Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pembutan Semprot Serai Anti Nyamuk Irawan, Bibit; Sari, Dewi Puspito; Ani, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.837

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute disease with clinical manifestations of bleeding that causes shock leading to death. Community Service Objectives: to increase knowledge of DHF prevention and provide skills related to making anti-mosquito citronella spray in order to suppress the spread of DHF. This community service uses two approaches: a) Community Education, by providing counseling aimed at increasing understanding and awareness related to preventing DHF transmission b) Training, by adding activities accompanied by demonstrations or examples to produce anti-mosquito citronella spray products. Results: The implementation of socialization about DHF showed that community knowledge increased by 3.2 points, the better the knowledge the community has, the better the way the community will deal with DHF. Utilization of local citronella resources as raw materials for making anti-mosquito spray is a sustainable solution to reduce the number of DHF cases while empowering the local economy. Conclusion: An integrated education and training approach can increase community awareness and skills in preventing DHF.
Analisis Kecelakaan Kerja Akibat Property Damage di PT XYZ dengan Pendekatan Swiss Cheese Model (SCM) Kusnendar, Yustinus Krisna; Wartini, Wartini; Nur Ani; Iik Sartika
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2025): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2025
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan penambangan memiliki resiko tinggi, berpotensi menimbulkan kecelakaan serta kerugian yang besar. Kecelakaan di area penambangan perlu dianalisis sehingga diketahui faktor penyebab akar masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akar masalah terbesar penyebab kejadian kecelakaan di PT XYZ. Penelitian menggunakan desain studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap 9 kasus kecelakaan kerja kerusakan alat di PT XYZ selama periode 2022-2024. Data dianalisis mendalam dengan menggunakan metode Swiss Cheese Model (SCM). Peneliti melakukan teknik metodologi triangulasi, mengintegrasikan konten analisis data untuk mendapatkan hasil valid dan reliabel. Hasil penelitian didapatkan PT XYZ mengalami kegagalan dalam melakukan antisipasi layer SCM sehingga mengakibatkan kecelakaan. Faktor penyebab kecelakaan disebabkan faktor organizational influences, unsafe supervision, pre-conditions for unsafe actions, dan unsafe actions. Akar masalah penyebab kecelakaan terbesar terdapat pada layer 2 unsafe supervision 41,46% dan layer 4 unsafe acts 29,27%. Oleh karena itu, manajemen PT XYZ perlu meningkatkan sistem manajemen keselamatan pertambangan yang komprehensif.   Kata kunci: analisa kecelakaan kerja, kerusakan alat, swiss cheese model     ABSTRACT   Mining activities is high risks, potentially impact for causing accidents and significant losses. The accidents case in mining areas need to be analysed, in order to the root causes can be identified. The objective of this study is to identify the root causes of workplace accidents at PT XYZ. The research used a qualitative study design with a case study approach to 9 cases of work accidents that involving property damage at PT XYZ during on the period 2022-2024. The data was analysed in depth study using the Swiss Cheese Model (SCM) method. Researchers used a triangulation methodology and integrated with analysis content to obtain valid and reliable results. The results of the study representated that PT XYZ failed to anticipate the SCM layer and given impact to several accidents. The factors causing accidents are caused by organizational influences, unsafe supervision, pre-conditions for unsafe actions, dan unsafe actions. The major root causes of an accidents is layer 2 unsafe supervision 41,46% and layer 4 unsafe acts 29,27%. Therefore, the management of PT XYZ have to improve  comprehensive mining safety management system.   Keywords: work accident analysis, property damage, swiss cheese.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN COFFEE SHOP SAPA KOPI SOLO Trapsilo, Firdaus Yuli; Johar, Syefira Ayudia; Wartini, Wartini; Ani, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Industri coffee shop di kota Solo berkembang pesat seiring meningkatnya daya tarik kota Solo sebagai destinasi wisata. Sapa Kopi, sebagai salah satu coffee shop yang tumbuh di tengah dinamika tersebut menuntut kinerja optimal dari karyawan untuk mencapai target perusahaan. Namun, tuntutan kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak buruk terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana untuk melihat pengaruh kecerdasan emosional terhadap stres kerja dan regresi berganda untuk melihat pengaruh simultan kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan. Data diperoleh dari 36 karyawan Sapa Kopi Solo melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh negatif signifikan terhadap stres kerja. Sementara itu secara simultan, kecerdasan emosional dan stres kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan namun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan aspek emosional dan pengelolaan stres dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Implikasi praktis dari penelitian ini yakni Sapa Kopi Solo perlu mengembangkan kebijakan kerja yang lebih fleksibel dengan komunikasi dua arah antara karyawan outlet dengan tim manajemen, pengelolaan stres kerja, ruang rehat yang nyaman, dan kegiatan relaksasi tim.
HUBUNGAN KELELAHAN KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS PADA PEKERJA BAGIAN SEWING PT MAJU ABADI GARMENT Maysyanda, Charista; Wartini, Wartini; Ani, Nur; Nugroho, Farid Setyo
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2025): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v13i2.2749

