p-Index From 2021 - 2026
5.138
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika E-Journal Of Animal Science Udayana University Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI Jurnal Pengajaran MIPA Jurnal Sains dan Teknologi Electronic Journal of Graph Theory and Applications (EJGTA) AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Journal on Mathematics Education (JME) Journal on Mathematics Education (JME) Jurnal Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Elemen JURNAL SIMETRIK Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan International Journal on Emerging Mathematics Education WIDYA LAKSANA MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Combinatorics Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio EIGEN MATHEMATICS JOURNAL JURNAL PENDIDIKAN MIPA Thinking Skills and Creativity Journal Indonesian Values and Character Education Journal Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Jurnal Math-UMB.EDU Indonesian Journal of Chemistry and Environment Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan Indonesian Journal of Instruction Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Al-Irsyad Journal of Mathematics Education JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro International Journal of Education, Management, and Technology Jurnal Pendidikan MIPA MEDIA EDUKASI: JURNAL ILMU PENDIDIKAN Exploration In Early Childhood Research
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN JENIS KELAMIN, LITERASI MATEMATIKA, DAN DISPOSISI MATEMATIKA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMA NEGERI DI DENPASAR Suryaprani, Made Widya; Suparta, I Nengah; Suharta, I Gusti Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis hubungan dan besar hubungan antara jenis kelamin, literasi matematika, dan disposisi matematika terhadap prestasi siswa di kelas X SMA Negeri se Denpasar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri se–Denpasar. Sampel yang digunakan terdiri dari empat sekolah dengan perwakilan satu sekolah setiap kecamatan di Denpasar. Penelitian ini merupakan path analysis yang merupakan teknik statistik yang digunakan menguji hubungan langsung dan tak langsung antara dua atau lebih variabel. Instrumen pengambilan data menggunakan angket disposisi, dokumetasi, dan tes literasi matematika yang kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi. Berdasarkan pustaka yang ada kemampuan literasi matematika siswa dan laki laki memiliki perbedaan signifikan. Begitu juga disposisi matematika siswa pria lebih baik dari siswa perempuan. Hal ini erat kaitannya dengan prestasi belajar matematika siswa itu sendiri. Jenis kelamin berpengaruh langsung terhadap prestasi matematika dan juga tidak langsung di lihat dari kemampuan literasi dan disposisi matematikanya. Kata-kata Kunci : Literasi Matematika, Disposisi Matematika, Jenis Kelamin, dan Prestasi Siswa AbstractPurpose this research was to determine the type of relationship and the great relationship between the sexes, mathematical literacy and mathematics disposition on student performance in class X SMA in Denpasar. Research population was all students of class X SMA in Denpasar. Sample consisted of four schools with a representative of the school every district in Denpasar. This research is path analysis which is a statistical technique used to test both direct and indirect relationships between two or more variables. Instruments data aquisition using a questionnaire disposition, dokumetation, and mathematical literacy tests were then analyzed using regression analysis. Based on existing literature mathematical literacy and male students have significant differences. Likewise, male students' mathematical disposition better than female students. It is closely related to the students' mathematics achievement in itself. Gender direct effect on math achievement and also indirectly in view of literacy and math disposition. Keywords: Mathematical Literacy, Mathematics Disposition, Sex, and Student Achievement
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH MATEMATIKA TERBUKA DENGAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA Suryantini, Ni Kadek; Suparta, I Nengah; Sudiarta, I Gusti Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran matematika diberikan kepada siswa untuk semua jenjang pendidikan formal dengan tujuan agar siswa dapat bernalar, berpikir secara logis, analitis, kritis, kreatif serta mandiri. Hal ini dapat ditumbuhkembangkan dengan pembelajaran matematika berbasis masalah matematika. Pembelajaran matematika dan kemampuan pemecahan masalah mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Masalah dalam matematika dapat berupa masalah tertutup dan masalah terbuka. Pada artikel ini akan difokuskan pada pembelajaran berbasis masalah matematika terbuka. Tujuan dari pembelajaran matematika berbasis masalah matematika terbuka ialah untuk membantu mengembangkan kegiatan kreatif dan kemampuan berpikir matematis siswa dalam pemecahan