Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perendaman Bahan Organik Air Kelapa dan Air Cucian Beras Terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Timun Apel (Cucumis sp.) dalam Periode simpan yang berbeda jujun hermawan; Kuswarini Sulandjari; Elia Azizah
Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech) Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33661/jai.v6i1.4588

Abstract

The purpose of this research is to get the obtain immersion of organic matter that gives the highest yields at the long of storage of the apple cucumber (Cucumis sp) seed. Research was conducted in the Laboratory of Agronomy of The Agricultural Faculty of the Singaperbangsa University. The method of research used experimental methods, using a Randomized Complete Design (RCD) with two factors. The first factor is the length of seed storage consisting of 0 weeks (T0), 4 weeks (T1), 8 weeks (T2), and 12 weeks (T3). The second factor are immersion with organic matter consisting of control (P1), coconut water (P2), and rice laundry water (P3). Each treatment was repeated thrice so that accrued 36 units of experiment. The results showed significant test don DMRT (Duncan Multiple Range Test) standard of 5%. The results showed that there is no effect of interaction between the long of seed storage with the immersion using organic matter on growing potential, germinating power, index vigor, greedy growing, speed growing. Independently long seed storage and immersion of organic matter provide significant result on the entire observed variable. Best yield obtained at length storage of 8 weeks by immersion using organic matter of rice water. Keyword: Cucumber apple, Organic matter, viability, vigor, storage.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pare (Momordicha charantia L) Varietas Lipa F1 pada Berbagai Taraf Ketebalan Mulsa Jerami Padi Wangga Gunadi; Kuswarini Sulandjari; Muhammad Syafi'i
Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33661/jai.v6i2.4631

Abstract

Bitter melone (Momordica charantia L) is a type of vegetable that is easy to cultivate and their growth does not depend on season conditions, so that bitter melon plants can grow wild in abandoned land, or are usually planted in yards by propagating into fences, bitter melon (Momordica charantia L) is one a vegetable commodity that has commercial potential when cultivated on an agribusiness scale. The purpose of this research was to measure the thickness of straw mulch which gave the best response to the growth and yield of bitter melon. This research was from August to September 2020, the method used in this experiment used a single factor randomized block design (RBD) method consisting of 5 treatments, namely: A (No Mulch), B (MPHP), C (2 cm Thickness Straw Mulch), D (4 Thickness Straw Mulch) cm), E (Straw Mulch with 6 cm thickness) with 5 replications, then if there is a treatment that has a significant effect, further analysis is carried out using LSD 5%. The significant effect of using several thickness levels of rice straw mulch on all growth characters (35 das) and yield (57 das) of bitter melon plants was observed. Straw mulch thickness of 6 cm gave the best results on the characters of plant length (129.33 cm), stem diameter (5.112 mm), number of fruits (0.92), fruit length (19.17 cm), fruit diameter (35.272 mm), weight the fruit of the plant (176.4 g), and the weight of the fruit per bed ( 1,461 kg equal to 1.76 ton/ ha). However, of this research the Black and Silver Plastic Mulch (MPHP) as control treatment had better results on all growth and production characteristics of bitter melon plants. Keywords: crop yields, straw mulch,bitter melon, plant growth, thickness level
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI KONSENTRASI AIR KELAPA MUDA TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS STEK BATANG UBI KAYU (Manihot esculenta Crantz) PADA VARIETAS GAJAH DAN KARET Devi Maratus Salamah; Kuswarini Sulandjari; Yayu Sri Rahayu
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2022): AGROVITAL VOLUME 7, NOMOR 1, MEI 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v7i1.2125