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu elemen yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja. Menurut temuan survei awal yang dilakukan pada bulan Mei 2025 di PT Maju Abadi Garment, 70% karyawan bagian jahit melaporkan mengalami gejala kelelahan, termasuk sakit kepala, nyeri pinggang, dan penglihatan kabur. Rata-rata lembur selama dua bulan sebelumnya adalah 80 jam, yang setara dengan 33,3% lebih banyak jam kerja per bulan. Hasil ini menyoroti betapa pentingnya mengendalikan kelelahan terkait pekerjaan untuk menjaga produktivitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dan produktivitas pada pekerja jahit di PT Maju Abadi Garment di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini melibatkan 75 responden yang dipilih dengan menggunakan strategi total sampling dan menggunakan desain cross-sectional dan metodologi kuantitatif. Kuesioner Kelelahan Kerja IFRC digunakan untuk mengukur variabel independen tingkat kelelahan (rendah, sedang, dan tinggi) dan variabel dependen pencapaian target produktivitas (tercapai atau tidak) dengan menggunakan lembar pencatatan produktivitas. Uji chi-square dengan ambang batas signifikansi 0,05 digunakan untuk mengevaluasi data. Berdasarkan temuan, lebih dari setengah responden (52%) gagal mencapai target produktivitas kerja, dan mayoritas responden (45,3%) melaporkan tingkat kelelahan kerja yang sedang. Terdapat korelasi yang substansial antara produksi dan kelelahan, menurut studi statistik
Pemanfaatan Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) sebagai Antioksidan Alami dalam Formulasi Krim Anti Aging: Anti Aging Cream Formulations Using Binahong Leaves (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Ethanol Extract as a Natural Antioksidant Ani, Nur; Awusi, Riati Yulia Emanuel; Anisa , Nur
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2025): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v7i5.2531

Abstract

Another name for binahong leaves is Anredera cordifolia (Ten) Steenis) include tannins, phenolics, alkaloids, flavonoids, and saponins as secondary metabolites. Additionally, the flavonoid components in the leaves give them a strong antioxidant capacity. The purpose of this study is to ascertain whether or whether the cream dosage form of binahong leaf ethanol extract is stable, as well as the concentration at which the dose is most stable. The cold extraction method maceration and preparation evaluation is the technique employed. Based on the research findings, formulations 0, I, II, and III exhibit stability in cream dosage form and good homogeneity with an average spreadability of > 5 cm, adhesion that satisfies standards of > 1 second, and pH at the proper number 6 with skin pH. Based on the research findings, it can be said that all of the preparations FI, FII, and FIII as well as F0 as a negative control are stable in cream dosage form. Formula III, which satisfies all test evaluation standards and requirements for cream preparations, has the most stable concentration. Keywords:          Red Binahong Leaves, Antioxidants, Ethanol Extract, Cream   Abstrak Daun Binahong dengan nama lain (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) mengandung metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, fenolik dan tanin. Serta daun yang memiliki kandungan antioksidan tinggi dari senyawa flavonoidnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabil atau tidaknya ekstrak etanol daun binahong dalam bentuk sediaan krim dan pada konsentrasi berapa sediaan paling stabil. Metode yang digunakan yaitu metode ekstraksi dingin yaitu maserasi dan evaluasi sediaan. Hasil penelitian menunjukkan formula 0, I, II dan III stabil dalam bentuk sediaan krim dan memiliki tingkat homogenitas yang baik dengan daya sebar yang menunjukkan rata-rata > 5cm, daya lekat yang memenuhi standar yaitu >1detik dan pH yang berada pada angka 6 yang sesuai dengan pH kulit. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semua sediaan FI, FII, dan FIII serta F0 sebagai control negatif stabil dalam bentuk sediaan krim dan formula dengan konsentrasi paling stabil adalah formula III yang memenuhi seluruh syarat dan standar evaluasi pengujian untuk sediaan krim. Kata Kunci:         Daun Binahong Merah, Antioksidan, Ekstrak Etanol, Krim
ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI SEBAGAI ANTISIPASI KECELAKAAN KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DI SENTRA INDUSTRI MEBEL DESA SERENAN Khoirunisa, Asahra; Johar, Syefira Ayudia; Ani, Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB) Vol 7 No 1 (2025): MAY 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jikemb.v6i2.7072