masalah. Pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengembangan masalah matematika terbuka, yang disusun sedemikian rupa sehingga masalah tersebut memiliki lebih dari satu jawaban yang benar, dengan lebih dari satu prosedur dan argumentasi pula. Faktor kognitif juga berpengaruh terhadap kesuksesan siswa, diperlukan kemampuan untuk mengontrol kognitif yang disebut kemampuan metakognitif. Secara ringkas metakognitif dapat diistilahkan sebagai thinking about thinking. Guru diharapkan dapat meningkatkan kemampuan metakognitif siswa melalui keterampilan metakognitif. Dari paparan sebelumnya diharapkan bahwa pembelajaran berbasis masalah terbuka dan keterampilan metakognitif akanber kontribusi positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Dalam artikel ini dibahas penerapan pembelajaran berbasis masalah yang dikombinasikan dengan keterampilan metakognitif untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Kata-kata Kunci: Pembelajaran berbasis masalah matematika terbuka, Keterampilan metakognitif, Prestasi belajar matematika siswa AbstractMath is given to students for all levels of formal education with the aim that students can reason, think logically, analytically, critically, creatively and independently. It can be cultivated with problem based learning. Math learning and problem solving skills have a very close relationship. The problem in mathematics can be a closed and open problem. This paper will focus on open ended problem. Its objective is to develop creative activities and students' mathematical thinking skills in problem solving. Math learning which orients on the development of an open ended problem, is designed as the problem has more than one correct answer, with more than one procedure and arguments. Cognitive factors also affect the success of the students, in which the capability to control the cognitive called metacognitive skills is highly required. Briefly, metacognitive can be defined as thinking about thinking. Teachers are expected to improve students' metacognitive capability through metacognitive skills. From the previous elaboration, it is expected that an open ended problem and metacognitive skills will contribute positively to students' mathematics achievement. In this paper, the application related to the combination of an open ended problem with metacognitive skills to improve mathematics achievement of students will be discuss thoroughly. Keywords: Open ended problem, metacognitive skills, mathematics achievement
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA: PENGETAHUAN AWAL, APRESIASI MATEMATIKA, DAN KECERDASAN LOGIS MATEMATIS Irawan, I Putu Eka; Suharta, I Gusti Putu; Suparta, I Nengah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah matematika dengan menggunakan pemahaman sebelumnya atau kajian-kajian yang relevan secara logis dan teliti untuk menghadapi situasi yang tidak rutin. Para guru cenderung hanya menyoroti tentang metode pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Akan tetapi ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terutama faktor internal seperti kemampuan pengetahuan awal, apresiasi matematika, dan kecerdasan logis matematis. Pengetahuan awal mempermudah dan membantu siswa untuk menguasai materi pokok. Apabila pengetahuan awal dapat dimanfaatkan dengan baik dalam memahami materi baru, maka akan berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Apresiasi matematika dapat menimbulkan gairah dan perhatian serius dalam belajar matematika. Gairah dan perhatian serius dalam belajar matematika dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Kecerdasan logis matematis membuat siswa dapat mengaitkan informasi-informasi yang terdapat dalam masalah dengan metode-metode yang tepat untuk menyelesaikan masalah matematika dan dalam melakukan perhitungan matematis. Sehingga kecerdasan logis matematis sangat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika. Pengetahuan awal, apresiasi matematika, dan kecerdasan logis matematis dapat mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa. Kata-kata Kunci: pengetahuan awal, kecerdasan logis matematis AbstractAbility to solve mathematical problems using a previous understanding or relevant studies logically and carefully to deal with situations that are not routine. Teachers tend to only sheds light on learning methods are used to improve students' mathematical problem solving abilities. But there are other factors that affect students' mathematical problem solving ability, especially internal factors such as the ability of prior knowledge, appreciation of mathematics and mathematical logical intelligence. Prior knowledge can help students to master the subject matter. If the initial knowledge can be put to good use in understanding the new material, it will affect the ability of mathematical problem solving. Appreciation of mathematics can passion and serious attention in learning mathematics. Passion and serious attention in learning mathematics can improve the ability of mathematical problem solving. Logical mathematical intelligence enables students to associate the information contained in trouble with the appropriate methods for solving mathematical problems and to perform mathematical calculations. So the logical mathematical intelligence greatly affect the ability of solving mathematical problems. Prior knowledge, appreciation of mathematics and mathematical logical intelligence may affect the ability of mathematical problem solving in students.  Keyword: prior knowledge, mathematical logical intelligence
