Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PRETEST DAN POSTEST DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII B DI MTS ALWASHLIYAH PANTAI CERMIN Nur Asyiah Siregar; Nikmah Royani Harahap; Hotni Sari Harahap
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 7, No 1 (2023): EDUNOMIKA : Vol. 07, No. 01, 2023
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v7i1.8307

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan salah satu indikator penting untuk mencapai tujuan pendidikan adalah proses evaluasi, baik terhadap proses maupun hasil pembelajaran. Evaluasi dapat mendorong guru untuk lebih meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta dapat mengukur kemampuan dan hasil belajar siswa. Sehubungan dengan hal tersebut, maka di dalam pembelajaran dibutuhkan guru yang tidak hanya mampu mengajar dengan baik tetapi juga mampu melakukan evaluasi dengan baik, kegiatan evaluasi sebagai bagian dari program pembelajaran perlu lebih dioptimalkan. Tes diberikan berdasarkan anggapan bahwa setiap orang atau siswa memiliki kemampuan belajar berbeda-beda. Dengan demikian guru yang berperan sebagai evaluator tidak ragu-ragu dalam melakukan kegiatan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan menggunakan studi korelasi yaitu menghubungkan antara variabel independen dengan variabel dependen, sehingga koefisien relasi menunjukkan kekuatan hubungan antara variabel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik pengambilan anggota sampel populasi dilakukan dengan pertimbangan tertentu yang dipandang dapat memberikan data secara maksimal. Teknik pengumuplan data menggunakan teknik, observasi, angket dan dokumentasi, sedangkan, analisis data dilakukan dengan menggunakan persamaan regresi Y = a + bX sebagai alat untuk menyimpulkan penelitian maka masih harus diuji signifikansinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pretest dan postest denganhasil belajar siswa dengan dibuktikan perhitungan dari variabel tersebut didapat r = 0,215 dan bernilai positif sebesar 0,6963 sehingga ada pengaruh pemberian pre- test dan post- test terhadap hasil belajar. Hal ini berarti, meningkatnya hasil belajar aqidah akhlak dipengaruhi oleh pemberian pre tes dan post tes. Besarnya pengaruh ditentukan oleh koefisien determinasi r2= 0,429 atau sebesar 42,9%. Hasil ini menunjukkan bahwa meningkatnya hasil belajar sebesar 42,9%. Dengan taraf signifikansi 5% dengan n = 41, rtabel = 3,28 sedangkan rhitung = 42,9. Jika rhitung > rtabel maka 42,9 > 0,320. Kata kunci : Pretest, Postest, Hasil Belajar
Kesalahan dan Pengampunan Dalam Perspektif Keagamaan: Studi Kasus Nabi Adam dan Hawa, Yunus, dan Musa-Samiri Dalam Pembentukan Karakter Royani Harahap, Nikmah; Jannah, Fathul; Sari Harahap, Hotni; Apriliana
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Januari - Juni 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i1.815

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep kesalahan dan pengampunan dalam kisah Adam dan Hawa, Yunus, serta Musa-Samiri dalam Al-Qur’an, dengan fokus pada implikasinya terhadap pembentukan karakter manusia. Studi-studi terdahulu banyak membahas kisah ini dari perspektif teologis dan historis, tetapi belum secara mendalam menghubungkannya dengan pendidikan karakter. Untuk mengisi kesenjangan ini, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan discourse analysis, mengkaji berbagai kitab tafsir serta buku Ethics of the Prophets karya Syekh Muhammad Al-Ghazali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan adalah bagian dari kodrat manusia, tetapi bagaimana seseorang merespons kesalahan tersebut menjadi penentu dalam perkembangan karakter. Adam dan Hawa serta Yunus menunjukkan bahwa kesalahan yang disertai taubat dapat membawa perubahan positif, sementara Samiri menggambarkan konsekuensi dari kesalahan yang tidak diiringi dengan pertobatan. Penelitian ini menegaskan bahwa nilai kesalahan dan pengampunan dapat diintegrasikan dalam pendidikan moral untuk mengajarkan introspeksi dan tanggung jawab. Studi selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi perspektif lintas agama atau menggunakan pendekatan empiris guna memahami implementasi konsep ini dalam sistem pendidikan dan kehidupan sosial.
DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK: MENGENALI DAN MENGEMBANGKAN POTENSI ANAK SEJAK DINI Azhima, Idzni; Armanila, Armanila; Siahaan, Hasnah; Mesran, Mesran; Harahap, Nikmah Royani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.26021

