Claim Missing Document
Check
Articles

UJI COBA DAN SOSIALISASI PROTOTYPE DASHBOARD SISTEM INFORMASI KEPUASAN DI KLINIK KESEHATAN: TRIAL AND SOCIALIZATION OF THE PROTOTYPE DASHBOARD OF THE SATISFACTION INFORMATION SYSTEM IN A HEALTH CLINIC Idris, Haerawati; Misnaniarti, Misnaniarti; Ainy, Asmaripa; Safriantini, Dian
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2516

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu layanan kesehatan, karena mencerminkan persepsi pengguna terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Berdasarkan Permenpan RB No. 14 Tahun 2017, setiap fasilitas pelayanan publik wajib melakukan survei kepuasan masyarakat secara berkala sebagai dasar peningkatan mutu layanan. Namun, proses pengukuran secara manual masih menghadapi tantangan terkait efisiensi dan validitas data. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat penerimaan tenaga kesehatan terhadap prototipe dashboard kepuasan pasien berbasis web yang dirancang untuk mempermudah pemantauan dan pelaporan hasil survei di fasilitas kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Klinik UNSRI selama September–November 2024 menggunakan metode sosialisasi dan uji coba kepada 30 tenaga kesehatan. Data dikumpulkan melalui survei daring dengan pertanyaan tertutup dan terbuka mengenai kemudahan dan kepuasan penggunaan dashboard. Hasil menunjukkan bahwa 60% peserta merasa sangat puas dan menilai dashboard mudah digunakan. Peserta juga memberikan masukan untuk penambahan fitur keamanan dan peningkatan kualitas jaringan internet. Hambatan utama dalam implementasi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, validitas data, serta perlunya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. Secara keseluruhan, dashboard ini diterima dengan baik dan berpotensi menjadi alat inovatif dalam meningkatkan transparansi serta mutu layanan kesehatan. Dukungan kelembagaan dan infrastruktur digital menjadi faktor penentu keberhasilan dan keberlanjutan implementasinya.
Kejadian stunting ditinjau dari sosial demografi dan konsumsi ikan pada balita Febry, Fatmalina; Ainy, Asmaripa; Sunarsih, Elvi
Jurnal Gizi Klinik Indonesia Vol 21, No 3 (2025): Januari
Publisher : Minat S2 Gizi dan Kesehatan, Prodi S2 IKM, FK-KMK UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijcn.82914

Abstract

A review of the socio-demographic characteristics and children fish consumption on stunting incidenceBackground: Social demographics and protein intake are widely known to be related to stunting incidence. Fish, a source of complete and high-quality protein, contains essential amino acids and high digestibility protein so the body can absorb high amounts of protein. Fish contains nutrients that are very important for the growth and development of toddlers.Objective: This research aims to determine the socio-demographic characteristics and consumption of fish and its processed products related to the stunting incidence in children aged 12-59 months. Methods: This cross-sectional study was conducted from August to September 2022 at three health centers in Palembang City. A total of 120 toddlers aged 12-59 months, with 51.7% male and 48.3% female, were selected by purposive sampling.  The variables of this study were toddler characteristics (age, gender, and nutritional status), family characteristics (mother's education, mother's occupation, number of family members, and family income), family fish consumption (type of fish product, portion size, frequency of fish consumption). The study was conducted by interviews using a questionnaire and anthropometric measurements of toddlers. Data were analyzed using the Chi-Square test with a 95% confidence interval and p<0.05 significance level. Results: Lower education of mothers, working mothers, large families, high family incomes, consuming processed fish with less large portions, and often consuming fish had a higher percentage of stunting incidence. On the other hand, it was found that all variables were not significantly correlated to stunting in toddlers.Conclusions: This study showed that socio-demographic variables and fish consumption were not significantly associated with stunting in children under five.
Factors Associated with the Completeness of Polio Vaccination during the National Immunization Week (PIN) in the Working Area of Sukarami Community Health Center: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Vaksinasi Polio pada Pekan Imunisasi Nasional (PIN) di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Maharani, Kaisa Davina; Ainy, Asmaripa; Rosyada, Amrina; Chendra, Rudy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2517