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BERBANTUAN PERTANYAAN WHAT-IF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENANGANI PERMASALAHAN MATEMATIKA TERBUKA Payadnya, I Putu Ade Andre; Suparta, I Nengah; Suweken, Gede
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan teori pembelajaran lokal pada materi luas daerah lingkaran. Penelitian menitikberatkan pada peningkatan kemampuan siswa menangani permasalahan matematika terbuka. Sebagai bantuan, dalam pembelajaran disertai pertanyaan what-if untuk mengembangkan pemikiran siswa. Penelitian ini menggunakan metode design research dengan tiga tahapan yang meliputi penelitian awal, implementasi dan analisis retrospektif. Aktivitas pembelajaran disusun berdasarkan prinsip-prinsip permasalahan matematika terbuka. Implementasi pembelajaran dilakukan di Kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Data terkait dengan aktivitas dan strategi yang digunakan siswa dalam menyelesaikan masalah yang diberikan selama pembelajaran berlangsung dikumpulkan melalui jawaban tertulis siswa di LKS, hasil post-test, wawancara dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Lintasan pembelajaran dari penelitian desain ini memiliki tahapan sebagai berikut: (1) menghitung luas daerah gambar danau menggunakankertas berpetak, (2) menghitung luas daerah lingkaran menggunakan kertas berpetak , (3) menemukan nilai π dan rumus luas daerah lingkaran, (4) menyelesaikan berbagai permasalahan matematika terbuka. Temuan yang diperoleh peneliti adalah dimana siswa sempat kesulitan menemukan metode lain dan banyak variasi jawaban siswa yang tidak diprediksi sebelumnya. Siswa sudah mampu melakukan reasoning dengan baik meskipun masih ada yang kurang efektif. Pemahaman siswa pada permasalahan matematika terbuka meningkat. Peneliti mementingkan aspek keterhubungan dan realitas sajian dalam lintasan pembelajaran. Kata-kata Kunci: Luas Daerah Lingkaran, Permasalahan Matematika Terbuka, Pertanyaan What-If, Teori Pembelajaran Lokal  AbstractThe purpose of the study was to obtain a local instructional trajectory for the area of the circle materials. The focus of the study was on the improvement of students’ ability on solving open-ended problems. As supports, the what-if type questions are used to developed student thinking ability. Design research was deliberately chosen as the method of the present study, with three following steps: (1) preliminary research, teaching implementation and retrospective analysis. The teaching implementation was carried out at Grade VIII SMP Negeri 1 Singaraja Academic Year 2015/2016. The data related to student’ activities and strategies that students used to solve the given problems during learning processes were collected through students’ written works in the worksheets, result of post-test, interviews, and observations. The gathered data were analysed descriptively. Learning trajectory of this research has four steps: (1) counting the area of lake pictures using grid paper, (2) counting the area of the circle using grid paper, (2) refinding π and the area of the circle formula, and (4) solving open-ended problems. From the research we found that in the beginning students are difficultto find another method when counting the area of the circle using grid paper. The other finding show that there are many variation in students’ answer. The students was capable to do reasoning although there are the reasoning that not effective. Students’ understanding in open-ended problems was increased. Researcher put important point in conecctivity and object reality in learning trajectory. Key words: Area of The Circle, Open-Ended Problems, What-if Questions, Design Research, Local Instructional Theory
DUKUNGAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA BERKARAKTER Suparta, I Nengah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pembangunan bangsa yang kompetitif, selain membutuhkan warga bangsa yang cerdas intelektual, juga menuntut sumber daya manusia yang berkarakter. Untuk hal terakhir ini diperlukan pendidikan nilai atau budhi pekerti. Pendidikan nilai dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, merupakan tugas kewajiban keluarga, masyarakat, dan sekolah secara terintegrasi. Sebagai institusi formal yang direncanakan dan diorganisir secara matang, sekolah mempunyai peran dan tanggung jawab yang sangat besar bagi pewujudan sumber daya manusia yang berkarakter. Setiap pendidik seyogyanya mengarahkan setiap aktifitas pembelajaran untuk dapat berkontribusi optimal bagi pembangunan karakter bangsa. Pada tulisan ini dipaparkan hasil pencermatan mengenai pendidikan matematika sebagai pendidikan nilai dalam rangka pembangunan sumber daya manusia berkarakter. Tulisan ini menguraikan beberapa nilai yang secara signifikan dapat ditransformasikan kepada peserta didik melalui proses pembelajaran matematika.Kata-kata kunci: pendidikan matematika, pendidikan nilai, sumber daya manusia berkarakter
