p-Index From 2021 - 2026
5.138
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika E-Journal Of Animal Science Udayana University Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Sains dan Teknologi Electronic Journal of Graph Theory and Applications (EJGTA) AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) Jurnal Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Elemen JURNAL SIMETRIK Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan International Journal on Emerging Mathematics Education WIDYA LAKSANA MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Combinatorics Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio EIGEN MATHEMATICS JOURNAL JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Indonesian Values and Character Education Journal Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Jurnal Math-UMB.EDU Indonesian Journal of Chemistry and Environment Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Al-Irsyad Journal of Mathematics Education JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro International Journal of Education, Management, and Technology Jurnal Pendidikan MIPA MEDIA EDUKASI: JURNAL ILMU PENDIDIKAN Exploration In Early Childhood Research
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Ni Luh Suciari; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning dengan Mind Mapping terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar yang dimaksudkan adalah kemampuan pemahaman konsep matematika dan aktivitas belajar siswa. Desain penelitian ini adalah Post-Test Only Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Singaraja yang terdiri dari 305 siswa. Teknik pengambilan sampelnya adalah random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VIIID sebanyak 35 siswa sebagai kelas ekseprimen dan siswa kelas VIIIL sebanyak 32 orang sebagai kelas kontrol. Data kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Data hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematika dianalisis dengan menggunakan uji-t satu ekor. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilaithitung=3,514 lebih dari nilai ttabel=1,997. Sehingga kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning dengan Mind Mapping lebih baik dari kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning. Sedangkan data aktivitas belajar siswa diperoleh dari skor yang diberikan oleh observer selama proses pembelajaran. Sehingga secara kuantitatif, skor aktivitas belajar siswa dikelas eksperimen=73,44lebih dari skor aktivitas belajar siswa di kelas kontrol=71,33. Namun secara kualitatif memiliki kualitas yang sama yaitu termasuk dalam kategori tinggi. Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, kemampuan pemahaman konsep, mind mapping, dan problem based learning The objective of this research is to investigate the effect of Problem Based Learning model with Mind Mapping towards students’ learning outcomes. Learning outcomes in this research were students’ understanding of mathematical concept and students’ learning activities. This research design was Post-Test Only Control Group Design. Population of this research was all eighth grade students in SMP Negeri 3 Singaraja which consists of 305 students. This research used random sampling technique. Sample of this research was all students in class VIIID as experiment class which consist of 35 students and all students in class VIIIL as control class which consist of 32 students. Data of students’ understanding of mathematical concepts were collected through tests. These data were analyzed using one-tailed t-test. Hypothesis testing’s showed that the value of t-test= 3.514 which is greater than the value of t table = 1.997. Therefore the students’ understanding of mathematical concepts that learned through Problem Based Learning model with Mind Mapping was better than the students’ understanding of mathematical concepts that learned through Problem Based Learning model. Data of students' learning activity were obtained from the scores that given by the observer during the learning process. Score of learning activity in experiment class=73.44 quantitatively were better than score of learning activity in control class=71.33. But qualitatively both have the same quality that is classified in the high categorykeyword : learning activity, learning outcomes, mind mapping,problem based learning, and understanding of mathematical
STUDY OF INTEGRATION OF SAD WARNANING RAJANITI VALUES IN MATHEMATICS LEARNING PROCESS AT ELEVENTH GRADE OF SMA NEGERI 1 SINGARAJA TO SUPPORT ANTI-CORRUPTION GOVERNANCE ., I Made Yoga Emma Prasetya; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Drs. I Nyoman Gita, M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui integrasi Sad Warnaning Rajaniti dalam pembelajaran matematika pada kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja dalam mendukung pemerintahan anti-korupsi. Sifat-sifat dalam Sad Warnaning Rajaniti dimodifikasi sesuai dengan nilai-nilai anti-korupsi dan pembelajaran matematika. Sehingga memperoleh indikator-indikator yang digunakan di dalam lembar observasi, angket, dan wawancara. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu berasal dari kerangka teori, gagasan para ahli, maupun pengalaman peneliti, dan dikembangkan untuk memperoleh kebenaran dalam bentuk dukungan data empiris lapangan. Subjek penelitian dari penelitian ini adalah guru matematika kelas XI yang terdiri dari tiga guru serta seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Singaraja Tahun Ajaran 2013/2014. Siswa kelas XI tersebut terdiri dari kelas XI IA berjumlah 237orang siswa, kelas XI IS berjumlah 9 orang siswa, dan kelas XI IB berjumlah 6 orang siswa. Peneliti meneliti integrasi Sad Waraning Rajaniti dengan melihat pembelajaran yang dilakukan oleh masing-masing guru pengampu di kelas. Data tersebut diperoleh dengan observasi, angket, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh kesimpulan, bahwa pembelajaran matematika di kelas XI IA dan XI IS telah mengintegrasikan Sad Warnaing Rajaniti dengan baik (kategori tinggi) sedangkan pembelajaran matematika yang dilaksanakan di kelas XI IB belum terintegrasi dengan baik (kategori sedang).Kata Kunci : Sad Warnaning Rajaniti, Pembelajaran Matematika, Pemerintahan Anti-korupsi. The purpose of this research was to know the integration process of Sad Warnaning The purpose of this research was to know the integration process of Sad Warnaning Rajaniti values in mathematics learning process at Eleventh Grade of SMAN 1 Singaraja in accordance with the anti-corruption. Characteristics of Sad Warnaning Rajaniti are modified in line with the values of anti-corruption that relevant with mathematics learning for acquiring indicators that use in observation sheets, questionnaire, and interview as instrument of the research. This research was based on qualitative research that using descriptive qualitative sourced from a theory design, idea of the experts and researcher’s comprehension based on experience. All approaches were developed to gain a truth in the form of on field’s empirical data. The subjects of research were mathematics teachers of Eleventh Grade which is consist of different teachers and students of Eleventh Grade of SMAN 1 Singaraja in the academic year 2013/2014. Students of Eleventh Grade consisted of 237 students from science class of eleventh grade, 9 students from social class of eleventh grade, and 6 students from language class of eleventh grade. Researcher was researching the integration of Sad Warnaning Rajaniti by involving in the learning process that conducted by each teacher in the class. That data are acquired by observation, questionnaire, interview, and documentation. The results of research is showed that the integration of Sad Warnaing Rajaniti in science class and social class are good (high category) whereas in language class are fair (medium category).keyword : Warnaning Rajaniti, Mathematics Learning, Anti-Corruption Public.
PENGARUH MODEL SELF REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X SMA ., I Komang Widanto; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang dibelajarkan dengan model self regulated learning dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian posttest-only nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2013/2014. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data skor kemampuan komunikasi matematis siswa diperoleh melalui tes yang berbentuk uraian, dan dianalisis menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model self regulated learning lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori. Dengan demikian, dapat disimpulkan model self regulated learning memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.Kata Kunci : model self regulated learning, model pembelajaran ekspositori, kemampuan komunikasi matematis This research aimed at describing the difference of mathematical communication ability between the students who taught with self regulatid learning model and the students who taught with expository learning model. This research was quasy experimental research by using posttest-only nonequivalent control group design. The population of this research was all of 10th grade students of SMA Negeri 2 Singaraja in the academic year 2013/2014. The sample was taken by using random sampling technique. The data of students' mathematical communication ability scores were obtained using essay test. These data were analyzed by using t-test with significant level was 5%. The results showed that mathematical communication ability of students who taught with self regulated learning model was higher than the one of students who taught with expository learning model. Thus, it may be concluded that self regulated learning model has a positive influence of the students’ mathematical communication ability.keyword : self regulated learning model, expository learning model, mathematical communication ability
