Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN DAN PEMBERIAN LEAFLET PADA IBU TERHADAP PENGETAHUAN, PERSEPSI DAN PENYIMPANAN ANTIBIOTIK DI KELURAHAN BEJI DAN PANCORAN MAS KOTA DEPOK Zainuddin, Fuad; Andrajati, Retnosari; Supardi, Sudibyo
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.1455

Abstract

Swamedikasi antibiotik dapat meningkatkan terjadinya resistensi dan risiko penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya menyimpan antibiotik dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penyuluhan dan pemberian leaflet pada ibu terhadap pengetahuan, persepsi dan penyimpanan antibiotik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experiment non randomized pre post control group. Intervensi berupa penyuluhan dan pembagian leaflet pada ibu. Penelitian dilakukan di Kota Depok pada bulan Januari-Oktober 2014. Wilayah kerja kelurahan Pancoran Mas sebagai lokasi intervensi dan kelurahan Beji sebagai kontrol. Subjek penelitian adalah ibu rumah tangga usia 18-65 tahun. Jumlah subjek untuk kelompok intervensi 52 dan kontrol 52 ibu rumah tangga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan awal ibu didapatkan informasi sebesar 81,7% tidak tahu bahwa membeli antibiotik harus menggunakan resep, persepsi awal ibu didapatkan informasi sebesar 42,3 % menganggap antibiotik bukan obat keras dan sebesar 51% diketahui ibu menyimpan antibiotik dirumah. Perbedaan bermakna pengetahuan dan persepsi ibu pada kelompok penyuluhan dan pemberian leaflet lebih tinggi dibanding sebelum penyuluhan. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak bermakna (p>0,05). Penyuluhan dan pemberian leaflet memberikan pengaruh secara bermakna terhadap peningkatan pengetahuan dan persepsi. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, persepsi dan penyimpanan antibiotik ditunjukan dengan nilai p < 0,05.
The Implementation of Telepharmacy in Bangka Belitung Islands Province Djuria, Rachmawati Felani; Andrajati, Retnosari; Syafhan, Nadia Farhanah; Wispriyono, Bambang
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 3 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss3.1059

Abstract

Telepharmacy is a telemedicine health service in the pharmaceutical sector that uses telecommunications to assist patients located far away during the Covid-19 pandemic. Furthermore, professional organizations are responsible for continuously providing information to pharmacists, ensuring they stay updated with the latest developments in the field. Mobile applications have emerged as the primary medium through which information can be accessed. Therefore, this research aimed to determine the implementation of telepharmacy in the Bangka Belitung Islands Province using observational research with a qualitative approach. The participants comprised a total of 11 individuals and the technique employed was purposive sampling. Subsequently, the collected data were subjected to analysis using the Miles and Huberman model. The results showed that the utilization of telepharmacy commenced within Bangka Belitung Islands Province and the community pharmacy service implemented the concept in the form of Drug Information Services, drug consultation or patient counseling, and prescription services through e-prescribing. Additionally, field observations highlighted the presence of services such as home delivery of medicines, patient education, and online non-cash payments. The implementation of telepharmacy within hospitals remains absent, despite the widespread adoption of digital services facilitated by the SIMRAS application. Pharmacists also ensured the administrative compliance of their colleagues through the utilization of the SIAP application. The preliminary stages of the implementation commenced in the Bangka Belitung Islands Province.  
Pengaruh Penyuluhan Dan Pemberian Leaflet Pada Ibu Terhadap Pengetahuan, Persepsi Dan Penyimpanan Antibiotik Di Kelurahan Beji Dan Pancoran Mas Kota Depok Zainudin, Fuad; Andrajati, Retnosari; Supardi, Sudibyo
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v3i4.572

Abstract

Swamedikasi antibiotik dapat meningkatkan terjadinya resistensi dan risiko penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Salah satunya disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya menyimpan antibiotik dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh penyuluhan dan pemberian leaflet pada ibu terhadap pengetahuan, persepsi dan penyimpanan antibiotik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experiment non randomized pre post control group. Intervensi berupa penyuluhan dan pembagian leaflet pada ibu. Penelitian dilakukan di Kota Depok pada bulan Januari-Oktober 2014. Wilayah kerja kelurahan Pancoran Mas sebagai lokasi intervensi dan kelurahan Beji sebagai kontrol. Subjek penelitian adalah ibu rumah tangga usia 18-65 tahun. Jumlah subjek untuk kelompok intervensi 52 dan kontrol 52 ibu rumah tangga. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji beda dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan awal ibu didapatkan informasi sebesar 81,7% tidak tahu bahwa membeli antibiotik harus menggunakan resep, persepsi awal ibu didapatkan informasi sebesar 42,3 % menganggap antibiotik bukan obat keras dan sebesar 51% diketahui ibu menyimpan antibiotik dirumah. Perbedaan bermakna pengetahuan dan persepsi ibu pada kelompok penyuluhan dan pemberian leaflet lebih tinggi dibanding sebelum penyuluhan. Sedangkan pada kelompok kontrol tidak bermakna (p>0,05). Penyuluhan dan pemberian leaflet memberikan pengaruh secara bermakna terhadap peningkatan pengetahuan dan persepsi. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, persepsi dan penyimpanan antibiotik ditunjukan dengan nilai p < 0,05
Medication Adherence among Drug-Resistant Tuberculosis (DR-TB) Patients at Universitas Indonesia Hospital Harahap, Daimah Wirdatus Sanaun; Andrajati, Retnosari; Sari, Santi Purna; Handayani, Diah
Jurnal Respirologi Indonesia Vol 44 No 3 (2024)
Publisher : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)/The Indonesian Society of Respirology (ISR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36497/jri.v44i3.775

