Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLIKATUR MEME “IBUKOTA” DALAM AKUN HUMOR POLITIK Rai Wisudariani
WACANA : MAJALAH ILMIAH TENTANG BAHASA, SASTRA DAN PEMBELAJARANNYA Vol 19 No 2 (2019): Wacana Saraswati
Publisher : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP SARASWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.744 KB) | DOI: 10.46444/wacanasaraswati.v19i2.95

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk (1) mengkaji (1) jenis implikatur, (2) fungsi implikatur dan (3) implikasi pragmatis meme ‘ibukota’ dalam akun humor politik Maret-April 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah meme ‘ibukota’ yang terdapat dalam akun humor politik pada media sosial facebook. Data yang diperoleh melalui metode dokumentasi dianalisis dengan menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis implikatur yang digunakan dalam meme ‘ibukota’ pada akun humor politik adalah nonkonvensional/percakapan, (2) fungsi yang terdapat dalam meme yang dikaji adalah fungsi implikatur untuk menyindir, dan (3) implikasi pragmatis yang terdapat dalam kajian meme ini adalah bahwa dalam menyampaikan sebuah sindiran maupun kritikan bisa melalui sebuah gambar dan juga kata dikemas dalam suatu meme yang lucu dan menghibur.
RELEVANSI CAPTION ENDORSEMENT SELEBGRAM SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN TEKS IKLAN DI SMP Ni Putu Santri Sintia Dewi; Ni Made Rai Wisudariani
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v12i2.36120

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi caption endorsement selebgram sebagai bahan ajar pada materi teks iklan di SMP. Subjek penelitian ini adalah caption endorsement selebgram Fadil Jaidi, Rachel Vennya dan Hanna Maria Winanta. Sedangkan objeknya adalah relevansi caption endorsement selebgram sebagai bahan ajar teks iklan di SMP. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caption endorsement selebgram memiliki relevansi dengan bahan ajar pada materi teks iklan di SMP kelas VIII. Hal ini dibuktikan oleh keterkaitan caption endorsement selebgram dengan kompetensi dasar pembelajaran teks iklan kelas VIII. Selain itu, keterkaitan dibuktikan dari aspek materi pembelajaran teks iklan, terutama tentang struktur dan kebahasaan.
ANALISIS KAIDAH KEBAHASAAN KOMIK DIGITAL WEBTOON ”LUCUNYA HIDUP INI” SERTA IMPLIKASINYA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT PADA JENJANG SEKOLAH MENENGAH ATAS Tania Dwitayanti; Ni Made Rai Wisudariani; Kadek Wirahyuni
Jurnal IKA Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v20i2.47563

Abstract

The purposes of this qualitative descriptive study are (1) to describe the linguistic rules of the webtoon digital comic "Lucunya Hidup Ini", (2) to describe the implications of the webtoon digital comic "Lucunya Hidup Ini" as a medium for learning anecdotal texts at the high school level. The subject of this research is the digital comic Webtoon “Lucunnya Hidup Ini” episodes 20, 23,35, 42, 93, and 242.The object of this research is the linguistic elements of anecdotal texts in Webtoon digital comics and their implications as a medium for learning anecdotal texts. Methods of data collection in the form of note-taking methods and documentation methods. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The results show that (1) the digital comic Webtoon "Lucunya Hidup Ini" covering 6 episodes has found six linguistic elements of anecdotal texts contained in the form of past event sentences, rhetorical sentences, conjunctions, verbs, commands, and exclamations. This story is worthy of being used as a medium for learning anecdotal texts because it covers half of all linguistic elements of anecdotal texts. (2) The implication of using the webtoon digital comic "Lucunya Hidup Ini" as a medium for learning anecdotal texts at the high school level is very relevant to learning anecdotal texts because they contain the same linguistic elements. In addition, the “Lucunya Hidup Ini” Webtoon has the implication of triggering student interest in learning.
Lexical development in an Indonesian-Balinese bilingual child Ni Luh Putu Sri Adnyani; Ni Made Rai Wisudariani; I Wayan Swandana
Indonesian Journal of Applied Linguistics Vol 12, No 2 (2022): Vol. 12, No. 2, September 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijal.v12i2.51089

