p-Index From 2021 - 2026
6.274
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) Wahana Matematika dan Sains Gamatika Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Pedagogia: Jurnal Pendidikan REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Al Ishlah Jurnal Pendidikan MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Tadris Matematika Jurnal Basicedu Prima: Jurnal Pendidikan Matematika JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Transformasi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Jurnal Riset Rekayasa Elektro PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Wahana Pendidikan International Journal on Teaching and Learning Mathematics Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Hipotenusa: Journal of Research Mathematics Education (HJRME) LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Instructional and Development Researches Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Basicedu ATHENA: Journal of Social Culture and Society SAGA: Journal of Technology and Information Systems Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Riemann : Research of Mathematics and Mathematics Education JOP Jurnal Tadris Matematika Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Journal of Pedagogi Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Open Access DRIVERset
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA BATIK GAJAH MADA MOTIF SEKAR JAGAD TULUNGAGUNG Afifah, Dian Septi Nur; Putri, Ika Mariana; Listiawan, Tomi
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 14 No 1 (2020): BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1245.632 KB) | DOI: 10.30598/barekengvol14iss1pp101-112

Abstract

Ethnomathematics is mathematics that found in the culture. The purpose of this research is to explore mathematical concepts in Gajah Mada Batik’s Motif Sekar Jagad Tulungagung. The research method used is qualitative method with an ethnographic approach. Data collection techniques used library studies, interview, and documentation. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, conclusion. Checking the data validity is done by extending the observation, increasing perseverance, using reference material, member check. The result of this research, in Gajah Mada batik’s there are mathematical concepts in the form of two-dimensional figure, transformation geometry, angles, and line. The two-dimensional figure found in this batik is parallelogram, ellipse, rhombus. The transformation geometry that found in this batik is reflection. While the angles and line that found in this batik are obtuse, parallel line, opposite angle, upfront angle, opposite interior angle, opposite outside angle, upfront interior angle, upfront outside angle.
ANALISIS PROSES BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PLSV BERDASARKAN GENDER Rohmah, Niza Nur; Afifah, Dian Septi Nur
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.535

Abstract

ABSTRAK Dalam kegiatan belajar, berpikir secara kreatif sangat penting bagi siswa, karena mereka diharapkan dapat memahami, menguasai, dan menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Namun, pada kenyataannya cara berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah masih tergolong rendah, sebab guru belum secara khusus memfokuskan pengembangan kreatifitas dalam pembelajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu perbedaan gender. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir kreatif siswa dalam memecahkan masalah PtLSV berdasarkan gender. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 1 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan kelas VIII C SMP Negeri 2 Gondang. Instrumen penelitian ini berupa tes proses berpikir kreatif dan wawancara. teknik pengumpulan data berupa tes proses berpikir kreatif dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yaitu menggunakan metode triangulasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, proses berpikir kreatif siswa laki-laki dimulai dari mensintesis ide, membangun ide, merencanakan penerapan, dan terakhir menerapkan ide. Proses berpikir kreatif siswa perempuan dimulai dari mensintesis ide. Setelah tahap membangun ide, dalam tahapan ini subjek cenderung kembali memahami soal yang diberikan. Proses selanjutnya yaitu perencanaan penerapan, namun dalam hal ini subjek masih ragu-ragu sehingga sering memahami soal kembali. Tahap terakhir yaitu penerapan ide, subjek mampu memperoleh jawaban yang benar. Dengan adanya penelitian ini guru diharapkan mengetahui proses berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Selain itu, siswa dapat mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah, mengemukakan ide-ide baru serta meningkatkan motivasi dan minat belajar yang lebih tinggi. Kata Kunci : Proses Berpikir Kreatif; Jenis kelamin; Pemecah Masalah
Development of Mobile Learning Teaching Materials on Opportunities to Improve Students' Mathematical Communication Skills in Vocational High Schools Wardini, Sevia Umi; Pamungkas, Bian Dwi; Afifah, Dian Septi Nur
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 1 (2024): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i1.272

