p-Index From 2021 - 2026
6.279
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurpis

Pendidikan Anak Dalam Perspektif Masyarakat Nelayan Di Desa Lero Tatari Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Nuraedah; Mutriani
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 16 No. 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui perspektif masyarakat nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Lero Tatari Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan anak pada masyarakat nelayan di Desa Lero Tatari Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini adalah nelayan yang memiliki anak usia sekolah mulai dari usia Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas sederajat. Jumlah populasi dalam penelitian ini tidak diketahui dengan pasti, sehingga dilakukan pengambilan sampel dengan cara non random, yaitu dengan menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Masyarakat Nelayan di Desa Lero Tatari sudah memiliki suatu perspektif yang positif terhadap pendidikan anaknya. Masyarakat sudah memiliki kesadaran akan pentingnya suatu pendidikan hal ini juga didasari oleh masyarakat nelayan yang memiliki pengalaman yang buruk tentang latar belakang pendidikannya yang sangat rendah. Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pendidikan sudah sangat baik hal ini terbukti dengan pencapaian tingkat pengetahuan masyarakat terhadap manfaat pendidikan mencapai 85%. Faktor yang paling berpengaruh terhadap pendidikan anak nelayan di Desa Lero Tatari ada 3 yakni, faktor ekonomi, faktor lingkungan dan faktor motivasi.
Studi Tentang Mobilitas Sosial Ekonomi Masyarakat Petani Cengkeh Di Desa Lingadan Kecamatan Dakopemean Kabupaten Toli-Toli Nuraedah; Sri Wahyuni
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 16 No. 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses mobilitas sosial ekonomi yang terjadi pada masyarakat petani cengkeh di Desa Lingadan Kabupaten Toli-Toli. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 537 petani cengkeh dan yang dijadikan sampel sebanyak 54 petani cengkeh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket, teknik analisis data menggunakan presentase melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan sosial ekonomi masyarakat Desa Lingadan sebelum menjadi petani cengkeh relatif sederhana dengan persentase 20% saja yang mencapai kesejahteraan, setelah menjadi petani cengkeh dapat terlihat adanya mobilitas sosial ekonomi pada masyarakat Desa Lingadan dengan persentase 80% yang telah mencapai tingkat kesejahteraan, perubahan status sosial pada masyarakat Desa Lingadan dikarenakan adanya penambahan pekerjaan juga disebabkan oleh faktor pendidikan dan perbedaan fertilitas (kelahiran), faktor pendorong mobilitas sosial ekonomi masyarakat petani cengkeh adalah membiayai pendidikan anak. Sedangkan faktor penghambat dalam bertani cengkeh pada umumnya disebabkan oleh faktor modal, lahan dan cuaca serta ditutupnya salah satu sarana tempat untuk pemasaran cengkeh KUD, sehingga dalam pemasaran cengkeh harus membutuhkan biaya yang besar lagi karena pengeluaran biaya transportasi pengiriman barang ke kota.
Persepsi Masyarakat Bajo Di Desa Samarengga Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Terhadap Tingkat Pendidikan Hikmah Labone; Nuraedah
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 18 No. 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is (1) what factors influence related to the level of education. This study aims (1) to describe the influential factors related to the level of education in the Village Samarengga District Menui Kepulauan Kabupaten Morowali.This research uses qualitative descriptive type of research, the subjects in this research that the Villagers Samarengga District Menui Kepulauan Kabupaten Morowali, engineering data pemgumpulan using the method of observation, interview, documentation. The results of research in the analysis through data reduction, data presentation and data verification. The results showed (1) the factors that influence the perception of the society Bajo related to the level of education is the lack of awareness and lack of education that causes their education only up to primary school.
