Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK PERISA BUBUK EKSTRAK KEPALA UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei) DENGAN PENAMBAHAN KONSENTRAT TOMAT (Lycopersicum esculentum) MENGGUNAKAN METODE FOAM MAT DRYING Lailatul Umah; Tri Winarni Agustini; Akhmad Suhaeli Fahmi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2021.11411

Abstract

Pengolahan udang vanamei menghasilkan limbah sebesar 35-40% berupa karapas dan kepala. Kepala udang vanamei dapat digunakan dalam pembuatan perisa bubuk karena memiliki kandungan asam glutamat untuk menghasilkan rasa gurih. Rasa gurih pada perisa bubuk dapat ditingkatkan dengan buah tomat yang mempunyai asam glutamat sebesar 246 mg/g. diharapkan mampu meningkatkan menggunakan metode pengeringan foam mat drying (kalimat ini maksudnya bagaimana? Mohon diperjelas). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrat tomat yang berbeda terhadap karakteristik perisa bubuk ekstrak kepala udang vanamei. Metode penelitian yaitu eksperimental laboratoris menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan konsentrat tomat yaitu 0%, 10%, 20% dan 30% dengan tiga kali ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilakukan uji lanjut BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrat tomat maka semakin tinggi nilai rendemen, asam glutamat, kadar protein, kelarutan, hedonik dan nilai warna a* b*, sebaliknya nilai kadar air dan L* semakin rendah seiring meningkatnya konsentrat tomat. Karakteristik perisa bubuk ekstrak kepala udang vanamei dengan konsentrat tomat yang berbeda memberikan pengaruh terhadap nilai rendemen, asam glutamat, kadar protein, kadar air, kelarutan, hedonik dan warna. Penambahan konsentrat tomat terhadap karakteristik perisa bubuk ekstrak kepala udang vanamei menunjukkan hasil yang berpengaruh nyata dengan konsentrat tomat yang terbaik yaitu 20% dengan nilai rendemen 16,26% ± 0,72, asam glutamat 20,64% ± 0,71, kadar protein 28,33% ± 0,77 kadar air 7,13% ± 0,40%, kelarutan 91,21% ± 0,20, nilai hedonik sebesar 4,342<µ> 4,378, dan nilai warna L* 54,30 ± 0,21, a* 8,31 ± 0,30 dan b* 14,90 ± 0,75.
PENGARUH KOMBINASI BAHAN PENGISI MALTODEKSTRIN DAN KARAGENAN TERHADAP KARAKTERISTIK BUBUK FLAVOR LEMI DARI RAJUNGAN Rani Tri Mustika Novitasari; Apri Dwi Anggo; Tri Winarni Agustini
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2021.11407