Abstract

Another fact that was discovered was the low average daily mathematics test scores in one of the State Vocational Schools. This fact influences mathematics learning and the greatest difficulty is carrying out mathematical communication and problem solving on the questions given. The following is the average value of daily tests on Opportunity material for the last three years at SMKN. To respond to the problem of students' low mathematical communication skills, the enormous demand for progress in science and technology, it is very necessary to make changes to the learning process, especially the selection of appropriate mathematics teaching materials. One example is developing an Android-based teaching material or mobile learning. The use of smartphones in learning allows students to carry out learning activities by accessing learning materials, directions and information anywhere and at any time without limited space and time. Mobile Learning also overcomes time constraints and is able to train students to learn independently from various sources. Students whose learning received procedural scaffolding with the help of smartphones were better than students who received conventional learning. This mobile learning teaching material is said to be effective based on student response questionnaire data and mathematical communication test results data obtained. The results of the student response questionnaire obtained a percentage of 95% with the criteria of being very effective for use in learning. Meanwhile, the percentage of learning completion results was 98% with a very high learning completion interval. The use of mobile learning teaching materials has an influence on students' mathematical communication skills. The average score of the experimental class students' mathematical communication ability test results in each school was higher than the control class. The average score for the experimental class at SMKN 1 Rejotangan was 85.00 while the average score for the control class was 76.15. The average score for the experimental class at SMKN 1 Boyolangu was 85.64, while the average score for the control class was 78.62. The average score for the experimental class at SMKN 2 Tulungagung was 82.79 while the average score for the control class was 75.99. After comparison and analysis, it was concluded that there was a difference in the test results of students' mathematical communication skills between the classes given the action and the control class.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Pendekatan Onto Semiotik Bagi Guru Sekolah Dasar Nur Afifah, Dian Septi; Pamungkas, Bian Dwi; Widyawati, Evi; Hidayat, Rahmat; Irnelia, Venia Regita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.4594

Abstract

Penerapan kurikulum merdeka di SDN I Geger masih ada beberapa kendala diantaranya penyesuaian pembelajaran yang berpihak pada murid, dan keterbatasan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut, perlu melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di SDN 1 Geger untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Metode penyelesaian masalah yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu kegiatan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, evaluasi dan keberlanjutan. Hasil program pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran sebesar 81%, prosentase guru yang menghasilkan Produk media pembelajaran dengan aplikasi MMO sebesar 80, 5%. peningkatan pemahaman guru terkait pembelajaran yang berpihak pada murid sebesar 80,2%, dan prosentase guru yang menghasilkan modul Ajar dengan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan onto semiotik sebesar 80,8%. Hasil pengabdian sangat penting untuk mitra dalam rangka peningkatan kompetensi guru di sekolah dasar.
Analisis Berpikir Intuitif Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Bangun Datar Berdasarkan Gaya Belajar Dwi Wulandari; Dian Septi Nur Afifah
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/konstanta.v2i4.4357

Abstract

This study aims to analyze the intuitive thinking skills of junior high school students in solving geometric problems based on their learning styles: visual, auditory, and kinesthetic. The research employed a descriptive method with a qualitative approach. Data were collected through a learning style questionnaire to categorize students, problem-solving tests on geometric shapes, and in-depth interviews to explore students' intuitive thinking abilities. The findings indicate that students with a visual learning style exhibit stronger intuitive thinking skills compared to those with auditory and kinesthetic learning styles. Visual learners provided clear and well-structured answers aligned with intuitive thinking indicators such as Catalytic Inference, Power of Synthesis, and Common Sense. Conversely, auditory learners tended to give less detailed answers, although they could identify relevant information. Kinesthetic learners offered brief and less detailed responses, particularly in specifying measurements and units in their calculations. These findings underscore the importance of understanding students' diverse learning styles to optimize mathematics teaching strategies, particularly in enhancing problem-solving skills and intuitive thinking.
Interaksi Belajar Matematika Siswa Dalam Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD: Interaction of Students' Mathematics Learning in Cooperative Learning Type STAD Afifah, Dian Septi Nur
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2012): February - August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v1i2.37

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan menuntut siswa untuk bersikap aktif, kreatif dan inovatif. Namun dalam pelaksanaannya menunjukkan adanya kekurangan pada praktek pembelajaran. Salah satu pembelajaran yang melibatkan siswa aktif adalah pembelajaran kooperatif. Dalam pembelajaran kooperatif siswa saling berinteraksi satu sama lain dalam kelompok untuk bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Interaksi belajar siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dibedakan menjadi dua yaitu interaksi belajar siswa dalam tugas dan interaksi siswa di luar tugas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan interaksi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-A SMP N I Modo Lamongan dengan jumlah siswa 33 orang. Data interaksi belajar siswa dalam kelompok diperoleh dengan lembar observasi dan rekaman handycam. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa interaksi belajar matematika siswa dalam pembelajaran kooperatif yang terjadi dalam menyampaikan ide atau pendapat yaitu sebesar 34,4% untuk kelompok 1 dan 32,3% untuk kelompok 2, memberi bantuan yang disertai dengan penjelasan sebesar 15,6% untuk kelompok 1 dan 20,6% untuk kelompok 2, memberi bantuan tanpa disertai dengan penjelasan sebesar 25,0% untuk kelompok 1 dan 20,6% untuk kelompok 2 dan interaksi belajar matematika siswa dalam meminta bantuan sebesar 25,0% untuk kelompok 1 dan 26,5% untuk kelompok 2.
Tingkat Kreativitas Siswa SD yang Memiliki Disposisi Matematis Rendah Dalam Memecahkan Masalah Matematika: The Creativity Level of Elementary Students Who Have Low Mathematical Dispositions in Solving Mathematical Problems Afifah, Dian Septi Nur
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2018): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v7i2.1570

