Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN DENYUT NADI, STATUS HIDRASI DAN JUMLAH KALORI DALAM AKTIVITAS SUBMAKSIMAL DENGAN MENGGUNAKAN MUSIK DAN TANPA MUSIK PADA MAHASISWA FIO UNESA THAURICHIA WAHYU LESTARI, YANI; ASHADI, KUNJUNG
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas Olahraga adalah aktivias yang dilakukan secara terencana, terstruktur, sistemastis serta dilakukan secara berkelanjutan. Seseorang yang melakukan olahraga harus memperhatikan bebrapa faktor diantaranya intensitas latihan yang dilakukan, frekuensi latihan, durasi, serta tipe latihan yang digunakan. Pada penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengetahui perbandingan denyut nadi, status hidrasi, dan jumlah kalori dalam aktivitas submaksimal dengan menggunakan musik dan tanpa musik.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan subjek penelithan sebanyak sepuluh mahasiswa yang dipilih secara proposive sampling. Data yang dicari pada penelitian ini adalah denyut nadi, status hidrasi, dan jumlah kalori. Teknik analisis data yang digunakan adalah mean, standar deviasi, uji normalitas, uji homogenitas, paired t-test, independent samples t-test.Hasil penelitian ini adalah bahwa tidak tedapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan musik dan tanpa musik terhadap denyut nadi latihan dan denyut nadi pemulihan ( p > 0,05). Tredapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan musik dan anpa musik terhadap status hidrasi ( p > 0,05). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompo yang menggunakan musik dan tanpa musik terhadap jumlah kalori yang dikeluarkan (p > 0,05).
Water activity: recommendations for reducing blood glucose levels Pramono, Bayu Agung; Mustar, Yetty Septiani; Marsudi, Imam; Hariyanto, Agus; Ashadi, Kunjung
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 6 No 1 (2020): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.519 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v6i1.13979

Abstract

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang dapat mengontrol kadar glukosa pada pasien diabetes mellitus. Hanya saja, masyarakat kesulitan dalam menemukan konsep untuk menjalankan aktivitas olahraga yang tepat dan menjadi malas dalam beolahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan mengedukasi masyarakat tentang bentuk aktivitas fisik yang efektif dan tidak membosankan dalam menurunkan kadar glukosa darah. 27 mahasiswa mengikuti penelitian ini dengan rata-rata umur 19 tahun. Sampel terbagi menjadi 3 kelompok yaitu 9 mahasiswa dengan aktivitas permainan air, 9 mahasiswa dengan aktivitas berenang dan 9 mahasiswa dengan aktivitas jogging. Semua peserta melakukan aktivitas selama 30 menit. Pengecekan glukosa darah menggunakan tenaga ahli kesehatan. Alat yag digunakan untuk mengecek kadar glukosa darah menggunakan Accu Check Active. Hasil penelitian menyajikan data rerata penurunan kadar glukosa darah pada aktivitas permainan air adalah 0,6 mmol/dl, aktivitas renang dan jogging turun 0,5 mmol/dl serta nilai ttabel ketiga kelompok lebih besar dari thitung dan signifikan. Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa aktivitas air merupakan bentuk perlakuan fisik yang dapat menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini terbatas pada 3 jenis aktivitas air. Oleh karena itu, penambahan jenis aktivitas air lainnya dapat dipertimbangkan penggunaannya dalam menurunkan kadar glukosa.
Perbandingan Pola Aktivitas Olahraga Sebelum Dan Selama Masa Covid-19 Pada Mahasiswa Fakultas Olahraga Dan Fakultas Non-olahraga Ashadi, Kunjung; Andriana, Laily Mita; Pramono, Bayu Agung
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 6 No 3 (2020): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2367.351 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v6i3.14937

Abstract

Pandemi Covid-19 beresiko menyebabkan pola sedentary lifestyle dalam kehidupan manusia, namun tidak cukup banyak penelitian terkait perubahan pola aktivitas olahraga yang dilakukan mahasiswa selama pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pola aktivitas olahraga pada mahasiswa fakultas olahraga dan mahasiswa fakultas non-olahraga sebelum dan selama masa pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan disajikan secara deskriptif. Data didapatkan melalui survey online questionnaire dengan menggunakan Google Form yang diisi oleh 573 mahasiswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan perhitungan persentase dan Wilcoxon test. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pola aktivitas olahraga yang meliputi kebiasaan olahraga, frekuensi latihan, dan jenis aktivitas olahraga pada mahasiswa fakultas olahraga dan mahasiswa fakultas non-olahraga pada sebelum dan selama masa pandemi Covid-19 (p < 0,05).
ANALISIS POLA TIDUR TIM ELIT FUTSAL MENUJU PON PAPUA DI MASA PANDEMI COVID-19 Amin, Mohammad As'ad; Ashadi, Kunjung
Journal of Sport Science and Fitness Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v7i1.47064

