p-Index From 2021 - 2026
9.968
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Jurnal Dedikasi Pendidikan Edugama: Jurnal Kependidikan dan Sosial Keagamaan Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja Studi Budaya Nusantara Asatiza: Jurnal Pendidikan PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Jurnal Shanan Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia Jurnal Filsafat Indonesia Jurnal Pengabdian dan Peningkatan Mutu Masyarakat (JANAYU) Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Jurnal DIDASKO Psalmoz: A Journal of Creative and Study of Church Music JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Indonesian Community Journal Real Coster Aletheia Christian Educators Journal Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM) Jurnal Ledalero Jurnal Reinha Jurnal Multidisiplin West Science Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Metta: Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Mutiara : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Juara SD : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Apostolos: Journal of Theology and Christian Education ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Complex : Jurnal Multidisiplin Ilmu Nasional Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan Ulil Albab Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Educational Journal Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen Jurnal Reinha Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Claim Missing Document
Check
Articles

Tantangan Radikalisme dan Kontribusi Sila Pertama Dalam Merawat Persatuan Indonesia Mese Baok, Deciana; Suardana, I Made; Saingo, Yakobus Adi
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.204

Abstract

Kemajemukan agama di Indonesia perlu dikelola secara teratur berbasis nilai-nilai Pancasila sehingga setiap warga Negara Indonesia dapat menikmati kenyamanan dan kerukunan hidup berelasi serta bersosialisasi dalam ikatan persatuan sehingga mampu menjadi tameng pengantisipasian tantangan radikalisme. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menganalisis tentang tantangan radikalisme dan kontribusi sila pertama dalam merawat persatuan Indonesia. Metode penelitian dalam makalah ini menggunakan pendekatan studi pustaka dan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis pustaka dalam penelitian ini menjelaskan bahwa keberagaman agama yang melekat pada warga Negara Indonesia, sering kali coba digangu oleh ideologi sesat seperti radikalisme yang mengancam persatuan bangsa. Radikalisme, yang sering kali menggunakan agama sebagai dalih sehingga setiap masyarakat harus memiliki edukasi yang cukup bahwa ideology radikalisme tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Pertama: “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Setiap masyarakat sudah selayaknya memiliki wawasan yang luas tentang indahnya keberagaman dan menghidupi semangat pengimplementasian nilai-nilai Sila Pertama Pancasila melalui pendidikan, dialog antaragama dan penegakan hukum sehingga dapat menjadi tameng yang kokoh untuk menangkis tantangan radikalisme. Selain itu spirit dari Sila Pertama Pancasila yang dihidupi secara utuh dan menyeluruh oleh masyarakat Indonesia yang beragam agama dapat memperkuat persatuan dan kesatuan dalam lingkup keharmonisan.
Implementasi Galatia 5 Dalam Menciptakan Dialog Yang Kondusif Antara Pemeluk Agama Laukapitang, Jessintha Filardin; Saingo, Yakobus Adi; Neolaka, Marthen
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.205

Abstract

Keberagaman agama sebagai sebuah keniscayaan yang melekat pada masyarakat Indonesia sehingga setiap pihak bertanggung jawab dalam menjaga keindahan tersebut, meskipun terdapat tantangan dari pihak lain yang tidak menghendaki masyarakat Indonesia hidup dalam keharmonisan meskipun terdapat perbedaan agama. Untuk itu nilai-nilai Kristiani perlu diperkuat melalui dialog untuk mempererat hubungan masyaraakat di tengah kemajemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Galatia 5 dalam menciptakan dialog yang kondusif antara pemeluk agama. Metode yang digunakan dalam penelitian yang kualitatif deskriptif dengan pendekatan pustaka. Data dikumpulkan dengan menelusuri berbagai literatur ilmiah yang memiliki keterkaitan topik pembahasan serta dianalisis dengan pendekatan display sehingga mampu memaparkan hasil yang sistematis bahwa berdialog antara pemuluk agama secara kondusif menunjukkan keterbukaan diri serta menjadi salah satu cara orang percaya agar bisa memiliki relasi yang erat dengan pemeluk agama lain. Dialog yang dibangun dengan baik meningkatkan kesadaran umat manusia yang beragama yaitu sungguh-sungguh menghidupi nilai-nilai Kristiani, seperti yang terdapat dalam Kitab Galatia 5 dengan cara menghargai umat beragama lain ketika menjalankan rutinitas beribadahnya, tidak memiliki sikap radikal saat membangun dialog yang kondusif antara pemeluk agama, memiliki sikap empati maupun simpati terhadap pemeluk agama lainnya, serta berpandangan dewasa bahwa semua pemeluk agama memiliki hak asasi, derajat, harkat dan martabat yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 2 Lamboya Yermias Baga; Yakobus Adi Saingo; Umar Ali; Fenetson Pairikas
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2136

