mariani Nyoman Sumiartini P. WAYAN ARTA SUYASA Pahriah, Pahriah Prastyani, Ni wayan Andhika Pratiwi, Ni Putu Diah Ari Prema Swandewi, Ni Putu Pujawa, I Gusti Ngurah Putu Budi Adnyana Putu Novita Santika Dewi . Putu Puja, Ida Bagus Riantini, Ni Komang Rusmini, Mas Ayu Sariyasa . Setyarini, Ni Dewa Ayu Putu Rahmi Lira Sri Tatminingsih Sugiartini, Made Emi Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Sugito Sugito Sukawijana, I Komang Gede Sumiartini, Nyoman Suryati Suryati Taslim, Fanny Taufiqurrahman, M. Vidanti, Ni Putu Urip Vidayanti, Ni Putu Urip W. Rizki Fitria Wahyuni, Luh Eka Wayan Sugandini Werna, I Nyoman Wiradika, I Nyoman Indhi Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti Zahara, M.Pd, Laxmi