Ni Luh Gde Sumardani
Program Studi Sarjana Peternakan, Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Pastura

GROWTH AND PRODUCTION OF WARU (HIBISCUS TILLIACEUS L.) POST-CLONING PLANTED ON DIFFERENT SOIL TEXTURES I W. Wirawan; N. N. Candraasih Kusumawati; N. M. Witariadi; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 9 No 2 (2020): Pastura Vol. 9 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.571 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2020.v09.i02.p07

Abstract

Sebuah percobaan telah dilaksanakan di Stasiun Penelitian Sesetan Denpasar selama 12 minggu yangbertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi waru (Hibiscus tilliaceus L.) pasca kloning yangditanam pada tekstur tanah berbeda. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri ataslima perlakuan dan enam ulangan sehingga didapatkan 30 unit percobaan. Kelima perlakuan adalah A (lempungberdebudengankadarpasir 43,82%), B(lempung berpasirdengan kadarpasir 63,43%), C(lempungberpasirdengankadarpasir80,36%),D(pasirdengankadarpasir88,22%),danE(pasirdengankadar pasir90,98%).Peubahyang diamati yaitu diameterbatang, jumlah daun, jumlah cabang, luas daun per pot,tinggitanaman,beratkeringdaun, batang, total hijauan,akar, nisbahberat keringdaun denganbatang dan top root ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05)terhadap diameter batang, tinggi tanaman, berat kering daun, batang, total hijauan, dan berat kering akar.Tetapi berbeda tidak nyata terhadap jumlah daun, jumlah batang, nisbah berat kering daun dengan batang,dan top root ratio. Diameter batang, jumlah cabang, jumlah daun, berat kering daun, total hijauan, akardan top root ratio tertinggi diperoleh pada perlakuan B (tekstur tanah lempung berpasir dengan kadarpasir 63,43%). Hasil tertinggi terhadap luas daun, berat kering batang dan jumlah cabang diperoleh padaperlakuan A (tekstur lempung berdebu dengan kadar pasir 43,82%), namun tidak berbeda nyata (P>0,05)dengan perlakuan B. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tekstur tanah lempung berpasir dengankadar pasir 63,43% (perlakuan B) dapat menghasilkan pertumbuhan dan produksi waru (Hibiscus tilliaceusL.) pasca kloning yang lebih baik daripada perlakuan lainnya.Kata kunci: Hibiscus tilliaceus L., kloning, tekstur tanah
DAYA DUKUNG LAHAN DAN TUMBUHAN PAKAN DALAM PENGEMBANGAN KOMUDITAS UNGGULAN PETERNAKAN DI KABUPATEN GIANYAR W. Suarna; K.M. Budiasa; I W. Wirawan; N.L.G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 4 No 1
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v04.i01.p12

Abstract

Kabupaten Gianyar di Provinsi Bali memiliki luas 36.800 ha yang terbagi menjadi tujuh kecamatan. Meskipun Kabupaten Gianyar dikenal sebagai kabupaten yang memiliki berbagai jenis kesenian, Gianyar juga menyimpan potensi besar untuk pengembangan tumbuhan pakan mendukung komuditas unggulan peternakan. Komuditas peternakan di Provinsi Bali yang tercakup dalam 40 komuditas unggulan nasional adalah sapi daging, kambing, babi, ayam kampung, dan ayam ras. Analisis LQ telah dilakuan terhadap berbagai komuditas ternak yang ada di Kabupaten Gianyar (data Tahun 2013). Jika dicermati share kecamatan terhadap kabupaten dari berbagai komuditas ternak yang ada di Kabupaten Gianyar menunjukkan bahwa kabupaten Gianyar memiliki keunggulan komparatif yang cukup tinggi dilihat dari sub sektor peternakan. Sapi bali sangat cocok dikembangkan di kecamatan Payangan dan di Kecamatan Tegalalang. Lokus pengembangan ternak tersebut merupakann calon wilayah sentra produksi untuk komuditas ternak sapi di Kabupaten Gianyar. Hal tersebut juga terkait dengan potensi ketersediaan pakan hijauan dimana kecamatan Tegalalang dan Payangan memiliki potensi besar untuk pengembangan hijauan.
SUBSTITUSI GAMAL (Gliricidia sepium) DENGAN KALIANDRA (Calliandra calothyrsus) PADA RANSUM TERHADAP KECERNAAN IN-VITRO A. A. Ayu Sri Trisnadewi; I G. L. O. Cakra; I W. Wirawan; I Made Mudita; N. L. G. Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 3 No 2
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.912 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2014.v03.i02.p12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian gamal dengan kaliandra (Calliandra calothyrsus) pada ransum terhadap degradasi rumen secara in-vitro. Penelitian mengunakan rancangan acaklengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga kali ulangan sehingga terdapat 15 unit percobaan. Adapun kelima perlakuan tersebut adalah: perlakuan A (ransum basal + 20% gamal), B (ransum basal + 15% gamal + 5% kaliandra), C (ransum basal + 10% gamal + 10% kaliandra ), D (ransum basal + 5% gamal + 15 % kaliandra ), dan E (ransum basal + 20% kaliandra ). Peubah yang diamati adalah: degradasi ransumdalam cairan rumen in-vitro (kecernaan bahan kering [KCBK], kecernaan bahan organik [KCBK]), degradasi ransum dalam pepsin in-vitro (KCBK, KCBO), kadar ammonia, kadar VFA (Vollatyl Fatty Acid) dan pH cairanrumen in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian daun gamal dengan daun kaliandra sampai tingkat 20% dalam ransum, dapat menurunkan kecernaan bahan kering dan organik dalam rumen, tetapisebaliknya meningkatkan kecernaan bahan kering dan organik dalam pepsin in-vitro. Disamping itu dapat menurunkan kadar N-NH3 dan VFA, tetapi meningkatkan pH cairan rumen in-vitro. Dapat disimpulkan bahwa tanin kaliandra dapat dipakai sebagai agen proteksi dari degradasi mikroorganisme rumen in-vitro di dalam ransum, dan penggunaan kaliandra sampai 20% dalam ransum sebagai protek protein ransum dapatmenghasilkan kecernaan bahan kering dan bahan organik pepsin in-vitro tertinggi.
PRODUKTIVITAS RUMPUT Panicum maximum CV. GREEN PANIC PADA BERBAGAI TARAF PEMUPUKAN KOTORAN SAPI DALAM KONDISI TERNAUNG DAN TANPA NAUNGAN I Wayan Wirawan; I Wayan Suarna; Ni Nyoman Suryani; Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi; Ni Luh Gede Sumardani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 5 No 2 (2016): Pastura Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.66 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2016.v05.i02.p12