MEMBANGUN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN MATEMATIKA Suparta, I Nengah
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII A3 SMP NEGERI 3 SAWAN Suastini, Ni Made; Suparta, I nengah; Hartawan, I Gst Nyoman Yudi
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A3 SMP Negeri 3 Sawan yang berjumlah 28 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan penyebaran angket. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar matematika siswa meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I, siswa yang berada pada kriteria kurang aktif sebanyak 1 orang, kriteria cukup aktif sebanyak 26 orang, dan kriteria aktif sebanyak 1 orang. Pada sikus II, siswa yang berada pada kriteria cukup aktif sebanyak 17 orang dan kriteria aktif sebanyak 11 orang. Pada siklus III, siswa yang berada pada kriteria aktif sebanyak 26 orang dan kriteria sangat aktif sebanyak 2 orang. Peningkatan rata-rata nilai pemahaman konsep matematika siswa dari tahun-tahun sebelumnya yaitu dari 65,48 menjadi 75,55 pada siklus I, dari 53,74 menjadi 75,83 pada siklus II, dan dari 53,74 menjadi 78,43 pada siklus III. Peningkatan tersebut dapat tercapai karena siswa berperan sebagai fasilitator, memfasilitasi siswa lain dalam kegiatan pembelajaran sehingga melatih keaktifan siswa untuk berusaha memahami suatu materi, meningkatkan kemampuan saling bertukar pendapat, dan keberanian mengutarakan pendapat secara tebuka yang menyebabkan terjadinya interaksi, baik antara siswa dengan siswa maupun antara siswa dengan guru. Skor tanggapan seetiap siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan berada pada kriteria positif.Kata kunci: Student Facilitator and Explaining, aktivitas belajar, pemahaman konsep matematika, tanggapan siswa.
DEVELOPMENT OF HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY FOR LINEAR EQUATIONS WITH PISA AND SCIENTIFIC APPROACH MODEL CONSIDERATION Apriyanti, Muda; Suweken, Gede; Suparta, I Nengah
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 24, No 2 (2019): JPMIPA: Volume 24, Issue 2, 2019
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v24i2.15856

Abstract

Prediction of how learning might proceed can be used as a basis for designing and achieving successful learning. A Hypothetical Learning Trajectory (HLT) consisted of learning goals, a set of learning activities, and a hypothesized learning process was developed for learning linear equations in which PISA and the scientific approach model also became points of consideration. HLT implementation in three learning schemes suggested the importance of scaffolding in learning linear equations. Sufficient and strategic scaffolding can improve student’s understanding and facilitate the students in overcoming obstacles when learning linear equations.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN HIMPUNAN DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Ekayanti, Ni Wayan Mei; Suparta, I Nengah; Sudiarta, I Gusti Putu
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2020): Vol. 3 No. 1 Maret 2020
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.766 KB) | DOI: 10.36815/majamath.v3i1.571

Abstract

This study aimed to know the characteristics of the device and the results development of set learning device with Problem Based Learning models oriented character education that was quality is valid, practical and effective. In this study developed learning tools in the form of Teacher Book and Student Books. The type of research used is design research. The subjects of this study were students of Denpasar State Middle School Saraswati 1. The Development of the learning tool follows the Plomp development procedure which includes the preliminary phases, prototype phase, and assessment phase. The learning device validity data was based on expert opinion. The practicality data of instructional devices is based on instruction learning device data, student response questionnaire and teacher response questionnaire. Data on the effectiveness of instructional tools were collected using mathematical problem-solving tests. The validation results indicated that the teacher book and the student books manuals developed obtained valid categories. The results of observation of the implementation of learning, repons students and teacher responses indicate that the implementation of learning was categorized as practical. Based on the results of the test the learning device was included in the effective criteria.    
KONSTRUKSI BARISAN HITUNG SERAGAM SEIMBANG BERBASIS BARISAN TRANSISI KODE GRAY ., Ni Luh Dewi Sintiari; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi barisan hitung seragam seimbang φ(n,t) untuk beberapa pasangan terurut (n,t) dimana n > t, t ganjil, dan faktor persekutuan terbesar dari n dan t, yang dilambangkan dengan FPB(n,t) lebih dari 1. Barisan hitung seragam φ(n,t) adalah barisan hitung n-bit dimana banyaknya perubahan bit diantara setiap dua katakode berurutan adalah t. Barisan hitung seragam dibutuhkan dalam menguji sirkuit-sirkuit listrik dan sistem informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan, dengan mencermati dan menelaah pengetahuan dalam berbagai sumber pustaka yang menunjang penelitian ini. Selain itu juga digunakan kerja laboratorium dengan menggunakan perangkat lunak Excel. Untuk mencari konstruksi barisan hitung seragam, langkah pertama adalah menentukan matriks sirkulan biner nonsingular. Langkah kedua adalah mentransformasi barisan transisi kode Gray n-bit menjadi barisan transisi dari barisan hitung seragam φ(n,t) dengan menggunakan matriks sirkulan biner nonsingular. Langkah ketiga adalah menganalisis distribusi barisan transisi dari φ(n,t) apakah dapat menghasilkan barisan hitung seragam seimbang. Hasil penelitian ini adalah beberapa konstruksi barisan hitung seragam dengan karakteristik yang tertentu yang unik. Barisan yang ditemukan antara lain barisan hitung φ(n,t) dengan FPB(y,t)=1, dan y=n/FPB(n,t) , barisan hitung φ(2^m t,t), dengan m∈N, dan barisan hitung φ(2t,t), yang dikonstruksi berdasarkan matriks sirkulan biner nonsingular yang berbeda. Beberapa konstruksi tersebut merupakan barisan hitung seragam seimbang. Kata Kunci : kode Gray, matriks sirkulan biner, barisan hitung seragam, barisan hitung seragam seimbang This research aimed to find some constructions of balanced uniform counting sequence φ(n,t) for some ordered pairs (n,t) where n > t, for odd number t, and the greatest common divisor of n and t, which is denoted by gcd(n,t) is greater than 1. A uniform counting sequence φ(n,t) is an n-bit counting sequence where the number of bit changes between any two successive codewords in the sequence is equal to t. Uniform counting sequence is used in testing the electricity circuits and the information system. The method used in this research was literature review by observing and analyzing the content of various literatures which support the current research. It also used laboratory work by using software Excel. In order to construct a uniform counting sequence, the first step is determining the binary nonsingular circulant matrices. The second step is transforming the transition sequence of n-bit Gray code into transition sequence of uniform counting sequence φ(n,t) by using the binary nonsingular circulant matrix. The third step is analyzing the transition count distribution of φ(n,t) whether it possible to build balanced uniform counting sequence. The results of the research were constructions of uniform counting sequences that have certain properties. The uniform counting sequence founded were uniform counting sequence φ(n,t) where gcd(y,t)=1, and y=n/FPB(n,t) , uniform ccounting sequence φ(2^m t,t), where m∈N, and uniform counting sequence φ(2t,t), which were constructed based on different nonsingular binary circulant matrices. Some of these constructions are balanced uniform counting sequences.keyword : Gray code, binary circulant matrices, uniform counting sequence, balanced uniform counting sequence