Abstract

Background: The use of Personal Protective Equipment (PPE) at the Serenan Village Furniture Industry Center is still low, although it is important to prevent work accidents. Based on data from BPJS Employment 2023 and Permenaker No. 8 in 2010, many accidents were caused by negligence in the use of PPE. Early observations show that only 30% of workers use it. Method: This research uses qualitative methods with interviews, observation, and documentation techniques for 12 production and finishing workers. The results show a low management commitment to work safety, limited availability of PPE, and weak socialization and supervision. The main obstacles include uncomfortable PPE, a lack of habits, and the absence of strict sanctions. Conclusion, the use of PPE has not been optimal. It is necessary to increase management commitment, adequate provision of PPE, as well as continuous socialization and supervision. Keywords: Compliance, Furniture Industry, Occupational Safety, Personal Protective Equipment, Risk management
Implementasi Arsitektur Teknologi Informasi Frmework TOGAF ADM Pada Kantor Pemerintahan Daerah Nur Ani; Ariansyah
JCOSIS (Journal Computer Science and Information Systems) Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61567/jcosis.v2i1.230

Abstract

Perkembangan teknologi informasi sangat penting dalam menunjang kinerja instansi pemerintah dan pelayanan publik di Indonesia. Peningkatan kualitas pelayanan publik adalah tujuan reformasi birokrasi untuk meningkatkan kepuasan masyarakat dan efektivitas pemerintahan. Kecamatan Ciledug memerlukan peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama dalam penyimpanan data berkas masyarakat. Saat ini, sistem yang ada hanya mencakup layanan dokumen administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Karena bagian lain belum memiliki sistem, banyak berkas masyarakat tercampur dan hilang. Dibutuhkan sistem baru untuk penyimpanan data, yang memerlukan perancangan arsitektur enterprise. Dikarnakan Arsitektur Enterprise membantu perkembangan perusahaan dengan memahami kondisi perusahaan secara menyeluruh dan mengelola sumber daya teknologi, aliran informasi, proses bisnis, dan strategi. Arsitektur enterprise menggunakan framework TOGAF dirasa paling cocok karena memastikan standar, komunikasi, dan metode yang konsisten. Penelitian ini menghasilkan cetak biru Arsitektur Enterprise untuk membantu Kecamatan Ciledug meningkatkan pelayanan publik, pengolahan data, pengarsipan dokumen, dan sistem informasi. Pemerintah Kecamatan Ciledug perlu meningkatkan teknologi informasinya agar dapat mengolah dan mengarsipkan dokumen dengan lebih baik melalui strategi sistem informasi yang memudahkan proses bisnis.
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA BERDASARKAN SMK3 PP 50 TAHUN 2012 166 KRITERIA PADA PABRIK GULA RAFINASI DI PT. PERMATA DUNIA SUKSES UTAMA Beknazar, Achmad Hait Aliyumni; Wartini, Wartini; Ani, Nur; Kameswara, Gilang Mahesa
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27546