Abstract

Futsal yakni suatu permainan harus mempunyai respon yang cepat dan kerja tim yang sangat bagus. Sasaran penelitian yakni pemain elit futsal tingkat provinsi dengan jumlah pemain 14 orang dengan usia rata-rata 18-23 tahun. Tujuan penelitian ini untuk menjawab permasalahan penerapan pola tidur serta waktu tidur yang dilakukan oleh pemain futsal tersebut. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan persentase, mean, standard deviasi. Hasil analisis pola tidur menggunakan angket “Athletes Sleep Behaviour Questionnaire” memiliki skor global 549 dengan rata (39) termasuk kriteria cukup baik, dengan data presentase kualitas tidur pemain elit futsal tingkat provinsi yang dipengaruhi oleh kelima aspek pola tidur yakni 57% sehingga penerapan kualitas tidur pemain termasuk kategori cukup baik. Hasil analisis untuk mengetahui waktu tidur menggunakan angket yang telah di validasi oleh ahli dalam bidangnya, yakni waktu tidur pada malam hari memiliki hasil persentase 100%, hasil persentase kualitas waktu tidur pada malam hari 51% termasuk kategori cukup baik, serta hasil persentase waktu tidur pada siang hari 100%, hasil persentase kualitas tidur pada siang hari 59% termasuk kategori cukup baik. Kriteria pola tidur tergolong cukup baik maka pemain harus meningkatkan penerapan pola tidur yang ideal yakni 8-10 jam dan tidur siang 30-60 menit agar performa tetap terjaga dengan maksimal.
The Knowledge and The Hydration Status of Junior Martial Art Athletes Tirtasari, Ajeng Sindi; Ashadi, Kunjung
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v13i2.20246

Abstract

The purpose of this study was to determine the adequacy of fluids in the body during training for youth athletes of martial arts. The research method uses descriptive quantitative. Data collection techniques were obtained from urine tests, interviews, and multiple choice questions on 10 athletes consisting of five male athletes and five female athletes of martial art with a maximum age criteria of 18 years. Data analysis techniques used mean, standard deviation, percentage, graph, normality, and different test Paired Sample T Test to find out the difference in the mean. Athletes' knowledge of hydration was in the moderate category and there was a significant difference (Sig. <0.05) in the average hydration before and after training by the Madiun Regency martial art athletes.  
Exercise Activity Analysis and Paralympian Recovery Athletics During The Covid-19 Ramadhani, Dyah Sukma; Ashadi, Kunjung
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 13, No 2 (2021): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v13i2.20301

Abstract

The covid-19 pandemic period caused activities and the need for recovery paralysis to be disrupted, in other studies not much has analyzed training activities and athletic recovery during the covid-19 pandemic. Motion outside this research use non-experimental quantitative research methods and is written descriptively. The data was obtained by filling out the Google Form filled in by 13 Paralympian respondents. The data were analyzed by calculating the percentage. Thes results are Paralympian with sleep recovery 86% with the category always score and exercise activity reaches a percentage rate of 74,9%, the frequency of exercise gets an average of 51,3% with the occasional category, the intensity of the exercise has an average number of 63,2% with the frequent category, and the duration of exercise has an average rate of 53,8% with occasional category. The conclusions are that when the covid-19 pandemic hit, with the government’s provisions that physical distancing does not limit the paralysis to carry out activities and carry out maximum recovery. The sleep to be the highest percentage of 86% with the always the data average reaches 73 which is the value of 81%-100%, that the exercise activity or anaerobic and aerobic exercise has an average number of 74,9 with the frequent category, the intensity of light-moderate exercise has an average number the average was 63,2 with the frequent category and the exercise duration had 30-45 minutes a day the mean score was 53,8 with the occasional category. Suggestion by staying consistent in doing exercise activities gradually.
ANALISIS POLA TIDUR TIM ELIT FUTSAL MENUJU PON PAPUA DI MASA PANDEMI COVID-19 Amin, Mohammad As'ad; Ashadi, Kunjung
Journal of Sport Science and Fitness Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v7i1.47064

