Claim Missing Document
Check
Articles

Found 66 Documents
Search
Journal : JIKI

EFEKTIFITAS THOUGHT STOPPING TERHADAP KECEMASAN PERAWAT DI RUANG ISOLASI COVID-19 Indriyati Indriyati; Anik Suwarni; Didik Narsanto
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i1.994

Abstract

Virus COVID-19 merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan manusia dan bisa menyebabkan kematian. Virus Covid-19 ini menyebar secara cepat melalui individu satu ke individu yang lain sehingga menyebabkan kecemasan perawat terutama yang menangani pasien COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas thought stopping terhadap kecemasan perawat di ruang isolasi COVID-19. Metode penelitian menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan desain penelitian kuantitatif one group pre and post test design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 sampai 26 Mei 2021 dengan sampel sebanyak 32 responden. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa sebelum diberikan terapi Thought Stopping rata-rata tingkat kecemasan perawat ruang isolasi 3,31% dan setelah pemberikan terapi Thought Stopping tingkat kecemasan menurun menjadi 2,59%. Berdasarkan hasil uji normlitas data di dapatkan data tidak normal sehingga menggunakan olah data dengan Paired T-test dan diperoleh hasil p = 0.000 dimana p < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pre dan post dilakukan terapi Thought Stopping terhadap kecemasan pada perawat ruang isolasi yang merawat pasien Covid-19. Kesimpulan penelitian ini ada efektifitas thought stopping terhadap kecemasan perawat di ruang isolasi COVID-19.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA PROFESI NERS SAAT MENGHADAPI UJIAN AKHIR STASE DI RSUD KARANGANYAR Fajar Alam Putra; Anik Suwarni; Tulus Prasojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i1.1000

Abstract

Kecemasan menghadapi tes penting adanya selama dalam intensitas yang wajar guna meningkatkan motivasi. Permasalahannya ketika kecemasan yang dialami individu terlalu tinggi dan bersifat negatif maka dapat mengganggu keadaan fisik dan psikologis mereka sehingga ujian tersebut tidak akan dapat terlewati dengan baik. Bagi mahasiswa ujian skill akhir stase adalah langkah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan yang mereka dapatkan selama ini, baik dari dosen maupun dari organisasi mahasiswa kampus bahkan organisasi dari luar. Selain itu, kurangnya kesadaran dari mahasiswa untuk mempelajari materi ujian di hari sebelum dilaksanakan ujian skill akhir stase, serta faktor dosen penguji yang paling mempengaruhi kecemasan mahasiswa saat menghadapi ujian skill akhir stase lalu pada saat didalam ruang ujian mereka mungkin cemas kalau nanti tidak bisa akan malu dengan pasien ataupun dosen penguji dan penguji klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa Program Profesi Ners saat menghadapi ujian akhir stase Program Profesi Ners di RSUD Karanganyar. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 mahasiswa/mahasiswi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil analisis multivariat didapatkan p-value 0,494 (p-value > 0,05) maka disimpulkan tidak ada pengaruh secara serempak (simultan) antara stres, kepercayaan diri, tingkat pengetahuan, dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan mahasiswa profesi ners saat menghadapi ujian akhir stase di RSUD Karanganyar. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh antara, tingkat pengetahuan, kepercayaan diri, dukungan keluarga, dan stres terhadap tingkat kecemasan mahasiswa profesi ners saat menghadapi ujian akhir stase di RSUD Karanganyar
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN COVID-19 DENGAN KEPATUHAN 3M PADA PASIEN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI RSUD KARANGANYAR Erna Listyaningsih; Anik Suwarni; Indriyati Indriyati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i1.1001