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TIPE VAK (VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK) BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 GIANYAR ., Anak Agung Lilyk Cahyani; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum tipe VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only control group design, dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Gianyar Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 320 orang siswa yang tersebar ke dalam delapan kelas yang setara secara akademik. Dari delapan kelas diambil dua kelas sebagai sampel penelitian dengan menggunakan teknik cluster random sampling, dimana salah satu kelas tersebut menjadi kelompok eksperimen dan satu kelas menjadi kelompok kontrol. Data hasil kemampuan berpikir kritis matematika siswa di analisis menggunakan Uji-t satu ekor. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung = 5,434 lebih dari nilai ttabel = 1,664. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Quantum tipe VAK berbantuan GeoGebra lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Quantum tipe VAK berbantuan GeoGebra berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Quantum tipe VAK, Model Konvensional, Kemampuan Berpikir Kritis Matematika The reasearch aimed at investigating whether the implementation of Quantum Learning Model of type VAK (Visual Auditory Kinesthetic) facilitated with GeoGebra gave a significant effect to the students’ critical thinking ability in mathematics. This was a quasi-experimental reasearch which applied post-test only control group design. The population was 8 classes (320 students) of XI grade students of science classes at SMA Negeri 1 Gianyar in the academic year 2014/2015. Out of all classes which were distributed homogenously, two classes were selected to be experimental group and control group through a cluster random sampling technic. The reasearch data were analyzed by using one tailed t-test. The results showed that tobserved = 5.434 is greater than ttable =1.664. Based on this result it might be concluded that the implementation of Quantum Learning Model of type VAK (Visual Auditory Kinesthetic) facilitated with GeoGebra contributed a positive effect towards students’ critical thinking ability in mathematics. Yet, in line with the result, the reasearch found a difference in students’ ciritical thinking ability in both groups.keyword : Quantum Learning Model of type VAK, conventional teaching, mathematical critical thinking ability
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Kancing Gemerincing Berbantuan Kartu Masalah Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Sukasada ., Ni Made Irma Dwi Purnamayanti; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., I Wayan Puja Astawa,S.Pd,M.Stat.Sci
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing berbantuan kartu masalah lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas VII SMP Negeri 3 Sukasada tahun ajaran 2015/2016 yang tersebar dalam 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, sehingga terpilih kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis siswa dengan soal uraian berjumlah 5 butir. Selanjutnya data kemampuan komunikasi matematis siswa dianalisis menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t hitung (2,596) > t tabel (1,671). Akibatnya H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif teknik kancing gemerincing berbantuan kartu masalah lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung.Kata Kunci : kancing gemerincing, kartu masalah, komunikasi matematis This study aimed at determing wheter the mathematical communication skills of students that learned by using cooperative learning model aided by talking chip technique and problem card is higher than the direct learning model. This study is a quasi-experimental research that used the post-test only control group design. The research was conducted on class VII SMP Negeri 3 Sukasada in the academic year 2015/2016 which are grouped into 4 classes. Sample was taken by random sampling technique, in which class VII A was selected experimental class and class VII B as the control one. The data collection was using mathematical communication ability test with 5 grains questionnaires description. Furthermore, the data of students mathematical communication analyzed using t-test with significance level of 5%. Hypothesis test result show that t (2,596) > t table (1,671). Consequently Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that mathematical communication skills of students who learned by using cooperative learning model aided by talking chip technique and problem card is better than that of students who learnined by using direct learning modelkeyword : talking chip, probem card, mathemathical communication
PENERAPAN TEKNIK HANDS ON MINDS ON DENGAN MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII B5 SMP N 4 SINGARAJA ., Gede Purwandika; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v4i1.7550

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar matematika siswa, (2) mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa melalui penerapan teknik hands on minds on di kelas VIII B5 SMP Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B5 SMP Negeri 4 Singaraja dengan jumlah siswa 35 orang pada semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016. Data dikumpulkan dengan metode observasi, tes dan kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa dan aktivitas belajar siswa meningkat. Banyak siswa yang memenuhi KKM dari siklus I, Siklus II dan Siklus III berturut-turut adalah 5,7%, 40% dan 80%. Aktivitas belajar siswa pada siklus I berada pada kategori cukup aktif kemudian pada siklus II aktivitas belajar siswa masih dalam kategori cukup aktif dan pada siklus III aktivitas belajar siswa berada pada kategori aktif. Peningkatan ini dapat terjadi karena pembelajaran yang diterapkan dengan alat peraga menjadikan matematika menjadi lebih bermakna bagi siswa, dan