Abstract

It is debatable whether bilingual children can distinguish between their two languages from an early age. This study aims to describe how a bilingual infant differentiates between her two languages, focusing on the acquisition of a dual vocabulary. This topic is addressed in a bilingual case study of an infant who acquired a national language (Indonesian) and an indigenous language (Balinese) simultaneously from birth until the age of one year and eleven months. Within the family, the two languages are used interchangeably. The parents' native language is Balinese, and Indonesian is the neighbourhood’s lingua franca. However, within the peer group, Indonesian is the dominant language. Daily diaries are used to record the child's vocabulary development in combination with weekly video recordings in the two language settings. The study shows that the child develops vocabulary in both Indonesian and Balinese. Since Indonesian and Balinese are closely related, the child also develops words that are shared by the two languages. During the development of the child’s vocabulary, Indonesian words outnumbered Balinese words due to the dominant use of Indonesian in the environment. The research demonstrates that translation equivalents (TEs) mean those language choices are available from the early stages of language development. The study shows that translation equivalents (TEs) demonstrate those language choices are available from the initial stages of language development. The findings highlight that a child who is exposed to two closely related languages can differentiate different language systems from an early age. Despite the child's ability to differentiate between the two languages, the national language develops at a far quicker rate than the indigenous language.
IMPLIKATUR MEME “IBUKOTA” DALAM AKUN HUMOR POLITIK Rai Wisudariani
Wacana Saraswati Majalah Ilmiah Tentang Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya Vol 19 No 2 (2019): Wacana Saraswati
Publisher : FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI IKIP SARASWATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.744 KB) | DOI: 10.46444/wacanasaraswati.v19i2.95

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk (1) mengkaji (1) jenis implikatur, (2) fungsi implikatur dan (3) implikasi pragmatis meme ‘ibukota’ dalam akun humor politik Maret-April 2018. Subjek dalam penelitian ini adalah meme ‘ibukota’ yang terdapat dalam akun humor politik pada media sosial facebook. Data yang diperoleh melalui metode dokumentasi dianalisis dengan menggunakan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) jenis implikatur yang digunakan dalam meme ‘ibukota’ pada akun humor politik adalah nonkonvensional/percakapan, (2) fungsi yang terdapat dalam meme yang dikaji adalah fungsi implikatur untuk menyindir, dan (3) implikasi pragmatis yang terdapat dalam kajian meme ini adalah bahwa dalam menyampaikan sebuah sindiran maupun kritikan bisa melalui sebuah gambar dan juga kata dikemas dalam suatu meme yang lucu dan menghibur.
EVALUASI PEMBELAJARAN TEKS PERSUASIF DENGAN MEMANFAATKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM Wisudariani, Ni Made Rai; Seniwati, Ni Putu; Maduriana, I Made; Nayun, I Wayan
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 19 No 2 (2021): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.242 KB) | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v19i2.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan evaluasi pembelajaran teks persuasif dengan memanfaatkan aplikasi google classroom dan perbedaannya dengan evaluasi dalam strategi pembelajaran luar jaringan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru Bahasa Indonesia dan siswa kelas VIIIC SMPN 1 Bangli. Objek penelitian ini adalah evaluasi pembelajaran teks persuasif dengan menggunakan aplikasi google classroom. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan evaluasi pembelajaran teks persuasif dengan memanfaatkan aplikasi google classroom mengarah pada ranah sikap, evaluasi ranah kognitif dan evaluasi ranah psikomotorik dengan memanfaatkan fitur “tugas”, “penilaian”, dan “komunikasi” dalam google classroom. Guru merasakan adanya perbedaan saat melaksanakan evaluasi pembelajaran dengan memanfaatkan google classroom dan melalui tatap muka. Saat menggunakan google classroom guru memberikan evaluasi pembelajaran setelah penyampaian materi dengan memberikan penugasan kepada siswa melalui fitur yang ada pada portal google classroom. Sedangkan saat tatap muka, evaluasi pembelajaran dilakukan dengan cara memberikan evaluasi yang ada dalam buku teks ataupun memberikan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) saat pembelajaran berlangsung sehingga siswa lebih terkontrol dan mudah diawasi dalam mengerjakan tugas
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA DENGAN MENERAPKAN TEKNIK PARAFRASE CERPEN DI KELAS XI IPS 2 SMA NEGERI 1 WOHA Hilmi, Muhammad Imam; Wisudariani, Ni Made Rai; Wendra, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i1.63380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis naskah drama dengan menerapkan teknik parafrase cerpen pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Woha, mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama dengan menerapkan teknik parafrase cerpen untuk meningkatkan kemampuan menulis naskah drama pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Woha, dan, mendeskripsikan respons siswa terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan menerapkan teknik parafrase cerpen di kelas XI IPS 2  SMA Negeri 1 Woha. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Woha, sedangkan objeknya adalah peningkatan kemampuan menulis naskah drama, langkah-langkah teknik parafrase, dan respons siswa dalam menulis naskah drama dengan menerapkan teknik parafrase cerpen sebagai media pembelajaran, hasil belajar menulis naskah drama siswa kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Woha. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penerapan teknik parafrase cerpen dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis naskah drama. Sebelum diberikan tindakan skor rata-rata siswa yaitu 60, setelah pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 67,65, dan pada siklus II menjadi 82,96. dan, Ada 17 langkah yang dapat ditempuh dalam menulis naskah drama dengan menerapkan teknik parafrase cerpen  untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dan, Siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan menerapkan teknik parafrase cerpen
MAKNA SIMBOLIK FOLKLOR MAMASSURO DAN MANCA DALAM TRADISI PERNIKAHAN DI DESA SAPEKEN, KECAMATAN SAPEKEN, KABUPATEN SUMENEP (KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE) Sanusi, Bayyazid Ray Sanusi; Darmayanti, Ida Ayu Made; Wisudariani, Ni Made Rai
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i2.64047

