Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Ritual Tian Mandaring (7 Bulanan) Masyarakat Banjar Di Kalimantan Tengah Rika
Syams Vol 6 No 1 (2025): Syams: Jurnal Kajian Keislaman
Publisher : Faculty Ushuluddin, Adab, and Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/cwr37j41

Abstract

Tulisan ini membahas tentang ritual 7 bulanan menjadi sebuah kekayaaan budaya lokal khususnya di Kalimantan Tengah. Dengan demikian, pokok permasalahan nya adalah bagaimana asal usul dan prosesi ritual 7 bulanan, bagaimana analisis menggunakan teori ritus peralihan pada prosesi ritual 7 bulanan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui tentang: (1) asal-usul dan prosesi ritual 7 bulanan yang dilaksanakan masyarakat di Desa Pegatan Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan, (2) prosesi dan makna dari ritus peralihan ritual 7 bulanan bagi masyarakat Banjar di Desa Pegatan dari sebuah peninggalan nenek moyang dan budaya yang masih bercorakan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi (kualitatif), yaitu penelitian lapangan dengan 1 orang tokoh adat yang berusia 55 tahun, 2 orang tokoh agama yang berusia 47-51 tahun, dan 7 orang tokoh masyarakat yang berusia 25-80 tahun secara gender di antaranya laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya prosesi ritual 7 bulanan dengan kajian ritus peralihan menggunakan tiga fase dalam kehidupan, seperti pra liminal (pemisahan), liminal (fase antara atau transisi), dan pasca liminal (fase bergabung). Pada ketiga fase tersebut bahwa budaya lokal terkait ritual 7 bulanan, masyarakat Banjar mengalami pemisahan wilayah atau bertrasmigrasi ke satu wilayah ke wilayah lain di Kalimantan Tengah tepatnya di Desa Pegatan. Dengan timbulnya percampuran dua budaya menyebabkan adanya proses adaptasi budaya yang masuk ke suatu wilayah.
PENGARUH METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI KELAS X SMA NEGERI 1 MENDO BARAT BANGKA Rika
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v2i2.206

Abstract

Abstrak : Penelitian ini berjudul pengaruh metode Problem Solving terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah di kelas X SMA Negeri 1 Mendo Barat Bangka. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh metode Problem Solving terhadap Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Mendo Barat Bangka. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yaitu dengan perlakuan dan tanpa perlakuan. Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas X yang berjumlah 171 siswa, sedangkan sampel penelitiannya diambil dengan teknik Random Sampling sehingga didapat sebagai sampelnya berjumlah 74 siswa yaitu kelas eksperimen (kelas X IPA 1) berjumlah 37 siswa dan kelas kontrol (kelas X IPA 2) berjumlah 37 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pelaksanaan tes baik pree tes maupun post tes yang berjumlah 25 soal berbentuk pilihan ganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, dikelas eksperimen diperoleh rata- rata hasil belajar siswa tes akhir sebesar 79,43, sedangkan kelas kontrol rata- rata hasil belajar siswa yang diperolehnya pada tes akhir sebesar 68,86. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji t dengan taraf signifikan α = 0,05 dan dk = n1 + n2 – 2 = 72 yaitu 1,66, diperoleh uji hipotesis t hitung sebesar 4,76 karena t hitung > t tabel (4,76 > 1,66) maka terima Ha dan tolak Ho, artinya pembelajaran sejarah dengan menerapkan metode Problem Solving memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa dikelas X SMA Negeri 1 Mendo Barat Bangka.
Sistem Sirkulasi Perpustakaan Di SMA Negeri 1 Keritang Kabupaten Indragiri Hilir Rika; Asmariani; Maimunah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bagaimana sistem sirkulasi perpustakaan di SMA Negeri 1 keritang dan Untuk mengetahui Bagaimana Kendala yang dihadapi dalam Pelayanan Sirkulasi Perpustakaan Di SMA Negeri 1 Keritang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah triangulasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepala perpustakaan dengan mencari bagaimana sistem sirkulasi perpustakaan di SMA Negeri 1 keritang. Berdasarkan hasil penelitian, maka diperoleh sistem sirkulasi perpustakaan adalah, pertama, Perpustakaan menyediakan buku catatan untuk mencatat peminjaman untuk mendukung kelancaran layanan dan ketertiban administrasi, kedua, Melakukan pengecekan kartu anggota ketika keluar dari perpustakaan untuk memastikan bahwa buku yang dibawa sudah tercatat dalam buku peminjaman, Ketiga, Menyediakan formulir pendaftaran bagi siswa baru, Keempat, Data anggota perpustakaan dicatat secara manual, Kelima, Perpustakaan mencatat anggota yang terlambat mengembalikan buku, Keenam, Sanksi disampaikan secara bertahap baik secara langsung maupun tertulis, Ketujuh, Perpustakaan memberikan peringatan kepada peminjaman yang belum mengembalikan buku, Kedelapan, Perpustakaan memiliki kebijakan mengenai buku yang hilang maka wajib diganti, Kesembilan, Buku-buku di perpustakaan disusun sesuai berdasarkan sistem klasifikasi desimal dewey, Kesepuluh, Siswa atau petugas mengembalikan buku ke tempat semula setelah digunakan, Kesebelas, Perpustakaan membuat laporan mengenai data peminjaman dan pengembalian. Adapun kendala yang dihadapi dalam sistem sirkulasi perpustakaan yaitu: Keterbatasan sarana teknologi, seperti komputer dan jaringan internet, yang belum sepenuhnya mendukung sistem otomasi perpustakaan.
PENERAPAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS WEB UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS LAYANAN KESEHATAN HOME VISIT LANSIA DI PUSKESMAS BALARAJA Rika; Suwarno, Joko
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v6i2.3673

