Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Optimalisasi Peran Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Sampah Pesisir melalui Program Bersih Pantai di Pantai Elak-Elak, Lombok Barat Wiwid Andriyani Lestariningsih; Mahardika Rizqi Himawan; Sholihati Lathifa Sakina; Nurliah; Rhojim Wahyudi; Saptono Waspodo; Ibadur Rahman; Paryono; Chandrika Eka Larasati; Sadikin Amir; Soraya Gigentika; Edwin Jefri; Ayu Adhita Damayanti; Sitti Hilyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9520

Abstract

Plastic waste is a pollution problem in coastal areas, and this issue has become a global concern that requires serious attention, especially for archipelagic countries like Indonesia. This community service program aims to reduce plastic pollution at Elak-Elak Beach, West Lombok, and raise environmental awareness among the local community. Conducted in September 2023, the program involved the participation of nearly 200 students and 12 lecturers from the Marine Science Program at the University of Mataram, along with several local community members. Through scheduled beach clean-up activities, the program successfully collected approximately 10 bags, equivalent to 50-70 kg of waste, with plastic dominating the types of waste found. In addition to waste reduction efforts, the program also indirectly educated the local community about the impacts of plastic pollution on marine ecosystems, successfully increasing participants' awareness after the activities. Although the program showed positive results, challenges remain in waste management and the lack of adequate facilities. Therefore, ongoing collaboration between the community, government, and relevant organizations is essential to preserve Elak-Elak Beach and educate the public on the importance of proper environmental management.
Komposisi Jenis Dan Aspek Biologi Sotong Yang Didaratkan Pada Pangkalan Pendaratan Ikan Tanjung Luar Kabupaten Lombok Timur Ramdini Zakrah, Intan; Amir, Sadikin; Astriana, Baiq Hilda
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i1.1051

Abstract

Sotong merupakan sumberdaya perikanan yang tergolong ke dalam kelas cephalopods. Potensi perikanan sotong di Indonesia cukup besar, mengingat Indonesia memiliki perairan laut yang luas dan beragam. Permintaan akan produk perikanan, termasuk sotong, baik di pasar domestik maupun internasional, terus meningkat. Meskipun potensi besar, pengelolaan yang berkelanjutan dan perlindungan terhadap ekosistem laut menjadi kunci untuk memastikan bahwa pemanfaatan sumber daya ini tidak merugikan lingkungan dan dapat berlanjut dalam jangka panjang. Perlunya dilakukan penelitian komposisi jenis dan aspek biologi sotong agar mengetahui kondisi ekosisitem perairan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode accidental sampling, penelitian ini dilakukan dengan survei langsung, jumlah sampel yang di dapatkan selama penelitian berjumlah 457 ekor. Analisis data meliputi analisis komposisi jenis, analisis jenis kelamin dan analisis hubungan panjang dan berat sotong. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis sotong yang tertangkap terdiri dari dua spesies yaitu Sepia latimanud dan Sepia pharonis. Jumlah jenis kelamin jantan lebih banyak dari pada betina namun demikian, perbandingan ini menujukkan1:1. Berdasarkan hasil penelitian perbandingan nisbah kelamin dikategorikan berada pada kondisi mendekati seimbang yaitu di angka 1:1. Hasil hubungan panjang dan berat seluruh sotong yang didaratkan dengan dua spesies jenis spesies Sepia latimanus dan Sepia pharaonis, memiliki hubungan panjang dan berat bersifat allometrik negatif dimana pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertumbuhan berat. Tujuan penelitian ini mengetahui komposisi jenis, nisbah kelamin dan hubungan panjang dan berat sotong yang didaratkan.
Pendampingan Legalitas Usaha Olahan Pangan KWT Rasa Saling Sayang Desa Kuta Lombok Tengah Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah; Lolita Endang Susilowati; Bambang Hari Kusumo; Sukartono; Andre Rachmat Scabra; Sitti Hilyana; Sadikin Amir; Heldy Sardianto
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2291

