Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK MATEMATIKA DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN DI SEKOLAH DASAR Ni Luh Wahyu Kusumadewi; I Wayan Gunartha; Putu Wisna Ariawan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.034 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan prosedur pengembangan media pembelajaran komik matematika digital (KOMEDI). (2) mengetahui kelayakan media pembelajaran komik matematika digital. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model ADDIE. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pencatatan dokumen, dan angket. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian (1) Prosedur pengembangan media komik matematika digital dengan model ADDIE meliputi lima tahap: (a) tahap analisis, (b) tahap desain, (c) tahap pengembangan, (d) tahap implementasi, dan (e) evaluasi. (2) Media komik matematika digital valid dengan hasil: (a) hasil validasi dari ahli materi menunjukkan bahwa media pembelajaran komik matematika digital memiliki predikat sangat baik (94%), (b) hasil validasi dari ahli media menunjukkan bahwa media pembelajaran komik matematika digital memiliki predikat sangat baik (96%), (c) hasil review dari guru menunjukkan bahwa media komik memiliki predikat sangat baik (97%), (d) hasil uji kelompok kecil menunjukkan bahwa komik media memiliki predikat sangat baik (98%). Hal ini membuktikan bahwa komik matematika digital layak dan praktis digunakan untuk pembelajaran matematika kelas 5 SD materi pecahan.
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR, MOTIVASI BERPRESTASI, EFIKASI DIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD Ary Dwijayanti; I Putu Wisna Ariawan; I Wayan Gunartha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.41 KB) | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan disiplin belajar, motivasi berprestasi dan efikasi diri dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini adalah penelitian “korelasi”. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus II Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 140 orang dan jumlah sampel 100 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik propotional random sampling yaitu pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsioal. Setiap sekolah diambil beberapa sampel dari 8 sekolah dengan jumlah sampel penelitian 100 orang. Data disiplin belajar, motivasi berprestasi dan efikasi dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan data hasil belajar matematika dilakukan dengan pencatatan dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin belajar dan hasil belajar matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,418, 2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi berprestasi dan hasil belajar matematika dengan koefisisen korelasi sebesar 0,350,3) terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan hasil belajar matematika dengan koefisien korelasi sebesar 0,365, 4) secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin belajar, motivasi berprestasi dan efikasi diri dengan hasil belajar matematika dengan koefesien korelasi sebesar 0,470 dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD di gugus II Kecamatan Pekutatan Tahun Pelajaran 2020/2021.
Pengembangan Model dan Perangkat Pembelajaran Geometri Bidang Berbantuan Open Software Geogebra. I Putu Wisna Ariawan
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 45 No 2 (2012): Juli, 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.79 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v45i2.1827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model dan perangkat pembelajaran mata kuliah Geometri Bidang berbantuan open software Geogebra yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Model pembelajaran yang dikem-bangkan adalah model pembelajaran reasoning and problem solving berbantuan open software Geogebra. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi buku ajar, petunjuk/pedoman pemanfaatan software Geogebra dan lembar kerja mahasiswa. Pengembangan model dan perangkat pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model 4 D dari Thiagarajan, Semmel and Semmel. Uji coba model dan perangkat pembelajaran dilakukan dengan melibatkan mahasiswa kelas B jurusan pendidikan Matematika FMIPA Undiksha yang mengikuti perkuliahan Geometri Bidang pada Semester Genap Tahun Akademik 2010/2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dan perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi syarat kualitas produk versi Nieveen, yaitu valid, praktis, dan efektif, serta dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kata-kata Kunci: reasoning and problem solving, open software geogebra, berpikir kritis
The academic impact of online mathematics learning during COVID-19 for junior high school students I Putu Wisna Ariawan
Jurnal Elemen Vol 8, No 1 (2022): January
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v8i1.4517

Abstract

