p-Index From 2021 - 2026
6.578
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Akuntabilitas Kecepatan dan Ketepatan Penggunaan APD Desa di Desa Pakijangan dan Karangjatianyar, Wonorejo, Pasuruan Devi Ika Irawati; Cakti Indra Gunawan; Cahyo Sasmito
Ecobuss Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Ecobuss Volume 11, Nomor 1, Maret 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/ecobuss.v11i1.1330

Abstract

The village as the smallest government system needs to manage its finances properly to support village development and improve people's welfare. This study aims to describe and analyze the mechanisms, factors, and models for implementing village Treasurer and Operator accountability to increase the speed and accuracy of using Village Budgets in Pakijangan Village and Karangjatianyar Village, Wonorejo District, Pasuruan Regency. This study uses a qualitative method by collecting primary and secondary data directly on the Village treasurer and Operators from January to March 2022. The results of this study are that the mechanism for implementing accountability by Village treasurer and Operators is carried out by fulfilling 5 (five) dimensions, namely transparency, accountability, control, responsibility, and responsiveness. Supporting factors are timely village financial reporting, transparency and accountability for village financial management while inhibiting factors are the lack of understanding of village officials in village financial reporting and frequent changes in village officials. The accountability model for using the Village Budget in Pakijangan Village and Karangjatianyar Village involves the role of the Camat, Village Government, and General Binwas Parties, by carrying out evaluations. Suggestions for future researchers are to discuss the components of village financial management in detail.
IMPLEMENTASI PENYALURAN DANA DESA DI KABUPATEN SAMBAS KALIMANTAN BARAT Iwan Muliawan; Cahyo Sasmito; Cakti Indra Gunawan
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 16 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v16i1.214

Abstract

Kabupaten Sambas, mengalami permasalahan dalam penyaluran Dana Desa untuk itu Ketua DPRD Kabupaten Sambas menyelengaran rapat hearing atas dasar temuan indikasi sebesar Rp 83 miliar Dana Desa di tahap pencairan kedua Tahun 2017 yang belum tercairkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan, menganalisis dan menginterpretasikan, implementasi dan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi penyaluran Dana Desa di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat Tahun 2017 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yangdigunakanadalahmodel implementasikebijakanDonaldVanMater dan Carl Van Horn Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam implementasi penyaluran Dana Desa Tahun 2017 di Kabupaten terdapat 60 Desa yang mengalami keterlambatan dalam penyaluran Dana Desa tahap I, sedangkan tahap II tidak terjadi masalah keterlambatan dalam penyaluran. Faktor-faktor pendukung dalam implementasi penyaluran Dana Desa Tahun 2017 di Kabupaten Sambas adalah: regulasi, kerjasama internal dan eksternal instansi, dan sikap antusias Pemerintah Desa dalam menyikapi untuk penyaluran Dana Desa, dan faktor-faktor penghambatnya adalah perubahan-perubahan regulasi yang begitu cepat dilakukan oleh Pemerintah Pusat, kondisi Sumber Daya Manusia Pemerintahan Desa masih rendah dan kebijakan untuk pelaporan dari Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Keuangan dalam menggunakan aplikasi online untuk pelaporan yang belum disosialisasikan.
MEMBONGKAR RELASI KEKUASAAN OLIGARKI DI KOTA BATU: STUDI KASUS PENYALAHGUNAAN KEKUASAAN DALAM PEMBERIAN KERINGANAN PAJAK DAN KORUPSI KEBIJAKAN PT BWR Haris Samsuddin; Cakti Indra Gunawan; Cahyo Sasmito
Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Vol. 16 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Administrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/jia.v16i2.511

