p-Index From 2021 - 2026
6.279
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Geotadulako

STRATIFIKASI SOSIAL DI DESA KOTARINDAU KABUPATEN SIGI Nuraedah, Nuraedah
Geotadulako Vol 3, No 5 (2015): Januari-Juni
Publisher : Geotadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan tulisan iniĀ  untuk mendeskripsikan stratifikasi sosial yang terbentuk di Desa Kotarindau, untuk mengetahuidampak yang terjadi akibat adanya stratifikasi sosial di Desa Kotarindau Kabupaten Sigi, serta mendeskripsikanketerlibatan fungsional lapisan atas dalam mengatasi masalah lapisan bawah.Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun cara menemukan data penelitian, melalui observasi dan wawancara.Stratifikasi sosial yang nampak di desa Kotarindau, Pertama:lapisan atas, dinilai mempunyai kekuasaan karena perkataan dan pendapat orang-orang lapisan atas ini mengacu kepada Al-Quran dan Hadits, sehingga warga selalu mendengar petuah mereka karena perasaan religi. Selain itu, mereka juga ikut berperan dalam pengambilan keputusan terhadap suatu masalah yang terjadi di desa.Kedua, yakni lapisan menengah, dimana anggota masyarakat pada golongan ini merupakan anggota masyarakat yang memiliki akses informasi langsung terhadap pihak pemerintah tentang system pertanian yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, oleh karena dianggap memiliki kewenangan dalam membina anggota kelompoknya. Ketiga, lapisan bawah merupakan anggota masyarakat yang berprofesi sebagai buruh tani. Mereka tidak memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan secara langsung.Selain itu mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup dan tidak mau menerapkan inovasi. Dampak yang terjadi akibat stratifikasi sosial di desa Kotarindau, adalah penyebaran informasi belum merata ke petani, karena kontribusi masih kurang merata dinikmati masyarakat secara keseluruhan.Keterlibatan fungsional lapisan atas dalam mengatasi masalah lapisan bawah belum dapat berkontribusi secara penuh dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena lapisan atas hanya bertindak sebagai pemberi saran atas penyelesaian masalah tanpa turun langsung menyelesaikan masalah yang dihadapi petani serta hanya berkontribusi memberikan informasi akan adanya pembinaan pertanian organik untuk petani mandiri dan buruh tani di desa
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hamid Al-Amin Alipa, Delviana Anita Ahmad Kasim Anjurdin, Anjurdin Ardiansyah, Fahrul Arifuddin Abd. Muis Azikna Azikna Carles Kapile Erwin Erwin Eveline Rumoroy Bonifasius Saneba Charles Kapile Evi Puji Rahayu Fachry Abda El Rahman Fajar Nugroho Fikri Hermawan Yudianto Firmansyah , Arif Gasseng, Santi Gazali Lembah Haliadi Haliadi Haliadi Hasan Hasan Haslita Rahmawati Hasan Hikma Hikma, Hikma Hikmah Labone Idrus Idrus Idrus Indradewa, Rhian Iskandar Ahmad Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Jamaludin . Junarti Junarti Junarti Junarti Junarti Junarti Juraid Abdul Latief Kapile, Natalia Veronica Khaeruddin Khaeruddin Luande, Hadmin Lukman Lukman Lukman Nadjamuddin M. A. Martawijaya Maemonah, Maemonah Mahfud Mahfud Minarni Nongtji Mirawati, Ni Wayan Misnah Misnah Moh Rahmat Fauzi Hamka Mohammad Fadel Mubarak Mubarak Muhammad Bakri Mutawakkil Mutawakkil Mutriani Nesika, Varischa Anugra Nongtji, Minarni Nur Fadilah Nurafifa, Nurafifa Nurdarmayanti, Ni Ketut Nurjanna Nurvita Nurvita Nurvita Nurvita Prasetyawati, Priyatna Priyatna Prasetyawati Priyatna Prasetyawati Ramadani, Anindiya Ratni, Ratni Rezki, Hikmah Setia Riady Ibnu Khaldun Rosmawati Rosmawati RR. Ella Evrita Hestiandari S.Pd., M.Pd, Nurvita Salha, Salha Sampe, Revina Sri Wahyuni Sudirman Nurdin Sukma, Sukma Sunarto Amus Supu, Asmawati Sutriani Suwarni Suwarni Suyuti Suyuti Ulinsa, Ulinsa Wahyudin S. Amin Wilman Darsono Lumangino Wilman Wilman Wilman Wilman Windayanti Windayanti, Windayanti Wiwin Wiwin Yolanda Yolanda, Yolanda Yunidar Zulnuraini