Abstract

Industri pengolahan rajungan (Portunus pelagicus) telah menghasilkan limbah dengan kisaran 75-80% dari berat rajungan yang terdiri dari bagian cangkang, insang, jeroan dan lemi. Lemi adalah bagian rajungan yang ditemukan di bawah permukaan cangkang rajungan dan memiliki rasa seperti daging rajungan. Lemi mengandung protein tinggi mencapai 17,08% dan memungkinkan untuk dibuat menjadi bahan perisa atau flavor. Penambahan bahan pengisi seperti maltodextrin dan karagenan dalam proses pembuatan flavor lemi rajungan diharapkan mampu meningkatkan karakteristik flavor menjadi lebih baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kombinasi maltodekstrin dan karagenan yang berbeda terhadap karakteristik fisik, kimia, dan hedonik flavour lemi rajungan dalam bentuk bubuk. Metode penelitian menggunakan eksperimental laboratoris dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan perbandingan maltodekstrin dan karagenan sebanyak 8% yaitu A (8:0); B (2,5: 5,5); C (5:3); dan D (7,5:0,5). Data hasil uji dianalisis menggunakan ANOVA dan jika terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan maltodekstrin dan karagenan dapat meningkatkan kualitas flavor yang dihasilkan. Hasil penelitian juga menunjukkan terjadinya pengaruh yang berbeda nyata terhadap beberapa parameter dari uji hedonik, uji fisik kelarutan dan rendemen, beberapa parameter kimia seperti kadar asam amino, kadar protein, kadar air dan aw. Pada parameter uji hedonik, perlakuan D (7,5:0,5) adalah perlakuan yang paling disukai dengan selang kepercayaan 3,35 ≤ μ ≤ 3,59. Pada parameter sifat fisik, nilai yang terbaik adalah pada perlakuan D (7,5:0,5) sedangkan pada parameter uji kimiawi nilai terbaik diperoleh pada perlakuan B (2,5:5,5).
PEMULIHAN PRODUKSI TAMBAK PADA LAHAN TERABRASI DENGAN PENERAPAN LOW EXTERNAL INPUT FOR SUSTAINABLE AQUACULTURE (LEISA) Sri Rejeki; Tri Winarni Agustini; Indah Susilowati; Lestari Lakhsmi Widowati; Restiana Wisnu Ariyati
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan produksi budidaya tambak tradisional terdampak abrasi merupakan masalah utama di Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak kerena tambak mengalami kerusakan fisik. Selain itu, kegiatan budidaya intensif pada, yaitu penggunaan bahan kimia ataupun inovasi lainnya mengakibatkan penurunan daya dukung tambak bagi kehidupan ikan/udang yang dibudidayakan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat Program Iptek Bagi Desa Binaan Undipbermitra dengan Kelompok Petambak Jaya Bakti dan Rizqua adalah menerapkan konsep Low External Input Sustainable Aquaculture (LEISA), yakni budidaya dengan teknologi yang ramah lingkungan dengan menggunakan kompos dan pupuk cair organik yang disebut Mikro organisme Lokal (MOL) dan dibuat oleh para petambak dengan bahan baku local yaiti limbah sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai upaya pemulihan produksi tambak. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan  peningkatan produksi tambak  yang signifikan:  udang (± size 20-30) = 140 kg; bandeng (± size 4-5) = 1.850 kg dan kerang darah (± size 115-135) = 305 kg; rumput laut 785 kg. Petambak memanen rumput laut ,d ikeringkan  untuk pakan bandeng
ANALISA KEAMANAN PANGAN SECARA IN VIVO IKAN BANDENG ASAP CABUT DURI DENGAN ASAP CAIR Dwi Yanuar Budi Prasetyo; Y.S. Darmanto; Fronthea Swastawati; Tri Winarni Agustini; Gunawan Wibisono; Aryanti Indah Setyastuti
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 19, No 2 (2020): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/penaakuatika.v19i2.1162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keamanan pangan bandeng asap cabut duri menggunakan asap cair sekam padi secara in vivo melalui gambaran histopatologi hati dan ginjal mencit (Mus musculus) strain Balb/c. Ikan bandeng cabut duri segar direndam dalam larutan asap cair sekam padi (5%) dan garam (5%) selama 30 menit, ditiriskan ±1 jam pada suhu ruang lalu dipanaskan pada suhu 60-70°C selama 2 jam dan didinginkan ± 1 jam pada suhu kamar setelah itu dikemas dengan plastik polietilen sebelum diujicobakan pada hewan uji. Ikan bandeng cabut duri asap yang sudah siap dijadikan pakan mencit dengan perlakuan beda berat pakan (P0=0 g; P1=10g; P2=15g; P3=20g). Data gambaran histopatologi hati dan ginjal hewan uji dianalisa dengan analisa Kruskall Wallis pada taraf kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa beda berat pakan yang diberikan berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap tingkat kerusakan histopatologi hati dan ginjal mencit dengan tingkat degenerasi sel pada masing-masing organ sebesar 25%.
The Effect of Different Concentration of Salt to the Glutamic Acid in Catfish Bakasam Powder Dhania Adhi Puspita; Tri Winarni Agustini
Jurnal Teknologi Pangan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.103 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2019.23152

Abstract

“Bekasam" adalah produk fermentasi yang terbuat dari ikan yang dibalut dengan garam dan nasi. Selama proses fermentasi terjadi pemecahan protein menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana terutama asam glutamat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi garam terhadap kadar asam glutamat pada bubuk bekasam ikan lele. Metode penelitian bersifat experimental laboratories menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan (kontrol, garam 10%, garam 15% dan garam 20%). Parameter uji yang diamati adalah uji hedonik, kadar asam glutamat, nilai pH, kadar protein, kadar air dan daya larut air. Data parametrik (glutamat, pH, protein, air dan daya larut air)  dianalisa menggunakan uji ANOVA, sedangkan data hedonik menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji hedonik menunjukkan bahwa bubuk bekasam ikan lele dengan konsentrasi garam 20% paling disukai. Perbedaan konsentrasi garam memberikan pengaruh yang nyata (P≤0,05) terhadap nilai kadar asam glutamat, pH, protein, kadar air, dan daya larut. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh asam glutamat 43,68-4,47% ; pH 5,77-6,3 ; protein 28,65%-29,87% ; air 4,36%-12,15% ; kelarutan 44,87%-52,15%.  Perlakuan konsentrasi garam 20% menghasilkan nilai tertinggi pada pengujian pH, kadar protein dan kelarutan.
PENGARUH PENAMBAHAN JENIS GULA YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS PETIS DARI CAIRAN PEMINDANGAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) Sasti Nuriza Ramandhani; Tri Winarni Agustini; Slamet Suharto
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2022.13199

