Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN KOMBINASI KULIT KACANG DENGAN BONGGOL PISANG DAN BIJI NANGKA UNTUK PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE DENGAN PENAMBAHAN GLISEROL Asngad, Aminah; Amelia, Risky; Aeni, Nurul
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 4, No 1: March 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v4i1.5924

Abstract

Untuk menyelamatkan lingkungan dari bahaya plastik, saat ini telah dikembangkan plastik biodegradable yang dapat diuraikan kembali oleh mikroorganisme secara alami menjadi senyawa yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketahanan tarik dan perpanjangan putus serta uji biodegradabel plastik dari kulit kacang dengan bonggol pisang dan biji nangka dengan penambahan gliserol. Penelitian dilakukan di lab.Biologi FKIP UMS, metode penelitian eksperimen. Rancangan penelitian acak lengkap dengan 2 faktor perlakuan yaitu: Faktor 1 kombinasi perlakuan (K), K1= kacang tanah dan bonggol pisang; K2 = kacang tanah dan biji nangka. Faktor 2 kadar gliserol (G), G 1 =6ml; G 2 = 7ml; G3 =8ml. Analisis yang digunakan deskriptif kualitatif untuk uji ketahanan tarik, perpanjangan putus dan uji biodegradabilitas. Hasil penelitian menunjukkan ketahanan tarik paling kuat, K1G1 yakni 1.38 N/mm2, paling rendahK2G3 yakni 0.66 N/mm2. Perpanjangan putus paling tinggi, K1G3 yakni 21.05 N/mm2, paling rendah K2G1 yakni 17.44 N/mm2. Pada K1G3 memiliki nilai rata-rata biodegradabilitas yang paling tinggi, yaitu 90.38% sedangkan K2G1 yangpaling rendah yaitu 58,84%. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil simpulan ada perbedaan ketahanan tarik dan perpanjangan putus serta hasil uji biodegradabilitas plastik biodegradable dari kulit kacang dengan bonggol pisang dan biji nangka dengan penambahan gliserol.
Evaluation of Common Carp (Cyprinus carpio) Cultivation Techniques at Balai Benih Ikan (BBI) Lingsar, West Nusa Tenggara Aeni, Nurul; Diamahesa, Wastu Ayu
Journal of Fish Health Vol. 4 No. 1 (2024): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v4i1.4416

Abstract

This research aims to evaluate the cultivation techniques of common carp (Cyprinus carpio) at the Balai Benih Ikan Lingsar Installation, West Nusa Tenggara. The research method involved observation, interviews, and common carp cultivation activities. Data collected included pond preparation, seed selection and stocking, feed management, carp seed growth, evaluation of survival rate (SR), feed conversion ratio (FCR), and water quality measurement. The research results showed significant growth in common carp seeds, with average weight and length increasing from the beginning to the end of the rearing period. The survival rate (SR) reached 97%, while the feed conversion ratio (FCR) reached 0.77, indicating good feed efficiency. Water quality during the common carp cultivation period was within the optimal range, with pH, dissolved oxygen (DO), and temperature values suitable for fish growth. This research demonstrates that the common carp cultivation techniques applied at the Balai Benih Ikan Lingsar Installation are effective in supporting the growth and survival of common carp.
The Effect of Different Salinity on Moulting of Mud Crab (Scylla serrata) in Controlled Media Aeni, Nurul; Marzuki, Muhammad; Sumsanto, Muhammad
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i2.7294

Abstract

Mud crab (Scylla serrata) is a fishery commodity that has high economic value and has a wide salinity tolerance so that its growth can be developed. The growth of mud crabs can be influenced by genetic traits such as moulting. In cultivation activities there are methods that can accelerate the moulting process such as environmental engineering (increasing and decreasing the salinity of the maintenance media) and mutilation. This study aims to determine the growth and fastest moulting time of crabs in media with different salinities in controlled media. The method used is an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 5 treatments and 3 replications, namely: (Control), (P1: 5 ppt), (P2: 10 ppt), (P3: 15 ppt) and (P4: 20 ppt) which are given to mud crabs for 45 days. The results showed that at 5 ppt salinity obtained the fastest moulting time which was 24.3 days and the longest was at 20 ppt salinity for 39 days, while the highest growth was obtained in the 15 ppt salinity treatment with an average absolute weight of 27.3 grams and the lowest was in the control treatment with an average absolute weight of 18.3 grams.
PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBANGUNAN DI DESA BANTARKALONG KECAMATAN WARUNGKIARA KABUPATEN SUKABUMI Aeni, Nurul; Priyanti, Evi; Purnamasari, Hanny
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3569-3575