Until now, no research explicitly examines the academic impact on public junior high school students in Singaraja City. The actual condition of the academic impact of online mathematics learning is necessary to be revealed immediately. This information can be used as a basis for teachers designing and implementing mathematics learning to minimize or eliminate the negative impact of online learning. This study involved 507 public junior high school students distributed over four public schools in Singaraja City as the sample. This study used a questionnaire instrument consisting of 14 items, and the data were tabulated based on the responses entered on the google form. The study results showed that students experienced several academic impacts as a result of online learning of mathematics. The academic impacts that students most felt among others: the amount of mathematics material was hard to understand, students doubted the accountability of the grade obtained by their friends, decreased enthusiasm for learning, and students felt that their academic abilities were e not optimal. The conclusion obtained from this study is that online mathematics learning  during COVID-19 had an academic impact on public junior high school students in Singaraja City.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN METODE CO-OP CO-OP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP I Ketut Widiastra .; Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pemahaman konsep matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation dengan metode Co-op co-op, model pembelajaran Group Investigation dan model pembelajaran konvensional. Lebih lanjut, dari perbedaan tersebut akan diselidiki siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran mana yang memiliki pemahaman konsep matematika yang paling baik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII non unggulan SMP Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2012/2013, yaitu sebanyak 182 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data hasil tes pemahaman konsep matematika dianalisis menggunakan Uji ANAVA Satu Jalur. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika pada ketiga kelas sampel. Lebih lanjut, diperoleh bahwa: (1) siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation dengan metode Co-op co-op mempunyai pemahaman konsep matematika lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation, (2) siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation dengan metode Co-op co-op mempunyai pemahaman konsep matematika lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation mempunyai pemahaman konsep matematika lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation dengan metode Co-op co-op berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran Group Investigation, metode Co-op co-op, pemahaman konsep matematika This research is aimed to know whether there is any difference in mathematical concepts understanding between the students are learned by the Group Investigation learning model with Co-op co-op method, the Group Investigation learning model and conventional learning model. Furthermore, the differences will be investigated students who learned with the learning models which have mathematical concepts understanding are the best. The research design used in this research is the Post-test Only Control Group Design. The population in this research was all non-leading eighth grade students of SMP Negeri 1 Singaraja in the academic year 2012/2013, as many as 182 people. The process of selecting the sample was done by a random sampling technique. The data of mathematical concept understanding were analyzed by ANAVA-one-way. The results of hypothesis testing showed that there are differences in the mathematical concepts understanding in third grade sample. Furthermore, obtained that: (1) students who learned by the Group Investigation learning model with Co-op co-op method have mathematical concepts understanding is better than students who learned with the Group Investigation learning model, (2) students who learned by the Group Investigation learning model with Co-op co-op method have mathematical concepts understanding is better than students who learned with the conventional learning model, and (3) students who learned by the Group Investigation learning model have mathematical concepts understanding is better than students who learned with the conventional learning model. It can be concluded that the Group Investigation learning model with Co-op co-op method has a positive influence on the student’s mathematical concepts understanding.keyword : Group Investigation learning model, Co-op co-op method, mathematical concepts understanding
PENERAPAN MODEL SELF DIRECTED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA I Komang Karisma Aditya .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, 2) mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah, dan 3) mengetahui tanggapan siswa melalui penerapan model self directed learning dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII 10 SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 41 orang. Kemampuan pemecahan masalah siswa diukur dengan tes esai, proses peningkatan kemampuan pemecahan masalah diamati dengan lembar observasi dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan 1) Pada akhir penelitian, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikategorikan tinggi dengan rata-rata 68,41. 