adanya pemberian tugas untuk membuat mind mapping membuat siswa belajar merangkum sehingga siswa lebih paham tentang inti pembelajaran.Kata Kunci : teknik hands on minds on dengan mind mapping, aktivitas belajar siswa, prestasi belajar matematika siswa This study aims (1) to describe the increase of student mathematics achievement, (2) to increase students' learning activity through the application of hands on minds on technique in grade VIII B5 SMP Negeri 4 Singaraja. This study used classroom action research (PTK) design, which was carried out in three cycles. The subjects were students of grade VIII B5 SMP Negeri 4 Singaraja in the second semester of the Academic Year 2015/2016. Methods for collecting reseach data were observation, test, and questionnaire methods. Data were analyzed using descriptive analysis technique. The results of this study showed that students' mathematics achievement and students’ learning activity increased. Many students who meet mastery of learning the first cycle, Cycle II and Cycle III respectively was 5.7%, 40% and 80%.The average score of students’ learning activity in the first cycle was 44.62 and then in the second cycle, the average students’ activity increased to 49.56 and in the third cycle average students’ activity increased to 61.80. The increases were reached after the students passed through the different learning stages from the application of hands on minds on technique with a few improvement of learning action. keyword : Technique Hands On Minds On with Mind Mapping, Learning Activity, Student Mathematics Achievemen
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 3 SINGARAJA ., I Wayan Kumarayasa; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berorientasi masalah matematika terbuka lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian adalah Post Test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 3 yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian dan diberikan di akhir penelitian. Data hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika dianalisis menggunaan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t_hitung=1,86491 >〖 t〗_tabel= 1,68595. Hal ini menjelaskan bahwa H_(0 ) ditolak, yang berarti bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berorientasi masalah matematika terbuka lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terjadi karena adanya fakta-fakta empiris bahwa siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berorientasi masalah matematika terbuka lebih aktif bertanya, lebih bersemangat dalam memecahkan masalah matematika, dan lebih memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Model pembelajaran generatif, masalah matematika terbuka, pemecahan masalah matematika This study was aimed at investigating whether mathematical problem solving ability of students who were taught with generative learning model oriented on open-ended mathematical problem was better than those who were taught with conventional learning model. This study was a quasi experiment and used a Post Test Only Control Group Research Design. The population of this study was all students of XI MIPA class at SMA Negeri 3 Singaraja in the academic year 2015/2016. Cluster random sampling was used as the sampling technique in this study, in which XI MIPA 1 and XI MIPA 3 classes were selected randomly as the samples of the study. Essay test was used to gather the students’ mathematical problem solving ability as the data of this research. One tail independent t-test with 5% significance level was used to analyze the data. The result of the study showed that the tscore = 1,86491 > ttable = 1,68595. Based on the data analysis, it can be concluded that the nul hypothesis was rejected. This means that the students’ mathematical problem solving ability who were taught with generative learning model oriented on open-ended mathematical problem was better than the one of students who were taught with conventional learning model. This result was supported by the findings that the students who were taught with generative learning model oriented on open-ended mathematical problem were more active, enthusiastic, and curious than those who were taught with conventional learning model.keyword : Generative learning model, open-ended mathematical problem, mathematical problem solving
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN METODE TEAM QUIZ TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., I Pt Ade Andre; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Team Quiz lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, yaitu sebanyak 574 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling untuk mendapatkan satu kelas kontrol dan satu kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Skor test pemahaman konsep matematika siswa dianalisis dengan menggunakan uji-t satu pihak yaitu pihak kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Team Quiz lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Team Quiz memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Metode Team Quiz, pemahaman konsep katematika siswa This research was aimed to know whether the level of student’s understanding on mathematical concepts who were taught using Cooperative Learning Model combined with Team Quiz Method is better than the one who were taught using conventional learning. The population in this research was all of eighth grade students of SMP Negeri 2 Singaraja in academic year 2013/2014. It consisted of 574 people. The selecting sample was done by using the random sampling technique to get one experiment class and one control class. The research design used in this research was the Post-test Only Control Group Design. The scores data of the mathematical concepts understanding were analyzed by using right tailed t-test. The results of hypothesis testing showed that the level of student’s understanding on mathematical concepts who were taught using Cooperative Learning Model combined with Team Quiz Method is better than the one who were taught using conventional learning. So, it can be concluded that the Cooperative Learning Model with Team Quiz Method had a positive influence on student’s mathematical concepts understanding.keyword : Cooperative Learning Model, Team Quiz Method, student’s mathematical concepts understanding
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERORIENTASI MASALAH MATEMATIKA TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI KECERDASAN LOGIS MATEMATIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 DENPASAR Wirasti, Ni Komang; Suparta, I Nengah; Sariyasa, Sariyasa
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi masalah matematika terbuka dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah; (2) mengetahui ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Denpasar tahun pelajaran 2015/2016 yang terdistribusi dalam sepuluh kelas. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling, diperoleh siswa pada kelas X IPA 1, X IPA 2, dan X IPA 5 sebagai kelompok eksperimen dan X IPA 3, X IPA 4, dan X IPA 6 sebagai kelompok kontrol. Hasilnya dianalis menggunakan analisis varian dua jalur (anava dua arah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi masalah matematika terbuka dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah; (2) terdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan kecerdasan logis matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah. Kata-kata Kunci : model pembelajaran, pemecahan masalah, masalah matematika terbuka, kemampuan pemecahan masalah, kecerdasan logis matematis. AbstractThe study was conducted in order to analyze: (1) the different ability of problem solving between the students following learning model application of problem solution oriented open ended mathematics and another group joining problem solving Learning; (2) the contribution of interaction between instructional model and logical mathematical intelligences towards problem solving skills. The study involved the students of class X SMAN 2 Denpasar in 2015/2016 spread out into ten different classes with homogeneous ability as the population. Based on random sampling the classes X IPA 1, X IPA 2, and X IPA 5 were determine as experimental groups, while classes X IPA 3, X IPA 4, dan X IPA 6 as control groups. The technique analysis Two Way Analysis of Varians. The result of data analysis this research that (1) the student’s ability of problem solving following learning model application of problem solution oriented open ended mathematics in which it is better, compared which student’s ability of problem solving following problem solution learning model ; (2) there was a significant contribution of interaction between learning model application and logical mathematical intelligences towards ability of problem solving. Key word : problem solution learning model, problem solving, open-ended mathematics, ability of problem solving, logical mathematics intelligences
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Kontekstual Berorientasi Pengembangan Karakter dalam Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Wicaksana, I Made Yoga; Suparta, I Nengah; Suharta, I Gusti Putu
Indonesian Values and Character Education Journal Vol 1, No 2 (2018): October
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ivcej.v1i2.20319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran matematika kontekstual yang berorientasi pengembangan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SD Laboratorium Undiksha Singaraja sebagai subjek penelitian. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa buku siswa dan buku petunjuk guru. Buku siswa yang dimaksud adalahbuku matematika yang merupakan bagian dari buku tematik siswa. Penyajian materi secara kontekstual dan disesuaikan dengan budaya lokal siswa. Buku petunjuk guru mempunyai komponen-komponen berupa petunjuk penggunaan buku, persiapan mengajar, dan sajian bahan ajar serta tindak lanjut berupa pekerjaan rumah dan penekanan nilai karakter.Validitas, kepraktisan, dan keefektifan dari perangkat pembelajaran didasarkan atas pendapat validator, respon guru dan siswa, serta hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran tersebut. Pengembangan perangkat pembelajaran tersebut mengikuti prosedur penelitian desain dari Plomp yang meliputifase penelitian awal, faseprototipe, dan faseassesment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan yang diharapkan. Hasil dari penelitian menggunakan perangkat pembelajaran tersebut menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar matematikayang meliputi aspek kognitif dan afektif. 