Abstract

Kepala Sekolah sebagai salah satu komponen penting dalam terselenggaranya aktifitas pendidikan di sekolah secara baik dan lancar. Dibutuhkan pola kepemimpinan yang tepat oleh Kepala Sekolah sehingga mampu menciptakan terwujudnya peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Dalam konteks tersebut, SMP N 2 Lamboya juga memiliki Kepala Sekolah yang menjalankan pola kepemimpinan dengan berbagai bentuk pendekatan yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai kepemimpinan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Lamboya Sumba Barat. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan mewawancarai 1 orang Kepala Sekolah dan 6 orang guru (berinisial: AM, NH, DT, FU, LR, YB) dari berbagai bidang keilmuan. Adapun indikator wawancara dikembangkan dari pola EMASLIM (edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator). Data kemudian dianalisis secara reduktif yaitu dengan merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal substansial dengan informasi yang diperlukan untuk menjawab permasalahan yang diteliti. Hasil dari penelitian ini dikemukakan bahwa kepemimpinan Kepala Sekolah secara konsisten telah menerapkan pendekatan EMASLIM (edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator) untuk peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 2 Lamboya. Hal tersebut dikuatkan oleh informasi yang disampaikan oleh guru AM, NH, DT, FU, LR, YB bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan dan permasalahan dilapangan, namun Kepala Sekolah tetap secara sabar dan konsisten mengupayakan supaya SMP Negeri 2 Lamboya juga memiliki daya saing yang tinggi.
Nilai Pancasila sebagai Dasar Pendidikan Etika Keluarga Dina Weli Ornance Lake; Yakobus Adi Saingo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2501

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai nilai pancasila sebagai dasar pendidikan etika keluarga. Penulisan makalah ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur review yang penyusunan narasinya berbasis referensi seperti buku, penelitian terkait, dan dokumen-dokumen tepercaya yang relevan dengan keperluan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menyelami konten dokumen-dokumen yang relevan, mengeksplorasi teori-teori yang ada, dan mengaitkan temuan-temuan tersebut dalam suatu gambaran yang mendalam nilai pancasila sebagai dasar pendidikan etika keluarga. Hasil analisis penelitian mendeskripsikan bahwa Pancasila sebagai dasar negara Indonesia senantiasa menjadi landasan pendidikan etika yang kuat dalam membentuk perilaku dan interaksi dalam keluarga memiliki peran penting dalam mendidik generasi penerus dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam etika keluarga dengan menanamkan nilai-nilai luhur sehingga setiap anggota keluarga memiliki perilaku etika moral yang sesuai dengan norma dan aturan hukum yang berlaku serta pendidikan etika melalui penanaman nilai-nilai Pancasila berkontribusi pada pembentukan karakter dan moralitas masyarakat secara lebih luas yang menghadirkan pribadi-pribadi yang bertanggung jawab, adil, dan memiliki kesadaran moral yang tinggi. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial, dapat menjadi dasar moral yang mengakar dalam kehidupan keluarga. Ini membentuk etika keluarga yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan kemanusiaan. Anggota keluarga diajak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan bekerja sama dalam mencapai tujuan Bersama.
Nilai Pancasila sebagai Standar Berperilaku di Era Disrupsi Digitalisasi Markus Hendrik Binson Laitabun; Yakobus Adi Saingo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2502