Abstract

ABSTRAKPetis merupakan salah satu jenis bumbu masakan yang diperoleh dari hasil pengentalan air rebusan ikan yang dipanaskan selama waktu tertentu hingga kandungan air berkurang. Petis ikan yang dihasilkan dari cairan pemindangan cenderung memiliki rasa asin karena kadar garam tinggi. Penambahan jenis gula berbeda dalam proses pembuatan petis diharapkan dapat mengurangi rasa asin pada petis dan memenuhi kriteria organoleptik yang disukai konsumen. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh jenis gula terhadap karakteristik kimia, hedonik petis dan memperoleh informasi jenis gula terbaik dalam pembuatan petis serta disukai oleh konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental laboratories menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan (gula pasir, gula cair glukosa, dan gula cair fruktosa) dengan 3 kali pengulangan. Parameter uji yang dilakukan yaitu kadar air, kadar protein, kadar garam, asam glutamat, aw dan sensori. Data parametrik (kadar air, kadar protein, kadar garam, asam glutamat dan aw) dianalisa menggunakan uji ANOVA dan uji lanjut BNJ, sedangkan data nonparametrik (hedonik) menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji lanjut Mann Whitney. Hasil uji hedonik  menunjukkan bahwa petis dengan penambahan gula cair fruktosa memiliki nilai tertinggi yaitu 7,05<µ<7,44. Penambahan jenis gula berbeda memberikan pengaruh nyata (P≤0,05) terhadap kadar air, kadar asam glutamat serta hedonik (rasa dan tekstur). Perlakuan terbaik yaitu pada penambahan gula cair fruktosa dengan nilai kadar air 24,59%; kadar protein 8,74%; kadar garam 3,89%; kadar asam glutamat 3,52%; nilai aw 0,5, nilai hedonik kenampakan (6,8), aroma (6,83), rasa (7,6) dan tekstur (7,76).
The Sustainability of Saltworks Integration in Pati Regency, Central Java Sriwati Sriwati; Aziz Nur Bambang; Johannes Hutabarat; Haeruddin Daeng Mile; Tri Winarni Agustini
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 14 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v14i1.32553

Abstract

Highlight ResearchThe rainfall intensity can affect the phenomenon of salt farmers, so farmers must have adaptation strategiesSalt Business Group (SBG) is a group of people who have saltworks activities with a minimum number of administratorsThe profit sharing system between the owners and the farmers (called pemadak) is an important factor affecting the income of salt farmersThe function of the kite diagram is to position the value of the sustainability status from the ecological, technological, economic, social and institutional (etesi) aspectsAbstractSaltworks integration is one of the government's efforts as a breakthrough in saltworks technology innovation. Saltworks integration in Pati Regency has been conducted for 4 (four) years starting from 2017 to 2020. The aim of this research was to analyze the sustainability of saltworks integration in terms of ecological, technological, economic, social, and institutional (ETESI) aspects. The research was conducted for 9 (nine) months from March to November 2020. The research locations for saltworks integration were in Raci Village - Batangan Subdistrict, Genengmulyo Village - Juwana Subdistrict, Tluwuk Village - Wedarijaksa Subdistrict, and Kertomulyo Village - Trangkil Subdistrict. Sustainability analysis was performed using Rapfish method. Through the R software, the anchor was created automatically so that users only need to input data through Microsoft Excel, then the Rapfish analysis was carried out automatically by the R software. The results of the sustainability index analysis of saltworks integration in the ecological aspects of Raci Village, Batangan Subdistrict showed a sustainable index value. Genengmulyo Village - Juwana Subdistrict, Tluwuk Village - Wedarijaksa Subdistrict, and Kertomulyo Village - Trangkil Subdistrict had an opportunity of attaining sufficiently sustainable status by considering indicators that affect its sustainability. Technological, economic, social and institutional aspects in all villages, where saltworks integration was located, showed a sufficiently sustainable status.
PENGARUH JENIS IKAN TERHADAP RENDEMEN PEMBUATAN GELATIN DARI IKAN DAN KARAKTERISTIK GELATINNYA Agustini, Tri Winarni; Widayat, W; Suzery, Meiny; Darmanto, YS; Mubarak, Iqbal
Indonesia Journal of Halal Vol.2 (2) 2019
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.403 KB) | DOI: 10.14710/halal.v2i2.7342