Co-Authors ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed. ., Gede Purwandika ., I Komang Widanto ., I Made Yoga Emma Prasetya ., I Pt Ade Andre ., I PUTU ADE ANDRE PAYADNYA ., I PUTU EDITIA MIUSENA ., I Wayan Kumarayasa ., IDA AYU IKA TRISNA DEWI ., IDA AYU NGURAH SULASMINIYATI ., KADEK YUDISTA WITRAGUNA ., MADE WIDYA SURYAPRANI ., NI KOMANG WIRASTI ., NI LUH TIA RAHMAWATI ., Ni Made Erlinta Devi ., Ni Made Irma Dwi Purnamayanti ., NI PUTU MEINA AYUNINGSIH ., NI WAYAN SANJIWANI UTAMI ., NI WAYAN SRI WIDHYANTARI ., NI WAYAN YUNIK WIDIA ASTUTI ., PANDE GEDE SUBIKSA BRAHMA RANDRA ., PUTU YULI SUWASTINI A. M. Sari Ade Dwi Utami Adi Saputra, Putu Resya Agustiari, Pande Kadek Rai Agustini, Kadek Trisna Anak Agung Lilyk Cahyani . Anak Agung Lilyk Cahyani ., Anak Agung Lilyk Cahyani Anak Agung Ngurah Gde Sapteka Annadhifi, Muhammad Ilham Nurfaizi Apriyanti, Muda Bgeholz, Susanne Budayana, I Made Cahyani, Ni Putu Candra D. Dafik Dewa Ayu Oka Setiawati Dewi, Putu Kartika Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Findayani, Ni Kadek Gde Suweken Gede Purwandika . Gede Suweken Ghoffari, Lalu Hasan I Dewa M. Agus Ariawan I Dewa Made Agus Ariawan I Gede Adhitya Wisnu Wardhana I Gst Nyoman Yudi Hartawan I Gst Putu Sudiarta I GUSTI AGUNG EKA SURYANTARI . I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I GUSTI PUTU ARI SUGIANTARA . I Gusti Putu Suharta I Gusti Putu Suharta I KETUT GEDE BIRAWA ANURAGA . I Komang Sukendra I Komang Widanto . I Made Ardana I Made Chandra Adi Purnama I Made Satria Wiguna I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Sumerta Yasa I Made Yoga Emma Prasetya . I MADE YOGA WICAKSANA . I Nyoman Gita I Nyoman Sukajaya I Pt Ade Andre . I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Eka Irawan I PUTU EKA IRAWAN I WAYAN EKA ARYASUTA . I Wayan Kumarayasa . I Wayan Muderawan I Wayan Puja Astawa I Wayan Sadra Ida Ayu Purnama Bestari K. DEADY IRMAWAN . Kadek Amerta Yasa Kadek Pasek Budarsini KANISIUS MANDUR . Komang Agus Widyatmika Komang Tri Purnamayanthi Lestari, Sahin Two LUH DE IRIN PRADNYAWATI . Luh Mitha Priyanka Luh Putu Sri Lestari Made Widya Suryaprani Matthiesen, Finn Muhammad Naoval Husni Muhammad Turmuzi N. K. Nuraini N. L. T Rahmawati Narita, Ni Luh Putu Dinna Surya Narottama, Anak Agung Ngurah Made Ni Kadek Findayani Ni Kadek Suryantini Ni Komang Wirasti Ni Luh Dewi Sintiari Ni Luh Putu Dinna Surya Narita Ni Luh Suciari . Ni Luh Suciari ., Ni Luh Suciari Ni Made Erlinta Devi . Ni Made Irma Dwi Purnamayanti . Ni Made Sri Mertasari Ni Made Suastini Ni Made Suastini, Ni Made Ni Made Suwarnisi Ni Nyoman Parwati Ni Nyoman Riantini W. Ni Putu Ari Wiratini Ni Putu Darmayanti Ni Putu Nova Andriani Ni Putu Santhi Widiasih NI PUTU WIWIN SURYANTARI . Ni Wayan Ekayanti Ni Wayan Mei Ekayanti Ni Wayan Sanjiwani Utami . Ni Wayan Sri Maeti Pande Kadek Rai Agustiari Partayasa, Wayan Payadnya, I Putu Ade Andre Periandani, Putu Novi Pratiwi, Kadek Ayu Mutiara Priyanka*, Luh Mitha Purnama, I Made Chandra Adi Purnamayanthi, Komang Tri Putra, Komang Hendri Nugraha Putu Adhitya Santika Dharma Putu Kartika Dewi Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Putu Novi Periandani Putu Resya Adi Saputra Rahmawati, N. L. T Rani Darmayanti Riantini W., Ni Nyoman Riza Aldira Robiatul Adawiyah Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde Sapteka Sariyasa . SEBASTIANUS FEDI . Setiawan, Kadek Aldi Setiawati, Dewa Ayu Oka Srinivasa, Putu Winy Sudiarta, I Gst. Putu Suryantini, Ni Kadek Suryaprani, Made Widya Suweken, Gde Ulya, Viki Himatul Waluyo, D. Wayan Partayasa Wayan Sadra Wicaksana, I Made Yoga Widiantari, Ni Kadek Kasi Widiasih, Ni Putu Santhi Wikasari, Ayu Wirasti, Ni Komang