2) rata-rata skor proses pemecahan masalah matematika siswa yaitu 30,75 yang tergolong baik. 3) rata-rata tanggapan siswa terhadap pembelajaran matematika yang menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning yaitu pada kategori positif dengan rata-rata 56,63 Kata Kunci : model pembelajaran self directed learning, kemampuan pemecahan masalah matematika This study was aimed at: 1) increasing the student’s mathematical problem solving ability, 2) describing process of the problem solving ability enhancement, and 3) knowing the students’ responses towards the implementation of self directed learning model in mathematics. This study was a two cicles classroom action research. The subjects of this research were the 8th grade of class number 10 of SMP Negeri 2 Singaraja in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 41 students. Data of student’s problem solving ability were collected using essay, the process of problem solving ability enhancement was observed using observation sheet, while data of students’ responses were collected using questionnaire. The results of this research showed that 1) in the end of the research, the average of student’s mathematical problem solving ability had reached “high” category, it was shown by the average score 68.41, 2) the average score of student’s mathematical problem solving process was 30.75 which belonged to “good” category, 3) the average score of students’ responses towards the implementation of Self Directed Learning instructional model in Mathematics learning was 56.63 which belonged to “positive” category.keyword : self directed learning model, mathematical problem solving ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS VIII NON UNGGULAN SMP NEGERI 6 SINGARAJA Putu Novita Santika Dewi .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) lebih tinggi daripada kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII Non Unggulan SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, yaitu sebanyak 341 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling). Data kemampuan berpikir kritis matematika siswa dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis matematika yang berbentuk soal uraian dengan jumlah butir soal sebanyak 6 butir. Data hasil tes kemampuan berpikir kritis matematika dianalisis dengan Uji Z satu pihak yaitu pihak kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Zhitung = 2,36 dan nilai Ztabel = 1,96. Apabila dibandingkan nilai Zhitung > Ztabel. Ini berarti bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SFAE mempunyai kemampuan berpikir kritis matematika lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran SFAE berpengaruh positif tehadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran SFAE, berpikir kritis matematika This research is aimed at to know whether the student’s critical thinking skills in mathematic who learned with Student Facilitator and Explaining (SFAE) learning model higher than the student’s critical thinking skills in mathematic who learned with conventional learning model. The research design in this research is the Post-test Only Control Group Design. The population in this research was all regular eighth grade students of SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 341 students. The process of selecting the sample was done by a random sampling technique. The data of critical thinking skills in mathematic were collected by six items of critical thinking skills in mathematic test. The data of critical thinking skills in mathematic were analyzed by using right tailed Z-test. The result showed that Zobserved = 2,36 and Ztable = 1,96. Therefore, Zobserved is greater than Ztable . So it can be concluded that the student who learned with SFAE learning model have critical thinking skills in mathematic higher than students who learned with conventional learning model. This means that the SFAE learning model has a positive influence on students' critical thinking skills in mathematics.keyword : SFAE learning model, mathematic critical thinking
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS OPEN SOURCE SOFTWARE GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Ni Putu Urip Vidanti .; Dra. Gst. Ayu Mahayukti,M.Si .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis open source software GeoGebra yang memenuhi kriteria perangkat pembelajaran menurut Nieveen yaitu valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja. Pengembangan LKS berbasis open source software GeoGebra ini menggunakan model pengembangan four-D yang dimodifikasi menjadi 3 tahap yaitu: (1) tahap define, (2) tahap design, dan (3) tahap develop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan yaitu LKS dan media GeoGebra telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil uji validasi menunjukkan LKS dan media GeoGebra memenuhi kriteria sangat valid. Kepraktisan dari LKS dan media GeoGebra dilihat dari keterlaksanaan LKS dan media GeoGebra saat pelaksanaan uji coba di kelas VIII A6 SMP Negeri 1 Singaraja. Data kepraktisan LKS dan media GeoGebra dikumpulkan melalui angket respon guru dan angket respon siswa terhadap LKS dan media GeoGebra. Berdasarkan hasilnya pengolahan data, LKS dan media GeoGebra mendapat tanggapan sangat positif dari guru maupun siswa, sehingga perangkat tersebut dapat dikatakan praktis. Untuk efektivitas perangkat diukur melalui tes prestasi belajar. Sesuai hasil yang diperoleh LKS dan media GeoGebra sudah dikatakan efektif karena lebih dari 85 % siswa di kelas telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal.Kata Kunci : LKS, GeoGebra, Prestasi