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan posisi folklor mamassuro dan manca dalam prosesi tradisi pernikahan di Desa Sapeken, mendeskripsiskan makna simbolik mamassuro dalam pernikahan di Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendeskripsiskan makna simbolik manca dalam pernikahan di Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sander Pierc. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan posisi folklor mamassuro dan manca memiliki posisi penting dalam prosesi pernikahan di Desa Sapeken yang menyangkut .nagu baun, ngalaku, ngimpuan ringgit, mamassuro, ngireh. Makna simbolik Mamassuro dalam pernikahan, yaitu Kakampu (alat dapur, mempunyai makna berupa pesan kepada mempelai laki-laki agar memenuhi kebutuhan pangan keluarga, buah-buahan, mempunyai makna berupa harapan untuk kedua mempelai agar selalu diberikan rizki yang melimpah, Alat sholat, mempunyai makna barupa harapan agar hubungan yang dibangun berlandaskan pada nilai nilai agama), Tikolok panangat: Songkol pallopo (harapan untuk kedua mempelai agar tetap langgeng dan bahagia sampai ajal menjemput meraka dan makna dari gula merah agar kedua mempelai selalu bahagia) Panangat (makna berupa harapan ketentaraman dalam rumah tangga dan lingkungan sekitar yang dilambangkan dengan daun leko). Makna simbolik manca dalam pernikahan yaitu: Bujjak (simbol dari kelaki-lakian), Manca (simbol watak dan harga diri yang tinggi)
PENERAPAN METODE GUESSING GAME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN TEKS BERITA DI KELAS VII C SMPN 5 NEGARA Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti; Wisudariani, Ni Made Rai; Yasa, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i3.64117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Guessing Game untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada teks berita di kelas VII C SMPN 5 Negara, langkah-langkah metode Guessing Game untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada teks berita di kelas VII C SMPN 5 Negara, dan respons siswa kelas VII C SMPN 5 Negara terhadap metode Guessing Game dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada teks berita. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII C yang berjumlah 31 orang dan satu orang guru bahasa Indonesia di SMPN 5 Negara tahun ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan kuisioner/angket. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan metode Guessing Game pada teks berita dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Dimulai dari prosesnya dengan menerapkan langkah-langkah metode Guessing Game dalam keterampilan berbicara sesuai dengan Sintak yaitu penjelasan konsep, pemilihan topik, aturan permainan, bermain game, merangkum pengetahuan, dan melakukan refleksi. Kemudian dari peningkatan nilai rata-rata ketuntasan siswa pada saat refleksi awal sebesar 63,5 meningkat sebesar 10% menjadi 73,5 dengan persentase ketuntasan 41,9% dan peningkatan yang terjadi secara drastis pada siklus II sebesar 9,1% dengan ketuntasan nilai rata-rata siswa mencapai 82,6 dengan persentase ketuntasan 83%. (2) Respons siswa terhadap metode Guessing Game adalah positif. Hal ini dibuktikan dari peningkatan respons siswa pada siklus I memeroleh skor rata-rata sebesar 82,5 dengan kategori positif dan meningkat pada siklus II sebesar 1,6% dan memeroleh skor rata-rata sebesar 84,1 dengan kategori positif
PEMANFAATAN THE LITTLE MUSEUM ANAK AGUNG PANDJI TISNA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SASTRA: USE OF THE LITTLE MUSEUM CHILDREN AGUNG PANDJI TISNA AS A SOURCE FOR LEARNING LITERATURE Rahmawati, Ira; Wisudariani, Ni Made Rai; Darmayanti, Ida Ayu Made; Seniwati, Ni Putu; Maduriana, I Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i1.64385

