Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Green Accounting, Kinerja Lingkungan, Dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan: Studi Empiris Pada Perusahaan Non-Keuangan Di Bursa Efek Indonesia Ainur Rizki; Yochi Elanda; Yoshita Kaifu
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/w2546n86

Abstract

Keberlanjutan bisnis semakin menjadi tuntutan utama dalam persaingan global, terutama bagi perusahaan di pasar negara berkembang seperti Indonesia. Meningkatnya tekanan regulasi dan ekspektasi investor terhadap praktik ramah lingkungan menuntut perusahaan untuk mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan dan tata kelola yang baik ke dalam strategi bisnis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting, Environmental Performance, dan Corporate Governance terhadap Company Value. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif-kausal non-eksperimental. Populasi penelitian meliputi seluruh perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2019–2024. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel akhir 200 perusahaan yang memenuhi kriteria kelengkapan laporan keuangan tahunan dan keberlanjutan. Data sekunder diperoleh melalui laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan data pasar modal resmi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Green Accounting dan praktik Corporate Governance memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan Environmental Performance justru berdampak negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kinerja lingkungan penting untuk keberlanjutan, pasar cenderung lebih menghargai tata kelola yang kuat dan pengungkapan lingkungan yang kredibel. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya kombinasi antara investasi lingkungan, akuntansi hijau, dan tata kelola perusahaan yang baik untuk meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.
AI-Driven Green Digital Marketing UMKM Serdang Bedagai untuk Keberlanjutan Ekonomi Lokal Berbasis Asta Cita Yochi Elanda; Ratna Sari Dewi; Fhikry Ahmad Halomoan Siregar
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16601

Abstract

Artificial intelligence-based digital marketing transformation has become a strategic necessity for MSMEs in improving competitiveness, business sustainability, and marketing performance. However, the utilization of Artificial Intelligence and the implementation of Green Digital Marketing in MSMEs in Serdang Bedagai Regency are still not optimal. This study aims to analyze the influence of AI-Driven Digital Marketing and Green Digital Marketing on business sustainability and marketing performance of MSMEs, as well as to examine the mediating role of business sustainability. The study used a quantitative explanatory approach with a sample of 100 MSMEs selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed with Partial Least Squares-Structural Equation Modeling using SmartPLS. The results showed that AI-Driven Digital Marketing had a positive and significant effect on business sustainability with a coefficient of 0.367 and on marketing performance with a coefficient of 0.380. Green Digital Marketing had a positive and significant effect on business sustainability with a coefficient of 0.325, but did not directly affect marketing performance with a coefficient of 0.028. Business sustainability had a positive and significant effect on marketing performance with a coefficient of 0.287. However, business sustainability was unable to mediate the effect of AI-Driven Digital Marketing or Green Digital Marketing on marketing performance. This finding implies that MSMEs need to prioritize the use of AI for personalization, customer analysis, and promotional efficiency, and integrate green marketing practices with concrete operational evidence. Future research is recommended to use a longitudinal design, cross-sector samples, and add variables such as digital literacy, innovation capability, and consumer environmental awareness.
Pengaruh Hybrid Working terhadap Produktivitas Karyawan: Studi Empiris pada Perusahaan Swasta di Kota Medan, Indonesia Yoshita Kaifu; Ainur Rizki; Yochi Elanda
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/tzhhye79