Abstract

Virus polio dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian, terutama pada anak-anak di bawah lima tahun. Pada tahun 2024, Indonesia kembali melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional Polio sebagai respons terhadap peningkatan kasus polio sejak akhir 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk  menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan vaksinasi pada pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional Polio di Puskesmas Sukarami tahun 2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari catatan vaksinasi anak yang terdaftar dan menerima dua putaran vaksinasi program PIN Polio di wilayah kerja Puskesmas Sukarami. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 88 data anak penerima vaksinasi PIN Polio berdasarkan kriteria inklusi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lokasi pelayanan vaksinasi dengan kelengkapan vaksinasi (p=0,027), dimana anak yang tinggal lebih dari 3 km cenderung memiliki kelengkapan vaksinasi yang lebih rendah. Sementara itu, usia anak (p=0,661), jenis kelamin (p=0,734), dan wilayah tempat tinggal (p=0,550) tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap kelengkapan vaksinasi PIN Polio.
Evaluasi Program Pencegahan Stunting di Puskesmas Simpang Periuk Kota Lubuklinggau Widiati, Ilham; Ainy, Asmaripa
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 11, No 2 (2022): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.74101

Abstract

Puskesmas Simpang Periuk memiliki peran dalam mencegah dan menanggulangi masalah stunting di wilayah kerjanya, yaitu melalui inovasi program kesehatan Pak Camat (Pantau Kilat Calon Mama Terpadu) dan Tebu Manis (Tepung Bubur Masak Praktis). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Pak Camat dan Tebu Manis menggunakan pendekatan sistem yang terdiri dari aspek input, proses, dan output. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif. Informan penelitian ini berjumlah 12 orang meliputi: 1 bendahara Puskesmas, 1 pengelola program dan 4 petugas program, serta 6 peserta program yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pada aspek input, diperlukan tambahan sumber daya manusia untuk program Tebu Manis dan juga diperlukan penyediaan sarana dan prasarana yang diperlukan yang dapat bersumber dari dana kapitasi jaminan kesehatan nasional atau dana desa. Pelaksanaan kedua program berjalan dengan baik, meskipun promosi kepada khalayak yang lebih luas perlu ditingkatkan. Kemudian output dari kedua program tersebut telah tercapai sehingga berkontribusi dalam mencegah dan mengurangi stunting di wilayah kerja Puskesmas Simpang Periuk. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program Pak Camat dan Tebu Manis dilihat dari sisi input, proses, dan output sudah cukup optimal.
Kepatuhan Membayar Iuran Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Non Penerima Bantuan Iuran (Non-PBI) di Wilayah Pulau Jawa Magdalena, Magdalena; Ainy, Asmaripa
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2024): June
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.90408

Abstract

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) Kesehatan merupakan program pemerintah Indonesia sebagai upaya menuju Universal Health Coverage (UHC). Jaminan kesehatan nasional ditujukan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Kepatuhan peserta JKN Non PBI dalam pembayaran iuran JKN adalah penting, guna keberlanjutan pembiayaan program JKN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepatuhan membayar iuran JKN peserta Non PBI di enam provinsi di wilayah Pulau Jawa sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, Penelitian dilakukan dengan menggunakan data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia yakni data profil kabupaten/kota meliputi jumlah penduduk, penduduk usia produktif, status pekerjaan penduduk, penduduk tamatan SMA/sederajat, pendapatan per kapita penduduk dan data kepatuhan membayar iuran JKN dari website sistem monitoring evaluasi Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Analisis data secara univariat yang disajikan melalui tabel, grafik dan peta digital. Didapatkan hasil bahwa provinsi Jawa Barat di tahun 2022 memiliki jumlah penduduk terbanyak. Penduduk berusia produktif, memiliki pekerjaan, dan tamatan SMA/sederajat terbanyak juga berada di provinsi Jawa Barat. Sedangkan pendapatan per kapita tertinggi ditemukan di provinsi DKI Jakarta. Trend kepatuhan membayar iuran JKN pada peserta Non PBI di Indonesia selama tahun 2018-2022 adalah fluktuatif. Penurunan kepatuhan selama terjadinya pandemi Covid-19 di tahun 2020 hingga 2021 dan kembali naik di tahun 2022 setelah pandemi Covid-19 berakhir. Pada tahun 2022, lebih dari separuh wilayah kabupaten/kota di Pulau Jawa menunjukkan persentase kepatuhan membayar iuran JKN di bawah persentase nasional (73,7%). 
Systematic Review Inovasi Program Pencegahan Stunting Utami, Adinda Satriavi; Ainy, Asmaripa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 4 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 4, November 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i4.584