Abstract

Activities that can improve the community's economy can be carried out through the development of MSEs micro and small entreprises. This activity encourages the home industry to become increasingly developed. Kuta Village has become a Special Economic Zone that develops tourism activities. Tourism areas require food supplies for various activities carried out around the Mandalika Circuit. The development of processed home industrial food can later provide benefits to improve the community's economy. Service activities will be carried out for 6 months from July 2023 to December 2023 in Kuta Village with the target group KWT Rasa Saling Sayang which is a KWT assisted by the University of Mataram in 2022. Activities are carried out using socialization and participation methods by involving community participation in managing the legality of MSEs micro and small entreprises businesses so that obtain distribution permits on the market. The aim of this service activity is to help groups of women farmers to obtain the legality of home industrial food processing businesses. The results of this service activity include obtaining NIB, halal certificates for processed food products and also arranging PIRT MSEs KWT Rasa Saling Sayang
Survival rate and Abnormality Larvae of Silver Pompano fish (Trachinotus blochii) On Different Salinity Astutiwati; Amir, Sadikin; Nurliah; Alamsjah, Mochammad Amin
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 14 No. 2 (2025): JAFH Vol. 14 No. 2 June 2025
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v14i2.55974

Abstract

Silver pompano (Trachinotus blochii) is a species of marine aquaculture are still new in Indonesia. This species has a life cycle that is entirely at sea, but has the potential to be cultivated in ponds of low salinity. This study was conducted to determine the effect of different salinity on larval rearing on the survival rate and degree of abnormality larvae silver pompano fish larvae (T. blochii). This research was conducted in June 2014 in Lombok Marine Aquaculture Development Center Aquaculture Department Directorate General for Maritime Affairs and Fisheries Station Sekotong, West Lombok regency, West Nusa Tenggara Provinceby using a completely randomized design (CRD), which consists of five salinity treatments (34, 31, 28, 25, and 22 ppt) with 5 replications. The results showed that silver pompano fish larvae age Save D17-D35 is able to survive at salinity 22-34 ppt with a survival rate of over 90%. However, in less than 31 ppt salinity, larvae abnormality silver pompano Save increased with decreasing salinity. Keywords: Survival rate, abnormality, Silver pompano, salinity.
PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL MELALUI PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DAN PRANATA SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN GILI AIR, KABUPATEN LOMBOK UTARA Waspodo, Saptono; Larasati, Chandrika Eka; Amir, Sadikin; Hilyana, Sitti; Astriana, Baiq Hilda
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v2i1.499