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membahas mengenai nillai Pancasila sebagai standar berperilaku di era disrupsi digitalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan yang aktifitas pengumpulan datanya dilakukan dengan mengakses berbagai literatur, berupa buku akademik, jurnal ilmiah, proceding, dan berbagai artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian terkait nilai-nilai Pancasila dan pengimplementasiannya. Data dianalisis secara reduktif dengan memaparkan hasil bahwa di era disrupsi digital merupakan era dengan berbagai keterbukaan, sehingga masyarakat Indonesia sudah sewajibnya bukan bersikap antipati namun sebaliknya haruslah mampu memanfaatkan berbagai kemajuan teknologi untuk menunjukkan keteladanan berperilaku yang benar serta menjadikannya jalan untuk semakin mempererat hubungan antara sesama anak bangsa. Perilaku positif di era disrupsi digital harus mampu memahami dan menerapkan kehidupan sosial yang secara praktis memberi dampak positif bagi bagi hubungan sosial serta mampu menyaring berbagai informasi yang dapat memecah belah bangsa seperti informasi yang tidak benar, berita bohong, serta konten yang menimbulkan kebencian atau bahkan diskriminasi dan pelecehan dapat disaring dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang sudah menjadi bagian integral dari kehidupan individu maupun masyarakat.
Penggunaan Video Dan Power Point Pembelajaran Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran Penddikan Agama Kristen Saingo, Yakobus Adi; Nenomnanu, Nida Yohana
DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 3, No 2 (2023): Pendidikan Agama Kristen dan Teologi - Oktober 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Diaspora Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52879/didasko.v3i2.88

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan video dan power point untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama kristen kelas III di SDN Oebobo 2 Kupang. Metode yang diterapkan menggunakan pola penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tahapan siklus terdiri dari beberapa kegiatan yang meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, dan observasi serta refleksi. Data akan dikumpulkan dari subjek penelitian yaitu siswa kelas iii sebanyak satu kelas berjumlah 24 orang yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 13 orang perempuan di SDN Negeri Oebobo 2 Kupang pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023. Kriteria refleksi data-data atau batas target pencapaian peningkatan belajar siswa menggunakan kriteria: kriteria penilaian, rentang nilai kriteria 86–100 baik sekali, 70-85 baik, 60-69 cukup, 50-59 kurang, 0-49 kurang sekali. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dengan memaparkan hasil serta pembahasan bahwa berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, maka penggunaan video dan power point dapat meningkatkan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran PAK kelas III di SDN Oebobo 2 Kupang sebab adanya peningkatan hasil belajar sebanyak 83.33%. Hasil belajar peserta didik mulai meningkat sejak siklus 1 yaitu 70.83%, dan siklus 22 yaitu 83.33 % dengan jumlah 24 siswa. Bahkan pada siklus 1 hasil yang diperoleh dari nilai keaktifan siswa sebesar 3,65 atau ada dalam tingkat sedang, dan pada siklus 22 hasil observasi  yang diperoleh dari nilai keaktifan siswa adalah sebesar 4,029 atau ada dalam tingkat tinggi.
Eksistensi Guru PAK dalam Penguatan Karakter Musyawarah Mufakat Kepada Siswa di Sekolah Endi Tanaem; Yakobus Adi Saingo
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v3i1.3080