Abstract

This research aims to describe student’s level of creativity that have low mathematic disposition in math problem solving. This researchis qualitative research. Researcher as the main instrument. While instruments that use in this study are student’s mathematic disposition questionnaire, test of mathematic problems solving and guidelines for interviews. Data collection are questionnaire, test, and interview. The analysis data used are data reduction, data displayed, and conclusions. The use triangulation to check the validity of the data. The results of this research that the level of creativity of elementary school students who have a low disposition is the level of creativity 0. For that required a learning strategy that can improve students' mathematical disposition in order to solve math problems. So mathematical disposition affects the ability of elementary students in solving mathematical problems.
Pengaruh Gaya Belajar, Aktivitas, dan Perhatian Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar IPAS Siswa SD di Boyolangu Winarti, Lilik; Afifah, Dian Septi Nur; Dirgantoro, Ajar
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 3 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i3.4735

Abstract

This study aims to analyze the relationship between learning styles, learning activities, and parental attention with the learning achievement of fifth-grade elementary school students in Natural and Social Sciences (IPAS) in Boyolangu District, Tulungagung Regency. This study used a quantitative approach with a correlational design. The sample size was 151 students drawn using simple random sampling from four public elementary schools. Data collection used questionnaires and academic grade documentation, while data analysis was conducted through multiple linear regression. The results showed that all three independent variables had a positive and significant relationship with learning achievement, both partially and simultaneously. Partially, learning styles had a significance value of 0.009 with a correlation coefficient of r = 0.491 (moderate category), learning activities had a significance value of 0.001 with r = 0.498 (moderate category), and parental attention showed the strongest influence with a significance value of 0.003 and r = 0.894 (strong category). Simultaneously, all three variables had a significant relationship with academic achievement (significance 0.002), although the strength of the relationship was moderate (R = 0.308). This finding indicates that student academic success depends not only on internal factors such as learning styles and activities, but is also significantly influenced by parental support at home. The practical implication of this study is the importance of collaboration between teachers and parents in designing learning strategies responsive to student characteristics to improve the quality of science learning outcomes in elementary schools.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua, Lingkungan Belajar, dan Metode Mengajar Guru Terhadap Minat Belajar Siswa Hadiputra, Susilo; Dian Septi Nur Afifah; Muhammad Anasrulloh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31329

Abstract

Minat belajar siswa merupakan faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang menuntut pemahaman konsep dan partisipasi aktif. Namun, di Sekolah Dasar Negeri se-Desa Samar, minat belajar siswa terhadap IPS masih rendah, yaitu hanya 41%. Rendahnya minat belajar ini diduga dipengaruhi oleh pola asuh orang tua, lingkungan belajar, dan metode mengajar guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing faktor tersebut terhadap minat belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi siswa kelas III, IV, V, dan VI di SD Negeri se-Desa Samar. Sampel berjumlah 114 siswa yang ditentukan melalui teknik stratified proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pola asuh orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa (thitung = 1,249 < ttabel = 1,658; signifikansi = 0,215 > 0,05). Sementara itu, lingkungan belajar (thitung = 4,506; signifikansi = 0,000) dan metode mengajar guru (thitung = 3,338; signifikansi = 0,001) berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa (Fhitung = 261,465 > Ftabel = 2,68; signifikansi = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, dan hipotesis nol (H0) ditolak secara simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar dan metode mengajar guru merupakan faktor dominan yang memengaruhi minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPS
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH IPAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA BERBASIS VIDEO ANIMASI Sari , Ratna Kumala; Dian Septi Nur Afifah; Moh. Gufron
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31418