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pengetahuan dan kepatuhan 3M pada pasien menjadi upaya dalam pencegahan penularan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang covid-19 dengan kepatuhan 3M pada pasien dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di RSUD Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 76 responden pasien rawat inap dan sampelnya adalah 64 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan Covid-19 pada pasien di RSUD Karanganyar dengan kategori baik 59,4%, kategori cukup 20,3% dan kategori kurang 20,3%. Kepatuhan 3 M pada pasien di RSUD Karanganyar dengan kategori patuh 46,90%, kurang patuh 42,20% dan tidak patuh 10,90 %. Hasil analisis didapatkan nilai p-value sebesar 0,0001 (< 0,05) yang berarti ada hubungan antara pengetahuan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan pada pasien di RSUD Karanganyar. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan pada pasien di RSUD Karanganyar
HUBUNGAN KELENGKAPAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PERAWAT DALAM MENANGANI PASIEN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Fajar Alam Putra; Anik Suwarni; Atik Rahmawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1085

Abstract

Indonesia saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan jumlah kasus dan atau jumlah kematian semakin meningkat. Kondisi tersebut meningkatkan perubahan psikologis pada perawat seperti kecemasan dalam setiap melaksanakan asuhan keperawatan, untuk itu perawat dalam melakukan tugasnya memakai alat pelindung diri untuk mengantisipasi risiko terpapar berbagai virus termasuk Covid-19. Mengetahui Hubungan kelengkapan alat pelindung diri (APD) terhadap tingkat kecemasan perawat dalam menangani pasien pada masa pandemi Covid-19 di Ruang Ranap RSUI Kustati Surakarta. Penelitian ini adalah diskriptif korelatif dengan pendekatan cros sectional. Penelitian dilakukan di RSUI Kustati Surakarta pada bulan Maret sampai April 2021. Sampel penelitian adalah 55 orang perawat yang bekerja di Ruang Covid. Teknik sampel menggunakan tehnik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasional kelangkapan APD dan kuesioner kecemasan dari HRSA(Hamilton Ratting scale for Anxiety). Analisis data menggunakan uji Kendals tau. Sebanyak 39 responden (70,9%) menggunakan APD sangat lengkap, dan 16 responden (29,1%) menggunakan APD cukup lengkap. Sebanyak 5 responden (9,1%) tidak mengalami kecemasan, 23 responden (41,8%) dengan kecemasan ringan dan 27 responden (49,1%) dengan kecemasan sedang. dengan signifikansi p= 0,001 (p< 0,05). Ada Hubungan kelengkapan alat pelindung diri (APD) terrhadap tingkat kecemasan perawat dalam menangani pasien pada masa pandemi covid-19 di ruang ranap RSUI Kustati Surakarta.
PENGARUH PERILAKU CARING DAN KU PENGARUH PERILAKU CARING DAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT GRIYA HUSADA MADIUN: caring dan kualitas pelayanan anik suwarni; Idris Yani Pamungkas; Lia Anggraini
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1090

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan keperawatan yang didasari perilaku caring perawat mampu meningkatkan kualitas pelayanan, dengan kualitas pelayanan akan berdampak pada kepuasan pasien. Studi pendahuluan terhadap 10 pasien diketahui kepuasan pasien baru 40% saja yaitu pasien mengaku puas dengan pelayanan keperawatan dan 60% belum puas, hal ini menunjukkan bahwa masih ada pasien yang tidak puas terhadap pelayanan keperawatan yang diberikan, dan penyebabnya adalah perilaku caring yang diberikan masih kurang memuaskan. Tujuan: Mengetahui pengaruh perilaku caring dan kualitas pelayanan keperawatan terhadap tingkat kepuasan pasien. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien di Ruang Kelas III RS Griya Husada Madiun sebanyak 106 pasien, diambil sampel 51 orang dengan teknik purposive sampling. Alat analisis dengan analisis deskriptif, uji t-test, analisis regresi berganda dan uji F-test. Hasil: (1) Perilaku caring sebagian besar tergolong cukup sebanyak 30 orang (58,8%); (2) Kualitas pelayanan sebagian besar tergolong cukup sebanyak 35 orang (68,6%); (3) Ada pengaruh perilaku caring terhadap kepuasan pasien (thit = 3,538; r = 0,001); (4) Ada pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien (thit = 7,848; r = 0,000); (5) Ada pengaruh antara perilaku caring dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien (Fhit = 36,586; r = 0,000). Kesimpulan: Ada pengaruh antara perilaku caring dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di RS Griya Husada Madiun. Kata kunci: Perilaku caring, Kualitas pelayanan, Kepuasan pasien
THE RELATIONSHIP BETWEEN INTENSITY OF SOCIAL MEDIA USE AND QUALITY OF SLEEP IN ADOLESCENTS AT SMP N 1 JUWIRING Alya Dyah Permatasari Permatasari; Anik Suwarni; Sutrisno Sutrisno; Atik Aryani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Keperawata Vol 16 No 1 April 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i1.1402