Abstract

Futsal yakni suatu permainan harus mempunyai respon yang cepat dan kerja tim yang sangat bagus. Sasaran penelitian yakni pemain elit futsal tingkat provinsi dengan jumlah pemain 14 orang dengan usia rata-rata 18-23 tahun. Tujuan penelitian ini untuk menjawab permasalahan penerapan pola tidur serta waktu tidur yang dilakukan oleh pemain futsal tersebut. Jenis penelitian ini kuantitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan persentase, mean, standard deviasi. Hasil analisis pola tidur menggunakan angket “Athletes Sleep Behaviour Questionnaire” memiliki skor global 549 dengan rata (39) termasuk kriteria cukup baik, dengan data presentase kualitas tidur pemain elit futsal tingkat provinsi yang dipengaruhi oleh kelima aspek pola tidur yakni 57% sehingga penerapan kualitas tidur pemain termasuk kategori cukup baik. Hasil analisis untuk mengetahui waktu tidur menggunakan angket yang telah di validasi oleh ahli dalam bidangnya, yakni waktu tidur pada malam hari memiliki hasil persentase 100%, hasil persentase kualitas waktu tidur pada malam hari 51% termasuk kategori cukup baik, serta hasil persentase waktu tidur pada siang hari 100%, hasil persentase kualitas tidur pada siang hari 59% termasuk kategori cukup baik. Kriteria pola tidur tergolong cukup baik maka pemain harus meningkatkan penerapan pola tidur yang ideal yakni 8-10 jam dan tidur siang 30-60 menit agar performa tetap terjaga dengan maksimal.
OLAHRAGA DI LINGKUNGAN INDOOR PADA MALAM HARI MENGHASILKAN RASIO KERINGAT LEBIH BANYAK DIBANDINGKAN PAGI HARI Laily Mita Andriana; Kunjung Ashadi; I Nengah Sandi
Sport and Fitness Journal Volume 7, No.3, September 2019
Publisher : Program Studi Magister Fisiologi Keolahragaan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.965 KB) | DOI: 10.24843/spj.2019.v07.i03.p08

Abstract

Background: Physical exercise cannot be separated with body sweating, which is one of effort the body to maintain the homeostatic and thermoregulation. the factor of sweat rate is environment condition, for examples are room temperature and relative humidity. Aim: Compare physical exercise in two different environmental conditions, including at night and in the morning to the sweat rate. Method: The quantitative research design with descriptive design uses a one shot case study. Using as many as 40 male students divided into four groups. Result: To find out the differences between the two groups, this study used independent samples t-test. The group continuous running activity in the morning and at night has an average sweat rate as much as 0,49 liter ± 0,28 and 0,62 liter ± 0,31 with the value of (p > 0,05). The group cycing with HIIT activity in the morning and at night has an average sweat rate as much as 0,34 liter ± 0,177 and 0.42 liter ± 0,176 with the value of (p > 0,05). Conclusion: The average sweat rate of night physical exercise is more than the average sweat rate in the morning, even though there is no significant difference between both.Keywords: Relative humidity, night physical exercise, morning physical exercise, sweat rate, thermoregulation
PENGARUH KELEMBABAN RELATIF TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH LATIHAN I Nengah Sandi; I Gede Ariyasa; I Wayan Teresna; Kunjung Ashadi
Sport and Fitness Journal Volume 5, No. 1, 2017
Publisher : Program Studi Magister Fisiologi Keolahragaan, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.808 KB)

Abstract

Latihan fisik dapat menyebabkan berbagai perubahan fungsi tubuh diantaranya adalah peningkatan terhadap suhu tubuh. Peningkatan suhu tubuh ini disebabkan karena sebagian besar energi saat aktivitas diubah menjadi panas. Panas yang dihasilkan itu harus segera dikeluarkan agar homeostasis tubuh berjalan dengan baik. Kecepatan pengeluaran panas tubuh tergantung dari faktor lingkungan, diantaranya adalah suhu dan kelembaban relatif udara. Semakin meningkat kelembaban udara, semakin meningkat pula suhu tubuh saat latihan dan sebaliknya semakin menurun kelembaban relatif udara maka suhu tubuh akan semakin menurun. Perubahan suhu tubuh ini tidak terus menurun, akan tetapi diatur oleh sistem saraf. Peningkatan panas tubuh berkelanjutan dapat disebabkan karena latihan fisik berkelanpanjangan dalam waktu yang lama yang dilakukan dalam ruangan dengan kelembaban yang tinggi. Peningkatan sehu tubuh ini dapat disebabkan karena menurunnya cairan tubuh akibat dari pengeluaran keringat berlebih. Untuk menanggulangi penurunan cairan tubuh maka perlu mengkonsumsi cairan yang sesuai dengan cairan yang keluar. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk menguraikan efek dari latihan fisik terhadap perubahan suhu tubuh.
PERBANDINGAN BERAGAM JENIS AIR MINUM TERHADAP STATUS HIDRASI MELALUI AKTIVITAS FISIK 5000 METER Ida Puteri Perdana Samudera; Kunjung Ashadi
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 18, No 1 (2019): June
Publisher : Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.971 KB) | DOI: 10.20527/multilateral.v18i1.6565

