This Author published in this journals
All Journal UIR LAW REVIEW Tafaqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) Awang Long Law Review Yustisia Merdeka : Jurnal Ilmiah Hukum Pagaruyuang Law Journal Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Law, Development and Justice Review Al-Adalah: Jurnal Hukum dan Politik Islam JURNAL ILMIAH ADVOKASI Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Jurnal Analisis Hukum JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana AMNESTI : Jurnal Hukum Keadilan TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kolaboratif Sains Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat The International Journal of Politics and Sociology Research Reformasi Hukum Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Qonun Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Journal of Law and Nation Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JUDGE: Jurnal Hukum Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities HUMANITIS : Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis AL-SULTHANIYAH Jurnal Multidisipliner Kapalamada JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Universitas Bojonegoro Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Keadilan Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Yuriska : Jurnal Ilmiah Hukum Consensus : Jurnal Ilmu Hukum
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Law, Development and Justice Review

Urgensi Pembentukan Aturan Khusus Ruang Udara Rendah untuk Mobil Terbang: Studi Komprehensif terhadap Sistem Hukum Penerbangan Indonesia Pebrian, Aldi; Yulianingrum, Aullia Vivi; Surahman, Surahman; Hasmiati, Rahmtullah Ayu
Law, Development and Justice Review Vol 8, No 2 (2025): Law, Development & Justice Review
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ldjr.8.2025.126-145

Abstract

Di beberapa negara, teknologi transportasi udara perkotaan, khususnya mobil terbang (electric vertical take-off and landing/eVTOL), telah menjadi lebih komersil. Namun, tidak ada undang-undang khusus di Indonesia yang mengatur operasi mobil terbang di ruang udara rendah dan darat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat betapa pentingnya membuat aturan khusus untuk mobil terbang, serta masalah hukum dan teknis yang terkait dengan memasukkannya ke dalam sistem transportasi Indonesia. Metode normatif, yaitu analisis konseptual, digunakan dalam penelitian ini. Data ini berasal dari sumber primer (UU Penerbangan No. 1/2009 dan UU Lalu Lintas No. 22/2009) dan sumber sekunder (buku, jurnal, dan laporan kebijakan). Analisis dilakukan dengan melakukan penelitian kepustakaan dan meninjau peraturan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan saat ini tidak memenuhi ciri-ciri unik mobil terbang, seperti kemampuan untuk beroperasi baik di udara maupun di darat. Harmonisasi hukum, sertifikasi, infrastruktur (vertiport), manajemen lalu lintas udara, dan keamanan siber adalah masalah utama. Selain itu, untuk menjamin efisiensi dan keselamatan, klasifikasi ruang udara rendah kelas E dan G memerlukan penyesuaian. Untuk menangani masalah teknis, operasional, dan hukum, diperlukan aturan khusus. Ini harus mencakup adaptasi standar internasional (ICAO), membangun lembaga sertifikasi nasional, membangun infrastruktur pendukung, dan memberikan pelatihan sumber daya manusia untuk pengendalian lalu lintas udara (ATC). Studi ini menekankan betapa pentingnya kerangka hukum yang komprehensif di Indonesia untuk mendukung inovasi mobil terbang.
Dehumanisasi dan Krisis Kesadaran Hukum di Era Industri Modern: Kajian Sosiologis atas Hilangnya Moralitas dalam Relasi Produksi Ridwan, Agusriansyah; Febianty, Iranda Nadya; Edisam, Kuswandi Dwi Eri; Amellia, Demitha Selvira; Yulianingrum, Aullia Vivi
Law, Development and Justice Review Vol 8, No 3 (2025): Law, Development & Justice Review
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ldjr.8.2025.294-310

Abstract

The development of modern industrialization has created new tensions in the social structure, which have weakened human values and the moral legitimacy of law. This study aims to analyze the relationship between dehumanization in production relations and the crisis of legal consciousness, as well as to identify the sociological roots of the loss of morality in legal practice in the modern industrial era. This research is useful in enriching the study of legal sociology and providing a conceptual basis for strengthening the humanistic approach in legal policy and education. This study employs a qualitative method with a literature study approach, analyzing both classical and contemporary theories, as well as secondary data from books and national and international journals related to industrialization, dehumanization, and the transformation of legal consciousness. The findings reveal that the transition from mechanical to organic solidarity has shifted the orientation of law toward a more instrumental and formalistic character. Consequently, law has lost its moral essence and its function as a social balancer, being replaced by the logic of productivity and efficiency that generates anomie and weakens the fulfillment of humanistic values within production relations. The implications of this study emphasize the importance of rehumanizing the law through ethics-based legal education, strengthening community participation in the formation and implementation of law, and promoting legal policies that balance economic interests with social justice and human dignity. The recommendation is that it is very important to implement the concept of legal rehumanization based on social solidarity as a transformative solution to the crisis of moral legitimacy in law in the modern industrial era.
Co-Authors Abisha, Dziqry Irga Absori Absori Adinda Novitadiningrum Aditama, Syachwa Windita Syafitri Aidil Aidil Aidil, Aidil Aldi Pebrian Alfina, Alfina Aliverchan S, Swandi Amellia, Demitha Selvira ANDI WIBOWO Andreyan Noor Andri Prananta ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arief Budiono Ario, Dion Asnah Aswin Zulfahmi, Aswin Bayu Prasetyo Bayu Prasetyo, Bayu Darlis Pattalongi, Muhammad Dhea Shaberina Dila Dwi Oktareza Edisam, Kuswandi Dwi Eri Elviandri, Elviandri Erliyando Saputra Febianty, Iranda Nadya Fikri Ananta Nur Rasyid Fitriana, Alisa Zahra Gunawan, Predy Hafied Zen Harsie, Sutag Hasmiati, Ayu Hasmiati, Rahmtullah Ayu Hattu, Muhammad Ikhsan Haya, Dita Alika Fadia Haya, Dita Allika Fadia Herdiawan Herliah, Endang Herman, Akhmad Sobyan Husodo, Panggalih Ika Handayani Paturu Ikhwanul Muslim Indah Ratnanun Insan Tajali Nur Isrofil, Muhammad ivanka salsabila Kalsela, Wanda Frisilia Khairunnisa Zain Dzakiyah Khodijah Nur Tsalis Kurnia Jusuf, Jeane Betty Lisa Anggraini Marwiah, Marwiah Mifta Huljannah Muhammad Hanafi Muhammad Nurcholis Alhadi Muhammad Taufiq Mustika, Devi Noor, Andreyan Novitadiningrum, Adinda Nurfadillah, Mursidah Octaviani, Simalango Juita Oktareza, Dwi Oktaviani, Yohana Widya Paturu', Reny Oktaviani Paturu, Reni Oktaviani Pebrian, Aldi Pratiwi, Maulidha Eka Rahmatullah Ayu Hasmiati Reny Oktaviani Paturu Ridwan, Agusriansyah Riza, Wahyu Friyonanda Riziq, Sayid Muhammad Rosmini Rosmini Safutra, Ricky Indrawan Saputra, Erlyando Saputri, Novia Ardana Sariayana, Tiya Manikam Sayid Muhammad Rizieq Suhadi, Nainuri Sulistafando, Ravidan Maheer Sunariyo Sunariyo Sunariyo, Sunariyo Suparno, Achmad Suparno Surahman Surahman Surahman Suryaningsi Suryaningsi Suswadi Taufik Taufik Tri Sukma, Ayu Mega Turnip Mega Marta Widyatmike Gede Mulawarman Wijoseno, Taufik Yohana Widya Oktaviani Yulianto Bayu Setiyawan Zahrah Khan Zen, Hafied