Abstract

Pabrik gula rafinasi merupakan pabrik yang memiliki proses produksi pengelolahan dari bahan dasar Raw Sugar menjadi Gula Rafinasi dan memiliki tingkat potensi bahaya dan resiko tinggi, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang tingkat potensi bahaya tinggi, perusahaan yang memiliki potensi bahaya dapat mengakibatkan kecelakaan yang merugikan manusia, terganggunya proses produksi dan terjadinya pencemaran lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. Permata Dunia Sukses Utama menurut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 dengan 166 Kriteria. Jenis penelitian yang digunakan adalah Mix Method (Penelitian Kuantitatif yang memperkuat penelitian kualitatif) data analisa secara deskriptif sehingga diperoleh kesimpulan, selanjutnya dibandingkan dengan standard regulasi PP Nomor 50 Thaun 2012 tentang penerapan SMK3. Hasil yang diperoleh bahwa penerapan SMK3 di PT. Permata Dunia Sukses Utama dengan variabel penelitian komitmen dan kebijakan K3, perencanaan K3, Pelaksanaan rencana K3, pengukuran dan evaluasi kinerja K3, serta tinjauan ulang dan peningkatan oleh pihak manajemen terhadap penerapan SMK3 telah sesuai dengan regulasi PP Nomor 50 Tahun 2012 dengan kategori penilaian diri dengan jumlah kriteria yang tercapai 162 Kriteria dari total 166 kriteria penerapan tigkat lanjutan, dengan kata lain pencapaian penerapan sebesa 97,5 % termasuk dalam kategori perusahaan dengan tingkat penilain penerapan memuaskan. Pihak PT. Permata Dunia Sukses Utama ini dapat mendapatkan dan meningkatkan penerapan SMK3.
SOSIALISASI DAN PEMANFAATAN APLIKASI KESEHATAN KEPADA MASYARAKAT Jumaryadi, Yuwan; Ani, Nur; Priambodo, Rinto; Ratnasari, Anita; Rahayu, Sarwati; Maesaroh, Siti; Nugroho, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v4i2.27206

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan aplikasi kesehatan di masyarakat adalah kemampuan masyarakat dalam menerima penggunaan aplikasi kesehatan. Keberhasilan implementasi aplikasi kesehatan harus mampu mengintegrasikan teknologi kesehatan digital dengan kebijakan pemerintah. Untuk memastikan masyarakat dapat menerima dan menggunakan teknologi kesehatan digital, maka perlu didukung oleh perguruan tinggi untuk memberikan peningkatan pengetahuan dan kemampuan menggunakan aplikasi kesehatan dengan baik kepada masyarakat, terutama pada masyarakat dengan kondisi demografi yang kurang ideal, seperti rendahnya literasi digital. dan buruknya akses terhadap kesehatan. Bintaro merupakan salah satu kelurahan di Jakarta Selatan yang memiliki visi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan memaksimalkan penerapan teknologi. Dengan kondisi geografis dan demografi penduduk yang cukup menantang dalam menerima teknologi baru, maka diperlukan kegiatan yang dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan untuk menggunakan aplikasi Kesehatan Masyarakat sebagai upaya meningkatkan penerimaan pelayanan kesehatan secara cepat dan memadai. Oleh karena itu, tim dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Jakarta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi Kesehatan untuk membantu mendukung program pemerintah dan juga program Kementerian Kesehatan dalam hal kesehatan digital transformasi.
EDUKASI PENERAPAN TEKNOLOGI PERSUASIF DAN KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN HIDUP Jumaryadi, Yuwan; Rahayu, Sarwati; Ani, Nur; Ardiansyah, Ardiansyah; Ismawati, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v5i2.33986

Abstract

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, teknologi persuasif dan kecerdasan buatan (AI) menawarkan potensi besar dalam mendorong perubahan perilaku positif, khususnya dalam aspek kesehatan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Duri Kepa dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan hidup melalui pemanfaatan teknologi. Menggunakan pendekatan berbasis teknologi informasi serta partisipasi aktif masyarakat, program ini memanfaatkan aplikasi dan platform digital berbasis AI dan teknologi persuasif untuk memberikan edukasi yang interaktif, personal, dan adaptif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan perilaku ramah lingkungan, serta meningkatkan minat untuk menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi yang tepat, didukung oleh inovasi teknologi, terbukti mampu menjadi alat transformatif dalam membangun masyarakat yang lebih sadar, sehat, dan berkelanjutan.