Belajar, Kualitas perangkat pembelajaran This study was aimed to develop student worksheet based on GeoGebra open source software which are valid, practical, and effective to use by students grade eight in SMP Negeri 1 Singaraja. The development of GeoGebra open source software on this student worksheet applied four-D developmental model which consist of four steps; they were (1) define, (2) design, (3) develop, and (4) disseminate. However, this study was conducted until the third steps because of limited time and cost. The result of this study showed that student worksheet and media of GeoGebra were valid, practical, and effective to be used. The results of validity test indicated that student worksheet and media of GeoGebra were categorized as highly valid. Practicality of student worksheet and media of GeoGebra can be seen from the implemented of student worksheet and media of GeoGebra when do testing in A6 eighth grade student of SMP Negeri 1 Singaraja. Student worksheet practically data and media of GeoGebra were collected through responses questionnaire from both teacher and student about student worksheet and GeoGebra media. Based on the results of processing data, student worksheet and media of GeoGebra got positive responses from both teachers and students. So, that equipment can be called practical. For the effectiveness equipment measured through students' achievement test. Based on the results, student worksheet and media of GeoGebra can be called effective since more than 85% students in class have fulfilled the minimum completeness criteria.keyword : Students Worksheet, Media of GeoGebra, Students’ Achievement, Learning materials Quantity
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR BIDANG GEOMETRI KELAS VII A1 SMP NEGERI 6 SINGARAJA MELALUI PENDEKATAN INVESTIGASI I Putu Cahaya Adhi Putra .; Dr.I Wayan Sadra,M.Ed .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa, 2) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa, dan 3) mengetahui tanggapan siswa melalui penerapan pendekatan investigasi dalam pembelajaran matematika.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A1 SMP Negeri 6 Singaraja Tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang. Prestasi belajar matematika siswa diukur dengan tes uraian, aktivitas belajar matematika siswa diamati dengan lembar observasi aktivitas belajar dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan pada akhir penelitian, 1) rata-rata skor aktivitas belajar matematika siswa meningkat dari 41,04 pada siklus I dengan kategori kurang aktif menjadi 52,94 pada siklus II dengan kategori cukup aktif dan meningkat kembali pada siklus III sebesar 63,52 dengan kategori aktif. 2) rata-rata skor prestasi belajar siswa meningkat dari 65 pada siklus I dengan kategori tidak tuntas menjadi 73,17 pada siklus II dengan kategori tuntas dan meningkat kembali menjadi 82,33 pada siklus III dengan kategori tuntas. 3) rata-rata skor tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan investigasi yaitu pada kategori positif dengan rata-rata 56,63 Kata Kunci : Kata-kata kunci: pendekatan investigasi, aktivitas belajar matematika siswa, prestasi belajar bidang geometri siswa This study was aimed at: 1) increasing mathematics learning activities of students, 2) increasing geometry field achievements of students, and 3) finding out students’ responses by applying investigation approach in mathematics learning. This study was a classroom action research which was conducted in three cycles. The subjects of this research were the seventh grade A1 students of SMP Negeri 6 Singaraja in academic year 2013/2014 which altogether consisted of 30 students. Data of students’ mathematics learning achievements were collected by essay, students’ mathematics learning activities were observed by using observation sheets, while data of students’ responses were collected by using questionnaire. The results of this research showed that 1) the average of students’ mathematics learning activities scores increased from 41.04 on the first cycle with ‘less active’ category to 52.94 on the second cycle with ‘fairly active’ category and increased again on the third cycle to 63.52 with ‘active’ category, 2) the average of students’ learning achievement scores increased from 65 on the first cycle with ‘not complete’ category to 73.17 on the second cycle with ‘complete’ category and increased again to 82.33 on the third cycle with ‘complete’ category, and 3) the average score of students’ responses toward the implementation of investigation approach was 56.63 which was in positive category. keyword : investigation approachment, students mathematical study activity, students’ geometry field achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY-INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 1 SUKASADA I Putu Hendra Widiartana .; Drs.Djoko Waluyo,M.Sc .; Drs.I Putu Wisna Ariawan,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.4975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Guided Discovery-Inquiry lebih baik daripada kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VII SMPN 1 Sukasada tahun pelajaran 2014/2015 dengan populasi Kelas VII yang berjumlah 262 siswa yang tersebar kedalam 8 kelas. Setelah dilakukan uji kesetaraan maka dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian dengan teknik random sampling. Data kemampuan penalaran matematika siswa dikumpulkan dengan tes kemampuan penalaran matematika berupa tes uraian yang telah valid dan reliabel setelah diujicobakan. Setelah dilakukan analisis data diperoleh bahwa ttest=3,464 dan ttable=1,670 sehingga berdasarkan kriteria pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Guided Discovery-Inquiry lebih baik daripada kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model Pembelajaran Guided Discovery-Inquiry, Kemampuan Penalaran Matematika This research was aimed to investigate the students’ competence on mathematical reasoning which implemented Guided Discovery-Inquiry teaching Model better than students’ competence on mathematical reasoning with conventional teaching Model. This research was quasi experimental research that used post-test only control group design it was conducted in VII class of SMPN 1 Sukasada in academic year 2014/2015. The population was 262 students in eight classes. The sample of this research is chosen by random sampling. The data of students’ mathematical reasoning competence was collected used comprehension test in form of essay which already valid and reliable and had been tried out. The data had been analysed and gain that ttest=3,464 and ttable=1,670, and then according to the criteria of hypothesis testing can be concluded that the students’ competence of mathematical reasoning on students who were taught using Guided Discovery-Inquiry Model was better than students’ competence of mathematical reasoning who were taught using conventional Model.keyword : Guided Discovery-Inquiry teaching Model, competence on mathematical reasoning
Co-Authors ., I Gede Suparjana Yasa ., I Made Adi Wira Nata Putra ., I Nengah Adi Mahendra ., I Putu Cahaya Adhi Putra ., Ketut Rista Anggraini Wulandari ., Ni Ketut Arum ., Ni Putu Melan Aryani ., Ni Putu Urip Vidanti ., Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya ., Putu Novita Santika Dewi Adie Wahyudi Oktavia Gama Agus Adiarta,ST,MT . Anak Agung Gede Agung Anak Agung Gede Agung, Anak Agung Gede Anantawikrama Tungga Atmadja Andayani, Made Susi Lissia Ardita, I Made Ary Dwijayanti Arya Arimbawa, Gusti Putu Astriani, Dewi Yulvi AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Basilius Redan Werang Candra Manik Maheyeti Citariani, I Gusti Ayu Oka Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi Yulvi Astriani Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Dwijayanti, Ary Fanny Taslim Fifi Fitriana Sari, Fifi Fitriana Fitria, W. Rizki Gede Erni Sulindawati, Ni Luh Gede Suweken Gusti Ayu Mahayukti Harefa, Darmawan Heni Purnamayanti, Ni Luh I Gede Astra Wesnawa I Gede Margunayasa I Gede Suparjana Yasa . I Gst Nyoman Yudi Hartawan I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ayu Oka Citariani I Gusti Ketut Arya Sunu I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Suharta I Ketut Agus Buda Sumiranata . I Ketut Agus Buda Sumiranata ., I Ketut Agus Buda Sumiranata I Ketut Widiastra . I Komang Aditya Saptayana . I Komang Aditya Saptayana ., I Komang Aditya Saptayana I Komang Karisma Aditya . I Made Adi Wira Nata Putra . I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suwastika Dharma Arta I Made Yudana I Nengah Adi Mahendra . I Nyoman Gita I Nyoman Werna I Putu Cahaya Adhi Putra . I Putu Hendra Widiartana . I PUTU PASEK SURYAWAN I Wayan Gunartha Indra Puspita Dewi, Kadek Kadek Dwi Septia Angga Suari . Kadek Dwi Septia Angga Suari ., Kadek Dwi Septia Angga Suari Kadek Dwipayani Pratiwi . Kadek Dwipayani Pratiwi ., Kadek Dwipayani Pratiwi Kadek Indra Puspita Dewi Ketut Rista Anggraini Wulandari . Kusumadewi, Ni Luh Wahyu Lestari, N L P Kartika Wira Luh Eka Wahyuni Luh Putu Teta Lamdani Nusantari . Luh Putu Teta Lamdani Nusantari ., Luh Putu Teta Lamdani Nusantari Made Emi Sugiartini Made Kurnia Widiastuti Giri Maheyeti, Candra Manik N L P Kartika Wira Lestari Nengah Arnawa Ni Ketut Arum . Ni Komang Riantini Ni Luh Ayu Sarastuti . Ni Luh Ayu Sarastuti ., Ni Luh Ayu Sarastuti Ni Luh Gede Erni Sulindawati Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Ita Darmayanti . Ni Luh Ita Darmayanti ., Ni Luh Ita Darmayanti Ni Luh Wahyu Kusumadewi Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Wulan Darma Putri . Ni Nyoman Wulan Darma Putri ., Ni Nyoman Wulan Darma Putri Ni Putu Melan Aryani . Ni Putu Urip Vidanti Ni Putu Urip Vidanti . Ni Putu Urip Vidayanti Ni Wayan Adikana Wiandari Yadnya . Ni wayan Andhika Prastyani Ni Wayan Desi Maryawathi . Ni Wayan Desi Maryawathi ., Ni Wayan Desi Maryawathi Ni Wayan Eka Sentana Wati . Ni Wayan Eka Sentana Wati ., Ni Wayan Eka Sentana Wati Ni Wayan Rena Mariani Nyoman Sumiartini P. WAYAN ARTA SUYASA Pahriah, Pahriah Prastyani, Ni wayan Andhika Pratiwi, Ni Putu Diah Ari Prema Swandewi, Ni Putu Pujawa, I Gusti Ngurah Putu Budi Adnyana Putu Novita Santika Dewi . Putu Puja, Ida Bagus Riantini, Ni Komang Rusmini, Mas Ayu Sariyasa . Setyarini, Ni Dewa Ayu Putu Rahmi Lira Sri Tatminingsih Sugiartini, Made Emi Sugiharni, Gusti Ayu Dessy Sugito Sugito Sukawijana, I Komang Gede Sumiartini, Nyoman Suryati Suryati Taslim, Fanny Taufiqurrahman, M. Vidanti, Ni Putu Urip Vidayanti, Ni Putu Urip W. Rizki Fitria Wahyuni, Luh Eka Wayan Sugandini Werna, I Nyoman Wiradika, I Nyoman Indhi Yanti, Baiq Azmi Sukroyanti Zahara, M.Pd, Laxmi