Abstract

Transformasi lingkungan kerja pascapandemi telah mendorong organisasi untuk mengadopsi sistem kerja yang lebih fleksibel melalui penerapan hybrid working, yaitu kombinasi antara bekerja secara langsung di kantor dan bekerja secara jarak jauh berbasis teknologi digital. Meskipun hybrid working semakin banyak diterapkan oleh berbagai organisasi, efektivitasnya dalam meningkatkan produktivitas karyawan masih menjadi perdebatan karena dipengaruhi oleh kesiapan organisasi, dukungan teknologi, serta kemampuan karyawan dalam beradaptasi terhadap perubahan pola kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hybrid working terhadap produktivitas karyawan pada perusahaan swasta di Kota Medan, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan perusahaan swasta yang telah memiliki pengalaman menerapkan sistem hybrid working. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria karyawan aktif yang memiliki pengalaman bekerja dalam sistem hybrid. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan pengujian hipotesis melalui analisis regresi linear untuk mengetahui pengaruh hybrid working terhadap produktivitas karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid working berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa fleksibilitas lokasi kerja, fleksibilitas waktu, dukungan teknologi digital, dan efektivitas komunikasi dalam sistem hybrid working mampu meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan secara lebih efektif dan efisien. Penelitian ini memperkuat perspektif Job Demands-Resources Model yang menjelaskan bahwa fleksibilitas dan otonomi kerja dapat berperan sebagai sumber daya organisasi yang meningkatkan motivasi dan kinerja individu. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan swasta dalam merancang kebijakan kerja fleksibel yang tidak hanya berorientasi pada lokasi kerja, tetapi juga memperhatikan aspek teknologi, budaya organisasi, dan pengelolaan kinerja berbasis hasil.
EKSPLORASI HAMBATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PADA UMKM PROVINSI SUMATERA UTARA Yenni Arfah; Yochi Elanda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6720

Abstract

Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are the backbone of Indonesia’s economy, including in North Sumatra Province. However, most MSMEs still face challenges in preparing financial reports that comply with the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM). This study aims to explore in depth the obstacles faced by MSMEs in North Sumatra Province in preparing financial reports. The research method used is a qualitative approach with a Focus Group Discussion (FGD) technique involving 20 MSME actors as participants from various sectors across 7 regencies/cities in North Sumatra Province. The data were analyzed using thematic analysis techniques. The results identified five main themes of obstacles: (1) low accounting literacy and understanding, (2) limited human resources, (3) financial recording practices that remain simple and manual, (4) the absence of separation between personal and business finances, and (5) lack of socialization and assistance regarding SAK EMKM. This study contributes by providing a mapping of factual obstacles that can serve as a basis for formulating more targeted intervention policies to improve the capacity of MSMEs in preparing financial reports in North Sumatra. Keywords: Financial Report Preparation Barriers, MSMEs, SAK EMKM, Focus Group Discussion, North Sumatra.   Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Utara. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi kendala dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam hambatan-hambatan yang dihadapi UMKM di Provinsi Sumatera Utara dalam penyusunan laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 20 pelaku UMKM sebagai partisipan dari berbagai sektor pada 7 Kabupaten / Kota Provinsi Sumatera Utara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian mengidentifikasi lima tema utama hambatan: (1) rendahnya literasi dan pemahaman akuntansi, (2) keterbatasan sumber daya manusia, (3) pencatatan keuangan yang masih sederhana dan manual, (4) belum adanya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta (5) kurangnya sosialisasi dan pendampingan SAK EMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan hambatan faktual yang dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan intervensi yang lebih tepat sasaran dalam meningkatkan kapasitas penyusunan laporan keuangan UMKM di Sumatera Utara. Kata kunci: Hambatan Penyusunan Laporan Keuangan, UMKM, SAK EMKM, Focus Group Discussion, Sumatera Utara
Membangun Karakter dan Kepercayaan Diri Mahasiswa melalui Program Pelatihan Public Speaking Fatin Nadifa Tarigan; Ismayani Ismayani; Alwi Fahruzy Nasution; Ainur Rizki; Yochi Elanda
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.850

Abstract

p Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) merupakan keterampilan esensial yang tidak hanya mendukung keberhasilan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara efektif di ruang publik karena kurangnya pelatihan dan pengalaman. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan public speaking bagi mahasiswa guna membangun karakter positif seperti keberanian, tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi yang baik, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berbagai situasi formal maupun nonformal. Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, simulasi presentasi, role play, serta sesi evaluasi dan umpan balik langsung. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan selama 4 pertemuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam aspek kepercayaan diri, penguasaan materi, serta kemampuan menyampaikan pesan dengan artikulatif dan persuasif. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan di era global saat ini.