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan proses yang terjadi secara berkesinambungan pada setiap individu. Setiap individu mengalami perubahan-perubahan yang berbeda dengan individu lainnya. Masa usia dini merupakan masa emas yang cukup singkat dan tidak akan terulang kembali dalam kehidupan seorang anak. Sehingga diharapkan bagi para orang tua secara optimal memberikan perhatiannya terhadap proses tumbuh kembang anak sejak dini. Oleh karena itu, perlu bagi para orang tua untuk melakukan deteksi dini tumbuh kembang pada anak, karena tumbuh kembang pada anak usia dini merupakan hal dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan tumbuh kembang selanjutnya, sehingga tercapainya tumbuh kembang yang optimal serta sesuai dengan potensi yang dimiliki anak. Deteksi tumbuh kembang pada anak sejak dini tidak hanya berfokus pada bagaimana cara mengenali potensi anak, melainkan juga untuk mengetahui adanya permasalahan dalam fase tumbuh kembang, serta mengetahui upaya pencegahan dan pemulihan sedini mungkin pada masa-masa tumbuh kembang anak. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada guru maupun orang tua mengenai pentingnya deteksi tumbuh kembang pada anak sejak dini, sehingga orang tua dan guru dapat mengenali dan mengembangkan potensi yang ada pada anak sejak dini. Pengabdian masyarakat dalam bentuk pendidikan masyarakat ini dilakukan di RA Hayatin Thoyyibah Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Jenis penelitian ini berupa penelitian kualitatif dengan teknik analasis data deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan kegiatan-kegiatan selama pengabdian berlangsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diperoleh pemahaman materi tentang perkembangan anak usia dini, serta bagaimana tindakan intervensi perkembangan pada anak usia dini sehingga para orang tua dan guru dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak dan juga mengembangkan potensi yang ada dalam diri anak.
Membentuk Karakter Remaja Islami Yang Berintegritas Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak Di Mts Az-Ziro’ah Al-Washliyah Firdaus Adel Arianti; Nikmah Royani Harahap; Ade Rahman Matondang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6577

Abstract

This study aims to describe the implementation of Akidah Akhlak learning at MTs Az-Ziro’ah Al-Washliyah Firdaus, the Islamic character values and integrity instilled through the learning process, as well as the supporting and inhibiting factors in shaping Islamic youth character with integrity. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews with teachers and students, and documentation. The research subjects consisted of the Akidah Akhlak teacher and eighth-grade students. The results of the study show that the implementation of Akidah Akhlak learning is carried out effectively through lectures, discussions, role modeling, and religious activities. The Islamic character values instilled include honesty, trustworthiness, responsibility, politeness, and patience. Integrity values are reflected in students’ consistent behavior that aligns with Islamic principles in both words and actions. Supporting factors in character formation include the exemplary conduct of teachers, a religious school environment, and parental involvement. Inhibiting factors include negative external influences, social media, and limited instructional time. In conclusion, Akidah Akhlak learning plays a strategic role in developing students’ Islamic character and integrity. Continuous and collaborative efforts among teachers, schools, students, and parents are essential in fostering a generation that is not only intellectually capable but also morally and spiritually strong.
Peningkatan Kehidupan Religius Masyarakat Melalui Gerakan Pemuda Masjid Al-Ikhlas Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai Riko Ramadhan; Nikmah Royani Harahap; Ade Rahman Matondang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7360

Abstract

This study aims to analyze the contribution of the Youth Mosque Movement at Al-Ikhlas Mosque in enhancing the religious life of the community in Sei Rampah District, Serdang Bedagai Regency. The research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The results show that youth mosque activities such as millennial Islamic studies, mobile Qur’an recitations, leadership training, and social actions significantly contribute to fostering religious enthusiasm within the community. The collaboration between mosque youth and the Mosque Prosperity Board (BKM) is a key factor in ensuring the effectiveness of religious programs. However, several obstacles such as limited funding, fluctuating participation, and the negative influence of social media were also found. In conclusion, the Youth Mosque Movement plays a strategic role as an agent of social and religious transformation within the community, though it still requires structural support and institutional capacity strengthening
Kolaborasi Orang Tua Dan Guru Dalam Menanamkan Nilai Akidah Dan Akhlak Pada Siswa Di SD IT Al Habib Serdang Bedagai Nursella Majid; Nikmah Royani Harahap; Ade Rahman Matondang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7362

Abstract

This study aims to describe the forms of collaboration, applied strategies, and the supporting and inhibiting factors in the collaboration process between parents and teachers in instilling the values of faith (akidah) and morals (akhlak) in students at SD IT Al Habib Serdang Bedagai. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that collaboration between parents and teachers is established through regular communication, parental involvement in religious activities, and the alignment of values between home and school environments. The strategies implemented include modeling, habitual practices, and reinforcement through advice and emotional approaches. Supporting factors include shared Islamic values, school program support, and parental awareness, while inhibiting factors consist of time constraints, differing family backgrounds, and limited two-way communication. The findings indicate that the successful inculcation of akidah and akhlak in students is highly dependent on the quality of collaboration between school and family. Therefore, strengthening synergy and intensive communication between teachers and parents is crucial in shaping students' Islamic character comprehensively.
Integrasi Nilai Istiqomah Untuk Menjaga Kedisiplinan Siswa Di SMP Jabal Rahmah Mulia Medan Fazri Abdillah; Nikmah Royani Harahap; Irwansyah Irwansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the integration of the Islamic value of Istiqomah as a foundation for maintaining student discipline at SMP Jabal Rahmah Mulia Medan. Employing a qualitative case study approach, data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and documentation analysis, then analyzed using the Miles and Huberman thematic model. The results reveal that the integration of Istiqomah is implemented through a holistic ecosystem involving structured religious habituation such as congregational prayers and tahfizh the consistent exemplary behavior (uswatun hasanah) of teachers, and the use of self-reflection tools (muhasabah). These findings demonstrate that internalizing Istiqomah successfully shifts student discipline from extrinsic compliance driven by fear of sanctions to an intrinsic commitment rooted in spiritual integrity. Consequently, the study concludes that a value-based spiritual approach provides a more sustainable model for character development compared to conventional disciplinary methods, as it fosters self-regulated consistency among students.
Implementasi Metode Fonik dalam Mengembangkan Kemampuan Membaca Anak Usia Dini di TK Al-Furqanul Hakim Rambe, Riski Yani; Harahap, Nikmah Royani; Azhima, Idzni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode Fonik dan membantu anak dalam mengembangkan kemampuan membaca anak usia dini di TK Al-Furqonul Hakim. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data pada natural setting (kondisi yang alamiah, sumber data primer, dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperan serta (participant observation), wawancara mendalam, dan domentasi. Penelitian ini juga menggunakan teknik Data Collection, Data Reduction serta Conclusion Drawing/Verification. Hasil penelitian ini bahwa implementasi metode fonik dalam mengembangkan kemampuan membaca anak usia dini di TK Al-Furqonul Hakim bahwa kemampuan membaca anak pemula diusia 5-6 tahun tergolong berkembang dengan baik pasca implementasi fonik, selain itu fonik juga sangat mempengaruhi pemahaman dan penerapan baca pemula tercatat ada 16 anak dari 20 sampel yang sangat berkembang secara signifikan dan 4 lainnya tergolong baik dikarenakan beberapa hambatan diantaranya ABK dan faktor pembiasaan orangtua dirumah. Berdasarkan interpretasi pada variabel Independen (input), dan proses serta pada variabel dependen (output) terdapat korelasi yang sangat kuat dan sangat tinggi hingga secara data reduction yang masuk dan Verification yang didapati metode fonik sangat berpengaruh positif terhadap kemampuan membaca anak-anak di TK Al-Furqonul Hakim.
Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Pengalaman Dalam Menginternalisasikan Nilai Keimanan Kepada Allah SWT di SMA Muhammadiyah 5 Lubuk Pakam Widya Syahrani Jambak; Nikmah Royani Harahap; Umy Fitriani Nasution
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i2.1222

Abstract

Globalization and the advancement of information technology impact students' mindsets and behavior, often leading to a lack of religious awareness and morality, posing a challenge in education. Although experience-based learning is effective in religious education, its implementation at SMA Muhammadiyah 5 Lubuk Pakam has not been thoroughly explored. This study aims to investigate the process of internalizing faith values in students and the strategies used by teachers to connect students with religious teachings through real-life experiences. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, participant observations, and document analysis from two Islamic Religious Education teachers, six 11th-grade students, the vice-principal, and the principal. Data were analyzed using an interactive model, triangulation, and member checking. The findings indicate that the implementation of experience-based learning strategies successfully internalized the values of Sincerity (Ikhlas), Shame (Malu), and Asceticism (Zuhud) through reflective discussions, storytelling, and brainstorming. Students showed positive responses, with improved understanding and behavioral changes for the better. This success is supported by the teachers' roles and student enthusiasm, despite challenges such as limited time and variations in students' openness to sharing spiritual experiences. This strategy not only enriches students' cognitive knowledge but also strengthens their commitment to practicing religious values in daily life.
Transforming Character Education through Islamic Philosophy in the Modern Era Nikmah Royani Harahap; Nina Badriah Gajah; Hotni Sari Harahap; Fathul Jannah
FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Vol 11, No 2 (2025): 10 Articles, Pages 157-370
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/fitrah.v11i2.16965

Abstract

This conceptual study examines how Islamic philosophy provides a transformative ethical foundation for moral education by synthesizing the key ideas of classical thinkers such as Al-Farabi, Al-Ghazali, and Ibn Miskawayh. In response to the global moral crisis and the limitations of behaviorist approaches in education, the study critically explores four interrelated concepts ʿaql (reason), tazkiyah (moral purification), adab (refined conduct), and hikmah (wisdom) as philosophical frameworks for character formation. Using a qualitative conceptual research design, the study employs library research and thematic content analysis to reinterpret classical Islamic texts and contemporary academic literature. The findings reveal that reason serves as the foundation for ethical judgment and autonomy, moral purification strengthens internal discipline and sincerity, refined conduct represents the external expression of virtue in social life, and wisdom integrates intellectual, ethical, and spiritual maturity. Practically, these principles can guide educators in developing value-based curricula, reflective learning, and ethical role modeling in both Islamic and pluralistic educational contexts. Collectively, the study proposes an Islamic philosophical framework for rehumanizing moral education and bridging the gap between knowledge and virtue in contemporary learning environments.