Co-Authors ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed. ., Gede Purwandika ., I Komang Widanto ., I Made Yoga Emma Prasetya ., I Pt Ade Andre ., I PUTU ADE ANDRE PAYADNYA ., I PUTU EDITIA MIUSENA ., I Wayan Kumarayasa ., IDA AYU IKA TRISNA DEWI ., IDA AYU NGURAH SULASMINIYATI ., KADEK YUDISTA WITRAGUNA ., MADE WIDYA SURYAPRANI ., NI KOMANG WIRASTI ., NI LUH TIA RAHMAWATI ., Ni Made Erlinta Devi ., Ni Made Irma Dwi Purnamayanti ., NI PUTU MEINA AYUNINGSIH ., NI WAYAN SANJIWANI UTAMI ., NI WAYAN SRI WIDHYANTARI ., NI WAYAN YUNIK WIDIA ASTUTI ., PANDE GEDE SUBIKSA BRAHMA RANDRA ., PUTU YULI SUWASTINI A. M. Sari Ade Dwi Utami Adi Saputra, Putu Resya Agustiari, Pande Kadek Rai Agustini, Kadek Trisna Anak Agung Lilyk Cahyani . Anak Agung Lilyk Cahyani ., Anak Agung Lilyk Cahyani Anak Agung Ngurah Gde Sapteka Annadhifi, Muhammad Ilham Nurfaizi Apriyanti, Muda Bgeholz, Susanne Budayana, I Made Cahyani, Ni Putu Candra D. Dafik Dewa Ayu Oka Setiawati Dewi, Putu Kartika Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Findayani, Ni Kadek Gde Suweken Gede Purwandika . Gede Suweken Ghoffari, Lalu Hasan I Dewa M. Agus Ariawan I Dewa Made Agus Ariawan I Gede Adhitya Wisnu Wardhana I Gst Nyoman Yudi Hartawan I Gst Putu Sudiarta I GUSTI AGUNG EKA SURYANTARI . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I GUSTI PUTU ARI SUGIANTARA . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I KETUT GEDE BIRAWA ANURAGA . I Komang Sukendra I Komang Widanto . I Made Ardana I Made Chandra Adi Purnama I Made Satria Wiguna I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Sumerta Yasa I Made Yoga Emma Prasetya . I MADE YOGA WICAKSANA . I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I Pt Ade Andre . I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Eka Irawan I PUTU EKA IRAWAN I WAYAN EKA ARYASUTA . I Wayan Kumarayasa . I Wayan Muderawan I Wayan Puja Astawa I Wayan Sadra Ida Ayu Purnama Bestari K. DEADY IRMAWAN . Kadek Amerta Yasa Kadek Pasek Budarsini KANISIUS MANDUR . Komang Agus Widyatmika Komang Tri Purnamayanthi Lestari, Sahin Two LUH DE IRIN PRADNYAWATI . Luh Mitha Priyanka Luh Putu Sri Lestari Made Widya Suryaprani Matthiesen, Finn Muhammad Naoval Husni Muhammad Turmuzi N. K. Nuraini N. L. T Rahmawati Narita, Ni Luh Putu Dinna Surya Narottama, Anak Agung Ngurah Made Ni Kadek Findayani Ni Kadek Suryantini Ni Komang Wirasti Ni Luh Dewi Sintiari Ni Luh Putu Dinna Surya Narita Ni Luh Suciari . Ni Luh Suciari ., Ni Luh Suciari Ni Made Erlinta Devi . Ni Made Irma Dwi Purnamayanti . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suastini Ni Made Suastini, Ni Made Ni Made Suwarnisi Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Riantini W. Ni Putu Ari Wiratini Ni Putu Darmayanti Ni Putu Nova Andriani Ni Putu Santhi Widiasih NI PUTU WIWIN SURYANTARI . Ni Wayan Ekayanti Ni Wayan Mei Ekayanti Ni Wayan Sanjiwani Utami . Ni Wayan Sri Maeti Pande Kadek Rai Agustiari Partayasa, Wayan Payadnya, I Putu Ade Andre Periandani, Putu Novi Pratiwi, Kadek Ayu Mutiara Priyanka*, Luh Mitha Purnama, I Made Chandra Adi Purnamayanthi, Komang Tri Putra, Komang Hendri Nugraha Putu Adhitya Santika Dharma Putu Kartika Dewi Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Novi Periandani Putu Resya Adi Saputra Rahmawati, N. L. T Rani Darmayanti Riantini W., Ni Nyoman Riza Aldira Robiatul Adawiyah Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde Sapteka Sariyasa . SEBASTIANUS FEDI . Setiawan, Kadek Aldi Setiawati, Dewa Ayu Oka Srinivasa, Putu Winy Sudiarta, I Gst. Putu Suryantini, Ni Kadek Suryaprani, Made Widya Suweken, Gde Ulya, Viki Himatul Waluyo, D. Wayan Partayasa Wayan Sadra Wicaksana, I Made Yoga Widiantari, Ni Kadek Kasi Widiasih, Ni Putu Santhi Wikasari, Ayu Wirasti, Ni Komang