Abstract

Demokrasi Indonesia pasca reformasi menunjukkan sebuah gejala politik oleh apa yang kini dikenal sebagai rezim oligarki. Rezim ini ditandai oleh menguatnya relasi bisnis-politik yang menempatkan para aktor pemilik basis sumber daya material terkuat sebagai figur paling dominan pada arena politik. Fenomena ini kini dengan mudah dijumpai di berbagai daerah seiring dengan terbukanya kran desentralisasi dan politik elektoral yang sarat politik uang. Salah satu di antara daerah di Indonesia yang tengah mementaskan praktik kekuasaan oligarki ini ialah Kota Batu, Jawa Timur. Tujuan penelitian ini ialah untuk memahami oligarki di Kota Batu berikut cara kerjanya dalam pembentukan kebijakan publik. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Batu dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori oligarki Winters dan Robison- Hadiz. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat fenomena oligarki di Kota Batu yang menyerupai tipe oligarki penguasa kolektif dan oligarki sipil Winters serta oligarki predatoris Robison-Hadiz. Penelitian ini juga menemukan hal baru yang belum diteliti secara mendalam oleh Winters, Robison-Hadiz maupun para peneliti oligarki terdahulu, yakni terdapat sebuah fenomena oligarki di ranah lokal (Kota Batu) yang unik, dimana oligarki ternyata juga beroperasi dalam sistem relasi kuasa dengan ciri penyalahgunaan jabatan untuk menghapus beban pajak di kalangan para oligark serta terlibat dalam praktik korupsi.
STRATEGI PEMERINTAH DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN MALANG TAHUN 2022 Fransiskus Wonda Mete; Cahyo Sasmito; Eri Yusnita
The Juris Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL ILMU HUKUM : THE JURIS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIH Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/juris.v7i1.868

Abstract

This research was conducted to find out the Government's programs and strategies in community empowerment efforts, at the community and village empowerment offices in Malang Regency, in accordance with the mandate of Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government. Regional Government is the administration of government affairs by the regional government and regional people's representative councils according to the principle of autonomy and co-administration with the principle of broadest autonomy. This research was conducted at the community empowerment service and Malang district villages using qualitative descriptive. The determination of informants was carried out using a porposive sampling technique and then the data found was analyzed by reducing data, presenting data and drawing conclusions. The results of this study show that the government's strategy in community empowerment efforts at the community empowerment service and Malang district villages as a whole has been running effectively. But there needs to be continuous improvement so that what the government hopes for can be realized. The supporting factor is the existence of good cooperation between the village apparatus and the community itself.
Manajemen Pelayanan E-Parking di Kawasan Stadion Gajayana Malang Yopina, Eliana; Sasmito, Cahyo; Rohman, Abd.
Lenvari: Journal of Social Science Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jss.v2i1.99

Abstract

E-parking is a government program, namely electronic-based parking services. The use of this electronic parking device makes it easier for people to park their vehicles and pay parking fees using the e-parking system. Gajayana Stadium, Malang City, is one of the locations for implementing e-parking by the Malang City Transportation Department. The aim of this research is to find out how the management of e-parking services by the Malang City Transportation Department increases Regional Original Income (PAD). The type of research used is qualitative with a research focus on e-parking service management, namely by paying attention to the management functions of planning, organizing, implementing and supervising. Snowball sampling is a way for researchers to determine research informants. The research results show that e-parking planning is based on Law No. 28 of 2009 concerning Regional Taxes and Regional Retributions, Malang City Regional Regulation No. 2 of 2011 concerning Business Services Retributions, Malang City Regional Regulation No. 4 of 2009 concerning Parking Lot Management. The organization is in accordance with the provisions where there are officers according to their respective functions, the implementation of e-parking is running effectively with the increase in Malang City PAD in the parking sector, and supervision is also carried out regularly so as to maximize control in e-parking services.
STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PENGELOLA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Nawawi, Ahmad; Indra Gunawan , Cakti; Sasmito, Cahyo
Jurnal Paradigma Ekonomika Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpe.v18i1.25915

Abstract

Micro, small and medium enterprises are an important component for the community's economy in Tlogomas Village, Malang City. This study aims to analyze the inhibiting and supporting factors as well as the latest models in local government strategies in improving the quality of MSME management human resources. The method used in this study is descriptive qualitative, with data analysis including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. the inhibiting factors, namely the unsynchronized implementation of HR training times, inadequate capacity of HR training locations, intense MSME competition, difficult access to capital, difficulties in adapting to changes after the Covid-19 pandemic. Supporting factors are good communication between the Cooperative and MSME Office of Malang City and MSME actors in the Tlogomas Village as well as financial assistance and incentives from the local government to MSME actors. The latest model in the strategy to improve the quality of human resources for MSME managers is the role of the government and human resources as drivers and managers of MSME operational management.
Implementasi Kebijakan Tata Kelola Keuangan untuk Meningkatkan Pelayanan Herregistrasi Pasca Pandemi Covid-19 Murni, Hedy; Hardianto, Willy Tri; Sasmito, Cahyo
REFORMASI Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v13i2.5453