Dinamika Perubahan Sosial dalam Pendidikan di SMK GKST di Poso Sampe, Revina; Nuraedah; Idrus
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 19 No. 1 (2022): Januari - Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper aims to describe the history of the formation, development and dynamics of social change in education at SMK GKST in Poso. This type of descriptive qualitative research. The research subjects consisted of school principals. Data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The data analysis used is data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that: In 1961 the Christian Education and College Foundation–Central Sulawesi Christian Church issued a Decree No. 14 /C.I – I.2 / 61 stipulates that since November 29, 1961, the High School Teacher (SGA) has been officially established which has started the teaching process since August 1, 1961. The development of the Poso GKST Vocational School can be seen from its physical development and the number of teaching staff and teachers. students and students who every year has increased. The relationship between the Poso GKST Vocational School and the surrounding community can be said to be good. Teachers and students who are at SMK GKST Poso have good social relations with the community around SMK GKST Poso. Many alumni of SMK GKST Poso have finished and have professions such as working in companies, members of the TNI military, entrepreneurs and several alumni who continue in higher education.
Tinjauan Kelestarian Adat Perkawinan Suku Bada Di Desa Bewa Kecamatan Lore Selatan Kabupaten Poso Alipa, Delviana; NUraedah
Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol. 20 No. 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan IPS, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain (1). Bada tribal wedding procession the decline in the traditional cultural value the role of traditional institutions in preserving traditional Bada tribal marriages in the village of Bewa. The subjects in this study were the role of traditional institutions and village government. The research method used is descriptive method with a quantitative approach. Data collection techniques are carried out through observation, interview and documentation. The results of this study indicate that the implementation of the Bada tribal marriages carried out in the village of Bewa until now is still carried out well, as one of the cultural heritages which contains values ​​that are very beneficial for the lives of generations of generations because they have very good meaning to do in married life and everyday life. Although experiencing a shift in value in the form of a dowry or a party slaughter that used to have to hold a buffalo in a party slaughter but now it can be replaced with cows, or cashed but does not change the cultural values ​​contained in the slaughter of the party and traditional clothes that used to have to use traditional clothes made from bark to use but now can use cloth Because it is rare that people make traditional clothes made of bark but do not reduce the value contained in these traditional clothes, the efforts of traditional institutions in preserving the bada tribal marriages in the village of Bewa are very good namely by socializing, providing understanding, applying and applying sanction.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hamid Al-Amin Alipa, Delviana Anita Ahmad Kasim Anjurdin, Anjurdin Ardiansyah, Fahrul Arifuddin Abd. Muis Azikna Azikna Carles Kapile Erwin Erwin Eveline Rumoroy Bonifasius Saneba Charles Kapile Evi Puji Rahayu Fachry Abda El Rahman Fajar Nugroho Fikri Hermawan Yudianto Firmansyah , Arif Gasseng, Santi Gazali Lembah Haliadi Haliadi Haliadi Hasan Hasan Haslita Rahmawati Hasan Hikma Hikma, Hikma Hikmah Labone Idrus Idrus Idrus Indradewa, Rhian Iskandar Ahmad Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Jamaludin . Junarti Junarti Junarti Junarti Junarti Junarti Juraid Abdul Latief Kapile, Natalia Veronica Khaeruddin Khaeruddin Luande, Hadmin Lukman Lukman Lukman Nadjamuddin M. A. Martawijaya Maemonah, Maemonah Mahfud Mahfud Minarni Nongtji Mirawati, Ni Wayan Misnah Misnah Moh Rahmat Fauzi Hamka Mohammad Fadel Mubarak Mubarak Muhammad Bakri Mutawakkil Mutawakkil Mutriani Nesika, Varischa Anugra Nongtji, Minarni Nur Fadilah Nurafifa, Nurafifa Nurdarmayanti, Ni Ketut Nurjanna Nurvita Nurvita Nurvita Nurvita Prasetyawati, Priyatna Priyatna Prasetyawati Priyatna Prasetyawati Ramadani, Anindiya Ratni, Ratni Rezki, Hikmah Setia Riady Ibnu Khaldun Rosmawati Rosmawati RR. Ella Evrita Hestiandari S.Pd., M.Pd, Nurvita Salha, Salha Sampe, Revina Sri Wahyuni Sudirman Nurdin Sukma, Sukma Sunarto Amus Supu, Asmawati Sutriani Suwarni Suwarni Suyuti Suyuti Ulinsa, Ulinsa Wahyudin S. Amin Wilman Darsono Lumangino Wilman Wilman Wilman Wilman Windayanti Windayanti, Windayanti Wiwin Wiwin Yolanda Yolanda, Yolanda Yunidar Zulnuraini