Abstract

Background: Drug-resistant tuberculosis (TB-DR) is a deadly disease caused by infectious agents. Indonesia is one of the countries with the highest drug-resistant tuberculosis (TB-DR) rates in the world. The prevalence of tuberculosis cases in Depok City between 2019-2022 showed an increase in cases every year. This study aims to measure the level of adherence of drug-resistant tuberculosis (TB-DR) patients to their treatment using the Eight-Item Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire.Methods: This study is an observational study using a cross-sectional study design, conducted from February 2024 to March 2024 at the University of Indonesia Hospital. Eighty-seven respondents participated in this study. Respondents completed the validated Indonesian version of the MMAS-8 questionnaire after signing informed consent forms.Results: The results of the study showed that 50.6% of respondents had low adherence levels, 47.1% had moderate adherence levels, and 2.3% had high adherence levels. The data was then statistically analyzed using the SPSS version 29 statistical package with Chi-Square analysis, which resulted in a significant correlation (P<0.05) between adherence levels and gender.Conclusion: There was a significant correlation between gender and respondent adherence. More than 50% of drug-resistant tuberculosis (TB-DR) patients at the University of Indonesia Hospital still have low adherence levels to their treatment.
ERYTHROPOIESIS-STIMULATING AGENT THERAPY IN HEMODIALYSIS FOR KIDNEY DISEASE RELATED ANEMIA: A SYSTEMATIC REVIEW Sinabutar, Reniati; Andrajati, Retnosari; Puspitasari, Atika Wahyu
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 4 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i4.3323

Abstract

Anemia merupakan komplikasi umum pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis dan berdampak pada kualitas hidup serta prognosis. Tinjauan sistematis ini dilakukan berdasarkan kerangka Arksey dan O’Malley serta panduan PRISMA untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan erythropoiesis-stimulating agents (ESA) konvensional. Dari 539 artikel yang teridentifikasi pada periode 2015–2025, sebanyak 9 studi memenuhi kriteria inklusi. Sebagian besar ESA terbukti efektif meningkatkan hemoglobin (Hb) ke kisaran target 10–12 g/dL, meskipun terdapat variasi antar agen. Epoetin alfa menunjukkan peningkatan Hb yang lebih besar (2,3 g/dL) dibanding epoetin beta (1,2 g/dL), dengan efek samping ringan seperti pusing dan pruritus. Darbepoetin alfa mencapai proporsi pasien tertinggi yang berada dalam target Hb (88–90%), meskipun pada sebagian kasus ditemukan hipertensi dan komplikasi akses vaskular. C.E.R.A. menawarkan keuntungan interval dosis bulanan dan stabilitas Hb, namun hanya 55,9% pasien yang mencapai target Hb. Kejadian efek samping serius dengan C.E.R.A. relatif rendah (12%) dan sebagian besar terkait komorbiditas pasien. Kesimpulannya, terapi ESA efektif dalam mengoreksi anemia pada pasien PGK dengan hemodialisis, tetapi perbedaan efektivitas dan keamanan antar agen menekankan pentingnya pemilihan yang terindividualisasi. Epoetin alfa lebih sesuai untuk koreksi Hb yang cepat, darbepoetin alfa unggul dalam pencapaian target Hb, sementara C.E.R.A. bermanfaat pada pasien yang memerlukan regimen sederhana dengan penyesuaian dosis minimal. Pemilihan terapi ESA perlu mempertimbangkan kondisi klinis, komorbiditas, kepatuhan pasien, serta kapasitas sistem pelayanan kesehatan untuk mengoptimalkan luaran.
A Pemantauan Kadar Obat Dalam Darah Bedaquilin dan Linezolid Pada Pasien Tuberculosis Resistensi Obat : Literatur Review Ai Yeni Herlinawati Yeni; Santi Purnasari; Retnosari Andrajati; Raden Rara Diah Handayani
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfionline.v17i2.320