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan stunting masih menjadi masalah kesehatan gizi yang cukup serius, terutama pada negara-negara berkembang yang berpenghasilan rendah. Berdasarkan informasi dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2020, sekitar 149,2 juta anak dibawah usia lima tahun mengalami stunting. Sebagai upaya pencegahan stunting, diperlukan berbagai inovasi kebijakan maupun program/intervensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi program pencegahan stunting di negara-negara berkembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode systematic review dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel menggunakan empat database, yaitu PubMed, Science Direct, Google Scholar, dan DOAJ. Kriteria inklusi ialah artikel yang diterbitkan dalam rentang waktu 2013-2023 dan berfokus pada populasi wanita usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, pengasuh ataupun keluarga terdekat balita, bayi dan balita, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan terkait di wilayah negara berkembang. Terdapat 16 artikel yang direview dengan The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal dan ditemukan satu artikel dengan nilai kualitas studi dibawah 50%. Hasil: Inovasi program stunting yang efektif dapat dilakukan dengan edukasi gizi yang diselingi kegiatan menarik, edukasi gizi yang memanfaatkan aplikasi di smartphone, edukasi gizi yang menyertakan pemberdayaan masyarakat, serta inovasi dalam pemberian makanan tambahan (PMT) yang dapat melibatkan tradisi lokal. Kesimpulan: Inovasi dalam program pencegahan stunting dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti melalui edukasi gizi maupun PMT.
Identifikasi Pola Makan dan Skrining Status Gizi Anak Sekolah di SDN 129 Palembang Febry, Fatmalina; Misnaniarti, Misnaniarti; Ainy, Asmaripa; Etrawati, Fenny; Maulina Sari, Desri
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13205

Abstract

Background: Primary school children need adequate nutrition to avoid deviations in growth and development. The imbalance between intake and nutritional adequacy will cause nutritional problems. This activity aims to determine elementary school children's diet, nutritional status, and knowledge about balanced nutrition. Methods: This service activity is integrated with the Food Consumption Assessment course of Nutrition Study Program students of the Faculty of Public Health Semester V. This activity participants were 5th-grade students of State Elementary School 129 Palembang, totaling 53 people. This activity was carried out in 3 stages: nutritional status screening, interviews related to food intake, and nutrition education. Results: Most of the students had underweight status 81.1% (weight-for-age) and normal nutritional status 69.8% (height-for-age) and 62.3% (BMI-for-age). Most students consumed incomplete meals (79.2%) and a deficit energy adequacy level (67.9%). There was an increase in knowledge at pretest (28.3%) and posttest (56.6%). Conclusion: There is an increase in student knowledge after being given education in the form of lectures and educational games with an additional average score of 8.49 points.
Gerakan Sekolah Sehat: Sehat Bergizi, Sehat Fisik dan Sehat Lingkungan di SDN 072 Palembang Febry, Fatmalina; Ainy, Asmaripa; Camelia, Anita; Mutahar, Rini
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.17081