Abstract

Keberadaan kearifan lokal dalam masyarakat merupakan hasil dari proses adaptasi turun menurun dalam periode waktu yang sangat lama terhadap suatu lingkungan yang biasanya didiami ataupun lingkungan dimana sering terjadi interaksi didalamnya. Seiring berjalannya waktu, dengan masuknya era globalisasi, timbullah sebuah trend modernitas yang masuk ke suatu kawasan yang menyebabkan terjadinya degradasi kearifan lokal disuatu wilayah. Salah satunya yaitu kawasan Gili Air, Kabupaten Lombok Utara yang dikenal dengan kawasan wisata pesisir dan pulau-pulau kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan adanya penguatan kearifan lokal pada masyarakat nelayan sekitar Gili Air, serta mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi daya tarik dan menjadikan nilai ekonomis bagia masyarakat nelayan. Metode pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini yaitu dengan melakukan metode penyelesaian masalah. Penyelesaian masalah ini meliputi penyuluhan dan pendampingan kelompok masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa salah satu bentuk riil dari kearifan lokal yang dimiliki oleh wilayah Pulau Lombok khususnya di Desa Gili Indah adalah awig-awig. Awig-awig adalah norma hukum adat disuatu wilayah yang mengikat bagi seluruh warga adat. Masyarakat Desa Gili Indah banyak yang belum memahami isi dari awig-awig tersebut. Hal ini disebabkan oleh terputusnya informasi dari perangkat desa ke warga sekitar terutama masyarakat kalangan muda. Peraturan Desa Gili Indah lebih memadai dan lebih komprehensif untuk dilaksanakan dan dibandingkan dengan awig-awig yang hanya terbatas pada pengaturan tentang pengambilan sumberdaya pesisir dan laut saja. Perlu dilakukan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat, agar mereka lebih meningkat pemahaman dan pengetahuannya tentang Peraturan Desa tersebut. Seperti halnya awig-awig yang secara terus menerus disampaikan lewat “tutur” dari para tokoh lokal maupun masyarakat dari generasi ke generasi telah terbukti mampu diadopsi dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Hal inilah yang merupakan salah satu kekuatan daripada awig-awig jika dilihat dari sisi penerimaan dan adopsinya pada masyarakat karena proses penyampaiannya adalah secara kontinyu dan konsisten pada setiap kegiatan masyarakat.
PENDAMPINGAN PEMENUHAN PERSYARATAN PENGAJUAN SERTIFIKAT HALAL UNTUK PRODUK OLAHAN IKAN YANG DIHASILKAN OLEH POKLAHSAR PUTRI BAHARI DI KAWASAN KONSERVASI GILI MATRA Gigentika, Soraya; Hilyana, Sitti; Waspodo, Saptono; Amir, Sadikin; Paryono, Paryono; Rahman, Ibadur; Larasati, Chandrika Eka; Sakina, Sholihati Lathifa; Nuryadin, Rusmin; Kholilah, Nenik; Ashari, Rowi; Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi; Martanina, Martanina
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2471

Abstract

Pada kawasan konservasi Pulau Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan (Gili Matra) terdapat tiga kelompok pengolah dan pemasar ikan (Poklahsar), salah satunya adalah Poklahsar Putri Bahari yang mengolah abon ikan. Produk olahan yang dihasilkan oleh poklahsar tersebut telah memiliki Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), tetapi belum memiliki sertifikat halal. Sementara itu, produk olahan ikan yang dihasilkan oleh poklahsar tersebut perlu melakukan pengembangan dan perluasan pasar, dimana salah satu strateginya adalah melalui kepemilikan sertifikat halal pada produk olahan abon ikan yang dihasilkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendampingan untuk pemenuhan persyaratan sertifikat halal pada Poklahsar Putri Bahari. Target yang akan dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah poklahsar di kawasan konservasi Gili Matra mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai sertifikat halal pada produk perikanan, pendetailan terhadap persyaratan pengajuan sertifikat halal, serta tahapan pengajuan sertifikat halal. Kegiatan pendampingan ini menggunakan metode kaji tindak partisipatif melalui diskusi dan wawancara. Pelaksanaan kegiatan pendampingan yang dilakukan adalah alih pengetahuan teoritis dan implementasi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada bulan Mei-Agustus tahun 2024. Hasil dari kegiatan pendampingan yang dilakukan adalah Poklahsar Putri Bahari telah memiliki dokumen profil perusahaan, daftar produk dan bahan yang digunakan, sertifikat bahan baku, proses produksi, serta manual SJPH. Melalui kegiatan pendampingan ini, maka Poklahsar Putri Bahari telah dapat mengatasi semua kendala yang umumnya dihadapi oleh usaha mikro dan kecil dalam mempersiapkan dokumen persyaratan pengajuan sertifikasi halal.
PELATIHAN PENDATAAN JENIS MANGROVE DALAM UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT PESISIR DI BAGEK KEMBAR, SEKOTONG, LOMBOK BARAT lestariningsih, Wiwid; Himawan, Mahardika Rizqi; Waspodo, Saptono; Paryono, Paryono; Amir, Sadikin; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Hamzah, Hamzah; Dewi, Amalia Sartika; Mahendra, Putra Ivan; Agung, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7292