Abstract

Teenagers spend a lot of time on social media. Social media is a digital medium for interaction. Social media is an online media with many users around the world. Social media is used to share information and participate. Indonesia's social media users reach 130 million, or 56% of the total population. The use of social media can interfere with sleep quality so that sleep patterns become worse.  It is due to sleep must be without the burden of thought. However, social media users still ignore notifications from smartphones and interact with social media for a long time so that it can affect sleep quality. Objectives: To determine the correlation between the intensity of social media use and the quality of sleep in adolescents in government junior high school (SMPN) 1 Juwiring. The research is descriptive correlational. The research design is crosssectional. The population were 255 grade 8 teenagers at SMPN I Juwiring. The sampling technique used purposive sampling. The social media instrument uses a questionnaire and sleep quality uses the PSQI. Data analysis used the Kendall tau test. Results: The age characteristics of the 72 respondents show that the majority were 13 years old with 53 people (73.3%) and the most gender was female with 36 people (50%). The most intense use of social media is high with 39 people (53.3%). The value of the influence of the intensity of social media on sleep quality shows a correlation value of Kendall tau 0,283. Conclusion: There is a correlation between social media intensity and sleep quality at SMPN 1 Juwiring with a p value = 0,022.    Keywords: Intensity, Social Media, Sleep Quality
HUBUNGAN DURASI DAN FREKUENSI BERMAIN GAME ONLINE DENGAN MASALAH MENTAL EMOSIONAL REMAJA DI SMP NEGERI 1 JATIPURO KABUPATEN KARANGANYAR Lisdiarta, Agustinus Lisdiarta; Suwarni, Anik; Herawati, Vitri Dyah
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1288

Abstract

Game online menjadi permainan yang sangat marak dan sangat digemari. Game online memungkinkan pemain untuk bertemu dengan berbagi orang dari berbagai wilayah dan dari berbagai kategori usia. Bermain game online yang dilakukan dengan durasi dan frekuensi tinggi dapat mempengaruhi mental emosional pada penggunanya. Tujuan: Mengetahui hubungan durasi dan frekuensi bermain game online dengan masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 1 Jatipuro Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi dengan rancangan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah 66 siswa/siswi kelas VII SMP Negeri 1 Jatipuro Kabupaten Karanganyar dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner durasi, frekuensi bermain game online, serta penilaian masalah mental emosional mengunakan kuisioner SDQ (Strength Difficulties Questionnaire). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Kendall tau dan regresi linier berganda. Hasil: Sebanyak 27 orang (40,9%) bermain permainan game online dengan durasi sedang. sebanyak 27 orang (40,9%) bermain permainan game online dengan frekuensi sedang. 30 orang (45,5%) mempunyai masalah mental emosional kategori borderline. Hasil uji Kendall tau durasi dan frekuensi bermain game online dengan masalah mental emosional masing-masing diperoleh nilai p = 0,001. Hasil uji regresi linier berganda diperoleh nilai p = 0,001. Kesimpulan: Ada hubungan durasi dan frekuensi bermain game online dengan masalah mental emosional remaja di SMP Negeri 1 Jatipuro Kabupaten Karanganyar
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO Heni Nur Hayati; Suwarni, Anik; Aryani, Atik
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 16 No 2 Oktober 2023
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jiki.v16i2.1309