Abstract

Creative thinking skills, as one of the 21st-century competencies, need to be developed from an early age, especially in the learning of Science and Social Studies (IPAS). However, IPAS instruction in elementary schools still tends to be conventional, teacher-centered, and lacks the use of instructional media, thereby limiting active student engagement in problem-solving activities. This study aims to describe the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model supported by animated video media, as well as to describe students’ creative thinking abilities in solving IPAS-related problems. The study employed a descriptive qualitative approach with subjects consisting of one teacher and six fifth-grade students from SD Negeri 1 Batokan, selected based on their Creative Thinking Ability Level (Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif/TKBK). Data collection techniques included observation, problem-solving tests, and in-depth interviews based on four indicators of creative thinking: fluency, flexibility, originality, and elaboration. The results showed that the implementation of PBL with animated video media facilitated interactive and contextual learning and promoted varied development of students' creative thinking abilities. Students in the very creative category (TKBK 4) fulfilled all creative thinking indicators, while those in the creative (TKBK 3) and moderately creative (TKBK 2) categories excelled in only some of the indicators. The implications of this study indicate that integrating the PBL model with visual media such as animated videos can serve as a relevant and applicable alternative to foster students' creativity and improve the quality of IPAS learning in elementary schools.
Co-Authors Abdul Manab Ade Andreansyah Ajar Dirgantoro Alviana Widyawati Annisa Testi Rahmawati Arin Eko Yulianto Arum Purba Sulistyani Ayati, Julia Putri Riska Bachrul Ulum Bagus Ahmadi Bambang Eko Basuki Basuki Sarjono Bondan Wicaksana Asmi Asmara Danti Sri Rahayu Dewi Patmalasari Didik, Sugiharto Diesty Hayuhantika Diesty Hayuhantika Dinda Ayu Manggar Dirgantoro, Ajar Diyah Ayu Wulandari Dwi Wulandari Dwi Wulandari Dwikoranto Ekawati Zuhro', Yuyun Erwanto, Danang Fadlilah, Siti Ni’matul Ummi Fajar Hendro Utomo Farida, Khoirul Gaguk Resbiantoro Galuh Ajeng Nurazizah Geston Bakti Muntoha Grafika Saraswati Gufron, Mohammad Hadiputra, Susilo Hayuhantika, Diesty Hayuhantika, Diesty Hendra Erik Rudyanto Ika Mariana Putri Imam Sukwatus Suja’i indi ratnani Irnelia, Venia Regita Irwan Kristanto Jadmiko, Rahmad Setyo KHOIRUN NISAK Lutfia Marsalina M. Abdul Roziq Asrori Marsalina, Lutfia Maryono . Maylita Hasyim Moch Fachrish Rizha Zhamzhamy Moh. Gufron Mohammad Faizal Amir Mohammad Gufron Mohammad Syauqy Muhamad Abdul Roziq Asrori Muhammad Anasrulloh Muhammad Anasrulloh Muhammad Ilman Nafi&#039;an Muhammad Ilman Nafi&#039;an Muhammad Ilman Nafi'an Muhammad Ngizzul Muttaqin Muhlasin Amrullah Muntoha, Geston Bakti Nafi'an, Muhammad Ilman Noraniza Bahrotul Ilmi Nugraha, Aldila Wanda Nur Ika Fatmawati NUR KHOLIFAH Nuzulus Sholikkah, Siti Pika Roiddatun Pamungkas, Bian Dwi Pebriani, Linda Purnawananti, Yepi Sedya Putri, Ika Mariana Putri, Ika Mariana Rahmat Hidayat Rahyu Setiani Rahyu Setiani Ratih Puspasari Rayiningtyas Ayu Palupi Ria Lestari Ningrum Rijalush Sholikhin Rijalush Sholikhin Sholikhin Rini Dwi Mardiyah Rohmah, Niza Nur Sari , Ratna Kumala Sari, Eka Yuliana Sarjono, Basuki Setyo Hartanto Shelly Lailatul Khasanah Sholikhin, Rijalush Sholikhin Silfia Hayuningrat Silfia Hayuningrat Siti Komariyah Siti Zulaikah Suindayati Suindayati Sukmaningrum, Ratna Sulastri Rini Rindrayani Sulistiyawati, Wiwik Sulistiyawati Suyani Suyani, Suyani Syafi'ah, Rohmatus Tentrem, Wahyu Tinuk Lastriatun Tomi Listiawan Wahyuni, Fida Ika Wardini, Sevia Umi Widyawati, Evi Winarti, Lilik Wiwik Sulistiyawati Sulistiyawati Yepi Sedya Purwananti Yessy Erma Kusuma Santi Yessy Erma Kusuma Santi Yuliana Sari, Eka