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, menyediakan habitat bagi biota laut, serta mendukung ekonomi masyarakat lokal. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, khususnya kelompok Pokmaswas, dalam melakukan identifikasi dan pendataan jenis mangrove secara partisipatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Bagek Kembar, Sekotong, Lombok Barat, dengan melibatkan mahasiswa lokal dan asing dalam skema kolaborasi lintas budaya. Metode pelaksanaan mencakup sesi penyampaian materi, praktik lapangan, dan diskusi evaluatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap jenis-jenis mangrove lokal, serta meningkatnya semangat komunitas untuk melakukan pendataan mandiri secara berkala. Kegiatan ini menjadi contoh pendekatan kolaboratif dalam memperkuat peran masyarakat dalam konservasi ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
CONDITION OF TUNA RESOURCES LANDED AT LABUHAN LOMBOK FISHING PORT, WEST NUSA TENGGARA PROVINCE Gigentika, Soraya; Hilyana, Sitti; Amir, Sadikin; Waspodo, Saptono; Paryono; Umam, Misbahul; Tahir, Ahdiat Mardelaga; Bachri, Syaeful; Hasbullah, Lalu
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 2 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.2.141-153

Abstract

West Nusa Tenggara (WNT) Province is one of the provinces in Indonesia that contributes to national tuna production, with Fisheries Management Area (FMA) 573 being the dominant area utilized by WNT fishermen. The high level of catch in FMA 573 poses a serious challenge to the availability of tuna, as these resources are currently classified as fully exploited and overexploited. Therefore, it is important to understand the production patterns and utilization characteristics of tuna fisheries at Labuhan Lombok Fishing Port in order to formulate sustainable tuna fisheries management strategies and encourage efforts to transition or optimize the utilization of FMAs that still have sustainable potential. The purpose of this study was to determine the types and production of tuna landed, as well as the conditions of its utilization at Labuhan Lombok Fishing Port. Data collection for this study was carried out in 2022 and 2023. Secondary data on tuna landings in WNT Province were obtained from the NTB Provincial Department of Marine Affairs and Fisheries, while secondary data on tuna landings at Labuhan Lombok Fishing Port were collected from the port management authority. The secondary fish landing data included monthly tuna production data for WNT Province and daily tuna landing production data for Labuhan Lombok Fishing Port. Descriptive statistical analysis and utilization level analysis were employed to analyze the collected data. The results of this study indicate that the average production of tuna landed at Labuhan Lombok Fishing Port during the period 2014 and 2016–2022 was 1,459.3 tons per year, of which approximately 87.17% was yellowfin tuna, 12.42% was bigeye tuna, and 0.41% was albacore. Meanwhile, the results of the utilization level analysis show that tuna fishermen at Labuhan Lombok Fishing Port were able to produce approximately 3.21% of yellowfin tuna, 3.73% of bigeye tuna, and 0.39% of albacore relative to the potential tuna resources in the Indian Ocean. Key words: Indian Ocean, Labuhan Lombok, sustainable potential, tuna, WNT
Analisis Kesesuaian Pengembangan Wisata Pantai Elak-Elak di Kabupaten Lombok Barat Aprilya, Nabilah; Hilyana, Sitti; Amir, Sadikin
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v10i2.626

Abstract

The development of Elak-Elak Beach needs to consider the appropriate requirements for tourism activities. The suitability of coastal and marine resources aims to adapt to tourism activities, with the aim of preventing environmental damage in coastal areas due to tourism activities. Environmental problems in the aquatic environment (pollution) are caused by inappropriate activities in coastal environments such as tourism. This study aims to determine the suitability of Elak-Elak Beach for sustainable beach tourism and determine the carrying capacity value of the Elak-Elak Beach area. Data collection was carried out on December 6, 2023. The method used was field observation with the collection of tourism suitability data. The results of the measurement of the Tourism Suitability Index (TSI) are suitable for beach tourism, with the TSI value at 4 stations suitable for beach tourism, namely station 1 with a value of 2.825, station 2 of 2.595, station 3 of 2.22, and station 4 of 2.655. With a capacity for the category of beach recreation 214 people/day, sports tourism 136 people/day. camping 192 people/day, sitting relax 384 people/day, sunbathing 136 people/day, and swimming 315 people/day.
Valuasi Ekonomi Sumberdaya Terumbu Karang di Kawasan Konservasi Gita Nada - Sekotong Hilyana, Sitti; Amir, Sadikin; Buhari, Nurliah; Waspodo, Saptono; Gigentika, Soraya
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v1i1.27