Abstract

The existence of finances will determine the organization's activities. Likewise, finance has an important meaning in the smooth running of educational activities and processes in education. This type of research is descriptive qualitative research conducted by direct observations, interviews, and documentation. The research results show several supporting factors, including the solidity of university staff in successful policy implementation, adequate understanding of policy actors, bureaucratic structure and clear division of authority, student participation, and compliance with the policies issued. Apart from this, another factor that supports maximum policy implementation is the existence of resources that are mobilized optimally so that information and socialization about policy number 62/TB. KU-340/IX/2023 concerning the Revocation of the Education Development Contribution (SPP) Policy for the Undergraduate Program (S1) in Odd Semester 2023/2024 can run optimally. Every policy implemented is also not free from inhibiting factors. However, there are no significant obstacles in implementing this policy. One example is a small number of students' understanding of the content, scope, and considerations for issuing this policy. After revoking, tuition fee reductions were given through Rector's Decree number 62/TB.KU-340/IX/2023, the registration service runs well and does not significantly reduce the number of registered students.AbstrakBerjalan tidaknya aktivitas organisasi akan ditentukan oleh keberadaan keuangan. Begitu pula dalam dunia pendidikan, keuangan memiliki arti penting terhadap kelancaran kegiatan dan proses pendidikan yang dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan langsung atau observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor pendukung diantaranya kesolidan staff universitas dalam menyukseskan implementasi kebijakan, pemahaman pelaku kebijakan yang memadai, struktur birokrasi dan pembagiaan wewenang yang jelas, partisipasi dan kepatuhan mahasiswa terhadap kebijakan yang dikeluarkan. Selain hal tersebut, faktor lain yang mendukung implementasi kebijakan menjadi maksimal adalah adanya sumber daya yang digerakkan secara maksimal sehingga informasi dan sosialisasi tentang kebijakan Nomor:62/TB.KU-340/IX/2023 tentang Pencabutan Kebijakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Program Sarjana (S1) Semester Ganjil 2023/2024 dapat berjalan secara maksimal. Setiap kebijakan yang diimplementasikan juga tidak luput dari faktor penghambat. Namun dalam implementasi kebijakan tentang Pencabutan Kebijakan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) ini tidak ada penghambat yang signifikan. Salah satu contoh adalah pemahaman sebagian kecil mahasiswa terkait isi, lingkup, serta pertimbangan keluarnya kebijakan tersebut. Pasca dikeluarkannya kebijakan pencabutan keringanan biaya SPP melalui SK Rektor Nomor: 62/TB.KU-340/IX/2023, pelayanan heregistrasi berjalan dengan baik dan tidak mengurangi jumlah mahasiswa yang seharusnya melakukan heregistrasi secara signifikan.
Membongkar Strategi Kota Layak Anak: Evaluasi Dampaknya Terhadap Penurunan Risiko Kekerasan Seksual Pada Anak Sili, Aditya Peten; Sasmito, Cahyo; Trihardianto, Willy
REFORMASI Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v14i1.5473