Abstract

Tuberculosis remains a leading cause of global mortality and morbidity. Current TB elimination programs have not yet met their targets. Drug resistance poses a significant challenge, necessitating effective alternative treatments for drug-resistant TB patients. Bedaquiline and Linezolid are primary drugs (Category A) used to combat drug-resistant TB. However, they come with side effects and toxicity, have narrow therapeutic window, and exhibit pharmacokinetic variability. Therefore, therapeutic drug monitoring (TDM) is recommended to achieve desired treatment outcomes and prevent or minimize potential side effects or toxicity. The objective of this study is to assess the urgency of TDM implementation to address these issues. This research is a literature review involving the synthesis of data from six studies that met inclusion and exclusion criteria. Data sources include Science Direct, PubMed, and Nature. The results indicate that Bedaquiline and Linezolid exhibit pharmacokinetic variability and the occurrence of side effects. Therefore, TDM is recommended for Bedaquiline and Linezolid to achieve desired therapeutic effects and avoid the onset of side effects or toxicity
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN JAMU KESEHATAN PADA SUKU BADUY DI DESA KENEKES LEUWIDEMAR BANTEN Berna Elya; Roshamur Cahyan Forestrania; Ratika Rahmasari; Retnosari Andrajati; Syamsu Nur; Vitri Agustiarni
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 4 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i4.3725

Abstract

Suku Baduy, yang mendiami Desa Kenekes, Leuwidemar, Banten, memiliki kekayaan tradisi lokal yang salah satunya tercermin dalam pemanfaatan tanaman obat tradisional. Namun, pengetahuan dan teknik pengolahan produk jamu kesehatan tradisional ini masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Suku Baduy dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal suku Baduy melalui pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada teknik pembuatan jamu kesehatan yang higienis dan bervariasi. Jamu kesehatan yang dilakukan pelatihan yaitu jamu koneng ayu dan jamu kadeudeuh ti lembur. Metode kegiatan yang dilaksanakan meliputi tiga tahapan yaitu persiapan yang meliputi perizina, penyiapan materi, alat dan bahan, jamu koneng ayu meliputi kunyit, lada kering, asam jawa, gula aren dan air sedangkan kadeudeuh ti lembur menggunakan sereh, jahe emprit, kencur, cengkeh secang, gula aren dan air. Tahap pemberian materi meliputi pentingnya kebersihan, pemilihan bahan baku berkualitas, dan teknik pengolahan yang benar. Praktik langsung, di mana peserta didampingi secara intensif dalam proses pembuatan dan formulasi jamu. Evaluasi kegiatan untuk memastikan keberhasilan program dilihat dari proses diskusi dan nilai pretest dan postest. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan signifikan dilihat dari nilai pretest 70 dan nilai postest 80. Keberhasilan program ini meliputi sanitasi dan SOP sederhana dalam pembuatan jamu. Masyarakat Baduy mampu menghasilkan produk jamu kesehatan yang lebih terstandar dan dikemas tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi. Pelatihan ini juga berkontribusi pada upaya pelestarian kearifan lokal dalam meracik jamu.
Co-Authors . Widiarti Abdul Munim Ai Yeni Herlinawati Yeni Anton Bahtiar Ardiansyah Kahuripan Ardiansyah Kahuripan, Ardiansyah Arry Yanuar Bambang Wispriyono Berna Elya Dewi Sartika, Ratu Ayu Diah Handayani Djuria, Rachmawati Felani Farmasita Budiastuti, Rizky Fuad Zainuddin Harahap, Daimah Wirdatus Sanaun Harianto Harianto Hasanah, Kurniatul Heni Susilowati Heni Susilowati Husnawati Husnawati Ika Puspitasari Imaniar, Rania Indriani, Lusi Iwan Wahyudin Jiři Vlček Juheini Amin Juheini Amin Mahdi Jufri Mahmuda, Nur Amalia Maifitrianti Maifitrianti, Maifitrianti Maifitrianti, Maifitrianti Makhdalena Makhdalena, Makhdalena Margareth Christina Halim, Margareth Christina Masyrifah, Mas Merry Christianie Merry Christianie, Merry Mun‘im, Abdul Nadia Farhanah Syafhan Nasution, Izza Aulia Rizqika Noorwati Sutandyo Nur Fauziah Puspitasari, Atika Wahyu Putri, Risani Andalusia Raden Rara Diah Handayani Rahmawati, Ni Made Ayu Rais, Yulia Rais, Yulia Ratika Rahmasari Rizka Andalusia Rizka Andalusia Roshamur Cahyan Forestrania Safyanty, Rahmi Santi Purna Sari Santi Purnasari Sinabutar, Reniati Siti Setiati Sri Wahyuni Dewanti Sri Wulandah Fitriani, Sri Wulandah Sudibyo Supardi Sutandyo, Noorwati Syamsu Nur Tetty Syafridani Tetty Syafridani, Tetty Toksisitas Hematologi Regimen, Toksisitas Hematologi Vernissa, Venni Vitri Agustiarni Widiarti Widiarti Widya Kardela Wulandari, Nora Yona Harianti Putri Yudhorini, Linda Triana Yulia Trisna Yulia Trisna, Yulia Yulian Rahmadini Yulian Rahmadini, Yulian Zainudin, Fuad