Abstract

Home visit services at Puskesmas Balaraja often face challenges in determining the priority of visits, as the number of elderly patients requiring services exceeds the available medical staff capacity. To address this issue, this study designs a web-based decision support system using the Multi-Objective Optimization on the Basis of Rational Analysis (MOORA) method. The MOORA method is applied to evaluate alternatives based on several criteria, namely age, medical history, and level of independence. The calculation process involves constructing a decision matrix, determining sub-criteria values, normalization, and optimization to generate priority rankings. The results show that from 100 elderly patient data, the highest score was achieved by Munah, who ranked first in visit priority. The implementation of the MOORA method has proven effective in supporting systematic decision-making, reducing the time required for determining visit priorities from two days to approximately 15 minutes, and producing more accurate decisions that meet the healthcare needs of elderly home visits at Puskesmas Balaraja.
PENERAPAN METODE BERCERITA DENGAN BONEKA TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TK B DI SEKOLAH NURUL FIKRI BANJARMASIN Rika; Zulkarnaen, Muhammad; Yusuf, Muhammad; Nisa, Uswatun
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Posted
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64743

Abstract

Cooperation Speaking ability is an essential aspect of early childhood language development that supports communication, social interaction, and the expression of ideas and feelings. Based on preliminary observations at TK Islam Terpadu Nurul Fikri Banjarmasin, the speaking ability of Group B children showed varying levels of development. Most children were able to communicate according to their developmental stage; however, some still experienced difficulties in expressing opinions, answering questions, constructing simple sentences, and retelling stories. This study aimed to describe the children's speaking ability before the implementation of the storytelling method using hand puppets and to describe its implementation in developing the speaking ability of Group B children. This study employed a descriptive qualitative approach involving 17 Group B children and one classroom teacher as the main informant. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that the implementation of the storytelling method using hand puppets increased the children's enthusiasm for learning, encouraged them to answer questions and express their opinions more confidently, and improved their ability to retell stories using simple sentences appropriate to their developmental level. The teacher implemented the method by adjusting it to the learning themes, using varied voice intonation, and actively engaging the children throughout the learning activities. Therefore, the storytelling method using hand puppets created an enjoyable learning atmosphere and contributed to the development of the speaking ability of Group B children at TK Islam Terpadu Nurul Fikri Banjarmasin.
Pembuktian Proses Penciptaan Manusia dan Teori Evolusi dalam Perspektif Al-Qur’an Naila Asyiah; Rika; Salsabela
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 2 No. 6 (2023): November: Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v2i6.757

Abstract

This article will analyze the theory of human evolution that developed in the West and the theory of human evolution explained in it Al-Quran with an exegetical approach. The method used in This writing uses qualitative methods sourced from share books related to the above problems. The theory of evolution begins became a study and event in the 6th century BC, Diwali by a philosopher Greek Anaximander, Empedocles, Lucretius, same opinion too presented by the Arab biologist Al Jahiz, the Persian philosopher Ibn Miskawaih, Ikhwan As-Shafa, and Chinese philosophy Zhuangzi. Next is the theory of evolution published by a British scientist named Charles Darwin, results His research on evolution, especially human evolution, explains that the theory of evolution did not create God but rather stands alone. This opinion gave rise to the emergence among scientists and Religion, especially Islam, is rejected because it contradicts the Koran. The aim of this research is to understand the concept of human creation in the Al-Quran and then internalize the values ​​it contains in science teaching Biology. The result of this research is the creation process humans in the Qur'an are divided into two stages, Internalization which can be applied in material evolution by using the Koran as a source science, inserting verses Al-Qur'ān regarding creation and critical study of evolutionary theory. internalization of the value of faith in the end of the day, and includes verses from the Koran regarding the stages of baby development in the womb..