Abstract

Pelayanan keperawatan gawat darurat meliputi pelayanan keperawatan yang ditujukan kepada pasien gawat darurat yaitu pasien dalam keadaan gawat dan mengancam nyawa. Perawat yang bertugas di IGD dalam memberikan pelayanan kesehatan harus dapat melakukan komunikasi terapeutik dengan baik agar keluarga pasien dapat merasa puas dengan pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Perawat dalam melakukan komunikasi terapeutik diperlukan rasa empati sehingga meningkatkan kepuasan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian deskriptif korelasional dan menggunakan desain cross-sectional.  Sampel sebanyak 92 keluarga pasien yang mengantar pasien di IGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan kepuasan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini Sebanyak 47 responden (51,1%) menyatakan perawat sudah melakukan komunikasi terapeutik dengan baik sementara 45 responden (48,9%) menyatakan kurang baik. Sebanyak 53 responden (57,6%) merasa puas dalam pelayanan IGD dan 39 responden (42,4%) merasa tidak puas. Hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai rho = 0,603 dan p value = 0,001. Kesimpulannya ada hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso.
PENGARUH ART THERAPY KALIGRAFI TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI USIA LANJUT AISYIYAH SURAKARTA Ida Wahyu Yunitaningrum; Suwarni, Anik; Indriyati, Indriyati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Lansia yang tinggal di panti sering merasa kesepian, kurang aktivitas, dan mengalami stres hingga depresi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang tepat bagi lansia untuk menurunkan depresi yang dialami dengan memberikan kegiatan yang positif, menarik dan bersifat menyenangkan salah satunya dengan art therapy kaligrafi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh Art therapy kaligrafi terhadap tingkat depresi lansia di Panti Usia Lanjut Aisyiyah Surakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasy experiment dan pendekatan One Group Pretest-Posttest without control design. Sampel sebanyak 30 lansia yang diambil secara total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner GDS untuk mengukur tingkat depresi lansia dan SOP art theraphy kaligrafi dengan 7 asmaul husna dilakukan selama 7 hari dimana dalam satu sesi dilakukan selama ± 1 jam. Teknik analisis data menggunakan analisis paired t test. Hasil Penelitian: Hasil analisis diketahui bahwa semua lansia berjenis kelamin perempuan (100%), berusia 60-74 tahun (53,3%), berpendidikan SD (50%) dan telah tinggal di panti selama 1-5 tahun (53,3%). Sebelum dilakukan art theraphy kaligrafi mayoritas lansia mengalami deperesi berat (66,7%) dan sesudah dilkakukan art theraphy kaligrafi mayoritas lansia mengalami depresi ringan (63,3%). Hasil analisis bivariat dilakukan membandingkan skor pretest-posttest dari Geriatric Depression Scale (GDS) diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 artinya pemberian Art therapy kaligrafi mampu menurunkan tingkat depresi lansia. Hasilnya juga menunjukkan perubahan perilaku mereka seperti meningkatkan interaksi sosial. Simpulan: Terdapat pengaruh Art therapy kaligrafi terhadap tingkat depresi lansia di Panti Usia Lanjut Aisyiyah Surakarta
EFEKTIFITAS PEMBERIAN KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA REMAJA DALAM MENGURANGI DISMENOREA PRIMER PADA MAHASISWI SEMESTER I DAN III PROGRAM STUDI KEPERAWATAN UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Resziana Lucki Nur Dwi Pratiwi; Suwarni, Anik; Putra, Fajar Alam