Abstract

Background: Permasalahan kesehatan anak sekolah masih harus mendapatkan perhatian penuh seperti status gizi, konsumsi makanan beresiko serta kebersihan diri dan aktivitas fisik. Peran sekolah dalam bentuk sekolah sehat dapat dimanfaatkan bagi pihak sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesehatan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk menginisiasi program sekolah sehat dan meningkatkan pengetahuan anak sekolah mengenai sehat bergizi, sehat fisik dan sehat lingkungan. Metode: Kegiatan pengabdian ini terintegrasi dengan mata kuliah Gizi Olahraga mahasiswa Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Semester V. Peserta kegiatan ini merupakan siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 072 Palembang yang berjumlah 62 orang. Kegiatan ini dilakukan selama 2 minggu yaitu minggu ke-1 edukasi dan game edukasi mengenai sehat bergizi yang dilaksanakan selama 2 jam dan minggu ke-2 edukasi dan game edukasi mengenai sehat fisik dan sehat lingkungan yang berlangsung selama 3 jam. Evaluasi kegiatan ini adalah melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai sehat bergizi (p=<0,001) dan pengetahuan mengenai sehat fisik sehat lingkungan (p=<0,001) setelah diberikan edukasi berupa ceramah dan juga games edukasi. Kesimpulan: Edukasi yang dilakukan dengan metode penyuluhan dan game edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak mengenai sehat bergizi, sehat fisik dan sehat lingkungan.
Desa Siaga dan Manajemen Kesehatan Bencana Asmaripa Ainy
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki banyak wilayah yang rawan bencana, baik bencana alam maupun bencana yang disebabkan oleh ulah manusia. Bencana dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi geografis, geologis, iklim maupun faktor-faktor lain seperti keragaman sosial, budaya dan politik. Kejadian bencana di Indonesia pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Dampak dari kejadian bencana akan mempengaruhi aspek kesehatan masyarakat. Salah satu strategi yang terus dikembangkan dalam mewujudkan Indonesia Sehat adalah melalui pengembangan desa siaga. Desa siaga adalah desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan kegawatdaruratan kesehatan secara mandiri. Inti kegiatan desa siaga adalah memberdayakan masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat. Oleh karena itu, dalam pengembangannya diperlukan langkah-langkah pendekatan edukatif, yaitu upaya mendampingi (menfasilitasi) masyarakat untuk menjalani proses pembelajaran yang berupa proses pemecahan masalah-masalah kesehatan yang dihadapinya. Program desa siaga merupakan salah satu jawaban untuk mewujudkan kemandirian masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana dan kegawatdaruratan kesehatan.Kata kunci : desa siaga, manajemen, bencana.
Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan dengan Metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN) di Puskesmas Merdeka Kota Palembang Virna Widora Saputri; Misnaniarti; Asmaripa Ainy
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2010): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tahun 2008, puskesmas Merdeka memiliki jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan dengan 37 puskesmas lainnya, yaitu 70.532 pasien dengan jumlah tenaga 35 orang dan daya guna staf/hari sebesar 6,7 sehingga jumlah tenaga yang dibutuhkan sebanyak 47 orang. Artinya, terjadi kekurangan SDM kesehatan sebanyak 12 orang. Jumlah SDM kesehatan yang tidak sesuai kebutuhan (kelebihan atau kekurangan) merupakan masalah pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal.Metode : Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat deskriptif dengan metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN). Sampel penelitian adalah SDM kesehatan di Puskesmas