Abstract

Gelatin merupakan protein sederhana dari hasil hidrolisis kolagen yang dapat berubah bentuk sol ke bentuk gel secara reversible. Indonesia masih melakukan import dari negara Australia, China, Jerman, Jepang, dan Perancis. Import gelatin pada tahun 2014 mencapai 601.681 Kg. Gelatin mayoritas di produksi dari bahan baku kulit babi (46%), kulit sapi (29,4%), daging dan tulang babi (23,1%). Gelatin yang dibuat dengan katalis asam maka digolongkan dalam gelatin tipe A. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan gelatin yang halal dengan bahan baku dari berbagai produk-produk perikanan. Secara khusus dikaji dari 3 jenis ikan yaitu ikan nila, ikan pari dan ikan kakap merah. Percobaan dilakukan proses pembuatan gelatin dengan tahap degreasing (pemisahan), demineralisasi (perendaman asam sitrat), ekstraksi (dilakukan perendaman aquadest diatas kompor), pengeringan (pengeringan pada oven). Hasil penelitian menunjukkan bahwa studi karakteristik bahan baku berupa kadar air, rendemen, kekuatan gel, viskositas, pH, uji organoleptik sangat beragam.
Stabilitas antioksidan ekstrak teripang hitam (Holothuria atra) terhadap suhu dan lama pemanasan Nurhamzah, Lutfi Yulmiftiyanto; Agustini, Tri Winarni; Fahmi, A. Suhaeli
Nutrition Scientific Journal Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Gizi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/nsj.v1i1.5897

Abstract

Holothuria atra merupakan salah satu biota laut yang mempunyai kandungan senyawa antioksidan. Senyawa antioksidan dalam proses pengolahannya dapat mengalami degenerasi karena beberapa faktor, yaitu suhu dan pH. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa antioksidan dan potensi teripang hitam sebagai sumber pangan sehat. Proses ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penelitian ini menggunakan suhu pemanasan (60⁰C dan 90⁰C) dan lama pemanasan (30 menit, 60 menit, 90 menit). Stabilitas senyawa antioksidan dilihat melalui uji DPPH (IC50), Fenol, dan Flavonoid. Data parametrik dianalisis dengan ANOVA. Hasil uji metabolit sekunder H. atra yaitu, antioksidan dengan nilai IC50 97,63±2,78, fenolik 3,13±0,096 mgGAE/g, flavonoid 1,72±0,091 mg/g. Nilai IC50 turun melebihi 50% pada perlakuan suhu 90⁰C selama 30 menit yaitu sebesar 321,84±11,82 ppm, nilai fenol turun melebihi 50% pada perlakuan suhu 90⁰C selama 30 menit yaitu sebesar 1,21±0,006 ppm, nilai flavonoid turun melebihi 50% pada perlakuan suhu 60⁰C selama 90 menit yaitu sebesar 0,67±0,008. Kandungan antioksidan pada teripang hitam memiliki potensi sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan.
KARAKTERISTIK BROWNIES PANGGANG IKAN TERI (Stolephorus spp.) DENGAN PENGGUNAAN TEPUNG MANGROVE API-API (Avicennia marina) DAN TEPUNG MOCAF Manik, Gheta Olivia; Agustini, Tri Winarni; Romadhon, Romadhon
Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jitpi.2023.10679