Abstract

The research was carried out to study the effect of cattle manure fertilizer on produktivity of Panicum maximun Cv. Green Panic under shade and without shade conditions. The research used a block randomized design with split plot treatment arrangement and 3 replications. The main plot was shade and withaout shade and the sub plots were 4 level of cattle manure fertilizer (0, 10, 20, dan 30 t ha-1). The parameter of this research is grass height, number of leave, number of tillers, diameter of steam, dry wight of roots, forage and inflorescense production. The results of research showed that not interaction between shade and level cattle manure fertilizer on productivity Panicum maximun Cv. Green Panic. The use of shade 70 % decreasing of forage productions, number of tiller, diameter of steam, dry weight of roots and inflorescense production panicum grass (P<0,05). Increasing the use of cattle manur fertilizer increased of all parameter but not significantly.Key words: shade, cattle manur fertilizer, forage production, and Panicum maximum.
Co-Authors A. A. P. P. Wibawa A. W. Puger A.B. Ajidin Abd. Rasyid Syamsuri Adi Parwata I G. B. Adiputra, I Putu Ali, Isbat Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi Anak Agung Oka Anak Agung Putu Putra Wibawa Andika I P.D. Antonius Wayan Puger Ardika, I N. ARTININGSIH NM B. R. T. Putri B.R.T. Putri Budi Rahayu Tanama Putri D.A.R. Maharani F.R. Dibihantoro Fafandri . Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya I .N. Puja I Dewa Ketut Harya Putra I DEWA PUTU SINGARSA I G. A. I. Aryani I G. Lanang Oka Cakra I G. R. M. TEMAJA I Gede Suarta I Gusti Agung Arta Putra I Gusti Ngurah Kayana I Gusti Nyoman Gde Bidura I GUSTI PUTU RATNA ADI I K. SUMADI I Ketut Mangku Budiasa I Komang Budaarsa I M. Mudita I P. A. Astawa I W. Suberata, I W. I W. SUKANATA I Wayan Suarna I Wayan Suberata I WAYAN SUBERATA I Wayan Subrata I Wayan Tirta Merta I WAYAN WIRAWAN I. Nyoman Tirta Merta I.D.A.T. Payani I.M. Radiawan I.M.R.B.T.Y. Suarsawan K. Hermawan Ketut Warsa Parimartha L Y Tuty Made Dewantari Mahardika I M. A. A. Moniaga C.A. N. L. P. Sriyani N. M. ARTININGSIH N. M. WITARIADI N.K.P. Wulandari N.L.P.R. Widiantari N.N. Yastini N.P.P. Sriartini N.P.S. Dewi Ni Ketut Seminari Ni Luh Manik Sugiantini Ni Luh Putu Sriyani Ni Made Witariadi Ni Nengah Soniari Ni Nyoman Candraasih Kusumawati Ni Nyoman Suryani Ni Wayan Tatik Inggriati P H Siagian P. Dyatmikawati P. Widyastuti Puspa Yoga, I Wayan Rasna, N. M. A. Sri Anggreni Lindawati Suciani . Sucita I K. A. Sukanata, I Wayan Suranjaya I .Gd T. I. Putri Tjokorda Istri Putri U.F. Novitasari W. Suarna Wayan Sayang Yupardhi Wayan Sayang Yupardi, Wayan Sayang Wirawan I W.