Abstract

Salah satu penyebab menurunnya produksi ubi kayu adalah belum tepatnya teknologi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi air kelapa muda dan varietas yang terbaik untuk pertumbuhan tunas stek batang ubi kayu (Manihot esculenta Crantz). Percobaan dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober 2020 di Lahan, Telagasari, Karawang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 10 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan yang digunakan yaitu {(Air kelapa muda 0% + Gajah), (Air kelapa muda 25% +Gajah), (Air kelapa muda 50% + Gajah), (Air kelapa muda 75% +Gajah), (Air kelapa muda 100% +Gajah), (Air kelapa muda 0% +Karet), (Air kelapa muda 25% +Karet), (Air kelapa muda 50% +Karet), (Air kelapa muda 75% + Karet), (Air kelapa muda 100% + Karet)}. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara pemberian konsentrasi air kelapa muda dan varietas terhadap semua variabel yang diamati. Terdapat pengaruh mandiri varietas ubi kayu terhadap waktu muncul tunas, panjang tunas, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar terpanjang dan bobot basah akar. Terdapat pengaruh mandiri konsentrasi air kelapa muda terhadap diameter tunas dan jumlah daun. Varietas Gajah (v1) memberikan nilai tertinggi pada waktu muncul tunas (11,78 hari), panjang tunas (40,90 cm), tinggi tanaman (49,53 cm), jumlah daun (26,03 helai), panjang akar (29,99 cm) dan bobot basah akar (21,56 gram). Konsentrasi air kelapa muda 25% (v1) memberikan nilai tertinggi pada diameter tunas sebesar 7,43 mm. Konsentrasi air kelapa muda 75% (k3) memberikan nilai tertinggi pada jumlah daun sebesar 21,25 helai. Kata Kunci : Stek Ubi Kayu; Air Kelapa Muda; Gajah (Danar ristono); Karet (Manihot glasiovii)
Persepsi Masyarakat Pesisir Mengenai Pelestarian Hutan Mangrove dan Wisata Bahari di Tangkolak Karawang Slamet Abadi; Kuswarini Sulandjari; Nana Suryana Nasution; Mulyanto Mulyanto
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 1 No. 2 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v1i2.5283

Abstract

Masyarakat merupakan komponen penting dalam pelestarian hutan mangrove dan kawasan pesisir. Pelibatan masyarakat melalui pemahaman persepsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat mengenai fungsi, faktor pendukung, kinerja pelestarian mangrove dan wisata bahari, mengetahui hubungan antara karakteristik masyarakat, faktor pendukung dengan kinerja pelestarian hutan mangrove dan wisata bahari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Data diambil dari 125 sampel anggota masyarakat Tangkolak yang ditentukan secara random. Pengumpulan data melalui kuisioner berskala rating atau linked. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi antar peubah yang teramati. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar masyarakat menyetujui fungsi pelestarian hutan mangrove dan wisata bahari. Kunjungan masyarakat merupakan suatu pendukung pelestarian mangrove dan wisata bahari. Dukungan dan donasi dari pemerintah dan perusahaan (corporate social responsibility=CSR) sangat kurang. Penyuluhan dan pembinaan belum optimal. Sanitasi lingkungan berupa sampah dan kurangnya pemilikan jamban keluarga tidak mendukung wisata bahari. Kinerja pemanfaatan kawasan mangrove lebih tinggi dari kinerja kreativitas membangun kemitraan, pengelolaan hutan mangrove, pengelolaan wisata bahari/laut, pengelolaan trumbu karang. Perusakan atau pembiaran mangrove cukup parah (55.10%). Terdapat hubungan (0,12) pengalaman responden dengan kinerja pemanfaatan mangrove. Korelasi antara dukungan dan donasi dengan kinerja dan antara kinerja pelestarian mangrove dan wisata bahari kurang dan sangat kurang. Perlu upapa pelestarian mangrove dan wisata bahari melalui penyuluhan, pembinaan serta dukungan fasilitas, dana dan kegiatan secara terintegrasi dan berkelanjutan dari pemerintah, perusahaan dan masyarakat.
Respon Petani terhadap Penyuluhan Penggunaan Pestisida Secara Baik dan Benar di Kelompok Tani Mukti Desa Cibuntu Kabupaten Purwakarta Muhamad Rom Ali Fikri; Kuswarini Sulandjari; Endah Dahlia
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 2 No. 1 (2021): September
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v2i1.5857

Abstract

The use of pesticides with high doses and intensity has negative impacts both economically, ecologically, and socially. The economic impact is the dependence of farmer households on pesticides, and nationally the dependence of the country on foreign countries because 100% of the active ingredients of pesticides are imported. Counseling on the use of pesticides properly needs to be done so that farmers can appropriately use pesticides, in the right way and the right dose so as not to interfere economically, ecologically, and socially. One of the ways taken by the government in dealing with the problem of uncontrolled use of pesticides is by implementing an extension program on the use of pesticides. The counseling activity was carried out in one of the farmer groups, namely the Mukti Farmer Group located in Cibuntu Village, Wanayasa District, Purwakarta Regency. The purpose of this study was to determine the response of farmers to counseling on the use of pesticides properly and correctly. Mukti Farmer Group has 60 members and the number of active members is 30 people. Farmers who became the sample were taken by simple random sampling of 15 farmers. Of the 15 samples, farmers tested the level of knowledge, attitudes, and actions with indicators of the percentage of answers to the questionnaire that has been given. The results showed that there was a change in the knowledge of farmers regarding the proper and correct use of pesticides. The extension activities succeeded in changing the attitude of farmers in using pesticides effectively. After the implementation of the extension, farmers become wise in the use of pesticides under the SOP (Standard Operating Procedures).
MOTIVASI PETANI DAN PERANAN SERTA HAMBATAN KELOMPOK TANI SUKAMAKMUR DI DESA SUKAMAKMUR KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PADI SAWAH Diani Tari; Kuswarini Sulandjari; Luthfi Nur'azkiya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i2.7405

Abstract

Padi adalah bahan bahan makanan pokok untuk 95% penduduk Indonesia. Kelompok tani berperan dalam upaya peningkatan produksi padi. Tujuan penelitian ini untuk : (1) Mendeskripsikan motivasi petani ikut dalam kelompok tani, (2) Mendeskrpsikan peranan (3) Membandingkan produksi padi anggota kelompok tani sebelum dan sesudah ikut kelompok serta bukan anggota kelompok tani dan (4) Mendeskrpsikan kelompok tani dalam peningkatan produksi padi sawah. Metode penelitian menggunakan sequential explanatory. Data penelitian berupa primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Responden ditentukan dengan cara purporsive sampling, yaitu ketua, pengurus, dan anggota kelompok tani. Teknik analisis data: Skala likert, skor, tabulasi data, uji t, reduksi data, penyajian data, penyimpulan data. Hasil penelitian : (1) Motivasi petani mengikuti kelompok tani termasuk kategori tinggi (17,34 dengan rata-rata 2,48). (2) Peranan kelompok tani mempunyai hasil sedang (329 dengan rata-rata 60,5). (3) Terdapat perbedaan antara petani sebelum bergabung rata-rata produktivitas padi terendah yakni 3,34 ton/ha dengan sesudah ikut kelompok tani rata – rata produktivitas padi tertinggi yakni 7,08 ton/ha. Hasil uji t menunjukkan perbedaan nyata (t hitung 2,57074 > t tabel 1,9989) produktivitas padi petani yang bergabung dalam kelompok tani 6,88 ton/ha dengan yang tidak 5,76 ton/ha. (4) Hambatan kelompok tani : Air/irigasi kurang jika anggota kelompok tani menanam secara bersamaan; Curah hujan tinggi berdambak banjir berakibat gagal panen; Kurang kerjasama dengan mitra sehingga petani kesulitan mendapat pinjaman modal dan bantuan produksi; Serangan hama meyebabkan berkurangnya produksi padi; Benih yang diberikan pemerintah kurang mencukupi
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Pengolahan Buah Mangrove Sebagai Sumber Pendapatan Alternatif Masyarakat Pesisir Karawang Kuswarini Sulandjari; Abubakar Abubakar; Dessy Agustina Sari
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 7, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.7.3.1087-1096.2021

Abstract

Buah  mangrove  dapat  dijadikan olahan  yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.  Potensi tersebut belum dimanfaatkan karena kurangnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini : Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan tindakan dalam  mengolah buah mangrove sebagai sumber pendapatan alternatif.   Menggunakan  pendekatan  partisipatif,   penyuluhan secara perorangan dan kelompok, dengan metode  :  anjangsoso, ceramah ; (FGD), demosntrasi cara dan demonstrasi hasil. Hasil :  penyuluhan  jelas, mudah diterima dan sangat berguna; Hasil olahan  : sirup, selai, permen, dodol dan sabun  buah mangrove; Terdapat peningkatan jumlah sasaran  yang mengetahui, manfaat mangrove untuk  lingkungan (20%) dan ekonomi (70%) olahan dan cara mengolah buah mangrove menjadi sirup (15%), selai (100%), permen (95%), dodol (25%) dan sabun (100%), yang  mau/ingin mengolah dari 60% menjadi 100%, dan bisa mengolah  (50%).   Sasaran yang belum mencoba mengolah (15%),   belum ada yang mencoba mengolah menjadi selai, permen dan sabun,  karena kurangnya : pemahaman, kemampuan,   kepercayaan  diri,  modal dan fasilitas. 
Analisis Pengaruh Kesadaran dan Persepsi serta Preferensi Konsumen terhadap Pola Konsumsi Buah Lokal (Studi pada Konsumen di Pasar Cileungsi Kabupaten Bogor) Stefani Septi Anggraeni; Kuswarini Sulandjari; Slamet Abadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 13 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.877 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6962750

Abstract

There are quite a number and types of fruit produced in the territory of Indonesia, so that the availability in the local market is abundant during the harvest season. Non-local fruits are also circulating in the market, including at Pasar Cileungsi, Bogor. The quality of non-local fruit is quite high. To maintain market absorption of local fruit, it is necessary to prevent a shift in consumption patterns of local fruit to non-local fruit. The purpose of this study was to describe consumer awareness, perception, and preferences of local fruit and to analyze their effect on local fruit consumption patterns simultaneously and partially. This study uses primary data and secondary data. Primary data was taken by interview technique using a questionnaire. accidental sampling, a number of 100 fruit consumers. Secondary data were obtained from the relevant agencies in this study, namely data from BPS and literature studies. The analysis technique used: Likert scale, score, descriptive, correlation, and multiple linear regression. The results of the study: Awareness and consumer preferences for local fruit are at a strong level; Consumer perceptions of local fruit at a very strong level; Consumer preferences for local fruit types in order are: melon, pineapple, Medan orange, Malang apple, salak pondoh; Consumer consumption patterns for local fruit are at a strong level; Simultaneously the variables of awareness, perception, preference have a significant effect on local fruit consumption patterns at the alpha level of 5%; Awareness has a significant effect with a positive coefficient on local fruit consumption patterns (at 5% alpha level); Perceptions and preferences have no significant effect with the direction of the positive coefficient on local fruit consumption patterns (at 5% alpha level).
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keuntungan dan Tingkat Kelayakan Usaha Pedagang Buah di Pasar Kepuh Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan Jawa Barat Deni Mustopa; Kuswarini Sulandjari; I Putu Eka Wijaya
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 16 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.521 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7059015

Abstract

Income from trading business contributes to the family income of fruit traders. Fruit traders in Pasar Kepuh bear the business risk, reducing the economic value of the fruits. This study aims to analyze costs, revenues and profits as well as analyze the factors that influence the business profits of fruit traders. Determination of samples with saturated sampling method, as many as 21 traders. Primary data were obtained through interviews and observations. Data were analyzed using income, business service, correlation. The results showed: The average cost of each trader is Rp. 8,266,575 per week, the average income of each trader is Rp. 10,463,524 per week, the average profit of traders is Rp. 2,196,949 per week; The fruit merchant business was declared feasible with the R/C ratio showing 1.27. The variables of capital and length of business have a significant relationship to profits, while the variables of age, education and number of dependents do not have a significant relationship to profits.
ANALISIS PENDAPATAN BESERTA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SERTA KESEJAHTERAAN NELAYAN PEMILIK PERAHU Istiqomah Nurul Fitri; Slamet Abadi; Kuswarini Sulandjari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 9, No 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v9i3.8310

Abstract

Sektor kelautan dijadikan sebagai salah satu sektor pembangunan nasional. Hal ini mendukung keterjaminan kesejahteraan nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak. Faktanya, minimnya pendapatan masyarakat nelayan masih belum bisa teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk : menganalisis pendapatan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan pemilik perahu; serta menganalisis kesejahteraan nelayan pemilik perahu, di Pesisir Tangkolak. Merupakan penelitian kuantitatif analitik. Sampel penelitian terdiri dari 37 nelayan pemilik perahu yang ditentukan melalui strata sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kuisioner terbatas. Data dianalisis secara: statistik, regresi linier berganda, komparasi sederhana dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan nelayan sebesar Rp1.802.425,00/bulan, rata-rata biaya tidak tetap yang dikeluarkan nelayan sebesar Rp10.053.554,00/bulan dan rata-rata penerimaan nelayan sebesar Rp43.023.081,00/bulan. Pendapatan rata-rata nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak sejumlah Rp23.089.543,00/bulan. Pendidikan, umur, pengalaman, jumlah perahu, ukuran perahu, alat tangkap dan modal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan pemilik perahu. Pendidikan, pengalaman, umur, jumlah perahu, ukuran perahu dan alat tangkap secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan pemilik perahu, sedangkan variabel modal berpenaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak Desa Sukakerta Kecamatan Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang. Dua orang nelayan pemilik perahu di Pesisir Tangkolak terkategori tidak sejahtera menurut indikator kemiskinan Badan Pusat Statistik (BPS), menurut Bank Dunia (World Bank) terdapat tiga orang nelayan pemilik perahu yang terkategori tidak sejahtera. Sedangkan menurut indikator Upah Minimum Kabupaten Karawang (UMK) terdapat lima orang nelayan pemilik perahu yang terkategori tidak sejahtera.
Co-Authors Abadi, Slamet Abdulloh Yasin Abubakar Abubakar Abubakar Abubakar Agustina, Dessy Aisyah Maulidina Aji, Bagus Restu Alicia Nurfauzy Ani Lestari Anisa Syifa Salsabila Arief Yanto Rukmana Astari, Tiara Dewi Cindy Sofia Damay Indrianto, Putra Deni Mustopa Dessy Agustina Sari Devi Maratus Salamah Dewa Oka Suparwata Dhiya Nida Ulhaq Diah Retno Dwi Hastuti Diani Tari Elia Azizah Endah Dahlia Fatimah Azzahra Fawwaz, Andhika Nadhif FERRY FIRMANSYAH Ganjar Kurnia Hardy, Ratu Genialda Hayatul Rahmi Hepi Hapsari I Putu Eka Wijaya Ida Marina, Ida Ikhlasul Akbar Indrajit Wicaksana Indrianto, Putra Damay Istiqomah Nurul Fitri Jolanda, Hanifah Putri jujun hermawan Juliana Margaretha Mitra Musika Lubis Muhamad Rom Ali Fikri Muhammad Syafi'i Muharam Muharam Muharam, Muharam Mulyanto Mulyanto Najeela Zulaikha Nana Suryana Nasution Nur'azkiya, Luthfi Nur’azizah, Ismi Nur’azkiya, Luthfi Pebrin, Triana Pieter J Kunu Pramesty, Alma Dianika Puji Raihani Purnama, Reza Wahyu Putri Cahyaning Ramadhan R. Prasodjo Soedomo Rafif Ikhsan Mahadhika Rahmi, Hayatul Ratna Mufidah Restu Dinika, Aliffia Rhamadanty, Fadhila Arnelia Rizki Fauzi Rommy Andhika Laksono Roosganda Elizabeth ROOSGANDA ELIZABETH Rukmana, Arief Yanto Salsabila Safitri Armei Rihadi Sarmidi, Suciati Shofa Hanis Aisyah Siti Mariyani Slamet Abadi Slamet Abadi Stefani Septi Anggraeni Suhaeni Suhaeni Suhaeni Suhaeni Suhaeni, Suhaeni Sultoni Alamsyah Syadiah, Siti Maulida Syahputra, Ali Fahmi Tampubolon, Fransisca Joana Tarya J. Sugarda Tera Lesmana Wa Ode Sifatu Wangga Gunadi Wijaya, I Putu Eka Yayu Sri Rahayu Yusiana, Ekalia Yusuf Muhyiddin Zainal Abidin