Abstract

Indonesia as a democratic country rich in diversity, requires a deliberative approach in social interactions to reach agreements and overcome differences. Consensus deliberation not only functions as a method of decision making, but also as a means of developing students' social skills, such as communication and empathy. This article aims to analyze the existence of PAK teachers in strengthening the value of deliberation and consensus among students in schools. The method used is qualitative, where data/information collection is obtained from interviews, observation and literature study. Data analyzed in a reduced manner revealed the results of the study that there are three main roles of PAK teachers through the learning process in schools, including: instilling the importance of deliberation which can be applied through direct teaching, contextualization, and as a discussion facilitator. The application of the value of deliberation and consensus by PAK teachers contributes to academic understanding and the formation of student character. There is a need to develop skills by PAK teachers in facilitating discussions and creating inclusive activities, so that students can experience the real benefits of consensus deliberation in everyday life. With the spirit of upholding mutual deliberation in various school activities, PAK teachers have trained students to be open through conducive communication and willing to accept various forms of differences of opinion so that every decision made is the result of mutual agreement.
Peran Orang Tua Kristen Dalam Mengantisipasi Tantangan Perilaku Ateis Praktis Bagi Keluarga Eki Yanto Neonisa; Yakobus Adi Saingo
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA (JIKMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v3i1.3081

Abstract

The rapidly developing and dynamic modern era has also presented various ideologies and behaviors that have caused many people to begin to doubt the existence of God in the universe. This condition also has its own influence on Christian families whose children no longer have high enthusiasm in efforts to strengthen their spirituality, so that practical atheistic behavior or attitudes that no longer view religion and spirituality as important elements in human life often emerge. The purpose of this study is to analyze the role of Christian parents in anticipating practical atheistic behavior for the family. The research method applied is literature study and analysis by reduction. The research results explain, Parents have an important role and responsibility in the family, including having awareness in seeking education in such a way as to strengthen the spirituality of each family member to be obedient and believe in God. The example of parents who consistently embody their faith through their daily behavior in the family can encourage children to imitate it without feeling burdened/forced. Christian parents must be able to create a family whose character is in accordance with Christian values, so that it cannot be influenced by heretical ideologies and practical atheistic behavior.
Resolusi Konflik Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam Menciptakan Iklim Belajar yang Kondusif Ali, Umar; Saingo, Yakobus Adi; Kasse, Simon; Hayer, Alfaris Max
Asatiza: Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Asatiza: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/asatiza.v4i3.887

Abstract

The purpose of this study was to determine the conflict resolution of PAK teachers in creating a conducive learning climate. This study uses a qualitative method. Data collection through Focus Group Discussion activities by interviewing 5 PAK teachers and 5 students in class XI SMK Negeri 2 Soe. The data were analyzed using a descriptive approach which discussed the results of the study that conflict resolution for PAK teachers had an impact on creating a conducive learning climate quite well and significantly, which was reinforced by almost all indicators of conflict resolution for PAK teachers that had been implemented optimally, such as giving a chance, discussing problems, compromising, forgiving each other, there is an agreement to maintain order. The implications can be measured from the learning climate indicators, namely the creation of a learning atmosphere away from noise in the classroom, students respect each other, students are not worried about asking questions, students do not go in and out during learning, although sometimes there is still a lack of neatness. However, in general PAK teachers have been able to optimally apply conflict resolution in creating a conducive and comfortable learning climate for students.
Life Cycle in the Beliefs of the Atoni Pah Meto People Hawu Haba, Yuda D.; Djawa, Maya; Saingo, Yakobus Adi
JURNAL LEDALERO Vol 24, No 1 (2025): Jurnal Ledalero Edisi Juni 2025
Publisher : Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31385/jl.v24i1.548.40-57