Abstract

Keberhasilan pembangunan suatu desa tidak lepas dari peran Kepala Desa sebagai garda terdepan yang ada di desa, hal ini merupakan fungsi dari pemerintahan desa itu sendiri yang merupakan fungsi pembangunan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran kepala desa Bantarkalong dalam melakukan pelaksanaan pembangunan, terlepas dari perannya sebagai pemimpin desa dalam membuat kebijakan-kebijakan, keputusan-keputusan, dan anggaran yang digunakan. Informan penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah kepala desa itu sendiri sebagai informan kunci, perangkat desa sebagai informan utama, dan masyarakat sebagai informan pelengkap, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam membuat keputusan dan kebijakan pembangunan masih didasarkan pada program yang telah disusun pada musyawarah perencanaan pembangunan desa yang dilakukan setiap tahunnya dengan jumlah anggaran yang telah diterima oleh desa melalui dana desa, baik pelaksanaan pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik seperti pembinaan kemasyarakatan yang meliputi pembinaan kelompok tani dan ibu rumah tangga.
Co-Authors Aat Sriati Afifah, Adzra Akbar K, Fredy Alexander Kurniawan Sariyanto Putera Alfian, Iqbal Amaliah, Resky Amelia, Risky Amelia, Risky Aminah Asngad Amroni, Amroni Andi Kurniawan Anita, Nur Arif Rahman Hakim Ashriady, Ashriady Asmita, Yeni Asroriah, Siti Budiamin, Ahmad Cahya Ningrum, Rafika Desi Ratnasari Dewi, Isti Riana Diamahesa, Wastu Ayu Diana, St. Aras Dwi Wulandari, Putri Evasufi Widi Fajari, Laksmi Faisal, Putri Fakhruddin Fakhruddin Fathurrahman Muhtar Fatkhiyani, Kiki Fauzi, Feri Fiqry, Rizalul FITRIANI, NOVA Guntara, Yudi Gustiawati, Resty Habibi, Aulia Farkhan Hafizin, Lalu Khairul Harley, Goni Assyidiqy Haryono, Iffatul Hanifah Hendrawan, Michael Isdaryanti, Isdaryanti Iyus Yosep Junianti, Baiq Riza Kanivia, Aan Kardinal, Kardinal Karima Fasya, Nada Khoimatun Kumorwulan, Suryati Lithamivitra, Lithamivitra Maharani, Anissa Listiana Markus Marselinus Soge Melyana Nurul Widyawati Miftah, Nurul Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyanah Novialumi, Anita Nurdin, Gaby Maulida Nurjumiati Nurjumiati Parwati, Ni Kadek Tika Pitriah Pratiwi, Elsa Priyanti, Evi Puji Lestari, Nathalia Purnamasari, Hanny Rahmatullah Ramadhan, Mutiara Reza, Abdul Riadah, Riadah Riswan, Nadi Sadari Sadari, Sadari Sani, Ahmad Luqman Santosa, Adil Makmur Sari, Diah Permana Satriawan, Nurholid Sufi, Nilmayana Suharyo Hadisaputro Sulistiawati, Putri Surifto, Muhamad Suriswo Suryani, Wida Sutji Muljani Swari, Denda Regina Syamsiar, Syamsiar Syamsuhaidi, Syamsuhaidi Ujang jamaludin, Ujang Ulla, Lalu Dattur Aqobatil Westendorp, Annemarie Widiastuti Wijaya, Putri Yogi Permana Yuhandini, Diyah Sri