Merdeka Kota Palembang tahun 2009 pada 5 unit kerja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini non probability sampling dengan metode purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini untuk menghasilkan gambaran kebutuhan SDM kesehatan.Hasil penelitian : Diketahui bahwa waktu kerja tersedia perawat di BP Umum (1350 jam/tahun), bidan di MTBS (1518 jam/tahun), perawat gigi di BP Gigi (1572 jam/tahun), dokter Sp.OG di KIA/KB (684 jam/tahun), dan analis di Laboratorium (1560 jam/tahun). Rata-rata waktu kerja perawat di BP Umum (5,041’), bidan di MTBS (10,762’), perawat gigi di BP Gigi (22,405’), dokter Sp.OG di KIA/KB (215,872’), dan analis di Laboratorium (29,803’). Standar beban kerja perawat di BP Umum (16.068 menit/tahun), bidan di MTBS (8.463 menit/tahun), perawat gigi di BP Gigi (4.210 menit/tahun), dokter Sp.OG di KIA/KB (2.586 menit/tahun), dan analis di Laboratorium (3.141 menit/tahun). Standar kelonggaran perawat di BP Umum (0.07 SDM), bidan di MTBS (0,747 SDM), perawat gigi di BP Gigi (0.18 SDM), dokter Sp.OG di KIA/KB (0,035 SDM), dan analis di Laboratorium (0,085 SDM). Jumlah perawat ideal di BP Umum 3 orang, bidan di BP Anak/MTBS (2 orang), perawat gigi di BP Gigi (3 orang), dokter Sp.OG di KIA/KB (1 orang), dan analis di Laboratorium (2 orang).Kesimpulan : Terjadi kekurangan perawat gigi dan analis masing-masing 1 orang. Saran penelitian ini, sebaiknya dalam perencanaan mendatang Pukesmas Merdeka memiliki sistem informasi ketenagaan yang baik sehingga dapat menjadi landasan dalam mengajukan permintaan penambahan SDM kesehatan.Kata Kunci : Perencanaan SDM kesehatan, WISN, Sumber Daya Manusia (SDM)
Co-Authors Achmad Fickry Faisya Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Adelina Fitri Adinda Intan Pratiwi Adinda Intan Pratiwi Akila Labiba Alta Fatra Alta Fatra, Alta Alvera Noviyan Alvera Noviyani Amrina Rosyada Amrina Rosyada Andodi Andodi, Andodi Ani Nidia Lisianti Anita Camelia Anita Rahmiwati Annisa Rahmawaty Annisa Rahmawaty Arie Kusumaningrum Asri Maharani Bambang Irawan Chendra, Rudy Des Mery Des Mery, Des Desri Maulina Dian Safriantini Dian Safriantini Dian Safriantini Dian Safriantini Dian Safriantini, Dian Elvara Angelita Elvara Angelita Elvi Sunarsih Erliande Feswenti Erliande Feswenti, Erliande Erma Kartikasari Fajar, Nur Alam Fatmalina Febry Fatmalina Febry Fatmalina Febry Feby Happy Monica Feby Happy Monica, Feby Happy Fenny Etrawati Fujiyanti, Poppy Ghita Apriani Haerawati Idris Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hamzah Hasyim Hanisah, Hanisah Hartati Inaku Herman Brawijaya Herman Brawijaya, Herman Indah Dwi Wahyuni Indah Dwi Wahyuni, Indah Dwi Indah Fasha Palingga Irawan, Bambang Iwan Stia Budi Iwan Stia Budi Jumatra Laila Kartikasari, Erma Kaulam Miryanti Kaulam Miryanti, Kaulam Laila, Jumatra Lisianti, Ani Nidia Lubis, Adelina Irmayani Magdalena Magdalena Maharani, Kaisa Davina Maulina Sari, Desri Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Misnaniarti Monica Aprilla Andestri Monica Aprilla Andestri Muhammad Pandu Aditya Muhammad Pandu Aditya Najmah Najmah Najmah, Najmah Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nur Alam Fajar Nurmalia Ermi Putri Ayu Nurhaliza Putri Ayu Nurhaliza Putri Widita Muharyani Rahayu, Rizka Sri Resi Hartini Resi Hartini, Resi Reztia Handayani, Reztia Rini Andriani Rini Andriani Rini Mutahar Ririn Yaumil Pratiwi Ririn Yaumil Pratiwi, Ririn Yaumil Rizma Adlia Syakurah Rudy Chendra Sabri Sudirman Sarri, Merri Nurmala Sartika Sartika, Dewi Siti Halimatul Munawarah Stiyawan, Yonatan Suci Destriatania Tembo, Tannia Try Any Widyastuti, Try Any Utami, Adinda Satriavi Vaseta Eka Pardana Vaseta Eka Pardana, Vaseta Eka Virna Widora Saputri Virna Widora Saputri Widiati, Ilham Xaviera, Virnimuthia Yuni Masrona Zilfadila Zilfadila