Abstract

Cultural diversity in Indonesia acts as a catalyst for tolerance and the formation of a diverse society with values rooted in religion, local wisdom, and cultural heritage. However, the low level of spiritual understanding and inadequate cultural integration in East Nusa Tenggara have triggered the emergence of cases that disregard the human life cycle, such as the prevalence of abortion and suicide, as well as social and economic pressures that undermine the mental well-being of the community. Previous research delved into the local wisdom of the Timorese community, the historical aspects of the Timorese culture, and the Toit Ulan Ritual in Central Amanuban. This study focuses on the beliefs of Atoni Pah Meto in the Banamas Neonsaet (East Amanuban), exploring its cultural heritage and local beliefs. It aims to understand the impact of ceremonies on each life stage from the perspective of their local wisdom that contributing to the preservation of the community’s mental well-being. Utilizing qualitative methods and a phenomenological approach involving community leaders, the study employs observation, interviews, and documentation, with subsequent data reduction, presentation, and verification. Findings highlight that life-cycle ceremonies reflect values of familial bonds, cooperation, and harmony with nature. Marriage and funeral processes involve family roles in maintaining spirituality and warding off spiritual disturbances. Despite the influence of formal religion, traces of traditional beliefs persist, shaping a unique identity that harmonizes cultural heritage and religion. The research underscores the importance of preserving and understanding this cultural richness for the sustainability and harmony of the Atoni Pah Meto in the East Amanuban. Key words: East Amanuban, Ceremony, Life Cycle, Local Wisdom, Atoni Pah Meto.
Co-Authors Adoniram Taemnanu Adrian Wirya Syahputra Afi, Kristian E. Y. M. Agustinus Bunga Agustinus Rina Lagu Ali, Umar Amelia Wila Andrian Wira Syahputra Anisa Putri Melinda Djo Anita A. Hege Udju Arista Suki Bessie, Barbara Green Winslet Blandina Octavianus Bunga, Agustinus Caby Tamaria Saetban Cici Nullik Claudina Margarida Freitas Belo Daud Saleh Luji Delsi Oktoviana Oematan Delsri O. Sonbai Desty A Bekuliu Desty Bekuliu Deviana Sibulo Dina Weli Ornance Lake Djawa, Maya Ebenhaizer I. N Timo Eka Mirma Selan Eki Yanto Neonisa Endi Tanaem Ezra Tari Fenetson Pairikas Ferofianes L. Tanjung Gusti Y. Sette Harun Y. Natonis Hayer, Alfaris Max Hendrik A. E. Lao Hendrik A.E Lao Hendrik A.E. Lao I Made Suardana I MADE SUARDANA Isak Ano Marthen Kolihar Ivony Welchristin Adelis Oematan Jeanne Paula Konay Jefrianto Gailya Jessintha Filardin Laukapitang Kelvin Arianto Daud Koebanu, Dunosel Korne Amelia Haba Ito Korne Amelia Haba Ito Kristian isach Lao, Hendrik A.E. Laukapitang, Jessintha Filardin Lena Natalia Leobisa, Jonathan Lilijawa, Isidorus Lopo, Yismaya D. Lukas Manu Lukas Pattipeilohy Malo, Marthen Manu, Lukas Mariana Hunga Markus Hendrik Binson Laitabun Marlen Angela Daik Marwela Remini Seo Maryon Daniamaputra Pattinaja Maya Djawa Mese Baok, Deciana Nadap Rafi Ghungnga Nai Merince Tlonaen Natonis, Sandro G. Neno, Yoksan Edison Nenomnanu, Nida Yohana Neolaka, Marthen Nimrot Doke Para Nofita Rudiani Asbanu Oditha Hutabarat Oksi Peniel Devendrus Mnune Omega Bia Petronela Nomtanis Poko, Salomi Radjiman Sitopu Reiningsih Putry Taku Namah Rima Febrianti Melianti Selan Sarah, Semarlica Sarci Henderiana Adu Se’u, Windynia G. G. Semarlica Sarah Sette, Gusti Y. Simon Kasse Sislia Basaina Nubatonis Soleman Baun Stefanus Tomatala Sulistyastuti Sutomo Syahputra, Andrian Wira Taneo, Sefriana Bethania Aplonia Trifosa Tefbana Umar Ali Victor Imanuel Nani Windynia G. G. Se’u Wira Syah Putra, Andrian Yakob Pai Tiba Yakob Pai Tiba Yanty Yunita Erni Sole Yasinta Emalia Waang Yerliana Boymau Yermias Baga Yismaya D. Lopo Yoksan Edison Neno Yonatan Foeh Yorhans S. Lopis Yuda D. Hawu Haba