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dysmenorrhea berasal dari bahasa yunani-dys yang berarti sulit, nyeri, abnormal, meno berarti bulan, dan rrhea berarti aliran. Dysmenorrhea atau dismenorea dalam bahasa indonesia berarti nyeri pada saat menstruasi. Penggunaan kompres hangat merupakan cara untuk menghilangkan atau menurunkan rasa nyeri yaitu secara non farmakologis tanpa memberikan efek samping. Selain itu penggunaan kompres hangat merupakan cara yang murah serta mudah untuk dilakukan sehingga tidak memerlukan biaya yang mahal untu menggunakannya. Kompres hangat dapat meredakan iskemia dengan menurunkan kontraksi uterus dan melancarkan pembuluh darah sehingga dapat meredakan nyeri dengan mengurangi ketegangan, meningkatkan aliran darah dan meredakan vasokongesti pelvis. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisa efektifitas pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri dalam mengurangi dismenore primer pada Mahasiswi semester I dan III Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pre exsperimental design dengan rancangan one group pretest-postest. Populasi berjumlah 70 Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan Semester I dan III di Univeritas Sahid Surakarta. Penelitian ini menggunakan total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dengan presentase dan bivariat dengan paired t-test. Hasil Penelitian: penelitian tentang nyeri dismenorea pada mahasiswi di Program studi Keperawatan Universitas Sahid Surakarta sebelum diberikan kompres hangat diketahui 5 responden (20,0%) merasakan nyeri ringan, 14 responden (56,0%) nyeri sedang, dan 6 responden (24,0%) nyeri berat tentang penurunan nyeri dismenorea pada mahasiswi Program studi Keperawatan setelah diberikan kompres hangat menunjukkan responden yang mengalami nyeri berat sebesar 2 responden (8,0%), nyeri sedang 6 responden (24,0%), nyeri ringan 12 responden (48,0%) dan responden yang tidak mengalami nyeri 5 responden (20,0%).
Co-Authors ., Nurwakit ., Widiyono abdul, ahwan Agustina, Niken Ahmad Syamsul Bahri, Ahmad Syamsul ahwan abdul Ahwan Ahwan Akmalia, Arta Alya Dyah Permatasari Permatasari Andrik Purwasito Atik Aryani Dewi, Tri Kesuma Dian Muhammad Rifai Didik Narsanto Dina Mariyana Dina Risnawati Dina Risnawati, Dina Elvira Mustika Watie Eq Ganiswari, Talitha Erna Listyaningsih Erwin Kartinawati Fajar Alam Putra, Fajar Alam Fakhri Fathony, Adib Febriyanti, Novita Heni Nur Hayati Herawati, Vitri Dyah Hidayat, Tin Kumalasari Ida Wahyu Yunitaningrum Idris Yani Pamungkas Idris Yani Pamungkas Indriyati Indriyati . Indriyati Indriyati Indriyati Indriyati Khoirul Anwar, Ahmad Kiki Aristyawati Kusuma Wardani Lia Anggraini Lia Rahayu Lilis Murtutik Lilis Murtutik Lilis Murtutik Linda Annisa Sholehah Lisdiarta, Agustinus Lisdiarta Luh Putu Ratna Sundari Marjiyanto . Marjiyanto ., Marjiyanto Maryam, Rujanah Waluyawati Maryati . Mufidah, Ni’mah Muhammad Rifai, Dian Mustaan Mustaan Mustaan, Mustaan Musta’an Musta’an Musta’an Musta’an Novita Febriyanti Nurwakit . Popy Astriani Pradipto, Tegar prahasta, nyimas evandia prasetyo, galih adi Putri Suhendar, Rachmalia Ragil Tri Cahyo Saputro Reni Ariastuti Resziana Lucki Nur Dwi Pratiwi ROSO PRAJOKO Rosyadah Hafidz Rujanah Waluyawati Maryam Saputro, Ragil Tri Cahyo SARKOL, REMON Shinta Rositasari Shinta Rositasari Shinta Rositasari Silfanus Eda Sinta Mei Enjelina SINTA Rositasari Sri Ernawati Sri Mularsih Sri Purwanti Sukatman, Lilik Sri Rahayu Sukma Shinta Yunianti Sumarni, Ranti Sumarni, Rantiningsih Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Tiara Azriliani Madaningtyas Tulus Prasojo Utami, Sri Sugiyanti Utami Vitri Dyah Herawati Wahyuni . Widiyono Widiyono . Widiyono . Widiyono, Widiyono Winarti Winarti Wiratmi, Wiratmi Wulansari, Agix Yusnanda Arintowati Zetik Undarti Zetik Undarti, Zetik