Abstract

Sexual violence against children is a pervasive issue demanding urgent attention and effective preventive measures. The Ministry of Women's Empowerment and Child Protection (KemenPPPA) reported a disturbing rise in cases, reaching 9,588 in 2022 from 4,162 the previous year. As of January 1, 2023, the figures escalated to 15,820, highlighting a pressing need for intervention. This research proposes evaluating the effectiveness of the Child-Friendly City policy in mitigating the risk of sexual violence against children through qualitative methods, including in-depth interviews with stakeholders. Preliminary findings suggest the policy has positively impacted communities by enhancing access to sexual education, bolstering child protection systems, and raising awareness. However, challenges like ambiguous policy implementation and insufficient public understanding persist. To address these, recommendations include expanding sexual education initiatives, refining policy implementation strategies, and fostering stronger institutional collaboration. Ultimately, the research underscores the potential of the Child-Friendly City policy as a strategic tool in combatting sexual violence against children. Its efficacy hinges on a comprehensive understanding of policy execution, with proposed recommendations aimed at fortifying its success. By advocating for these enhancements, there's optimism for a future where children are better safeguarded within their communities.AbstrakKekerasan seksual pada anak merupakan ancaman serius yang memerlukan tindakan pencegahan yang efektif. Berdasarkan catatan KemenPPPA, kasus kekerasan seksual terhadap anak mencapai 9.588 kasus pada 2022. Jumlah itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yakni 4.162 kasus. Data terakhir yang tersaji yang di imput pada 1 januri 2023 terdapat 15.820 kasus kekerasan seskual dengan korban laki-laki 3.128 kasus dan perempuan 14.092 yang sudah terverifikasi dan belum terverifikasi. Penelitian ini mengusulkan evaluasi terhadap efektivitas kebijakan Kota Layak Anak dalam menurunkan risiko kekerasan seksual pada anak, dengan fokus pada penelitian kualitatif. Metode penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, praktisi perlindungan anak, dan masyarakat setempat. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan Kota Layak Anak telah memberikan dampak positif dengan peningkatan akses pendidikan seksual, penguatan sistem perlindungan anak, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Evaluasi mengungkap beberapa tantangan, seperti implementasi kebijakan yang kurang jelas dan kurangnya pemahaman masyarakat. Rekomendasi termasuk perluasan program pendidikan seksual, perbaikan pelaksanaan kebijakan, dan peningkatan kolaborasi antarlembaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kota Layak Anak berpotensi sebagai landasan strategis dalam menangani kekerasan seksual pada anak. Kesimpulan ini didasarkan pada pemahaman mendalam terhadap implementasi kebijakan, dengan harapan bahwa rekomendasi yang diajukan dapat meningkatkan keberhasilan kebijakan ini.
Inovasi Siap Melayani Di Rumah (Si Mamah) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Pasuruan Febriani, Reni; Sasmito, Cahyo; Nadeak, Hendrison
Indonesian Social Science Review Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v2i1.74

Abstract

Public services emerged with various forms of innovation provided. The purpose of the innovation service is to provide a service through good service for the needs of the community as in service innovations in public administration. An innovation is a renewal of ideas that someone has in running, creating, and improving a product or service with a value or benefit economically and socially. Innovation is an idea, idea, object, and practice that is based and accepted as a new thing by a person or certain group to be applied or adopted. This research uses a qualitative approach. Data collection is done through interviews, observation, and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman's interactive model consisting of data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this study show that the innovation "Si Mamah" has succeeded in providing easy access for vulnerable people who have physical weaknesses and mental retardation. This innovation allows them to record and discard ID cards by being served at home, including in residential homes, hospitals, nursing homes, and even in prisons. The success of this innovation is not only seen from its successful implementation, but also from the positive response and acceptance by the community who are the main target of service. Pelayanan publik muncul dengan berbagai bentuk inovasi yang diberikan. Tujuan dari adanya pelayanan inovasi tersebut adalah untuk memberikan sebuah jasa melalui layanan secara baik atas kebutuhan masyarakat seperti pada inovasi-inovasi pelayanan dalam administrasi publik. Sebuah Inovasi merupakan sebuah pembaharuan ide yang dimiliki seseorang dalam menjalankan, menciptakan, dan memperbaiki sebuah produk maupun jasa dengan sebuah nilai atau manfaat secara ekonomi dan sosial. Inovasi merupakan sebuah ide, gagasan, objek, dan praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahwa inovasi "Si Mamah" berhasil memberikan akses kemudahan bagi masyarakat rentan yang memiliki kelemahan fisik dan keterbelakangan mental. Inovasi ini memungkinkan mereka untuk melakukan perekaman dan pembubatan KTPel dengan dilayani di rumah, termasuk di rumah tinggal, rumah sakit, rumah panti, dan bahkan di lembaga pemasyarakatan. Keberhasilan inovasi ini tidak hanya terlihat dari implementasinya yang sukses, tetapi juga dari respons positif dan penerimaan oleh masyarakat yang menjadi sasaran utama pelayanan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Daun Mint Menjadi Teh Mint Yang Kaya Manfaat di Daerah Blimbing Kota Malang Arvianti, Eri Yusnita; Sasmito, Cahyo; Santosa, Budi
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 7, No 2 (2023): EDISI DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jast.v7i2.5500

Abstract

Mint leaf tea is an instant herbal drink product that is prepared by drying mint leaves to a certain degree of dryness using hot sunlight or a special oven to dry mint leaves. This preparation aims to extend the shelf life and generate additional income for the company as well as being one of the company's business development ideas. The aim of this community service is to provide counseling, assistance and additional insight and knowledge about the benefits and methods of processing mint leaves into mint tea bags which can be consumed instantly by the community. The results of this community service : 1. enable the community to understand the benefits of mint plants; 2. develop mint plants so that they can increase sales value and community income; 3. can find out how to process mint leaves.ABSTRAKTeh daun mint adalah produk minuman herbal instan yang diolah dengan cara mengeringan daun mint dengan tingkat kekeringan tertentu menggunakan panas sinar matahari ataupun oven khusus pengering daun mint. Olahan tersebut bertujuan untuk memperpanjang masa simpan dan menjadikan pendapatan tambahan untuk perusahaan serta sebagai salah satu ide pengembangan bisnis perusahaan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan, pendampingan dan tambahan wawasan serta pengetahuan tentang manfaat dan cara pengolahan daun mint menjadi teh mint celup yang dapat dikonsumsi secara instan oleh masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat ini : 1. membuat masyarakan dapat memahami manfaat dari tanaman mint; 2. mengembangkan tanaman mint sehingga dapat menambah nilai jual dan pendapatan masyarakat; 3. dapat mengetahui cara pengolahan daun mint.
Co-Authors Abd. Rohman Adelvia Nabunome Adityo Noor Setyo H.D Adrianus Sodi Liwu Agung Suprojo Agustinus Ghunu AHANG, YOHANES SANDRO Ahmad Nawawi Altianua Uamang Anchieta, Yosephina Andrianto Andrianto Anisa Purwaningsih Annisa Purwatiningsih Annisa Purwatiningsih Arif Citra Permana Asih Widi Lestari Awang Teja Satria Aza Meitha Basori Basori Bella Puspasari Bewa Dangu Wole Bimbi Bimbi Budi Santosa Budi Santosa Cakti Indara Gunawan Cakti Indra Gunawan Cakti Indra Gunawan Cakti ndra Gunawan Dema, Arnaningsih May Devi Ika Irawati Dody Feryanto Kurniawan Dyanasari Eka, Fransiska Eri Yusnita Eri Yusnita Eri Yusnita Arvianti Ertien Rining Nawangsari Eskayudha, Dimas Bahtera Fransiskus Wonda Mete Fransiskus Wonda Mete Gunawan, Cakti Indra Gunawan, Cakti ndra Handrianus Laka, Yohanes Haris Samsuddin Hendrison Nadeak Henry Rahmananto Heru Subagyo Ida Sugeng Suyani Ifo, Marselinus Indra Gunawan , Cakti Indra Gunawan, Cakti Indragunawan, Cakti Iskendar Iskendar Iwan Muliawan Karunia Setyowati Khoirudin, Muh Hisyam Krinus Kum Larasati, Dewi Citra Lestari, Wulan Puji M. Fendy Kussuma Hadi Sufyan Maria Elis Sriani Marshell Ferdinand S Maryanto Maryanto Muhamad Rifa’i Muliawan, Iwan Murni, Hedy Mustafa . Nadeak, Hendrison Nanang Bagus Nanang Bagus, Nanang Natalia Sopiana Natalia Sopiana Nopiani Nopiani Nurhaeni Jaya Priatno, Dany Hendrik Pujiwat, Rutma Purwaningsih, Anisa Purwaningsih, Roosi Wahju Purwanto Rahmananto, Henry Ratna Setyo Rahayu Reni Febriani Reni Febriani, Reni Rini Rini Rizalaidi Mahardika Roro Merry Wulandari Samsuddin, Haris Sili, Aditya Peten Sopiana, Natalia Suhardi, Alfianus Suroto, Karunia Setyowati Suroto, Karunia Setyowati Susanto, Nadya Eka Putri Tirta Yoga Tri Sutrisno Viktoria Ndia Wahidyanti Rahayu Hastutiningtas Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Waras Mulyono Warsono Warsono Widya Agustin Setyawati Willy Tri Hardianto Wole, Bewa Dangu Yohanes Handrianus Laka Yopina, Eliana Yulita Yulita, Yulita Zainol Arifin Zainol Arifin