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan relevansi koleksi The Little Museum Anak Agung Pandji Tisna sebagai sumber belajar sastra, pemanfaatan The Little Museum Anak Agung Pandji Tisna sebagai sumber belajar sastra, dan kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan The Little Museum Anak Agung Pandji Tisna sebagai sumber belajar sastra. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa, pengelola museum, pengunjung museum, guru bahasa Indonesia, dan dosen bahasa Indonesia. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan metode dokumentasi. Tahap analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa The Little Museum Anak Agung Pandji Tisna memiliki koleksi yang bersinambungan dengan pembelajaran sastra. Museum ini memiliki 1986 koleksi, di antaranya terdapat 453 koleksi yang relevan, yang dapat digunakan sebagai sumber belajar sastra. Adapun pemanfaatan The Little Museum Anak Agung Pandji Tisna sebagai sumber belajar sastra dengan cara melakukan studi-studi khusus yang dilakukan suatu instansi pendidikan dengan mengunjungi museum Anak Agung Pandji Tisna. Kendala yang ditemukan, yaitu kurangnya pendanaan pada museum yang menjadi permasalahan utama dan kurangnya SDM sehingga museum tidak beroperasi dengan baik.
Co-Authors -, Imayatuddina ., Arista Ediawati ., Bernadeta Diung ., Hasyamuddin Hadi ., I A Putu Nikke Widhi Ariani ., I Gusti Ayu Ratih Sintya Dewi ., I Komang Dodik Muliarta ., I Putu Yoga Sadhu ., I Wayan Erwin Widyaswara ., Ida Ayu Gede Pramiari ., Kadek Ayu Dwi Handayani ., Kadek Desy Indah Sari ., Komang Desy Fridayanti ., Komang Surya Adnyana ., Ni Komang Yuni Tri Antari ., Ni Made Anggun Purwati ., Riza Fahmi A A N Bagus Janitra Dewantara Adnyana, Komang Surya Adnyani, Ni Luh Putu Sri Al Khatib, Nazila Aminatuzzahro . Anjani, Arnum Hardyanti Arista Ediawati . Arnum Hardyanti Anjani Artawan, Gede Ayu Widiastawa Bernadeta Diung . Br Ginting, Vibra Yanti Yulita Br Hutagalung, Lilis Cahyani, Ni Nyoman Trisya Indah Christina Purwanti, Christina Dewa Komang Tantra Dewa Putu Astawan Ariputra . Dewa Putu Astawan Ariputra ., Dewa Putu Astawan Ariputra Dewantara, A A N Bagus Janitra Dewi Rahmayanti . Diantari, I Dewa Ayu Merry Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd . Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Firda Lailia Firlisa Era Setiawati . Firlisa Era Setiawati ., Firlisa Era Setiawati Gde Artawan Gede Aditra Pradnyana Gede Artawan Gusti Ayu Nyoman Juliartini . Hasyamuddin Hadi . Hilmi, Muhammad Imam I A Putu Nikke Widhi Ariani . I Dewa Ayu Merry Diantari I Dewa Gede Budi Utama I Gede Budasi I Gede Nurjaya I Gusti Agung Galuh Wismadewi I Gusti Ayu Niken Launingtia, I Gusti Ayu Niken I Gusti Ayu Putu Pradnyani I Gusti Ayu Ratih Sintya Dewi . I Komang Dodik Muliarta . I M. Gosong I Made Ardwi Pradnyana I Made Maduriana I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Yasa I Putu Agus Ari Satria Putra I Putu Gede Sutrisna . I Putu Mas Dewantara I Putu Yoga Sadhu . I Wayan Artika I Wayan Endriana . I Wayan Endriana ., I Wayan Endriana I Wayan Erwin Widyaswara . I Wayan Nayun I Wayan Nayun I Wayan Swandana I Wayan Wendra Ida Ayu Gede Pramiari Ida Ayu Gede Pramiari . Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Imamah, Nur Aini Azmi Imayatuddina - Ira Rahmawati Jayani, Luh Sri Asih Kadek Ayu Dwi Handayani . Kadek Desy Indah Sari . Kadek Sintya Dewi Kadek Wirahyuni Karuna, Gede Budi Komang Desy Fridayanti . Komang Surya Adnyana Komang Surya Adnyana . Lailia, Firda Lidia Hindriyani, Ni Made Luh Ade Yuningsih Luh Widayanti Luh Yuli Purnamentari Luh Yuli Purnamentari . M.Pd Drs. I Nyoman Merdhana . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Irma Dwijayanthi . Made Irma Dwijayanthi ., Made Irma Dwijayanthi Made Sri Indriani Menggo, Sebastianus Mustika, Dwi Bayu Nayun, I Wayan Nelly Hagashita . Nelly Hagashita ., Nelly Hagashita Ni Kadek Ayu Diah Prabasasti . Ni Kadek Devi Wiryanti . Ni Ketut Suliavitri Niranjani Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Yuni Tri Antari . Ni Made Anggun Purwati . Ni Made Lidia Hindriyani Ni Made Maret Mamiani . Ni Nyoman Anna Pratiwi . Ni Putu Ayu Novi Arini . Ni Putu Ayu Novi Arini ., Ni Putu Ayu Novi Arini Ni Putu Eka Purnama Dewi . Ni Putu Eka Purnama Dewi ., Ni Putu Eka Purnama Dewi Ni Putu Purnami Ni Putu Santri Sintia Dewi Ni Putu Seniwati Ni Putu Seniwati, Ni Putu Nur Aini Azmi Imamah Palguna, I Made Alfa Pande Putu Edi Harnata . Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Purnamentari, Luh Yuli Purnami, Ni Putu Puspita, Nyoman Trisna Ari Putra, I Putu Agus Ari Satria Putri, Ida Ayu Puti Rika Wibawanti Putu Desi Arnadi . Putu Desi Arnadi ., Putu Desi Arnadi Putu Kerti Nitiasih Putu Rima Ruspitayanti . Putu Wiwin Meliana Dewi . Putu Wiwin Meliana Dewi ., Putu Wiwin Meliana Dewi Rinjani, Ida Rifaniah Riza Fahmi . Sang Ayu Putu Sriasih Sanusi, Bayyazid Ray Sanusi Sinta Nofia Sari Sudiana , I Nyoman Suryantini, Ni Kadek Nik Syahfitri, Dian Tania Dwitayanti Tantri, Ade Asih Susiari Wayan Febby Evayana Karnawa . Widayanti, Luh Widiastawa, Ayu Wiraningsih, Putu Xuan, Zhao Yuningsih, Luh Ade