Abstract

Economic valuation is an important instrument in making policies for managing coral reef resources effectively and efficiently and is able to distribute the value of benefits and costs in developing conservation areas. This study aims to determine the economic valuation of coral reef resources in TWP Gita Nada Sekotong Lombok Barat Regency. The research used the survey method with a sample size of 45 respondents determined by purposive random sampling based on the status of the respondent. Data analysis uses the Total Economic Value (TEV) approach by aggregating the value of direct benefits, indirect benefit values, value of selected benefits, value of existence benefits, and value of inheritance benefits. The results showed that the TEV of coral reef in TWP Gita Nada was Rp. 147,976,915,107.98/year or IDR 54,778,806.30/ha/year. The value of indirect benefits contributed IDR 113,523,601,904.00 per year (76.7% of the total economic value of coral reefs), while the direct benefit contributes Rp. 34,453,313,203.98 per year (23.3% of the total economic value of coral reefs).
Co-Authors Abidin, Z Abidin, Zaneal Agung, Wahyu Aktia, M. Gilang Alis Mukhlis Amir , Sadikin Andre Rachmat Scabra Anggeni, Prawita Aprilya, Nabilah Ardianti, Nurul Rahmatia Ariana, Septian Dwi Arisqia, Neny Ashari, Rowi Astutiwati Ayu Adhita Damayanti Bachri, Syaeful Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Bambang Hari Kusumo Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Dewi Nuraeni Setyowati Dewi, Amalia Sartika Dietriech Geoffrey Bengen Edwin Jefri Fredinan Yulianda Gigentika, Soraya Hamzah Hamzah Hamzah, Hamzah Hardhini, Rossy Hariansyah Hariansyah Hariansyah, Hariansyah Hasbullah, Lalu Heldy Sardianto Hilyana, Siiti Ibadur Rahman Iryanto Ivan Rihardi Jefri, Edwin Joni Tibun Juniati, Kadek Kadek Juniati Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Kholilah, Nenik Lalu Ferdi Alfarisi Murdin lestariningsih, Wiwid Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lolita Endang Susilowati Mahardika Rizqi Himawan Mahendra, Putra Ivan Martanina, Martanina Mennofatria Boer Mohammad Syakiran Muh. Marwan Muhammad Sumsanto Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Nanda Diniarti Nanik Tri Purwaningsih Niechi Valentino Nunik Cokrowati Nurliah Nurliah Buhari, Nurliah nurliah, nurliah nurlinda, lindabp nur Nurul Rahmatia Ardianti Nyoman Widi Artha Putra Paryono Prawita Anggeni Purwaningsih, Nanik Tri Putra Satria Timur Rahman, Ibadur Ramdini Zakrah, Intan Rhojim Wahyudi Rihardi, Ivan Rosady, Tomy Rossy Hardhini Rusmin Nuryadin Sahrul Alim Sakina, Sholihati Lathifa Saopiadi Saopiadi Saopiadi, Saopiadi Saptono Waspodo Septiani, Ninda Setyowati, Dewi Nuraeni Sholihati Lathifa Sakina Sitti Hilyana Sitti Hilyana Soraya Gigentika Sukartono Syakiran, Mohammad Syawalina Fitria Tahir, Ahdiat Mardelaga Tibun, Joni Timur, Putra Satria Tomy Rosady Umam, Misbahul Wahbi, Wahbi Wiwid Andriyani Lestariningsih Zaenal Abidin Zaenal Abidin Zaneal Abidin Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah