Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN EKSTRAK DAUN PINUS SEBAGAI PENGENDALIAN PERTUMBUHAN SEMAI TANAMAN Acacia nilotica (L.) Willd. TAMAN NASIONAL BALURAN Erni Mukti Rahayu; Farid Ma’ruf; Amir Syarifuddin
JURNAL HUTAN LESTARI Vol 11, No 2 (2023): JURNAL HUTAN LESTARI
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jhl.v11i2.56104

Abstract

Acacia nilotica is a plant that can grow well in certain habitat conditions and does not require complex growing conditions. This condition causes A. nilotica (L.) Willd. will grow uncontrollably and can damage the existing ecosystem so that action is needed, one of which is by using allelopathic compounds. Some plants contain allelopathic compounds that can inhibit and interfere with the growth of other plants. Allelopathy is composed ofvitexin, isovitexin, and Cglucosylflavonoid. All three are included in the flavonoid group which is a group of phenolic compounds. The allelopathic compounds contained are expected to be a solution in overcoming the spread of A. nilotica (L.) Willd. The pine leaves used are expected to contain allelopathic compounds to inhibit the growth of A. nilotica. (L.) Willd. This research was conducted using a factorial randomized block design (RBD) with two factors, first the concentration of pine leaf extract and the second the frequency of administration. The analysis used is by using analysis of variance, if there is a real effect, it is followed by the Duncan test to determine the differences between the treatments given. The results of this study showed that pine leaf extract showed a very real interaction and influence of the application of solution concentration and frequency of pine leaf extract on the growth of invasive plant seedlings A. nilotica (L.) Willd. The concentration of the solution and the frequency of administration that was the most effective in killing A. nilotica (L.) Willd was a concentration of 750 ppm with a frequency of giving every 3 days. Based on the results of this study, it can be suggested to use a higher concentration of the solution and a higher or more frequent application of the extract to have a faster impact.Keywords: Acacia nilotica (L.) Willd, Pine Leaves, Invasive, StatisticsAbstrakAcacia nilotica termasuk kedalam tanaman yang dapat tumbuh dengan baik pada kondisi habitat tertentu dan tidak memerlukan syarat tumbuh yang kompleks. Kondisi tersebut menyebabkan A. nilotica (L.) Willd. akan tumbuh tak terkendali dan dapat merusak ekosistem yang ada sehingga diperlukannya suatu tindakan, salah satunya dengan menggunakan senyawa alelopati. Beberapa tanaman yang mengandung senyawa alelopati yang dapat menghambat dan mengganggu pertumbuhan tumbuhan lain. Alelopati tersusun atas senyawa vitexin, isovitexin dan Cglucosylflavonoid. Ketiganya termasuk dalam kelompok flavonoid yang merupakan golongan senyawa fenol. Senyawa alelopati yang terkandung tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi penyebaran A. nilotica (L.) Willd. Daun pinus yang digunakan diharapkan memiliki kandungan senyawa alelopati, untuk menghambat pertumbuhan dari A. nilotica. (L.) Willd. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, pertama konsentrasi ekstrak daun pinus dan kedua frekuensi pemberian. Analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan analisis ragam, apabila terdapat pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian ekstrak daun pinus menunjukkan adanya interaksi serta pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai tanaman invasif A. nilotica (L.) Willd. Konsentrasi larutan dan frekunsi pemberian yang paling Dampaktif mematikan A. nilotica (L.) Willd adalah konsentrasi 750 ppm dengan frekuensi pemberian 3 hari sekali. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disarankan untuk menggunakan konsentrasi larutan yang lebih tenggi serta frekuensi pemberian ekstrak yang lebih tinggi atau sering agar dapat lebih cepat dalam memberikan dampak.Kata kunci : Acacia nilotica (L.) Willd, Daun Pinus, Invasif, Statistik
APLIKASI UREA DAN TANAH BERMIKORIZA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN SERTA INFEKSI MIKORIZA PADA AKAR SENGON LAUT (Paraserianthes falcataria (L) Nielson) Febri Arif Cahyo Wibowo; Amir Syarifuddin
Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan Vol 10, No 2 (2020): Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jt.v10i2.39815

Abstract

Decrease plant nutrient and water in the land is very alarming. The function of mycorrhizae is very beneficial for plants in forest areas that can be considered critical. Urea which is an instant fertilizer is often used by Indonesian farmers, but it has a negative impact on the soil. The nutrients contained in urea are 45% -46% is Nirogen. The purpose of this research was to study the development of the use of mycorrhizal soils by using urea fertilizer and its interactions, as well as to search for roots infected by mycorrhizae. This research was conducted in the greenhouse at the University of Muhammadiyah Malang conducted from January to February 2017. The design used in the study was a Randomized Complete Block Design (RCBD) with a combination of 16 and 3 replications. Data analysis was done by BNJ ANAVA followed and identification of mycorrhizae in the roots of sea sengon plants. At a dose of 300 grams of mycorrhizae soil is better than other doses. The dose of urea has been effected on sengon laut from the parameters of height and number of leaves. A dose of 1.5 grams of urea produces better plants than other doses. Root infection by mycorrhizae gets the greatest results on the combination of M2P2 with a yield of 30%. The type that is in the infected root is Glomus sp. The effect of mycorrhizae occurs only on the root length of plants.Keywords: Mycorrhiza, Root Infection, Sengon Laut, UreaPenurunan kualitas unsur hara dan air pada lahan kehutanan sangat memprihatinkan. Fungsi mikoriza yang sangat menguntungkan bagi tanaman pada lahan hutan yang dapat dikatakan kritis. Urea yang merupakan pupuk instan ini sering digunakan oleh para petani Indonesia, namun dapat berdampak negatif terhadap tanah. Unsur hara yang terkandung dalam urea ini 45%-46% adalah unsur N. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan pertumbuhan penggunaan tanah bermikoriza dengan penggunaan pupuk urea dan interaksinya, serta mengidentifikasi akar yang terinfekis oleh mikoriza. Penelitian ini dilakukan di green house Universitas Muhammadiyah Malang dilakukan pada bulan Januari-Maret 2017. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan kombinasi sebanyak 16 dan 3 kali ulangan. Data yang dianalisis menggunakan uji BNJ dan identifikasi mikoriza pada akar tanaman sengon laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dosis 300 gram tanah bermikoriza lebih baik dibandingkan dosis lainnya. Dosis urea sangat mempengaruhi pertumbuhan sengon laut dari parameter tinggi dan jumlah daun. Dosis urea sebanyak 1,5 gram menghasilkan tanaman yang lebih baik dibandingkan dosis lainnya. Infeksi akar oleh mikoriza mendapatkan persentase terbesar pada kombinasiM2P2 yaitu 30%. Jenis yang terdapat pada terinfeksinya akar yakni jenis Glomus sp. Pengaruh mikoriza ini terjadi hanya pada panjang akar tanaman saja.Kata Kunci:Infeksi Akar,Mikoriza,Sengon Laut, Urea
PENDAMPINGAN KONSERVASI KAWASAN PENYANGGA HUTAN PADA MASYARAKAT SEKITAR KHDTK UMM Amir Syarifuddin; Nugroho Tri Waskitho
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v4i2.5279

Abstract

Ketergantungan masyarakat sekitar kawasan KHDTK dalam memanfaat sumberdaya alam masih terdapat di sekitar kawasan. Interaksi masyarakat terhadap kawasan hutan sudah terjadi sebelum kawasan ini berstatus menjadi KHDTK. Untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kawasan, kesejahteraan masyarakat sekitar hutan perlu diperhatikan agar masyarakat turut serta dalam menjaga kawasan tersebut. Tujuan dari dilakukannya pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan konservasi kawasan penyangga pada masyarakat sekitar KHDTK UMM. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tahun 2020 di dusun Tretes desa Bendosari kecamatan Pujon yang terletak berdampingan dengan KHDTK UMM. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan tentang konservasi kawasan penyangga hutan, pemberian bantuan bibit tanaman, pendampingan penanaman bibit tanaman, monitoring dan evaluasi keterlibatan masyarakat dalam konservasi kawasan. Semua tahapan kegiatan telah dilaksanakan dengan baik didukung partisipasi masyarakat yang tinggi.
PENDAMPINGAN KONSERVASI KAWASAN PENYANGGA HUTAN KHDTK PUJON HILL UMM BERBASIS KOPI Nugroho Tri Waskitho; Amir Syarifuddin
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 1 (2023): BUDIMAS : VOL. 5, NO.1, 2023
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v5i1.8423

Abstract

KHDTK Universitas Muhammadiyah Malang terletak di RPH Kedung Rejo BKPH Pujon KPH Malang merupakan kawasan hutan produksi dan hutan lindung. Ketergantungan masyarakat sekitar kawasan KHDTK dalam memanfaatkan sumberdaya alam masih terdapat di beberapa desa sekitar kawasan. Untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kawasan, kesejahteraan masyarakat sekitar hutan perlu ditingkatkan agar masyarakat turut serta dalam menjaga kawasan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan konservasi kawasan penyangga pada masyarakat sekitar KHDTK UMM. Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2022 di desa Bendosari kecamatan Pujon yang terletak berdampingan dengan KHDTK Pujon Hill UMM. Kegiatan yang sudah dilaksanakan terdiri dari penyuluhan tentang konservasi kawasan penyangga hutan, pengolahan kopi, monitoring dan evaluasi keterlibatan masyarakat dalam konservasi kawasan.
The Implementation of Teacher Performance in MTSS Sepakat Segenep Meichaty, Alef; Novalina, Sesti; Pendi, Hamdi Zas; Putra, Dody; Syarifuddin, Amir
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 7 No. 01 (2024): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v7i01.5218

Abstract

This research aims to describe the implementation of teacher performance management at MTsS Sepakat Segenep. This type of research uses a qualitative approach with descriptive analytical study methods. Data collection used observation, interview and documentation study methods. Next, the data was analyzed using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. To test the validity of the data, data triangulation techniques were used. The results of this research conclude that the implementation of teacher performance management has been carried out by the madrasah as it should be. This can be seen from planning, implementation, monitoring and feedback in teacher performance management. The school has implemented a teacher performance improvement program at MTsS Sepakat Segenep. This was seen when the school held a performance planning meeting which was held a few days before the end of the school year. This is intended so that at the start of the school year the teachers will have implemented a work program without disrupting the new school year by formulating a work program. Then, in making decisions about school goals, the principal does so through deliberation so that teachers can provide input about the actual conditions in the field and what obstacles might arise. When the school's goals have been obtained, then the principal determines the concept of a work program which must then be developed into a work program by the teachers according to their respective duties and functions.
KEARIFAN BUDAYA LOKAL: TRADISI REWANG MASYARAKAT DESA SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI Syarifuddin, Amir; Uswanto, Heri; Raharyoso, Dwi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 2 No. 2 (2022): Kajian Pendidikan Sejarah, Ilmu Sejarah, & Sosial
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v2i2.22472

Abstract

Penelitian ini tentang tradisi kebudayaan lokal yang dilakukan oleh masyarakat desa Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi di era Revolusi Industri 4.0. Metode pengumpulan data menggunakan metode historis deksriptif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa setiap suku bangsa mempunyai aturan adat istiadat atau upacara masing-masing. Aturan itu berbeda di antara satu dengan yang lain karena aturan tersebut telah dibentuk mengikuti pengalaman dan pandangan yang berbeda di antara satu masyarakat dengan masyarakat yang lain. Aturan tersebut tentu telah dibuat jauh sebelum masyarakat berkembang seperti sekarang ini. Begitu juga dengan tradisi Rewang yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sungai gelam, tradisi ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Tradisi ini tidak akan pernah punah akan tetapi tradisi ini banyak sekali mengalami sedikit perubahan. Perubahan ini tentulah akibat dari perkembangan zaman yang semakin modern. Tak dapat di elakkan lagi Revolusi Industri 4.0 sekarang ini membuat segala macam bisa berubah seperti Tradisi hari Rewang yang merupakan kearifan budaya lokal yang harus tetap di lestarikan.
PERINTISAN DESTINSI WISATA “KAMPOENG ALPUKAT" Syahri, Mohamad; Syarifuddin, Amir; Wibowo, Arif Prasetyo
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v2i1.262

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Program Perintisan Destinasi Wisata Kampoeng Alpukat, memperkokoh kesadaran dan perilaku masyarakat dalam menjaga kelestarian tanaman Alpukat. Program Kampoeng Alpukat, merupakan program yang mengutamakan keterlibatan seluruh unsur di masarakat (Karang Taruna, Ibu-ibu PKK, RT, RW, Tokoh-tokoh masyarakt) dalam membangun wilayahnya secara berkelanjutan berbasis lingkungan. Tujuan program ini, 1). Perubahan perilaku masyarakat secara kontinyu dalam menjaga pelestarian tanaman Alpukat, 2). Meningkatkan kepedulian dari masyarakat (Karang Taruna, ibu-ibu PKK, RT, RW, Tokoh-tokoh masyarakat) terhadap lingkungan sekitarnya, 3). meningkatkanperan serta masyarakat dengan aktifitas nyata guna mewujudkan destinasi wisata berbasis tanaman dan alam, 4). Menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan yang berkelanjutan, 5). Menumbuhkan gerakan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan melalui Ekowisata
The Effect of Land Slope Level on Productivity of Pujon Agroforestry Triwanto, Joko; Syarifuddin, Amir; Aprilia, Lala
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 7 No. 01 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.v7i01.32918

Abstract

The slope of the land can influence accessibility, water movement, and soil characteristics, thereby affecting the productivity of agroforestry plants. This study aims to analyze the effect of land slope on agroforestry productivity. The methods employed included field observations and questionnaires to collect data. A total of 100 farmers from various locations participated as respondents in this study. Regression analysis was conducted to determine and compare the influence of land slope on the productivity of agroforestry crops. The results of the analysis indicated that land slope does not significantly affect land productivity. The highest net income for farmers on slopes of 15-30% was from chili crops, amounting to Rp 76,987,600 per year with a B/C Ratio of 2.97, while the lowest was from cauliflower crops, with an income of Rp 31,586,800 per year and a B/C ratio of 1.74. The distribution of plant species across different slope levels was relatively uniform. Thus, the slope of the land does not have a significant effect on the success and productivity of the agroforestry system.
Edukasi Pendekatan Vegetatif dalam Upaya Pencegahan Longsor di Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Rahayu, Erni Mukti; Syarifuddin, Amir
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2024): IJPM - Desember 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.623

Abstract

Tahun 2022 Desa Sukomulyo mengalami bencana longsor sebanyak 5 kali. Longsor disebabkan karena curah hujan yang tinggi serta didukung kondisi alam yang didominasi lereng. Selain itu, adanya alih fungsi lahan menjadi lahan pertanian meningkatkan potensi longsor di Desa Sukomulyo. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada Masyarakat tentang pentingnya vegetasi dalam mencegah terjadinya longsor. Metode yang digunakan adalah dengan mendatangi Masyarakat secara langsung ke lahan. Hasil pengabdian menunjukkan Masyarakat banyak yang berprofesi sebagai petani dan peternak. Kegiatan pengabdian juga melakukan sosialisasi kepada masyrakat tentang bahaya long-sor, factor-faktor penyebab longsor dan upaya konservasi untuk menangani longsor. Pada lahan Garapan Masyarakat banyak ditanami palawija. Sedangkan untuk tanaman tahunan sangat minim sekali. Hal ini lama kelamaan akan mengakibatkan tanah longsor pada Kawasan tersebut. Sebagai upaya untuk menekan longsor, maka masyarakat diberi pemahaman tentang pentingnya vegetasi dalam mencegah longsor. Perakaran tanaman mampu mengikat agregat tanah, sehingga longsor dapat diminimalisir. Selain melakukan penanaman untuk tanaman tahunan, dilakukan sosialisasi penanaman akar wangi un-tuk mencegah terjadinya longsor. Hal ini dikarenakan akar wangi dapat ditanam pada lahan miring, dengan perakaran serabut juga mampu meningkatkan agregat tanah.
Studi Ekosistem Revegetasi Lahan Bekas Tambang PT. Semen Indonesia Tuban Jawa Timur Triwanto, Joko; Syarifuddin, Amir; Mudin, Ihyak Ulum
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.25679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis tumbuhan bawah dan menganalisis indeks nilai penting (INP) dengan mengukur bentuk vegetasi meliputi (kerapatan, kerapatan relatif, dominasi, dominasi relatif, frekuensi dan frekuensi relatif) dan indeks keanekaragaman (H’) di area revegetasi lahan bekas tambang PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Metode pengambilan data dengan observasi untul memperoleh data primer dar lapang. Metode analisis data secara kuantitatif meliputi: jenis, diameter dan tinggi setiap jenis vegetasi untuk mengetahui indeks nilai penting (INP) dan indeks keanekaragaman (H’). Hasil penelitian yang telah ditemukan tumbuhan bawah yang terdiri dari 8 famili, 10 genus dan 10 spesies. Jenis tanaman yang ditemukan di Area Revegetasi terdiri dari 3 famili dan 6 spesies antara lain: Tectona grandis Linn. f, Cassia siamea L, Swietenia macrophylla King, Samanea saman (Jacq). Merr, Leucanea leucocephala L, Acacia tomentosa Willd. Spesies dengan Indeks nilai penting (INP) tertinggi adalah Tectona grandis Linn f hal ini dapat dibuktikan bahwa dari semua fase pertumbuhan. Indeks keanekaragaman (H’) dari semua fase tergolong dalam kategori rendah, menunjukkan kemampuan suatu jenis tanaman tidak mampu beradaptasi dengan baik pada lingkungan yang berbeda.
Co-Authors Abdul M. Rambe Abdurrahman, Muhammad Fathi Ach. Muhib Zainuri Achmad Valliant Ali Agus Dwi Sulistyono Ahmad Tarmizi Ajeng Nurul Fitriawati Ali, Achmad Valliant Anny Wahyuni Aprilia, Lala Arif Nazaruddin Yusuf Arif Prasetyo Wibowo Arsil Hadi Bambang Yudi Ariadi Bistok Saing Budi Purnomo Bunyamin Alamsyah Defrianti, Denny Delliansyah, Eflan Erni Mukti Rahayu Fajriansyah, Bima Farid Ma’ruf Fatonah Fatonah Febri Arif Cahyo W. Febri Arif Cahyo Wibowo firdaus, tawakal ridho Fitriawati, Ajeng Nurul Ghina Salsabila Harianto, Neldi Hasan, Uswan Heni Astuti Huda, Muhammad Qomarul Ibrahim Ibrahim Imtiyaaz, Cassytta Dhiya Indra Laksana Indra Laksana Irfan, Muhammad Irma Suryani Iwan Kurniawan Joko Triwanto Mei Dina Amelia Meichaty, Alef Mochamad Chanan Mohamad Syahri Mohammad Rifki Mudin, Ihyak Ulum Muhammad Irfan Muhammad Zuhdi Muhib Zainuri, Ach. Nirmala Ayu Aryanti Novalina, Sesti Nugroho Tri Waskitho Patma, Tundung Subali Pendi, Hamdi Zas Pertin Sianturi Prasista, Venny Jala Putra, Dody Raden Achmad Syarnubi Raharyoso, Dwi Rahayu Hartini Relawati, Relawati Riwayati, Selvi Rosa Septiana Mieske Putri Rosmati Rosmiati Rosyid Ridlo Al-Hakim Ruben Achmad Saddam Affandy Yusuf Sarbaini Sarbaini Sitinjak, Widia Priscila Sri Winugroho Subhan Subhan Sukmayanti, Rifka Hardina Supriyati . Suzanalisa Suzanalisa Takwanto, Anang Tatag Muttaqin Tataq Mutaqin Tataq Mutaqin, Tataq Tawakal Ridho tawakal ridho firdaus Uswanto, Heri Venny Jala Prasista Wahyu Prihanta Yusdi Anra Yusuf, Muhammad Azmi Zainuri, Ach. Muhib Zulharman Zulharman