Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL HUTAN TROPIS

ADAPTASI PERILAKU Cuora amboinensis PADA HABITAT BUATAN (ARTIFICIAL HABITAT) DI AREA KONSERVASI EX-SITU UNIVERSITAS BENGKULU Prayogo, Bambang; Karyadi, Bhakti; Parlindungan, Deni; Ruyani, Aceng; Dewi, Novi Ratna
Jurnal Hutan Tropis Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Hutan Tropis Volume 12 Nomer 2 Edisi Juni 2024
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v12i2.19776

Abstract

Cuora amboinensis merupakan salah satu spesies kura-kura yang memiliki empat jenis subspesies di Asia, antara lain C. a. amboinensis, C. a. couro, C. a. kamaroma, C. a. lineata. Keempat subspesies tersebut tersebar di Asia Tenggara dan Asia Timur. Cuora a. Couro, yang merupakan salah satu subspesies yang hidup di Sumatera. C. amboinensis merupakan salah satu spesies kura-kura terancam punah yang termasuk dalam Appendix II berdasarkan CITES dan IUCN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adaptasi perilaku C. amboinensis pada kawasan habitat buatan di konservasi ex-situ Universitas Bengkulu. Metode penelitian ini menggunakan 16 individu (6 jantan dan 10 betina). Durasi penelitian adalah 35 hari (September - Oktober 2023) dengan waktu observasi (pagi, siang, sore, dan malam). Data kualitatif dan kuantitatif perilaku, data kualitatif dianalisis secara deskriptif dan data kuantitatif dianalisis dengan persentase rata-rata perilaku harian C. amboinensis. Hasil pengamatan ditemukan/teridentifkasi enam perilaku yang terdiri dari makan, istirahat, berjemur, kawin, berenang atau berendam, dan agresi dalam mempertahankan wilayah. Suhu lingkungan berkisar 270C - 34,50C dan intensitas cahaya berkisar 166-892. Perilaku kura-kura yang sering muncul yaitu makan, istirahat/berdiam diri di area kolam tertutup, dan berenang/berendam pada kondisi suhu lingkungan tinggi. Perilaku C. amboinensis di area konservasi sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan baik di darat maupun di air.
Co-Authors Abdul Rahman Singkam ACENG RUYANI Adriataspen, Milzen Andriani, Sefti Angelia, Dechy Apriansyah, Rapi Aprilia, Dena Ariefa Primair Yani Ariefa Primairyani, Ariefa Asti, Nora Ayudi Atmaja, Vesti Yunisya Aulina, Mia Bambang Prayogo, Bambang BHAKTI KARYADI Bumi, Choiriyah Citra Cantika, Pricilia Debi DAMAYANTI, TASYA DWI Defianti, Aprina Deni Maryani DESTRIANI, SRI NENGSI Dewi, Novi Ratna Difa, Irma Oktiara Efendi, Kurniawan Ekaputri, Rendi Zulni Eko Risdianto Eltiya, Yewi Elza Heryensi, Elza Heryensi Endang Widi Winarni Fanisah, Kiki Fitriani, Pera Gusti, Widia Handayani, Lisen Hardiansyah, Akbari Harofah, Ayu Idhil Haryono, M. Hasbi Henny Johan himalaya, dara Husein, Ahmad Saddam Indra Sakti Irwan Koto, Irwan Iskandar, Aiza Sabina Putri Iwan Setiawan Julianti, Apri Kurniasih, Septi Lestari, Dita Indah Lestari, Tri Reski Lukmanul Hakim Marliansa, Meiredo Mauren, Dhyna Sefia Mayub, Afrizal Medriati, Rosane Muhammad Rizqi Nirwana, Nirwana Novianti, Reti Nurcahyani Nurma Yunita Indriyanti Nursaadah, Euis Nursa’adah, Euis Nutriastuti, Putri Pancarani, Dwi Ayu Panjaitan, Anton Priadi, Untung Primair Yani, Ariefa Purnama, Intan Puyanti, Puyanti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmayani, Desti Ronggo Waskito, Jefri Ruyani , Aceng Saputra, Fajar Eko Saputri, Ika Saragih, Indah Soraya Sari, Fenty Fitrian Sihite, Nadia Okta Kristiana Sinaga, Fery Fernando Sipriyadi Sitorus, Jernia Rulintan Sonia, Gina Sukarso, A.A. Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno, M Sutarno, M. Syaputri, Witari Tungga, Nora Kumala Uliyandari, Mellyta Wardana, Rendy Wikrama Wulandari, Fenni Krisna