Abstract

Brownies merupakan makanan jajanan yang disukai anak-anak dan masyarakat. Penambahan tepung ikan teri bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi brownies terutama protein dan kalsium. Selain itu penggunaan tepung mangrove api-api dan tepung mocaf dapat dijadikan sebagai pengganti tepung terigu pada brownies karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan tepung mocaf merupakan produk bebas gluten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung buah mangrove api-api (Avicennia marina) dan tepung mocaf terhadap karakteristik brownies ikan teri dan formulasi terbaik penggunaan tepung buah mangrove api-api (Avicennia marina) dan tepung mocaf terhadap karakteristik brownies ikan teri. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan yaitu konsentrasi tepung buah mangrove api-api 0% (K), konsentrasi tepung buah mangrove api-api 10% (A), konsentrasi tepung buah mangrove api-api 15% (B), dan konsentrasi tepung buah mangrove api-api 20% (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung buah mangrove api-api (Avicennia marina) dan tepung mocaf berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap karakteristik brownies ikan teri pada uji kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat dan kadar kalsium. Perlakuan rasio 20%:80% merupakan formulasi terbaik pada substitusi tepung mangrove api-api (Avicennia marina) terhadap karakteristik brownies ikan teri dengan nilai hedonik sebesar 7,62<µ<7,86, kadar air 10,58%, kadar abu 3,22%, kadar lemak 26,18%, kadar protein 15,66%, kadar karbohidrat 54,91% dan kadar kalsium 301,81 mg/100 g.
Co-Authors - Sumardianto . Widayat A Suhaeli Fahmi Abdul Majid Adhitya Wahyu Darmawan Adinda Gadis Sukmawijaya Putri Aditiara, Aqilla Agus Sarwono Agus Setiadi Agus Trianto Ajeng Nayasari Kusumastuti Al-Baarri, Ahmad Ni'matullah Anjani, Gemala apri dwi anggo Ardila Prasinta Devi Ardini Ria Oktora Aziz Nur Bambang Bambang Cahyono Bernadeta Vina Anggritasari Bidari Mara Dewi Cahya, Ira Cindy Dwi Cahyo, Septian Dwi Choirul Anam AM Diponegoro Devi Wulansari Dhania Adhi Puspita Diana Nur Afifah, Diana Nur Dianita Cahyaningrum, Dianita Dimas Ahmad Priangga Putra, Dimas Ahmad Priangga Dyah Arianti Edita Meliana Edy Subiyanto Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Eko Nurcahya Dewi Eko Susanto Endah Saivira Mauliasari Endang Kusdiyantini Fahmi, A. Suhaeli Fahmi, Akhmad Suhaeli Fajar Bayu Senoaji Faya Charla Wicaksana Fiya Firdiyani Fronthea Swastawati Gunawan Wibisono Haeruddin Haeruddin Hafni Rahmawati Hindaryani, Nurul Ibnu Bachtiar Ida Harjuno Ikfi Rahmahidayati Ima Wijayanti Indah Susilowati Iqbal Mubarak Ita Widowati Jannah, Nabila Tsarwatul Jeri Srinur Eka Saputra Johannes Hutabarat Kurdianto Kurdianto Lailatul Umah Laras Rianingsih Lestari Lakhsmi Widowati Lintang Ayu Sekar Pangestuti Lukita Purnamayati Ma'ruf, Widodo Farid Manik, Gheta Olivia Maria Dwi Ratnasari, Maria Dwi Maria Indera Rosari Markus Prima Kurniawan Meiny Suzery Moh Rustom Najibullah Mohammad Ainun Najih Muchlis Achsan Udji Sofro Muchlis Arie S Muhammad Nur Muhammad Nur Muhammad Nur Arkham Mukarima Rismandari Nadhiroh, Alfia Nanda Radithia Prasetiawan Nuansa, Muhammad Fadly Nurhamzah, Lutfi Yulmiftiyanto Prasetyo, Dwi Yanuar Budi Putut Har Riyadi Rani Tri Mustika Novitasari Ratna Ibrahim Restiana Wisnu Ariyati Retno Ayu Kurniasih Riant Adam Gusmawan Riyadi, Putut Hai Rizki Utami Rizky Ika Dewi Romadhon Romadhon Romauli Juliana Napitupulu RR. Ella Evrita Hestiandari Rusyanto, Widya Ruth Nurmasari Sudjatmika SAPUTRO, DWIYANTO Sasti Nuriza Ramandhani Selamet Suharto Setyastuti, Aryanti Indah Slamet Suharto, Slamet Sri Rejeki Sriwati Sriwati Sumartini Sumartini Sylvia Rahmi Putri Tika Novia Anggraini Ulfah Amalia Widodo Farid Ma'ruf Widodo Farid Ma’ruf Widodo Farid Ma’ruf Wijayanti, Ph.D, Ima Wulandari, Erina y S Darmanto Y.S. Darmanto Y.S. Darmanto Yordhania, Framita YS Darmanto Yudhomenggolo Sastro Darmanto Yuliani Yuliani