Abstract

 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah membandingkan efektivitas tiga jenis air minum dalam mempertahankan status hidrasi selama aktivitas fisik. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dengan perlakuan one-shot case study design, yang menggunakan 45 mahasiswa putra yang dibagi menjadi tiga kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata (mean), standar deviasi, levene’s test, uji normalitas, paired sample t test, dan oneway anova. Berdasarkan dari penelitian ini diperoleh bahwa pada kelompok 1 terdapat perubahan yang signifikan terhadap perubahan status hidrasi sebelum dan sesudah melakukan aktivitas (P<0,05), pada kelompok 2 terdapat perubahan yang signifikan terhadap perubahan status hidrasi sebelum dan sesudah melakukan aktivitas (P<0,05), dan pada kelompok 3 terdapat perubahan yang signifikan terhadap perubahan status hidrasi sebelum dan sesudah melakukan aktivitas (P<0,05). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada status hidrasi diantara kelompok 1, 2, dan 3 (P>0,05). Kata kunci: air mineral, air isotonik, air gula merah, aktifitas fisik, status hidrasi
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hafidz Abdul Hafidz Achmad Rizanul Wahyudi Aghus Sifaq Agus Hariyanto Ahmad Panca Himawan Ainin, Ima Kurrotun Amin, Mohammad As'ad Andriana, Laily Mita Andriana, Laily Mita Anisa Galu Utari Anita Susanti Antoni, Muhamad Fauzi Arya Sakti Asidigisianti Patria Audi Faradilla Rachman Bayu Agung Pramono Bayu Agung Pramono Bayu Pradana Bachtiar Saputra Bayu Purnomo Aji Dadang Supriyatno Daniel Womsiwor Dedi Surya Gemilang Desi Hari Subekti Dhaniswara, Nalendra DIAS ABDILLAH, GHUFRON Dodik Dermawan Enarnimas Dwi Ratna Damayanti Farizha Irmawati, Farizha Feldasha Atha Cahya Dewi Ferly Ismono Abdi Fifit Yeti Wulandari Grisna Febiyanti Hari Setijono Hari Setijono Hari Setijono Hari Setijono, Hari Hawin Fahmi Hery Kurniyawan Heryanto Nur Muhammad I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma I Gede Ariyasa . I MADE MULIARTA . I Nengah Sandi I Nengah Sandi I Wayan Teresna Ida Puteri Perdana Samudera Ido Gavrila Wiriawan Ika Jayadi Ilo Raditio Wiriawan Ima Kurrotun Ainin Imam Marsudi Irma Rusanti Irmantara Subagio Jimenez, Jose Vicente Garcia Kafrawi, Fatkur Rohman Kusuma, Dony Ardy Laily Mita Andriana Laily Mita Andriana Lilis Sulandari Luh Putu Ratna Sundari M. E. Winarno Moch. Faisol Mochamad Purnomo Mohammad Alvi Syahri Mohammad Reyhan Dwi Pradana Muhammad Fatah Muhammad Kharis Fajar Muhammad Muhammad Mustar, Yetty Septiani Nanda Pratiwi Nining Widyah Kusnanik Nurdianto, Arif Rahman Nurpratiwi, Resti Oce Wiriawan Oktia Woro Kasmini Handayani Özman, Cemal Pramono, Bayu Agung Puguh Novi Prasetyono Puguh Prasetyono Purnomo, Mochammad RADITIYA MAHAYUNI, APRILIA Rahmadian, Reza Ramadhani, Dyah Sukma Rasyid, Muhammad Labib Siena Ar Ratna Suhartini Rini Ismalasrari Rusdiawan, Afif Sapto Wibowo Sapto Wibowo Sidik, Rizky Muhammad Sidiq, Rizky Muhammad Siena Ar Rasyid, Muhammad Labib SIFAQ, AGHUS Sri Wicahyani Sulistiyowati, Oktavia Suci Suprapto Suprapto THAURICHIA WAHYU LESTARI, YANI Tias Budi Saputri Tirtasari, Ajeng Sindi Tri Rustiadi, Tri Tri Setyo Utami Tutur Jatmiko WARJU WENI ROSDIANA Widhohardhono, Rachman Wijaya, Fransisca Januarumi Marhaendra Wijono Wijono Wijono Wijono Yudhistira, Dewangga Yuri Lolita Zidan Syarif Nugraha